All Posts By

iman

Pewartaan tentang Indonesia

Suatu waktu Menteri luar negeri H. Agus Salim jaman revolusi kemerdekaan, disela disela jamuan makan di London menyempatkan merokok kretek kegemarannya. Mendadak banyak diplomat diplomat asing bertanya tanya bau apa gerangan, sambil mencari cari sumber asap.
Dengan tenang salah satu founding father negera kita, menjelaskan dengan santun.
“ Tuan tuan, sesuatu dalam rokok inilah yang membuat armada negara negara anda rela menempuh ribuan mil mendatangi negeri saya ratusan tahun lalu “.

Anekdot yang diceritakan itu tidak berlebihan, bahwa begitu banyak hal tentang Indonesia yang diketahui oleh bangsa asing ,tapi justru mereka tidak sadar bahwa itu adalah bagian atau menjadi ciri Indonesia.
Dalam perjalanan road show blogger asing di Bali kemarin . Mark, dari Amerika mengatakan bahwa banyak orang di negerinya justru menganggap Indonesia adalah bagian Bali. Tentu saja saya tidak mengkritik bagaimana pelajaran geografi anak anak di sana, padahal berkat pelajaran itu pula, sejak SD saya tahu ada negara yang namanya Pantai Gading di Afrika.

Continue Reading

Do it now

‘ Blogging for society ‘ mungkin bisa saja sebuah ungkapan yang luas. Jika bingung silahkan lihat video montage ini. Dari situ bisa ditafsirkan bahwa begitu banyak ketidakadilan, kemiskinan, kekerasan dan ketidakberpihakan. Menakjubkan dengan blogging kita bisa melakukan sesuatu agar dunia ini bisa lebih indah. Tentu saja membuat dunia lebih bersahabat.
Do it now ! Sampai jumpa di Pesta Blogger

Lastri dilarang syuting di Solo

Selalu ada yang hal hal yang ajaib tentang bagaimana sekelompok masyarakat menjadi benteng moral di negeri ini. Ini bukan berkaitan dengan UU Pornografi. Bukan itu. Ini tentang bagaimana sutradara Eros Jarot yang dilarang syuting di wilayah Solo.  Bukan dilarang oleh polisi atau Pemerintah, tapi dilarang oleh sebagian kelompok masyarakat di sana.
Kelompok yang menamakan – mengaku – perwakilan sejumlah elemen masyarakat di kota Solo menolak pengambilan gambar film LASTRI , yang rencananya akan dibesut di wilayah Solo.  Pasalnya, karena mereka menilai skenario film itu mengandung ajaran komunis. Demikian ujar Triyanto, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat kabupaten Karanganyar.

Menurut Eros, tokoh Lastri ini memang diceritakan sebagai tokoh GERWANI. Namun ia mengatakan sebagai kebebasan kreasi seni, sah sah saja mengambil latar belakang karakter komunis. Walhasil film yang akan dibintangi Lukman Sardi, Slamet Rahardjo, Marcella Zalianty dan Iga Mawarni harus ditunda atau mungkin dipindahkan lokasi syutingnya. Pabrik gula Colomadu juga akhrnya menurut desakan ini dan mencabut ijin syuting disana.
Bagaimana mereka bisa mendapatkan skenario itu juga hal yang ajaib. Karena skenario merupakan bagian internal sebuah produksi yang tidak disebar kemana mana. Pada umumnya masyarakat atau warga sekitar lokasi syuting tidak pernah tahu jalan ceritanya.

Continue Reading

Sang Dubes di Angkringan Wetiga

Hujan rintik rintik tak menghalangi suasana hangat di pelataran Dagdigdug, Jalan Langsat I no 3 A. Sore ini memang bersejarah, saat duta besar Amerika Serikat datang, dan secara simbolik menyerahkan sebanyak 300 buku sumbangan untuk Gerakan Seribu Buku yang diusung oleh komunitas BHI.
Kebetulan Wicaksono , Hedi dan saya diminta mewakili komunitas blogger tersebut untuk menerima buku buku itu.
Terkesan memang mendadak, dan yang menakjubkan tanpa terkesan protokoler atau pengamanan yang berlebihan.
Jangan jangan para tetangga tidak tahu bahwa ada sang duta besar di rumah sebelah.

Buku buku yang ditujukan untuk anak anak Sekolah Dasar – sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia – datang dari pengarang Amerika. Buku itu banyak berbicara tentang cerita keseharian, perjuangan inti kemanusiaan sampai lingkungan.
Ada yang berjudul  “ Si Lorax “, ” Siapapun kamu “ atau “ Berani Bermimpi “.
Disini kita memang sadar, bahwa tak ada bahasa yang universal daripada bahasa anak anak. Dimanapun mereka berada. Di Amerika atau  di Indonesia.

Continue Reading

Siapa Pahlawan ?

Masih relevankah arti Taman Makam Pahlawan. Dahulu memang ada pejuang, tentara, tokoh negarawan yang berhak dikuburkan disana. Lalu ketika perubahan jaman, sudah tak ada lagi pejuang tersisa. Siapakah yang berhak dikubur disana ? Sekarang asal memiliki bintang mahaputera, atau bintang bintang jasa dari pemerintah. Keluarga bisa meminta agar jenasah dikuburkan di Taman Makam Pahlawan.

Tak harus pahlawan dalam arti tokoh heroik yang membela hidup dan mati dalam pertempuran membela negara.
Pahlawan juga bisa menurut selera jaman. Koruptor Pertamina jaman, Taher sampai sekarang masih di TMP Kalibata. Karena waktu ia meninggal, belum divonis bersalah. Juga tokoh komunis Nyono, juga masih dikuburkan disana semasa Pemerintahan Soekarno.

Continue Reading

Jalan kebenaran

Perempuan muda itu, masih berusia tujuh belas tahun ketika mendapat pencerahan – dipercaya –  dari Tuhan untuk mengusir penjajah Inggris dan Burgundi dari tanah bangsanya, Perancis.  Joan d’Arc bersama pasukannya membebaskan kota Orleans. Membakar, membunuh musuhnya dengan garang.
Karena intrik politik ia ditangkap oleh penguasa Inggris setempat, dituduh melakukan bidah – ajaran sesat – untuk kemudian divonis mati dengan dibakar hidup hidup. Saat itu usianya masih sembilan belas tahun.

Joan d’Arc memang bukan Amrozi, tapi keduanya percaya bahwa tangan Tuhan menggerakan revolusinya. Untuk Tuhannya dan agamanya. Beberapa ratus tahun kemudian pada tahun 1920, Paus Benediktus XV melakukan kanonisasi terhadap Joan d’Arc. Sebuah proses untuk menjadikannya orang Suci atau Santo dalam agama Katolik.

Continue Reading

Melihat Amerika

Ketika pertama kali berkunjung ke Amerika,yang dilakukan oleh Bung Karno adalah menuju pusat perfilman Hollywood serta membawa anaknya – Guntur Soekarnoputra – ke Disneyland.  Sejak mahasiswa, Bung Karno sudah terpikat dengan film film Amerika. Ia mengakui belajar bahasa Inggris dari kebiasan menonton film film Amerika.  Waktu itu ia hanya mampu membayar tiket bagi penonton dari balik layar. Jadi Gambarnya terbalik.
Amerika memang sebuah negeri membuat orang berdatangan. Konon ada peradaban modern dan harapan disana. Siapa tahu ? Amerika juga menjadi negara dunia, sehingga pemilihan Presiden disana menjadi perhatian seluruh dunia.  Kemenangan Barack Obama dianggap menjadi kemenangan murid murid SD Besuki atau orang orang Afrika.

Amerika bisa menjadi sombong dan seenak udelnya sendiri mengatur tata ekonomi, militer, konstelasi politik sampai urusan dapur negara lain. Ini menjadi menarik karena – setelah komunis rontok – Amerika dijadikan musuh bersama oleh sebagian Islam, sosialisme dan aliran anti kapitalisme dan imperialisme baru.  Pertanyaannya sekarang. Siapakah yang bisa bertahan dari gempuran ideologi dan pengaruh Amerika ?

Continue Reading

Saya bermimpi

Sebuah pesan messenger masuk dari Viving . Tulisnya dengan emoticon nyengir.
“ Mas semalam aku mimpi jalan berdua sama mas, cari buah delima di pasar “.
Saya menafsirkan bahwa ia akan mendapat rezeki. Atau bahkan momongan, karena Viving bersama Kang masnya sedang menjalani program untuk mendapatkan buah hati sang bayi. Siapa tahu.
Mimpi selalu menunggu untuk diartikan. Konon budaya bangsa kita memang selalu mencoba menafsirkan arti mimpi. Baik atau buruk. Tak heran buku buku tafsir mimpi yang digelar didepan mesjid sehabis sholat Jum’at selalu di beli – dilihat – orang.

Tapi kadang kala mimpi juga merupakan harapan untuk hari yang lebih baik.
“I have a dream …” penggalan kalimat yang terkenal dari Martin Luther King yang meneriakkan harapannya sebelum butir peluru fundamentalis merenggut nyawanya. Karena tidak di Amerika, dimana mana dibelahan dunia ini selalu saja ada orang fanatik yang tidak percaya dengan pluralisme.
Sampai siang itu, karena kelelahan saya tertidur di sofa depan TV.

Continue Reading

Jika Ketua Pansus ternyata rasis

Kita tak bisa habis berpikir bagaimana seorang ketua Pansus RUU DPR – Balkan Kaplale – bisa bersikap apriori dan rasis terhadap kemajemukan bangsanya sendiri. Dalam acara `Dengar Pendapat dalam Rangka  ‘ Uji Publik RUU Pornografi ‘, yang dilakukan oleh Pansus RUU Pornografi di Gedung Pracimosono, Kompleks Kantor Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta. Acara ini juga dihadiri oleh Forum Yogjakarta untuk keberagaman, dan Koalisi Perempuan Yogjakarta.
Selain dihadiri oleh mereka yang pro dan kontra, juga diadakan sesi dengar pendapat. Salah satu adalah peserta, bernama Albert dari papua yang mewakili sekitar 3000 mahasiswa papua di Jogjakarta.

Dalam forum ini Albert meminta agar RUU Pornografi tidak disahkan, karena tidak memberi ruang bagi kaum minoritas, dan membuat Negara Indonesia seolah-olah hanya milik sekelompok orang. Jika harus disahkan, lebih baik Papua melepaskan diri saja karena tidak diperlakukan adil.

Continue Reading

Sumpah Pemuda

Orang Indonesia memang terlanjur suka bersumpah. Dari sumpah pemuda, sumpah cinta, sumpah jabatan, sumpah dibaiat, sumpah perkawinan sampai sumpah pocong.  Ketika saya mengatakan sebuah fakta sebuah kejadian. Lawan bicara saya tidak merasa perlu untuk menyelidiki lebih dalam, kecuali memastikan. “ Sumpeeh Loe “.
Semuanya hanya sampah di mulut yang kadang kadang bisa dilanggar, dan sekaligus perlu.

Beberapa tahun silam, dalam sebuah perayaan peringatan hari Sumpah Pemuda di Gedung Joang, hadir Johana Tumbuan salah satu saksi hidup Sumpah Pemuda 1928 yang masih tersisa. Ia diundang untuk membacakan ikrar itu.  Keharuan menyeruak seluruh hadirin ketika dengan terbata bata ia membaca salinan yang sudah disiapkan panitia penyelenggara.  Sumpah Pemuda.
Kami bangsa Indonesia mengaku. Bertanah air satu. Negara kesatuan Indonesia.
Kami bangsa Indonesia mengaku. Berbangsa satu bangsa Indonesia
Kami bangsa Indonesia mengaku. Berbahasa satu, bahasa Indonesia.

Continue Reading

Hanny

Kalau ada yang bertanya siapakah yang sesungguhnya mendapat kredit dari penyelenggaraan Pesta Blogger. Hanny adalah orangnya. Pekerja keras  dan tak  pernah bosan mencari gedung, sponsor dan menyiapkan segala hal dari administrasi dan tetek bengek menelpon nara sumber .  Gadis manis berkulit pualam ini memang secerdas Oey Yong, pendekar wanita  – puteri ‘ Si sesat dari Timur ‘ Oey Yok Su – dalam legenda Tiongkok kuno, Pendekar Pemanah Rajawali.

“ dia sudah overloaded, tapi tak pernah mengeluh “ demikian penuturan Suhu Ong ,  pemilik padepokan Maverick di bilangan selatan Jakarta.
Hanny mungkin melihat dari sisi lain amanah yang diembannya. Menjadi seorang dirigen ala Cesc Fabregas di klub Arsenal yang memberi bola bola matang kepada Theo Wallcot atau Adebayor. Ia mengolah semua data dan bahan untuk diceploskan oleh Ong, Wicaksono dan member comitee lainnya.

Hanny yang selalu tersenyum memang tak pernah mengeluh. Matanya bulat mengejab mencari pelangi kehidupan yang selalu dicarinya. Saya pernah memberi komen di salah satu postingannya setahun yang lalu dan ia memasangnya sebagai quote di headernya. Padahal itu saya pungut dari film “ Love Affair “ . Cuplikan percakapan Annete Beaning dan Katherine Hepburn.
“ Are you happy ? “
“ Yes, I guess Im happy, I have everything what I’ve wanted “
“ The thing is my dear.  Not what are you having now, but what you gonna have after you’ve got it “

Continue Reading

Penandatanganan sponsor Pesta Blogger

Pesta Blogger 2008 secara resmi melakukan press release, bersamaan dengan penandatanganan perjanjian sponsor dengan Kedutaan besar Amerika, sebagai salah satu sponsor utama penyelenggaraan Pesta Blogger 2008. Dengan disaksikan Menteri Komunikasi dan Informatika, Muhammad Nuh – juga seluruh member committee – saya, Ong , Hanny , Shinta , Chika , dan Enda – penandatangan ini dilakukan antara Wicaksono , selaku chairman Pesta Blogger 2008 dan Cameron R Hume, duta besar Amerika di Indonesia.
Tentu saja saya bisa membayangkan pertanyaan dan kesan yang timbul. Mengapa Amerika Serikat ? Bukankah Amerika dipersepsikan antek zionis, kapitalis, imperialis, polisi dunia sering digayang di dunia blog. Termasuk dalam blog saya sendiri.

Bagi saya mungkin pragmatis saja. Its business deal. Pesta Blogger membutuhkan dana yang tak sedikit untuk bisa mewujudkan ajang kegiatan blogger Indonesia. Dengan kata lain kopdar skala besar. Kita harus angkat topi dengan Maverick dan Bubu yang mau bersusah payah melakukan pekerjaan pro bono ini. Sama sekali tidak ada permintaan harus begini, harus begitu apalagi menyuarakan suara pro Amerika. Siapapun bisa menjadi sponsor termasuk Kedutaan Usbekhistan, itupun kalau mereka mau.

Continue Reading