21 May 2008

Ali Sadikin

Posted by iman under: TOKOH .

Dipenghujung kekuasaannya, Bung Karno kebingungan untuk memilih Gubernur Jakarta yang baru. Dari beberapa nama yang disodorkan – termasuk beberapa jendral angkatan darat – tak seorangpun yang cocok. Saat itu dr. J. Leimena, waperdam menyebut nama Jenderal KKO itu kepada Bung Karno.
“ Ali Sadikin, orang menyebutnya een koppig heid. Keras kepala “.
Namun justru dia yang dipilih Bung Karno. Pada 28 April 1966, Mayor Jendral KKO Ali Sadikin dilantik sebagai Gubernur Jakarta diusianya ke 37 tahun.
Dalam sambutannya Presiden pertama Republik Indonesia itu menyebutkan, bahwa Jakarta membutuhkan seorang yang keras kepala untuk menertibkan para ndoro ayu dan tuan tuan yang suka seenak perutnya saja. Lebih lanjut ia mengatakan kelak suatu hari, orang akan mengenang apa yang telah dikerjakan oleh Ali Sadikin. ‘ Dit heft Ali Sadikin gedaan ‘. Inilah yang telah dilakukan oleh Ali Sadikin. Pidato Bung Karno telah memacu Gubernur baru ini untuk membawa perubahan pada Jakarta.

Dalam perjalanannya, Ali Sadikin kebingungan dengan kecilnya uang anggaran yang dimiliki ibu kota negara ini. Hanya 66 juta rupiah anggaran pertahunnya. Sepertiga dari pemasukan daerah, dan duapertiga dari subsidi pemerintah pusat.
“ Kita tak mungkin bisa memberi pelayanan terhadap penduduk “ keluhnya.
Disatu sisi ia melihat judi judi gelap disetiap pojok kota Jakarta. Liar dan bertebaran. Ali Sadikin melihat peluang lalu berkonsultasi dengan Bapak Jumadjitin , seorang tua yang sangat dihormati karena telah berpuluh tahun berkarir di Gubernuran.
Ternyata menurut Jumadjitin ada Undang Undang No 11 tahun 1957 dimana Gubernur dan Kepala daerah berhak memungut pajak atas judi. Selama ini tak ada yang berani melakukannya. Hanya Ali Sadikin yang berani melakukannya. Jadilah ia meresmikan judi di Jakarta. Sebuah kebijakan yang tak popular. Ironisnya dari pajak judi ini, Jakarta bisa membangun sekolah sekolah, pasar, proyek kampung Mohamad Husni Thamrin ( MHT ), gelanggang olah raga, pusat kesenian, kebun binatang, puskesmas sampai jalan raya.
Dengan tegas berani mengatakan ia rela menanggung resiko – termasuk resiko di akhirat – dengan menyekolahkan anak anak terlantar dari uang pajak judi.
Ia juga mengembangkan sisi lain dari ibu kota dengan membuat tempat hiburan Taman Impian Jaya Ancol yang dulunya bernama pantai Bina Ria. Juga kebun binatang ragunan dan Taman Mini Indonesia Indah , walau sebagian menuding Ibu Tien Soeharto ada di balik proyek TMII.

Ketika ia diserang, dengan entengnya ia berkata di depan anggota dewan. Tak perduli.
“ Bapak bapak silahkan naik helikopter saja karena seluruh jalan jalan di Jakarta dibangun dari uang judi “.
Ia beralasan bahwa bagi sebagian orang, terutama keturunan Tionghoa, judi merupakan budaya yang biasa dilakukan, dan ia memang tidak memperkenankan orang Islam memasuki arena judi. Seperti yang dilakukan oleh sebuah pusat judi di Genting, Malaysia.
“ Kalau ada orang Islam main judi bukan berarti gubernurnya yang brengsek “. Katanya lagi. Namun ia juga tak menutup mata, sulitnya mencegah orang Islam sendiri yang datang ke meja judi.

Ali Sadikin juga melokalisasi pelacur pelacur dalam sebuah tempat di Kramat Tunggak, Jakarta Utara. Sebelumnya para pelacur pelacur terbiasa tersebar menjajakan dirinya dengan bebas di setiap jalan jalan Jakarta. Bahkan dengan berkeliling kota naik becak.
Dengan demikian pemerintah kota bisa mengontrol prostitusi sekaligus memberikan penyuluhan dan bimbingan kesehatan.

djkt-pancoranCerita lain tentang Ali Sadikin, yakni sosok temperamennya. Walau ia menggangap itu sebagai bentuk cara untuk berdisiplin. Suatu waktu dia melihat seorang truk yang jalannya ugal ugalan di jalanan. Serta merta ia memerintahkan supirnya menyusul truk itu dan memberhentikan.
“ Plakkk “. Ia menempeleng supir truk itu seketika, lalu menasehati.
Begitu juga ketika ada seorang kontraktor pemerintah kota yang ingkar janji dalam menyerahkan pasokan semen untuk proyek proyek ibu kota. Ketika dipanggil pertama kali, ia tidak datang. Kedua kali juga tidak datang. Baru panggilan ketiga kontraktor itu bisa datang. Sang gubernur langsung menyemprotnya dan memberi hadiah tempelengan. Selanjutnya kontraktor tersebut selalu menepati janjinya. Sebuah treatment yang manjur.
Tentu saja kita tidak bisa membayangkan jaman sekarang ada pejabat yang menempeleng para pengusaha pengusaha kroninya.

Bagaimanapun Jakarta semestinya berhutang budi dengan Ali Sadikin. Ia menciptakan konsep pembangunan yang terencana. Kita harus mengakui Ali Sadikin adalah orang besar apapun kontroversial kebijakannya. Ia bisa mengubah kota Jakarta menjadi kota Internasional dengan cepat berdiri sejajar dengan kota kota lain di dunia. Planologinya tentang kota besar justru dirusak oleh penerusnya. Sudah sejak lama ia memperkirakan kemacetan, dan puluhan tahun yang lalu ia sudah memikirkan konsep transportation massal dan subway.
Orang besar itu telah meninggal. Meninggalkan jejak jejak pembangunannya yang masih bisa dirasakan sampai sekarang puluhan tahun sejak ia turun dari kursi Gubernur.
Benar kata Bung Karno. Semua orang akan selalu mengingatnya. Inilah yang telah dilakukan Ali Sadikin. ‘ Dit heft Ali Sadikin gedaan “.
Selamat jalan Bang Ali.

80 Comments so far...

ikram Says:

21 May 2008 at 9:24 pm.

Saya nggak tahu banyak tentang Ali Sadikin, hanya pernah melihat nama dan tandatangannya di batu peresmian SMA saya di Depok. Sekarang baru tahu kalau orangnya tegas betul, ya.

Btw dua tokoh meninggal dalam hari yang sama, Mas.

Nayantaka Says:

21 May 2008 at 9:43 pm.

Sebuah kepulangan yang teramat dirindukan, tidak untuk diratapi. Waktu lah yang akan tetap menebar harum kusuma yang ditinggalkan. Sampai suatu saat, gilirang kita untuk pulang. Itu pasti.

datum Says:

21 May 2008 at 10:02 pm.

ada sisi gelap dan sisi terangnya ya pak :)
tapi salut dengan keras kepalanya yang bertujuan memajukan jakarta, bukan buat makan sendiri… :)

“Tentu saja kita tidak bisa membayangkan jaman sekarang ada pejabat yang menempeleng para pengusaha pengusaha kroninya.”

kalau tempeleng itu di terapkan, bagus juga kali ya… tapi pasti banyak pengusaha yang pipinya selalu merah berpola tangan kalo gitu :p heheheh

arif Says:

21 May 2008 at 10:35 pm.

Waktu nulis tanggal 20 Mei saya mau nulis juga tentang Ali Sadikin dan SK Trimurti yang tutup usia. Namun saya berpikir, “ah, nanti juga ada yang nulis.”

Eh, benar kan.

woelank Says:

21 May 2008 at 11:26 pm.

hanya bisa berharap ada Ali Sadikin baru yang mebereskan jakarta yang semrawut ini dan berani menghadapi para tokoh2 radikal yang anak buahnya pecicilan ga jelas itu.
sudah terlalu banyak orang2 berkuasa yang cuma bisa koar2 berlatar belakang golongan maupun pribadi dan tidak mengatas namakan kemajuan sama sekali…
hanya bisa berharap…
entah kapan…

Donny Verdian Says:

22 May 2008 at 12:09 am.

Kadang saya berpikir, untuk apa kita menantikan pemimpin-pemimpin baru yang sehebat gunung dan sekuat karang.. jangan-jangan “stok” untuk pemimpin yang seperti itu bukannya belum datang tapi sudah habis ?

Ah, pikiran yang menakutkan!

leksa Says:

22 May 2008 at 2:29 am.

Bang Ali pernah korupsi ga, Mas Iman?

ika Says:

22 May 2008 at 7:05 am.

“ Kita tak mungkin bisa memberi pelayanan terhadap penduduk “ keluhnya….
masih banyakkah pemimpin saat ini yang berpikir tentang pelayanan mas?

Rita Says:

22 May 2008 at 7:26 am.

Innalillah wainnailaihi rooji’un, semoga segala amal bang Ali diterima disisiNya amien….
Jaman sekarang menempeleng,… yang ada lansung dapat panggilan dari kantor polisi dengan tuduhan tindak kekerasan hehe….

kw Says:

22 May 2008 at 7:28 am.

bang ali top. indonesia perlu orang macam dia. :)

wieda Says:

22 May 2008 at 7:29 am.

siapa seh yg ga kenal Bang Ali dan Mpok Nany yg dokter gigi????

wow…kiprahnya bikin geleng kepala……coba deh klo bukan bang Ali pasti Jkt ga punya IKJ…..

mas Imam pernah buka site ini???

http://ngesot.multiply.com/music/item/1642/_Sound_Of_Soekarno_

dilla Says:

22 May 2008 at 8:39 am.

wow..hebat…aku baru tau ceritanya sedetail ini…
Rasanya saat ini kita lebih butuh Bang Ali-Bang Ali yang baru…ada gak ya? :)

sphere Says:

22 May 2008 at 8:40 am.

saya gak terlalu ngikutin beritanya, tapi..selamat jalan, bang Ali.

salam kenal, mas iman :)

Fitra Says:

22 May 2008 at 8:45 am.

Sebetulnya Bangsa ini sangat memerlukan figure pemimpin otoriter seperti ini…..menurut saya caranya ga kontroversial kok, yah berusaha memanfaatkan sebuah keburukan untuk kebaikan…..masalah bagaimana hitungan di akheratnya….itu mutlak urusan Gusti Allah….

didut Says:

22 May 2008 at 8:50 am.

waktu memang tdk pernah berbohong soal umur

Nazieb Says:

22 May 2008 at 8:53 am.

Tenang saja, Mas..

Jakarta kan sudah dipegang sama ahlinya… yang punya kumis itu lho…

iway Says:

22 May 2008 at 8:57 am.

saya tahu beliau karena beliau ikut petisi 50 :D
see, sejarah punya banyak wajah

escoret Says:

22 May 2008 at 9:55 am.

setahu buku yg saya baca….
hanya ALI Yg berani menentang Sukarno..!!!!

selamat jalan bang ali…..

gajahkurus Says:

22 May 2008 at 10:08 am.

Innalillahi wainnailaihi raji’un, semoga segala amal bang Ali diterima Allah SWT.

detnot Says:

22 May 2008 at 10:09 am.

lagi banyak kehilangan tokoh nih bulan2 ini :(

Donny Reza Says:

22 May 2008 at 10:12 am.

Saya hanya tahu kalau beliau sosok yang memang kontroversial sekaligus visioner, pemikiran2anya belum sempat saya selami, sedikit rasanya buku yang bercerita tentang beliau.

daniel Says:

22 May 2008 at 10:30 am.

adakah orang seperti beliau saat ini?
tanpa beliau tidak ada ancol, TMII, ragunan, sekolah-sekolah dan masih banyak lagi. meskipun pembangunan yang beliau lakukan didapat dari pajak perjudian namun banyak membawa manfaat bagi rakyat Indonesia. pada waktu itupun tingkat kejahatan di indonesia terus menurun. waktu jaman beliau memimpin jakarta perjudian seperti Porkas, SDSB dilegalkan dan banyak sekali pendapatan negara yang dihasilkan darisana dan dipergunakan kembali untuk pembangunan yang dapat kita rasakan manfaatnya sekarang ini. bandingkan saja dengan masa sekarang contohnya busway, banyak penghasilan negara dari pembangunannya tapi apa manfaatnya bisa dirasakan oleh semua orang? tidak, kenapa saya bilang demikian, karena disamping manfaatnya memberi kemudahan bertransportasi didalam kota jakarta, tapi busway juga banyak menyebabkan kemacetan di jakarta semakin parah dari hari ke hari dan belum terlihat adanya alokasi dana pendapatan untuk pembangunan di jakarta, lalu dikemanakan pendapatan dari busway itu? lalu soal pelacuran, kenapa kramat tunggak dibongkar padahal hal itu merupakan hal yang positif menurut saya. bukan positif akan adanya pelacuran lho tapi positif akan tersentralisasinya pelacuran, coba bandingkan dengan masa sekarang, pelacuran dapat ditemui dimana-mana, di jalan, di mall, di sekolah dan kampuspun bisa kita temui dan hal ini bisa membahayakan generasi-generasi penerus bangsa.

Ini hanya opini saya saja mas yang saya dapat dari hasil diskusi saya dengan teman saya semalam. oh iya sekedar pamer aja nih, kediaman pak Ali Sadikin itu letaknya di seberang kantor saya lho. kemarin itu banyak sekali yang melayat beliau dan juga banyak buangettt karangan bunga untuk beliau, saya lihat dari Univ.Pancasila Salemba sampai depan kantor saya yang letaknya di depan tugu proklamasi itu dipenuhi karangan bunganya.

Selamat jalan pahlawan jakarta…

Anusapati Says:

22 May 2008 at 10:33 am.

Koq bahasan terakhir tidak dilanjutkan Mas Iman? Bahasan Bang Ali sudah punya konsep transportasi massal itu sungguh menarik. Mengapa ia tak bisa merealisasikannya? Soalnya, saya memandang kemacetan supergila yang ada di Jakarta ini hasil polah penggede masalalu yang gagal memprediksi jaman.

Hedi Says:

22 May 2008 at 10:39 am.

harus menunggu sampai kapan lagi biar ada Ali Sadikin baru ya?

Ahmad Says:

22 May 2008 at 12:00 pm.

Doa saya agar beliau tentang di sisiNya dan mereguk berkah karena menuai kebaikannya yang telah ditunaikan selama ini. Amin.

Ahmad Says:

22 May 2008 at 12:52 pm.

Maaf, tenang di sisiNya, bukan tentang. Ralat telah dilakukan.

arman Says:

22 May 2008 at 1:04 pm.

semoga ada alisadikin baru

sluman slumun slamet selalu Says:

22 May 2008 at 1:57 pm.

yahhh sosok yang patut diteladani oleh si kumis ituh…
bukan nempelengnya lho
:D

edratna Says:

22 May 2008 at 1:58 pm.

Saya termasuk pengagum Ali Sadikin. Saat awal kuliah di Bogor, begitu irinya mendengar anak Jakarta komentar..”Gue dong, punya Bang Ali.” Yahh, orang Jakarta begitu mencintai Bang Ali, dulu setiap ultah DKI Jaya, disetiap tempat ada pertunjukkan untuk menyenangkan rakyat dari segala lapisan…jadi yang tak punya uangpun bisa menonton gratis pertunjukan yang tersebar di seluruh areal Jakarta.

Dan cerita Bang Ali, yang memperbolehkan rakyat kampung Kebon Kacang, Kebon Melati, Kebon Pala, dan Tanah Abang melakukan piknik di taman di tengah jalan Thamrin setiap sore, dengan membawa bekal plus radio transistornya untuk menikmati gedung tinggi….belakangan kampung Kebon Kacang nyaris punah.
Selamat jalan Bang Ali, semoga Allah swt menerima permohonan maafmu, menerima amal baikmu, dan mengampuni dosa-dosamu. Amien

indra1082 Says:

22 May 2008 at 2:27 pm.

Selamat Jalan Bang Ali, semoga tenang dialam sana, semoga Indonesia lebih baik sepeninggalmu.
Salam kenal buat tuan rumah……….

astrid Says:

22 May 2008 at 2:40 pm.

hebat ya, pak Ali Sadikin itu. Sayang saya masih anak-anak di masa kepemimpinannya, jadi tahu kehebatannya cuma dari buku, ulasan di koran dan blog-blog yg menulisnya.

Totok Sugianto Says:

22 May 2008 at 3:16 pm.

Bang Yos sepertinya ada kemiripan sifat keras kepalanya. Seperti proyek busway yg banyak ditentang tetapi Bang Yos tidak perduli

Aris Says:

22 May 2008 at 4:44 pm.

Saya masih anak2 ketika Bang Ali jadi gubernur. Tapi saya masih ingat ketika ikut kegiatan pramuka di Ancol, Bang Ali yg masa jabatan akan berakhir, datang dan menyalami peserta. Di latar belakang terdapat spanduk bertuliskan “Selamat Jalan Bang Ali. kami akan meneruskan perjuanganmu”. Mengenai spanduk ini, baru2 ini teman saya menanyakan: “kami” itu termasuk kita juga enggak ya?

Neng Keke Says:

22 May 2008 at 5:10 pm.

“Bagaimanapun Jakarta semestinya berhutang budi dengan Ali Sadikin. Ia menciptakan konsep pembangunan yang terencana.” – Iman Brotoseno.

Kalimat ini yang paling bener. Terencana. Yang direncanakan masa depan, jangan kayak sekarang rencnanya cuma hari ini musti dapet proyek ini, besok proyek itu… Masalah 5 taun lagi proyeknya basi, bukan masalah… Duit dah masuk juga anyway… :)

Sedih karena sang pelopor pergi dalam keadaan Indonesia sedang bersedih.

*KekeHusainBerbelaSungkawa*

yuswae Says:

22 May 2008 at 5:18 pm.

Hidup Judi!!!

darma Says:

22 May 2008 at 6:26 pm.

Setau saya Bang Ali itu jadi Gubernur tahun 1966 bukan tahun 1967, Bang Ali jadi Gubernur karena Gubernur yang lama Mayjen dr Soemarno Sastroatmodjo yang juga Menteri Dalam Negeri termasuk 15 menteri yang ditangkap pasca Supersemar. Keterangan tambahan, Pak Harto dilantik jadi Pejabat Presiden 12 Maret 1967 sehingga pada April 1967 Soekarno hanyalah warga negara biasa jadi tidak mungkin dia melantik dan mengangkat Bang Ali pada tahun segitu ( 1967 ) jadi Gubernur karena Presidennya waktu itu sudah Pak Harto. Memang kalau ditilik dari masa jabatan Bang Ali ini paling lama yaitu 11 tahun di luar kelaziman Gubernur sesudahnya yang paling lama 10 tahun sehingga banyak orang yang menyangka Bang Ali itu baru jadi Gubernur tahun 1967 padahal yang benar menurut fakta sejarah adalah tahun 1966.

Iman Says:

22 May 2008 at 6:58 pm.

dharma,
terima kasih koreksinya, betul april 1966..tepatnya 28 April 1966 ( salah ketik sebelumnya )

theloebizz Says:

22 May 2008 at 9:24 pm.

kapan yah akan ada manusia sehebat beliau hadir kembali ke bumi indonesia??

atau kita kembali lalai?

nengDJ Says:

22 May 2008 at 10:31 pm.

INDEED Mas..i already knew this story from my parents, he’s the best governor of Jakarta EVER!!!

dian Says:

23 May 2008 at 12:29 am.

aku cuma tau sedikit ttg dia, and yg sedikit itu berisi ttg kehebatannya.

Parta Says:

23 May 2008 at 10:49 am.

selamat jalan bang Ali, kami merindukan kepemimpinan seperti mu…

adi Says:

23 May 2008 at 11:18 am.

walikota bandung dulu, aa tarmana, juga suka maen tempeleng tuh tapi bandungnya tetep semrawut hihihi ……….

bangsari Says:

23 May 2008 at 11:31 am.

“…Dengan tegas berani mengatakan ia rela menanggung resiko – termasuk resiko di akhirat -…”

kalangan yang (mengaku) beragama islam sering menganggap lokalisasi judi dan pelacuran dianggap sebagai merendahkan agama. padahal hal itu bisa dibenarkan dengan menggunakan kaidah fikih

“mengambil yang terbaik dari yang hal hal yang terburuk”
dan
“Jika tak semua buruk, janganlah ditinggalkan semuanya”

cuma wong indonesia ki pancen parah. sok beragama, tapi buktinya negara tetap bobrok begini.

Ndoro Seten Says:

23 May 2008 at 1:13 pm.

yo semoga bang ali diterima disisiNya sesuai amal baktinya…
dan mudah-mudahan akan muncul bang ali-bang ali yang lain kelak dikemudian hari.

Alex Says:

23 May 2008 at 1:20 pm.

ass.

doeloe semasa babe gue di jakarta si Abang Ali lah gubernurnya. Babe gue memang sangat mengagumi sekali tokoh yang satu ini. tapi referensi buku2 ttg beliau memang sedikit ya mas ? kalo boleh tau mas Iman dapet beli buku2 ttg beliau dimana ya ?

oiya satu yg sy kagum….. Jenderal Marinir yang bintang 3 kan dia seorang, sampe sekarang nggak ada Jenderal Marinir yang berbintang 3, cuman sampe 2 bintang. salut ama bang Ali.

moga semua amal kebaikannya diterima disisi-NYA.

Alex Says:

23 May 2008 at 1:21 pm.

SELAMAT JALAN BANG ALI

aAng Says:

23 May 2008 at 1:58 pm.

turut berduka cita
semoga amal jariahnya diterima Allah

de Says:

23 May 2008 at 3:24 pm.

sekarang pejabatnya yg di tempeleng (pake duit)

AngelNdutz Says:

23 May 2008 at 3:25 pm.

ada gak yah yg gituh di era sekarang inih?? jgn2 Ndutz???
:mrgreen:

Iman Says:

23 May 2008 at 7:18 pm.

Alex,
ada 2 buku mengenai Bang Ali..saya lupa judulnya, tapi dua duanya ditulis oleh Ramadhan KH,..trus jendral marinir bintang 3 , dahulu ada Letjen KKO Hartono, Letjen Kahpi Suriadireja ( jamannya Pangab Jend M Yusuf ), dan sekarang ada Letjen Safzen Nordin ( Inspektur Jendral TNI )

wku Says:

23 May 2008 at 8:18 pm.

kabarnya pemerintah bakal mengabadikan nama Ali Sadikin sebagai nama jalan…

wier Says:

23 May 2008 at 11:01 pm.

“agak” sulit nyari sosok kayak beliau di jaman sekarang ya kayaknya? kalaupun ada biasanya gak populer dan tak suka tebar pesona :D

indah euy Says:

24 May 2008 at 5:33 am.

Saya setuju, Jakarta harus dipimpin orang yang tegas dan jujur. Tidak harus dari militer. Orang sipil, saya yakin, juga ada yang tegas dan disiplin. Tapi, siapa ya? Saya juga tidak tahu. Menurut saya, Sutiyoso, agak sedikit mirip dengan Ali Sadikin. Kontroversi terhadap kebijakan pemimpin yang tegas itu sangat besar. Ketegasan terkadang diperhadapkan dengan HAM. Susah juga. Tegasnya seorang pemimpin terkadang mengakibatkan banyak pihak yang merasa “dirugikan”, termasuk wong cilik dan para penggede. Meski demikian, pemimpin yang baik menggunakan ketegasannya untuk kepentingan orang banyak, bukan untuk kepentingan pribadi atau golongan, meski harus mengorbankan kepentingan segelintir orang.

indra1082 Says:

24 May 2008 at 10:23 am.

Selamat Tinggal BAng Ali…………..

mitra w Says:

24 May 2008 at 11:02 am.

Planologinya tentang kota besar justru dirusak oleh penerusnya…

nendang Bo’ :)

djuli crabis Says:

24 May 2008 at 1:41 pm.

Ali sadikin,marie muhammad,burhanudin lopa, bang lubis, ryamizard r. ,sophan sopian, rieke (?)….ah, kenapa justru mereka yang tidak di atas ?…..

diorockout Says:

24 May 2008 at 3:58 pm.

Nice post, ^^

MnX Says:

26 May 2008 at 11:36 am.

om iman, pa kabar??? lama gak mampir neh diriku… hehe..

ali sadikinnya thanx ya, aku copas buat nambahin bahan obituari majalahku :D

AdityaWirawan Says:

27 May 2008 at 12:36 am.

Kita perlu pemimpin yang tidak munafik, tapi bukan pemimpin yang menghalalkan apa yang haram. Masih banyak cara lain yang bisa dilakukan untuk memajukan Jakarta (Indonesia secara umum) dengan cara halal.

Lance Says:

27 May 2008 at 8:08 am.

satu satunya Gubernur yang paling peduli dengan seni dan film

Kurnia Says:

27 May 2008 at 3:34 pm.

Sebagai manusia biasa kita patut panjatkan do’a buat Bang Ali semoga diampuni dosa2nya, amiin

Banyak diantara kita pasti berharap seorang pemimpin negara dgn kemampuan spt dia, yg terlihat dari dia adalah tegas, bertanggung jawab, berani, dan konsisten terhadap sikap dan kejujurannya serta tidak bermental mlarat, ini yg kita butuhkan dari seorang pemimpin apapun latar belakangnya. masak dari 220 juta penduduk tdk ada yg spt bang Ali sih?

Nampaknya dari segi usia bang Ali ideal menjadi seorang pemimpin yg maju dan jujur serta komit terhadap bangsa dan rakyatnya

bowo Says:

30 May 2008 at 4:45 am.

iya kita perlu Ali Aadikin2 yang lebih tegas, gagah, perkasa, canggih… gak loyo dan BEGOOOO…
ngurusin kumis ajah….

vicong Says:

10 June 2008 at 8:26 pm.

Tokoh Jendral lain yang saya salut dan untungnya masih mengabdi pada negara ini Mayjen (Purn) Sonson Basar. Sekarang menjabat Dirjen Badan Peradilan Militer dan TUN di MA.

http://www.mahkamahagung.go.id/index.asp?LT=03&tf=1&idnews=455

Kenapa salut? pikir sendiri apa anda percaya ada mayjen yang mobil pribadinya cuma sebuah Toyota Hardtop 1973 yang dibeli seharga Rp. 700. 000 hasil lelang, rumah pribadi (di cimahi) baru selesai dibangun setelah pensiun dari TNI,Anaknya semasa SMA cuma naeik sepeda butut, masih sering makan di warung pinggir jalan/kaki lima dan sering beli baju/jas bekas di senen atau tegalega bandung :D

Tapi benar beliau tidak suka tebar pesona dan tidak gila jabatan (lha ada yg mencalonkan namanya sebagai walikota cimahi malah keberatan)… tadinya seusai dari TNI sudah mau pensiun saja tetapi karena MA sangat membutuhkan tenaganya (MA, TNI & Presiden yang meminta bukan beliau mengajukan diri) jadi ia mengurungkan niatnya utk pensiun. Sayang orang seperti beliau termasuk makhluk langka di Indonesia.

Mau bikin entry ttg beliau di blog sendiri tapi ntar anaknya baca.. dibilangin ke pak sonsonnya saya yang bakalan nggak enak :D

gilemus Says:

26 October 2008 at 12:47 am.

saya suka artikelnya, ijin copas ya mas .. tks

tobing Says:

2 January 2009 at 7:40 pm.

maunya sih kayak jaman bang ali , pajak judi diambil untuk kesejahteraan rakyat, pembangunan,jalan raya , seperti dimalaysia judi legal , pemeluk agama islam dilarang masuk/main , mudah-mudahan indonesia bisa maju seperti malaysia ,rrc,singapore dll. kalau negara mau maju jangan disangkut pautkan dengan agama ,bisa berabe urusannya, tapi sekarang judi dilarang ,gimana mau maju indonesia, galakkan judi ,ambil pajaknya untuk pembangunan dan rakyat miskin, maju pantang mundur u/ gubernur skrg

jorgi Says:

26 January 2009 at 10:30 am.

Satu kesalahan sejarah besar bagi bangsa indonesia karena mengabaikan seorang bapak yang penyayang, berani dan tegas dalam bertindak dan mengambil keputusan yang senantiasa mengutamakan kepentingan putra -putri bangsa ini.
selamat jalan bapak indonesia

Doa kami anak bangsa senantiasa menyertai bapak

Apakah Ali sadikin – ali sadikin lain yang engkau berikan kepada kami ya tuhan ???

Anggoro Says:

28 January 2009 at 8:50 am.

Kalau mau tegas, pasti hidupnya sederhana (ya sederhana menurut jabatanya), Bang Ali hidupnya sederhana untuk ukuran penggede, bagaimana kalau kita kasih kesempatan kepada Ryamizard Ryakudu untuk memimpin Jakarta setelah Foke, keliatannya dia tegas dan sederhana. Saya tidak kenal dengan beliau, cuma saya baca track recordnya dia tegas. Jakarta kalau dipimpin sipil ga tegas, karena banyak penggede jendral yang pada punya pasukan.

Teguh Kusuma Widjaja Says:

5 August 2009 at 10:37 am.

JASMERAH = Jangan Sekali-kali Melupakan sejaRah.
Indonesia butuh pemimpin-pemimpin seperti Bang Ali, dan juga para bloger seperti Mas Iman yang mengenakan JASMERAH.
Salut ! Teruskan !

Isna_watie Says:

2 April 2010 at 7:15 pm.

Ayo Jakarta, lahirkan kembali Alisadikin masa kini!

orbaSHIT Says:

6 April 2010 at 3:18 pm.

satu2x nye gubernur jakarta (mungkin se indonesia) yang dari KKO/MARINIR !!!…(kebanyakan pejabat waktu jaman ORBA adalah dari AD)

tirta Says:

22 June 2010 at 11:54 am.

dulu saya tidak terlalu peduli dengan kemacetan jakarta, tapi semenjak tinggal di kota ini, semakin geram saya melihat ibukota ini tumbuh tanpa perencanaan.

rosi mulyadi Says:

23 December 2010 at 11:23 pm.

kakiku pernah diinzak beliau (ALI SADIKIN), tanpa sengaza dalam sebuah acara , tapi kok g minta maaf yaa, aku berfikir alangkah sombong nya orang ini,setelah kuliat siapa dia ternyata bang ALI….aku cuma mesem mesem,…inzak lagi dong bang ALI hehehe…….GOD BLESS 4 YUO…smoga amal ibadahmu diterima ALLAH SWT, dilapangkan kuburmu,ditrangi kuburmu…AMIN

Tania sadikin Says:

29 March 2011 at 9:07 pm.

rosi : maaf ya,pasti waktu itu aki ali ga sadar nginjeknya deh..hehe..makasi ya doanya..
iman : makasi ya..salam kenal…

juragan609 Says:

30 June 2011 at 3:37 pm.

============================

Infonya Mantap Gan!. Makasih buat yang punya blog udah berbagi info. Semoga blog/web ini makin mantap dan tambah banyak pengunjungnnya..

============================

Kita ikutan bagi-bagi info juga buat para pengunjung situs/blog ini. Infonya seputar LELANG HOT.

Info ini cocok buat Agan atau Sist yang senang belanja gadget dengan cara yang berbeda dari biasanya.

Buat yang baru tahu LELANG HOT. Ini adalah situs lelang online dengan alamat situs: http://www.lelanghot.com. Sebagai situs Lelang online, Lelang Hot menawarkan berbagai produk gadget berkualitas yang bisa didapat dengan harga lebih murah hingga 50% dari harga di pasaran.

Konsep yang diterapkan pada situs ini adalah entertainment shopping yang mengadopsi mekanisme game. Di mana LELANG HOT akan memberikan pengalaman menarik bagi orang-orang yang ingin berbelanja atau memiliki sebuah gadget.

LELANG HOT menarik karena menawarkan konsep yang menantang dan sekaligus menyenangkan. Peserta lelang dituntut untuk cerdas saat melakukan penawaran sehingga dapat menjadi penawar terakhir yang akan mendapatkan gadget-gadget menarik.

Untuk mengikuti lelang, caranya mudah. Agan atau Sist cukup melakukan REGISTRASI, kemudian BELI POINT, lalu IKUTAN LELANG.

Biasanya, LELANG HOT mengadakan program promo, bisa dalam bentuk lelang geratis (bagi-bagi point geratis) yang nilainya bisa sampai ratusan ribu rupiah.

Waktu melakukan registrasi, coba cek kolom Promotion Cede, kalau kolom tersebut sudah terisi kode, berarti sedang ada promo. Promo tersebut, biasanya buat para pengunjung baru yang mau nyoba ikutan lelang.

Point yang didapat dari promo ini, hanya bisa dipakai buat ikutan lelang di box lelang yang statusnya geratis. Tapi jangan khawatir. Barang yang dilelangnnya juga mantap-mantap, seperti:

* SONICGEAR 2GO NOW – Apple Green
* SanDisk microSDHC Memory Cards – 8G
* The Body Shop White Musk® Eau De Toilette 30ml
* V-GEN Micro SDHC 16GB
* PHILIPS SHE 3582
* Dll.

Untuk mengetahui program apa saja yang lagi berjalan. Langsung cek aja ke TKP!

Untuk yang mau ikut gabung bisa langsung klik di sini:

KLIK DI SINI UNTUK MASUK LELANG HOT

november Says:

10 August 2011 at 8:09 am.

Tania…. i love you tan.. and smoky too.. :p

ZULFITRI Says:

26 August 2011 at 12:46 am.

ingin sesuatu yang baik lakukan dengan cara yang baik, tak mungkin sesuatu yang tak baik menghasilakan sesuatu yang baik,,,,,,,,,,kalau terjadi juga berarti tuhan tidak adil,,,,,,,,banyak aspek yang perlu kita kaji….biar miskin tapi hallal……lihat indonesia sekarang …..

ZULFITRI Says:

26 August 2011 at 12:46 am.

ingin sesuatu yang baik lakukan dengan cara yang baik, tak mungkin sesuatu yang tak baik menghasilakan sesuatu yang baik,,,,,,,,,,kalau terjadi juga berarti tuhan tidak adil,,,,,,,,banyak aspek yang perlu kita kaji….biar miskin tapi hallal……lihat indonesia sekarang …..

bundakata Says:

27 May 2012 at 4:32 pm.

bang ali adalah seorang tokoh legendaris yg terbukti bisa membangun jakarta …

Dian Hardiansyah Says:

22 March 2013 at 6:24 pm.

Bang Ali, satu nama sejuta kesan

Leave a Reply

Mencari Jawaban

Artis tend to be dark, worried and superstitious creatures. This is not bad. It makes me perfectionist, it makes me care. Moreover the ability to see the darker side of life is an asset not just directing dramatic and tragic movies, but also for directing comedy, since comedy often has pain inside it. Do you believe that life and film tragically too close together ? I do ...
www.flickr.com
This is a Flickr badge showing public photos from Iman Brotoseno. Make your own badge here.


Categories

Archives

Hot Topics

Links

Spice of Life



Add to Technorati Favorites
Free PageRank Checker

Subscribe with Bloglines

Why Blog ?

Why the BLOG will change the world ?The explosion of blogs throughout the world has been the biggest phenomenon since the rise of the Internet itself. Today, more people read blogs than newspapers. Blogs are just a tool, of course. It’s the bloggers behind the blogs that will make the difference. Here's Why

Blog lama saya masih dapat dilihat disini

( DISCLAIMER ) Photo dan Gambar Ilustrasi kadang diambil dari berbagai sumber di internet - GETTY IMAGES dan CORBIS selain photo teman dan milik saya sendiri. Kadang kala sulit untuk menemukan pemiliknya. Jika ada yang merasa keberatan bisa menghubungi untuk dicantumkan namanya.

Subscribe this blog

  Subscribe in a reader
Enter your email address:
  
Delivered by FeedBurner

 

May 2013
M T W T F S S
« Apr    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031