20 January 2008

Kiai Sadrach

Posted by iman under: AGAMA; BUKU; SEJARAH .

sadrach1.jpgKetika membongkar dan merapikan koleksi buku buku di lemari ‘ perpustakaan ‘, saya membaca ulang buku ‘ Kiai Sadrach ‘. Buku yang diterbitkan tahun 1985 ini terjemahan dari L’affaire Sadrach, Un Esai de Christianisation a Java au XIXe Siecle dari C. Guillot ( Association Archipel, Paris ). Buku ini menjadi penting karena menceritakan sejarah agama Kristen di Jawa ( Bukan Katolik )
Kiai Sadrach memang dianggap sebagai pendiri Gereja Kristen Jawi.
Dilahirkan dari keluarga Islam Jawa. Raddin Abbas – dengan namanya sebelum dibaptis – telah belajar di dua pesantren, sebelum akhirnya berkenalan dengan Kiai Tunggul Wulung , asal lereng gunung Muria yang telah berpindah Kristen. Sang Kiai ini yang selanjutnya membawa Raddin Abbas ke Batavia dan memperkenalkan dengan komunitas Kristen Belanda.
Ada yang menarik bahwa keberhasilan Kristenisasi pada abad 19 di Jawa adalah hasil aktivitas orang orang pribumi sendiri. Terlepas dari aktivitas misionaris Eropa. Pada tahun 1889 jemaahnya disekitar Kedu sudah mencapai hampir 3000, sementara petugas zending yang bekerja lebih lama hanya mempunyai pengikut puluhan saja. Bahkan dalam perkembangannya Sadrach bersimpangan dengan pihak zending.

Belanda memang berbeda dalam pandangannya tentang penyebaran agama Kristen. Jika kolonialisme Spanyol dan Portugis memandang sebagai bagian dari pewartaan Kerajaan Allah di seluruh muka bumi. Tak heran seluruh negara negara jajahan mereka beragama Katolik, seperti Philipina dan negara negara Amerika Latin / Tengah. Maka kolonialisme Belanda justru setengah hati menyebarkan agama mereka, dengan ketakutan akan muncul rasa kesamaan antara penduduk asli dengan golongan pendatang dari Eropa. Sehingga pada akhirnya ada 2 golongan, yakni Kristen jawa dan Kristen londo.

sadrach2.jpgBuku ini semakin menarik untuk diikuti karena selanjutnya menampilkan permasalahan perbenturan dua budaya. Jawa dan Eropa. Serta menampilkan sinkretisme dalam kebudayaan Jawa. Sadrach dengan jitu berkelana ke pelosok Jawa menyebarkan ajaran baru yang diramu dengan pendekatan lokal. Selain tetap memakai panggilan Kiai, Sadrach juga mempraktekan apa yang pernah dilakukan para Wali Sanga menaklukan masyarakat Hindu. Persis ketika Sunan Ngampel sering melakukan ‘ duel ‘ mengadu ilmu dengan pemuka Hindu Majapahit.

Cara Sadrach menyebarkan agama Kristen dengan berkelana kemana mana, menemui guru guru terkemuka di daerah itu serta berusaha meyakinkan mereka akan kepercayaan Kristen. Jika tidak berhasil maka dilakukan tantangan perang tanding di depan umum, untuk mengetahui siapa yang lebih hebat ilmunya.
Kadang kadang perdebatan itu bersifat dramatis, dengan murid muridnya duduk di belakangnya. Sebelum dimulai ditetapkan aturan permainannya. Sadrach berjanji untuk kembali ke Islam andai ia kalah. Jika menang, ia menuntut lawannya tunduk padanya dan masuk Kristen. Ini menjadi tidak penting mengenai hakekat inti ajaran masing masing agama. Karena Sadrach yang memiliki ngelmu Jawa, pernah belajar di pesantren dan juga ia telah menerima “ ilmu baru “ yakni Kristen. Ditambah ia juga tidak bodoh. Sedikitpun ia tak pernah takut. Begitu kalah sang lawan mengucapkan pengakuan takluk.
Kulo meguru “ ( saya berguru ).
Para murid murid kiai, bersama gurunya menjadi pengikut sang pemenang. Demikianlah cara Sadrach mengkristenkan beberapa Kiai dalam tempo beberapa tahun.

sadrach3.jpgSaya menduga disamping Kiai Sadrach memiliki ketrampilan ‘ilmu presentasi dan komunikasi massa ‘, ia hanya melakukan penetrasi di wilayah wilayah yang kadar keislamannya masih relatif rendah, yang masih bercampur dengan budaya animisme dan hindu. Tak heran, salah satu kunci keberhasilan mereka adalah menggabungkan ajaran ajaran Kristen dengan budaya Jawa seperti Yesus Kristus yang diasosiasikan dengan Ratu adil. Ia juga tetap mempertahankan tradisi kejawen dalam masyarakat dengan memasukan doa doa Kristen.

Dari buku ini kita bisa mempelajari sejarah perkembangan agama agama di Nusantara serta mengambil makna keragaman budaya dan agama. Penelitian atas kasus Sadrach menjelaskan jalannya penyebaran agama di Jawa, yang telah menerima agama Hindu, Budda dan Islam tanpa peperangan atau penaklukan. Sekaligus meyakini bahwa tidak ada agama yang berhak mengklaim sebagai pemilik sesungguhnya negeri ini. Kita juga bisa berkaca dari masa silam mengenai keikhlasan dan toleransi. Ini juga bisa menjelaskan mengapa salah satu komunitas Kristen Jawa tertua berada di Desa Mojowarno, dekat Jombang – Jawa Timur. Sebuah bagian daerah yang secara tradisional sangat kuat kultur Islamnya.
Mempelajari sejarah serta menarik dengan masa kini membuat kita semakin bijak. Semakin mencintai dan mempertahankan kebhinekaan negeri ini.

109 Comments so far...

yudhi Says:

20 January 2008 at 11:09 pm.

Buku yang menarik mas,di gramed masih ada yang jual ga yah :) :D

eriek Says:

20 January 2008 at 11:33 pm.

meskipun buku ini terbit 12 tahun yang lalu, tapi tetap aktual dibahas dan dibedah oleh Mas Iman. tapi, sayangnya banyak riset-riset sejarah zaman kolonial Belanda banyak ditulis ke dalam buku dari luar Indonesia ya. contohnya buku ini diterbitkan dari Paris, Perancis ya kan Mas?

saya pikir buku yang cukup ‘berat’ pembahasannya ini perlu juga menjadi diskusi mulai dari anak-anak SMA hingga mahasiswa (terutama jurusan Sejarah), agar mereka dan saya pun punya pandangan luas tentang riwayat kristenisasi di Jawa. kira-kira sudah adakah sekolah dan kampus yang memulainya?

Hedi Says:

20 January 2008 at 11:40 pm.

sampeyan udah baca berapa kali buku itu, mas? saya sendiri baru sekali dan agak sulit mencerna, rasanya emang harus baca lebih dari sekali buat memahami…buku ini memang agak berat karena berisi :)

mitra w Says:

21 January 2008 at 12:20 am.

menarik banget nih…

begitu juga dg Islam, cara menyebarkan agama nya ke Indonesia juga dg mengindahkan tradisi dan budaya… well, itu langkah yg bijak saya rasa…

sluman slumun slamet Says:

21 January 2008 at 1:06 am.

menarik ya…
bagi2 donk koleksinya

bapake evan Says:

21 January 2008 at 1:08 am.

cara paling mudah untuk menyebarkan agama atau paham baru memang lewat tradisi masyarakat setempat ya mas. Ada akulturasi di sana, sekaligus infiltrasi sistem nilai dari luar.

bapake evan Says:

21 January 2008 at 1:10 am.

buku ini masih beredar gak mas?

paman tyo Says:

21 January 2008 at 1:10 am.

Lho, masih punya buku ini to? Versi lain yang anyar, lebih ringkas dan “popular”, disusun oleh seorang pensiunan wartawan Suara Pembaruan.

didut Says:

21 January 2008 at 2:31 am.

jadi pengen baca yg penyebaran katolik di tanah jawa soalnya denger adr adik yg sekolah di Van Lith sekarang :D

Goenawan Lee Says:

21 January 2008 at 3:31 am.

Menarik memang. Sebuah akulturasi, dengan meminimalisasi unsur fundamentalis agama. :P

…tapi nyatanya sekarang gerakan fundamentalis banyak terjadi lagi. :?

leksa Says:

21 January 2008 at 5:10 am.

kalau saya sangat tertarik denga pokok bahasan akulturasi budayanya…
sama halnya kenapa islam yang ada di aceh, padang, jawa, dan dimanapun juga berbeda2 dalam interprestasi adat islam nya ….
sebuah proses yang sangat manusiawi, dan justru pemahaman agama menyentuh empati rasa karsa manusia

Justru menjadi aneh ketika agama ditarik2 ulur dalam kerangka memperebutkan lahan kekuasaan.. dan bicara langitan .. jauh menyentuh ranah kemanusiaan lagi

edratna Says:

21 January 2008 at 7:15 am.

Mas Iman,
Makasih tulisannya.
Sangat menarik, dari cerita di atas membuat kita memahami bahwa perbedaan hendaknya disikapi dengan baik, karena sejak awal di Indonesia, terutama di pulau Jawa, antara umat beragama mempunyai toleransi yang tinggi. Banyak keluarga, yang anggota keleuarganya memeluk agama yang berbeda-beda, namun tetap bisa saling menghormati.

Iya ya, kita memang biasa menerjemahkan orang bule dengan ‘Londo”…jadi ada londo Belanda, londo Amerika dll

venus Says:

21 January 2008 at 8:23 am.

lha, buku2 berat gini senengane mbilung. saya harry potter aja lah, hihihi…

kw Says:

21 January 2008 at 8:44 am.

keren. pak kiai nyebarin agama kristen. jadi penasaran ramuan kristen , islam jawa seperti apa hehhe

Ajie Says:

21 January 2008 at 8:58 am.

Saya malah baru denger ada kyai menyebarkan agama kristen, btw memang dibutuhkan ‘keihklasan’ lebih untuk bisa hidup berdampingan dengan keyakinan yang berbeda :)

IMAN Says:

21 January 2008 at 9:17 am.

yuhi, bapake evan..seperti sudah nggak beredar buku aslinya,..tetapi menurut Paman tyo ada versi yang lebih ringkas dan ada di toko buku.
ajie,
jangan salah justru istilah Kyai bukan istilah Islam..dari istilah tradisi setempat yang berarti guru, bisa guru apa saja ya agama, silat …Itulah hebatnya Islam di Jawa, justru digabung Kiai Haji..KH

dnk_setiawan Says:

21 January 2008 at 10:23 am.

memang, keragaman seperti layak untuk digali, tambahan khasanah akan membuat yang benar teruji akan kebenarannya, dan insyaallah membuat kita lebih arif dalam melihat dunia

extremusmilitis Says:

21 January 2008 at 10:34 am.

Wah, di-tilik dari sudut se-jarah religius, buku-nya menarik sekali. thanks mas Iman buat nge-sharing ini ke-kita-kita. dari dulu aku senang baca sejarah-sejarah seperti ini
Btw, ada e-book-nya atawa copy-an-nya Mas :P

ebeSS Says:

21 January 2008 at 10:43 am.

sekarang kristen londo ya masih banyak . . . . :)
kilas balik ini tentu seperti menuntun kita ke air yang jernih . . .
selain Mojowarno . . komunitas Kristen lama di Jatim juga di Peniwen. Malang Selatan.

annots Says:

21 January 2008 at 12:23 pm.

setau saya di gereja kristen jawa daerah jogja itu pake bahasa jawa waktu misa. dari situ saya pikir beda krsiten jawa dan tidak adalah pada bahasa yang digunakan :D

la mendol Says:

21 January 2008 at 12:30 pm.

Wah fakta sejarah yang menarik nih. Saya lagi membayangkan kalau mereka perang tanding adu ilmu. Trus kalau kalah ganti kepercayaan. Wah, taruhannya luar biasa.

iman brotoseno Says:

21 January 2008 at 2:17 pm.

extremulistis,
bisa saja saya buat fotocopy buku ini..

-may- Says:

21 January 2008 at 2:24 pm.

Aih, ada juga ternyata yang pernah baca buku ini ;). Saya membacanya belasan (eh, puluhan) tahun lalu, waktu masih SMA :) Nemu di perpustakaan sekolah :)

Kutip 1: “Jika tidak berhasil maka dilakukan tantangan perang tanding di depan umum, untuk mengetahui siapa yang lebih hebat ilmunya.”

Kutip 2: “Kita juga bisa berkaca dari masa silam mengenai keikhlasan dan toleransi.”

Lepas dari menariknya bahasan ini, saya justru tidak melihat keikhlasan dan toleransi di sini. Perpindahan kepercayaan setelah “dikalahkan” dalam perang tanding, justru terlihat sebagai bentuk yang lebih halus (individual?) dari politik penjajahan Spanyol/Portugis. Bukan karena keikhlasan mereka berpindah, namun karena kalah :)

kombor Says:

21 January 2008 at 3:08 pm.

Buku yang bagus. Saya jadi ingin membacanya.

gempur Says:

21 January 2008 at 3:15 pm.

Saya kira di Indonesia, apapun yang datang dengan lemah lembut akan diterima dengan tangan terbuka…

Sebentar lagi, Islam yang mayoritas akan kehilangan maknanya, berganti dengan “agama budaya baru” yang bernama “pop culture”.. dan jangan heran jika kemudian orang Islam tapi jauh dari Islamnya.. yang pada prinsipnya, mereka berbaju islam ber-ruh “pop culture”..

Selamat datang agama baru?!

didi Says:

21 January 2008 at 4:13 pm.

sayang, mereka nggak juga berhenti.

triadi Says:

21 January 2008 at 4:20 pm.

yang asal mula ajaran “darmo gandul” punya ga mas iman?

Totok Sugianto Says:

21 January 2008 at 4:25 pm.

tentang kiai ini di musium kereta keraton jogja, semua nama kereta kudanya pake kiai semua. jadi bener mas iman kiai tidak identik dengan islam kok tetapi kejawen saja

funkshit Says:

21 January 2008 at 5:26 pm.

wah penyebaran nya pake perang ya.. kok agak2 gimana gitu ..
pantes disebarin ke yang islam nya masih lemah . ..
klo gitu si kyiai sadrach (susah ye namanya, aneh klo dipanggil kyai) itu orangnya ngga terkalahkan .. buktinya dia masih kristen tho

bangsari Says:

21 January 2008 at 6:22 pm.

hmm… jadi pengin pinjem. :D

siska Says:

21 January 2008 at 6:39 pm.

hmm cerita sejarah yang menarik. saya baru tahu.

tapi…lagi cari tahu mengenai agama Hindu di Bali dan Hindu di India, berbeda kah?

Wazeen Says:

21 January 2008 at 9:21 pm.

eee mas Iman juga moto kopi buku :D….

Rystiono Says:

21 January 2008 at 9:26 pm.

Lah ini bukunya diterbitkan sayah baru lahir…

Sayah selalu tertarik membaca sejarah, terutama sejarah agama disebarkan. Bahkan sampai sayah mengambil kesimpulan bahwa bagaimanapun caranya (kekerasan, perang, perdagang, dll) awalnya agama itu dibawa, pada akhirnya agama itu menyebar dengan perdamaian dan kelembutan hati.

Jadi, kalo ada yang mau berdakwah dengan kekerasan, apapun agamanya kayaknya udah nggak laku deh sekarang ini…

mantan kyai Says:

22 January 2008 at 1:20 pm.

seng penting ojo perang …

kenny Says:

24 January 2008 at 12:22 am.

waduh, paling cepet ngantuknya klo skr baca buku kayak gitu

wigati Says:

24 January 2008 at 6:46 pm.

saya pernah lewat tuh gereja yang di mojowarno. kuno dan masih well-preserved sekali.
beberapa sodara saya anggota dari gereja tersebut. yang kalau di beberapa kota di jatim ada yang namanya gkjw a.k.a. gereja kristen jawi wetan, yang service nya ada yg full bahasa jawa.

yoki Says:

26 January 2008 at 2:27 am.

menarik…betapa kuatnya ilmu presentasi dan komunikasi untuk mempengaruhi orang. Kok belum ada yang manjur lagi yah untuk merubah kondisi sekarang?

pupus Says:

30 January 2008 at 4:07 pm.

Sepertinya sangat menarik.. Saya warga gereja kristen di daerah mana Kyai Sadrach sering diceritakan pernah mengabarkan injil, yaitu GKJ KArangglonggong, Klirong, Kebumen. “http://map-bms.wikipedia.org/wiki/Desa_Karangglonggong” namun demikian saya belum pernah membaca buku tersebut. Di mana saya bisa mendapatkan buku tersebut?

Terima kasih

mPitz Says:

25 February 2008 at 1:58 pm.

pinjem! :D

Ronald Says:

13 March 2008 at 11:16 am.

Salam kenal Mas,
saya termasuk salah satu penghuni greja yg berdirinya juga digagas oleh Kiai Sadrach, yaitu greja kristen jawi wetan (greja kristen jawa timur).

menilik sejarahnya, umat kristen jawa asal muasalnya ya dari jawa timur sini, dimulai dari sebuah desa di mojokerto yg namanya ngoro. ngoro inilah cikal bakal komunitas kristen jawa mula2, diprakarasi oleh coolen seorang turunan belanda, rusia, dan jawa. kalau mojowarno itu adl dampak perkembangan dari umat kristen jawa yg ada di ngoro situ. dg kata lain mojowarno muncul stl adanya ngoro sbg salah satu bentuk ekspansi agama. tapi yg lebih terkenal sih emang mojowarno krn disitu ada salah satu greja tertua di pulau jawa yg dibangun bukan oleh zending alias londo melainkan oleh komunitas kristen jawa.

yg menarik dari komunitas kristen jawa adl, perkembangannya dilakukan oleh orang jawa sendiri dan bukan oleh zending spt terjadi di komunitas kristen indonesia lainnya.
tapi yg lebih menarik lagi, salah satu cikal bakal pendiri komunitas kristen jawa ternyata adl seorang madura yg bernama Paulus Tosari (seorang keturunan kesultanan Bangkalan, Madura).
dan yg lebih menarik lagi, saya sendiri bukan orang jawa tapi keberadaan saya bisa diterima dg mudah di greja jawa tsb.

Santri Gundhul Says:

23 March 2008 at 1:28 am.

Kiayai Sadrah…tuh kan yg ada di daerah LODOYO – Blitar selatan…
Sama gak yah…

subarkah Says:

23 March 2008 at 11:18 pm.

Saya baca buku kyai Sadrach ini 19 tahun lalu. Karena kampung saya disebut-sebut (Karangglonggong) maka terpaksa saya tulis email Mungkin mas Iman Brotoseno tak tahu..Saya sudah riset kecil-kecilan. Tapi yah tulisan soal karangglonggong itu hilang meski sempat ada di wikipedia. Salam buat mbak Paquita.

Klowor Says:

25 March 2008 at 9:07 pm.

Iya, emang betul mas..tentang opini anda. Belum lama jemaat di gereja kami malah baru saja mengikuti kebaktian Jumat Agung di gereja yang gambarnya persis di foto dan dilayani perjamuan pendeta di sana. Rumah Kyia Sadrach juga masih terjaga keasliannya lho mas. Katanya sih memang sengaja dibuat begitu. Cuma akses menuju ke sana jalannya agak sempit, soalnya melewati jalan di sawah.

Elam Says:

20 June 2008 at 4:47 pm.

Penyebaran di lingkungan berpendidikan rendah . Lihat sekarang di Belanda yang berpenduduk mencapai 16 juta jiwa di mana 1 juta di antaranya adalah umat Islam. Saya masih ingat dulu baca injil. Yesus ada dari umur nol tahun sampai 12 tahun . umur 12 s.d. 30 tidak ada keterangan. Baru muncul lagi umur 30 serta meninggal umur 33 tahun. dan masih banyak keganjilan lainnya.

mardiyo Says:

7 July 2008 at 8:37 am.

Wah kalo ngomongin GKJ Karangglonggong, saya jadi inget waktu kecilku karena saya adalah salah satu orang kristen dari Gereja ini berdekatan dengan gerejanya, dulu ada sekolah SD Masehi dimana saya juga bersekolah di situ. Tetapi yang ada sekarang tinggal gerejanya memang benar Gereja itu di desa Wotbuwono tapi tertulis Gereja Kristen Jawa Karangglonggong karena memang dulu2nya jemaat yang ada kebanyakan dari desa Karangglonggong. Desa Wotbuwono pun sebenarnya disebut Wotbuwono Tempel karena sebenarnya desa itu nempel ke Desa Karangglonggong nggak apa-apa yang penting jiwa kristenku tidak tempelan.

stevanus Says:

24 July 2008 at 9:00 am.

mas bukunya mash ad ga??? klo mash carinya dmn??pliss kasih tau ya.makasih

comments Says:

24 September 2008 at 4:36 pm.

Punya buku ini…
dan sampai detik masih belum selesai membacanya….
memang ini adalah sejarah yg mana kita harus mengetahui…
bahwa penyebaran agama yg indah adalah menggabungkan unsur Kultur lokal dan agama itu sendiri…
jangan seperti saat ini yang …*maaf*…hanya men “dewakan” salah satu kultur saja…yaitu Arab….
dan sepertinya dengan berperilaku spt orang Arab….surga sudah di tangan….
anyway…..mungkin sejarah kiai sadrach perlu di ajari disekolah2….terutama pendidikan dasar…
ini lah fungsi yg lebih indah…dibandingkan dengan penerapan RUU atau UU yg hanya mengekang kebabasan individu….
Sejarah Indonesia sudah hilang dari pendidikan dasar anak2 kita….

The Lion of Jehuda Says:

23 November 2008 at 8:09 pm.

saya kira, sadrach mulai dilupakan….ternyata karyanya tetap menjadi kenangan dan semangat bagi generasi penerus, terutama dalam mempertahankan budaya Jawa yang mulai terkikis budaya-budaya lainnya….kiranya hal ini menjadi berkat bagi semua orang….

am2 Says:

30 November 2008 at 1:25 am.

comments
maaf, pernyataan anda tendesius, dan subyektif

immanuel Says:

6 February 2009 at 11:05 pm.

Ternyata ada buku sejarah Kyai Sadrach yang lain, bahkan mungkin lengkap ya, karena biasanya justru sejarah kekristenan banyak ditulis tidak dari orang kita sendiri dan pasti terperinci. Sekedar berbagi aku juga punya buku sejarah Sadrach terbitan BPK Gunung Mulia tahun 1974, tetapi karena bukunya udah rusak, maka aku ketik ulang lagi dan udah jadi. sekarang aku publishkan ke http://www.ziddu.com. biar semua orang dapat membaca. Kalau bisa berbagi dengan bukunya mas, sebab sekarang aku sedang belajar tentang sejarah GKJ. Makasih

marshwillow Says:

13 February 2009 at 9:34 pm.

@immanuel
jadi tertarik pingin download…. sayangnya ziddu diblock squid kampus aq

Kiai Paulus Says:

19 February 2009 at 2:40 pm.

Fuck Kristen.

Anjing mereka semua.

gkjw caruban Says:

22 February 2009 at 7:01 pm.

minta ijin tulisan anda tuk dipajang di web gkjw caruban :)

Agus Says:

19 March 2009 at 3:10 pm.

Saya dari pertama diterbitkan sebagai selingan di MBM Tempo, kemudian versi lengkapnya dari Graffitti Pers, dan versi bahasa perancisnya, sudah tertarik dengan tokoh satu ini, terutama dari perspektif sejarahnya. Sangat kaya informasi. Saya yang hanya tinggal 1 km dari karangjoso dan menghabiskan 17 tahun pertama kehidupan saya di sana, tidak memiliki secuilpun pengetahuan mengenai tempat tersebut, kecuali bahwa seorang guru sd sayan yang kristien berasal dari sana. Justru setelah banyak baca dari wong perancis itu di perpustakaan Cambridge tahun 1989 — dan itu kebetulan–saya sedikit mendapat pencerahan … tentang tokoh satu itu.

stephanus yahya Says:

8 April 2009 at 4:33 pm.

Saya pernah punya buku kiai sadrach terbitan BPK Guning Mulia sewaktu SMA. Sudah selesai baca tapi bukunya hilang. Bukunya bagus tapi memang berat karena kental dengan sejarah.

* kyai paulus: Anda tidak sopan dan merusak kejernihan forum ini. Semoga orang seperti Anda tidak banyak, semakin berkurang dan hilang. Sadar, bertobat

key Says:

21 April 2009 at 1:49 pm.

wahh…aku suka tulisannya..ijinya utk di posting di gmist-jkt yahoogroups
tks

budiatmoko Says:

10 May 2009 at 1:41 pm.

Buat Mas Subarkah, tenang mas, tulisane njenengan mengenai Kyai Sadrach terkait asal usul Ds. Karangglonggong masih ada kok.
Buat Mas. Imam, kami dari Bandung udah pernah ke GKJ tempat Kyai Sadrah yang sampai sekarang juga masih di sebut Mesjid oleh keturunannya dan bangunannya juga masih di pertahankan keasliannya.

yuni Says:

5 June 2009 at 12:39 pm.

Kebetulan saya keturunan dari kyai sadrach, coba temen2 datang kesana dan melihat sendiri peninggalan beliau, kalo perlu menghadiri kebaktian. Mungkin kesannya akan berbeda dibanding hanya dengan membaca buku. trims.

Immanuel Says:

31 July 2009 at 11:08 am.

gimana mas, saya mohon berbagi untuk sejarah Kyai Sadrach yang anda miliki, karena saya ingin melihat perbandingan sejarah Kyai Sadrach yang saya punya. Makasih responnya…
Untuk yang ingin membaca kyai sadrach dari terbitan yang lain dapat anda klik di alamat :
http://www.ziddu.com/download/3427644/KYAISADRAC1.rar.html

Anti Yesus Says:

14 September 2009 at 2:40 pm.

Kalo bayi mati ga di baptis masuk neraka? kapan si bayi nanggung dosa
warisan emak-bapaknye? Kasian ya, bayi suci yang ga tau apa-apa mati trus masuk
neraka cuman
gara-gara ga di baptis, emang yesus pernah berdogma begitu? Nah
doktrin setiap manusia harus di baptis fiktip dong? Ya iya lah masa ya
iya dong, yang
bikin tuh doktrin aja manusia kesetanan, penganut pagan, si paulus ama
si barnabas dongo. Trus emang yesus pernah bilang ‘Tuhankanlah Aku?’ ,
ya jelas ga pernah, orang-orang yang menuhankan yesus adalah orang-orang dongo
yang bermusyawarah di anthiokia di bawah pimpinan kaisar idiot romawi pada
waktu itu, karena yesus dapat melakukan hal-hal luar biasa atas izin
Allah, si kaisar romawi dongo terinspirasi dengan dongeng idiot romawi
tentang dewa yang menjelma jadi manusia dan dapat melakukan hal yang
luar biasa, so dia menganggap yesus
adalah tokoh pada dongeng romawi idiot tersebut, jadi secara sepihak dia
mengkultuskan yesus sebagai tuhan. Padahal yesus sendiri tidak pernah
mengatakan diri nya adalah tuhan. (yesus mengajarkan murid-murid serta
umatnya menyembah satu tuhan saja, yaitu kepada Allah saja, BUKAN
MENYEMBAH KEPADA tuhan-tuhan yang lain bahkan YESUS sendiri). nah
karena idiot nya tuh kaisar, serta alasan politik atas kekuasaan yang
di jabatnya takut tergulingkan, para
anggota majelis yang hadir di haruskan nurut apa yang di bilang tuh kaisar
romawi, yang mana tadinya dia benci banget ama yesus terus tiba-tiba
pro ke ajaran yesus
padahal dia mau menyesatkan penganutnya serta ajarannya si yesus
(penyesatan juga di karenakan alasan politik atas kekuasaan kasiar
romawi idiot tsb). Ya iya lah kalo ga nurut mau di
hukum pasung ampe mati ama tuh kaisar romawi para anggota majelisnya. dan agama kristen yang ada sekarang adalah ajaran setan bukan yesus. Bye
percuma gw ngomong panjang lebar, orang sesat kayak lo tuh susah di jelasin
juga dan ga bakal ngerti, daaah… Allah memberkati

Mr. Bastarie

dhanu priyo prabowo Says:

18 November 2009 at 2:21 pm.

Yang perlu diperhatikan lebih jauh, sekarang ini, adalah keberlangsungan situs tempat kediaman Kyai Sadrach Suropranoto. Di sana masih membutuhkan dukungan agar situs beserta jemaatnya yang masih ada tetap dapat bertahan. Apakah itu sudah kita pikirkan? Haleluyah!

sumardiyono Says:

18 November 2009 at 8:41 pm.

Betapa rapuhnya sang kyai sadrach. Meskipun pernah mondok di dua pesantren, namun kualitas keislamannya ketika di pesantren masih perlu dipertanyakan. Kemungkinan besar kemurtadan sang kyai tersebut berkaitan erat dengan masalah ekonomi.

Mr.Yoben Says:

22 December 2009 at 3:30 pm.

Semua yang datangnya dari Allah, pasti tetap lestari.
Gusti Berkahi panjenengan sedaya. Ameen.

Asep Says:

27 December 2009 at 10:12 pm.

kenapa saat kita bicara kekristenan ; selalu ada yang ” kepanasan ? ”
kadang berasa aneh aja :)

iwan Says:

29 December 2009 at 10:03 am.

Mas Asep, ya beginilah kalau kita tdk bisa open minded ttg agama
seharusnya orang2 semua melihat bukan soal agama apa yang benar,
tetapi apakah agama itu sendiri telah menjadikan kita org2 yang mencintai sesama kita tanpa melihat siapa dia, agama apa dia, sekaya apa dia, dr ras mana dia…???

mari kita belajar dari orang2 yg lebih mengedepankan rasa kemanusiaannya dan berbuat banyak bagi sesamanya yang menderita seperti yg telah dilakukan oleh Ibu Teresa dari Calcuta India yg mencintai Rakyat Miskin&org2 sakit kusta yg menderita tanpa peduli akan kesehatannya sendiri, tetapi terus berkarya ditengah keterbatasannya dan selalu dengan rendah hati melihat karya nya sebagai perpanjangan tangan kasih Tuhan pada yang menderita…. padahal Beliau buksan seornag konglomerat, tetapi karyanya yang sangat besar bagi kehidupan adalah contoh nyata bahwa Allah meridho i perbuatannya.

hayoo… saat ini setelah Beliau tiada,
siapa yang bisa meneruskan karya kasih beliau terlepas anda2 dr latar belakang agama apapun…
apakah anda bersedia ??
terlepas ada tuduhan miring kristenisasi org Hindu India,
bersediakah anda mnjadi pelayan org2 miskin & menderita seperti karya Ibu Teresa ??

pasti semua pada bungkem….

karya Ibu Teresa menurut saya adalah tauladan murni bahwa beliau adalah seorg yang beragama dan religius..
kalaupun byk org yang beliau layani akhirnya menjadi org katolik,
ini pertanda bahwa Ajaran Katolik telah membekas dihati mereka karna karya Beliau…

kalau anda2 ingin agama anda masuk dihati umat lain,
berdakwah lah seperti Ibu Teresa…
jangan hanya dengan bakti sosial sesaat, memberi uang kaget, ataupun melalui jalan kekerasan….

saya yakin, anda akan menjadi seorang pendakwah / misionaris yang akan dikenang oleh sejarah dunia….

jadi sekali lagi saya rasa kayaknya ndak perlu lagi dech mencacimaki agama lain….
amalkan ajaran agamamu dlm masyarakat,
maka itu yg mencerminkan bahwa agamamu adalah agama yang penuh rahmat dari Allah SWT

sekian dr saya,
saya sampaikan dan ucapkan pula
Selamat Hari Raya Natal 2009 bagi yang merayakannya….
semoga damai Natal memberikan rahmat bagi semua orang….

wasallam,

iwan ( penulis adalah 100% Muslim )

Jos Gabriel Says:

1 January 2010 at 11:33 pm.

Syallom…

Getaran hati saya begitu kuat ketika anda semua mengangkat dan mengomentari beliau Kyai Sadrach. Saya telah beberapa kali mengunjungi makam beliau….. membisu…… ia menuntun kepada kekalan abadi….. sepanjang waktu…… Berbahagialah orang yang suci hatinya karena kan melihat Allah…. perlukah kita berdebat tentang hal ini…. sementara diri kita tidak tidak tahu siapa kita …. hehmmmm . Beliau … meninggalkan jejak kepada keabadian….. apapun itu.
Saya bukan titisan langsung …. atau berani mengaku buah pemuridan beliau… tapi ….didada ini sepanjang waktu…. semangatnya….. cintanya kepada keabadian ….. semoga aku dapat disebut yang berbahagia…. telah mengambil jalan yang beliau ajarkan.

Damai sejahtera bagimu sekalian.

Jos Gabriel

R. DARMAWAN Says:

17 January 2010 at 12:04 am.

saya sangat salut dengan perjuangan kyai sadrahc dalam menyebarkan ajaran kristen jawa di pulau jawa, menurut saya kyai sadrahc dalam persepsi muslim dia adalah syeh siti jenar. Rito Darmawan

Foto Foto Perjalananku Says:

25 January 2010 at 5:54 pm.

saya sangat setuju dengan komentar bung Iwan!!

bukan mencari mana agama yg benar, tetapi bagaimana agama itu mengajarkan kebenaran dan kedamaian di sekitarnya!

orbaSHIT Says:

8 February 2010 at 11:13 am.

komen2x yang “emosional” mengenai kristen di blog ini keknye dibuat ama orang2x sok “wahabi”.. kagak produktif amat…nyatai nape….agama/kepercayaan itu urusan pribadi tapi kalo udah masuk politik jadi sadisss…banyak contohnye di sejarah kok..yang baru ini jelas banget malah kasus bom bali 1 ama 2 trus si NOORCE M TTOPPP bangetsss geeto loh…gw sendiri bukan kristen tapi sloww aje tuhhh…so don’t be an ASS okay..chill out a bit…

SURIN WELANGON Says:

17 February 2010 at 12:57 am.

PENULIS DARIMANA SEBENARNYA C.GUILLOT

Pinilih Says:

16 April 2010 at 8:27 am.

Lha wong Murtad kok dibanggakan apane ? dicontoh apane jalan menuju kemurtadanya dan mewartakan pada kemurtadannya, tidak ada keburukan yang ternuruk yang ada melainkan keluarnya seseorang yang mendapat petunjuk menuju kepada kekafiran dan kegelapan ……, terlaknatlah jalannya oleh semua makhluk yang dapat melaknat

Pinilih Says:

16 April 2010 at 8:29 am.

Tidak ada yang menyukai orang sesat melainkan orang sesat, tidak ada yang suka sama setan dan perbuatannya , kecuali juga setan, jadi ….. dan tidak ada yang bangga dan menyanjung setan kecuali dari bangsa yang sejenis …

"markus(makelar kasus seks" Says:

29 April 2010 at 6:56 am.

Kyai Sadrach adalah agen penjajah yg diciptakan untuk mengkristenkan daerah jajahannya,shgga kekuasaan penjajah akan terus langgeng…skrg saya tanya..Belanda,Inggris dsb tu penjajah ato buakan..apa agama mereka..??? Kristen kan..nah lhoo…anda2 orang Kristen tu antek2 penjajah…jadi pantesnya loe tu harus angkat kaki dari Bumi Islam Indonesia..

"markus(makelar kasus seks" Says:

29 April 2010 at 6:58 am.

Segera minggat wahai para penjajah…dan agen2 agennya…Kau yg menghancurkan tatanan masyarakat jawa yg santun,agung dengan ajaran Kristenmu yg menghalalkan miras,babi,anjing..dsb

orbaSHIT Says:

6 May 2010 at 9:12 am.

kamerad iman keknye ada agen2x HTI,MMI,FPI,LPI or something like that nyang “ngeflame” dan “ngejunk” abis2x an neehh di blog anda…(their comments are worthless like shit…)

KYAI TUNGGAL SEJATI Says:

13 May 2010 at 1:56 am.

dunia itu satu, mathari itu satu, bulan itu satu, satu itu bukan dua, satu itu bukan tiga, tiga bukan satu, dan dua bukan satu! itu logika orang yang akalnya sehat! TUHAN YANG MAHA ESA artinya TUHAN BUKAN TIGA JADI SATU, kalo tuhan tiga jadi satu itu sama dengan TUHAN GADO-GADO, ada SAYUR, SAMBAL, KRUPUK! Wahai DOMBA DOMBA(WEDHUS WEDHUS) BERTOBATLAH MENYEMBAH TUHAN YANG SATU BUKAN TIGA, TDAK PERNAH MATI, TIDAK PERNAH LAHIR APALAGI DARI ANAK SEORANG PEREMPUAN WALAUPUN SESUCI APAPUN ITU MANUSIA YANG DILAHIRKAN ITU JUGA MANUSIA! IKUTI APA YANG SAYA UCAPKAN INI SEBAB INI PERKATAAN ABRAHAM, PAULUS2 BARU, SADRAH2 BARU (IBLIS YG BERWUJUD MANUSIA) SADARLAH, SEBAB ENGKAU SENDIRI SEBETULNYA DOMBA2(WEDHUS2 YG TERSESAT)

KYAI TUNGGAL SEJATI Says:

14 May 2010 at 3:52 am.

saudaraku yang disayangi ALLOH SWT, TUHAN KITA SEMUA YANG ESA MURNI! Yang kebetulan saudara kristian belum mendapat hidayah ALLOH.SWT: PAHAMILAH DIDALAM KITAB SUCI YANG (DIKARANG) OLEH MATHEWS PASAL 10 AYAT 5-6 : DISEBUTKAN BAHWA KEDUA BELAS MURID (YESUS/UTUSAN TUHAN) DIUTUS OLEH YESUS DAN IA BERPESAN KEPADA mereka:Janganlah kamu menyimpang kenegeri orang-orang non YAHUDI atau masuk kedalam kota Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba (bs jawa:WEDHUS-WEDHUS) yang hilang dari UMAT ISRAEL”. Itu adlah firman tuhan dalam KARANGAN siMATHEWS bhwa YESUS diutus oleh ALLOH,SWT HANYA UNTUK MEMBERIKAN BERITA KEBENARAN HANYA, SEKALI LAGI HANYA UNTUK DOMBA( BS JW;WEDHUS) ISRAEL!

KYAI TUNGGAL SEJATI Says:

14 May 2010 at 3:56 am.

sadrah itu hanya belajar dipondok pesantren belum sampai khatam, jadi bukan Kyai! tapi hany sebatas Mmbu Kyai atau malah Kyai Mambu (MURTAD/ WEDHUS YG TERSESAT) !

KYAI TUNGGAL SEJATI Says:

23 May 2010 at 1:53 am.

saya kagum kepada orang (yang dianggap) Kyai oleh orang kristen yang bernama Sadrach! yang hobby menantang DEBAT atau DUEL dengan orang ISLAM! dengan taruhan siaa yang kalah harus takluk dan tunduk serta indah keyakinan terhada keyakinan sang pemenang? masih adakah SADRAH- SADRAH Bbaru saat ini untuk DEBAT tentang kebenaran firman TUHAN? saya berkeinginan untuk menyelamatkan SADRAH-SaDRAH baru untuk kembali kepada TUHAN YANG ESA bukan DUA jadi satu atau TIGA jadi satu! monggo dulur2 tak tunggu?

Achmad Debat Indonesia Says:

24 May 2010 at 4:21 am.

saya sepakat sama Kyai Tunggal Sejati untuk mencari kebenaran berdasar kitab suci, serta menantang DEBAT sama SADRAH-SADRAH BARU ATAU DENGAN PENGIKUTNYA YANG DIDLAM INJIL UMAT KRISTEN DISEBUT DOMBA-DOMBA ALAH YG TERSESAT ( dalm bs jawa adl umat kristen iku arane miturut kitab suci (karangane si Mathews, si Joh anes, si Lukas, lan si Markus) WEDHUS-WEDHUS kang kesasar) monggo jihad fi sabilillah Kyai Tunggal Sejati???

AGUSTINUS BUDI UTOMO Says:

24 May 2010 at 4:26 am.

kepada Kyai Tunggal Sejati, maaf saya jadi tambah bingung dengan agama saya sekarang (kristiani) yang disebabkan enjelasan Kyai yang sakklek tai saya rasa dan saya pikir dengan akal sehat memang benar bhwa kami selaku umat kristian di dlm injil disebut DOMBA yg dlm BAHASA JAWA BERARTI WEDHUS!

Agustinus Budi Utomo Says:

26 May 2010 at 2:31 am.

Memang benar stelah saya Pikir pikir bahwa injil itu banyak sekali kejanggalan kejanggalanya tai masih relevankah itu disebut sebagai kitab suci dan sering dilakukan REVISI??? Mohon penjelasan Kyai Tunggal Sejati?

MONA LISA Says:

18 June 2010 at 4:11 pm.

Matur nuwun Kyai Tunggal sejati…nek tiyang islam gadahah Alloh.swt setunggal merasa hebat..apalagi orang kristian…yang menurut anda punya tiga Alloh.swt…berarti hebat,hebat,hebat…kalau wong kristen hanya boleh punya istri satu merasa nikmat…apalagi orng isalam yang boleh punyai 4 istri…nikmat,nikmat,nikmat,nikmat….banyak lho orang kristian yang diseluruh dunia yang bersyukur karena orang isalam tidak boleh makan daging Babi…soalnya takut nanti harga dagiing babi jadi mahal….alhamdullilaha wa syukurilah……

GATHO NGLOCO Says:

24 June 2010 at 2:47 am.

TUHAN KOK LAKI LAKI, SEHARUSNYA JUGA ADA TUHAN PEREMPUAN, SAMA SEPERTI DEWA ZEUS ADA DEWI OSIRIS DI YUNANI KUNO! KALO DEWA ZEUS NGACCENG KAN ADA DEWI OSIRIS YANG DIAJAK NGENTOT, KALO YESUS???? KACIHANNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNN DECHHHHHHH KA GA BISA NGRASAIN NIKMATNYA NGENTTOOOOOOTTTTTT???? APA MONALISA AJA YANG DIENTOTIN TUHAN ATAU DEWA JESUSSSSSSSSSSSSSSSSS????? WAKAKAKAK…..

Bagong Says:

24 June 2010 at 3:22 am.

wong nylametke awake dhewe wae yesus gak biso kok aneh-aneh arep nylametke wong sak dunyo? yo panecen arane WEDHUS-WEDHUS kesasar. dadi yo angel yen dijak rembugan

MARKUS JOH ANES Says:

24 June 2010 at 6:13 pm.

MEMANG YESUS ITU LAKI-LAKI NYATANYA YESUS JUGA DISUNAT, ITU TIDAK ADA YANG MENGINGKARI, TRUS YESUS JUGA MENIKAH DENGAN WANITA YANG BERNAMA MARIA MAGDALENA DAN HAMIL akan TETAPI FAKTA SEJARAH INI DIMUTILASI SEOLAH-OLAH YESUS TIDAK BUTUH PEREMPUAN DAN DIANGGAP SEBAGAI TUHAN DAN TIDAK PUNYA NAFSU DGN PEREMPUAN! SUNGGUH JADILAH ORANG BERAKAL SEHAT MASA MANUSIA DIKATAKAN DOMBA(WEDHUS dlm BS JAWA), kalao yesus tidak disalib pastilah akan menikah dengan banyak perempuan karena itu BUDAYA ORANG ISRAEL/yahudi DIAMANA YESUS LAHIR! SHALOOM, PUJI TUHAN BAPA DI SORGA, TUHAN IBU DI FIRDAUS DAN ANAK-ANAK TUHAN DIDUNIA, DAN CALON MENANTU-MENANTU TUHAN, CUCU-CUCU TUHAN, CICIT-CICIT TUHAN, KEMENAKAN TUHAN, PAKDHE TUHAN DAN SAUDARA-SAUDARANYA TUHAN BAPA DIMANA SAJA BERADA?

PENDHETA SABLENG MURTAD Says:

24 June 2010 at 6:18 pm.

WA….HUWA….HUA….HUAAA…. JOH ANES PANCEN PINTER…HUA..HUA…. BENER-BENER KANDHAMU JOHANES…TANTE LISA YG HOBY DAGING BABI, TEMPIK, TUHANMU YANG BERSERAKAN YG HEBAT RUNGOKNO JARE MARKUS IKU HUA..HUA….

wong jowo tulen Says:

30 June 2010 at 1:59 am.

ha ha ha ….. coba klo sadrach ktemu aku, debat n diskusi.. pasti kalah n keok !

Risa Girl Says:

26 September 2010 at 6:05 am.

Sejarah membuktikan, atau kalau tidak percaya dengan sejarah, ya silakan lihat kondisi sekarang saja. Bila suatu wilayah mayoritas muslim (orang beragama Islam lebih banyak) maka penganut agama lain akan dapat hidup dengan aman, sedangkan bila sebaliknya di mana muslim adalah minoritas maka hidup mereka tidak aman di wilayah tersebut. Dari situ kita bisa memetik pelajaran sebenarnya siapa penganut agama yang taat kepada ajaran agamanya, di samping tentu isi ajaran agama itu sendiri yang menentukan kualitas para pemeluknya. Bila isi ajaran agamanya baik, terkadang masih dipraktikkan secara keliru oleh para pemeluknya, apalagi bila isi agamanya sudah tidak baik, boro-boro pengikutnya mau sopan-santun (toleransi) terhadap pemeluk agama lain.

benediktus erectus Says:

18 November 2010 at 2:30 am.

tante monalisa atw mbak monalisa ga usah ngomong bab yg sulit2 dech, saya sepakat dengan mbak monalisa bicara tentang hal yg nikmat-nikmat? Tante bilang kalo wong kristen hanya boleh punya SATU ISTRI kan, nach klo gitu ISTRI boleh punya banyak laki-laki kan al selingkuhan, sebab anjuran punya satu istri kan utk suami n kalo tuk istri kan kagak ada! ayo tante ngentot tante??? mulai dari mulut, memek,gawok,tempik tante tar tak entote gmana??? nikmat nikmat nikmat>>>>>>>>>ngaceng tante monalisa

LAKI LAKI SEJATI Says:

29 December 2010 at 12:17 pm.

Tuhan Yesus Berkati anak-anakmu… untuk selalu kasih setia kepada semua makhluk di bumi termasuk SETAN yang telah Kau ciptakan…

biarlah semua orang ini berbicara menurut ucapannya masing-masing… pada akhirnya nanti
biarlah mereka merasakan apa yang akan terjadi…
kami percaya hanya KUASA dan KASIHMU… yang akan selalu menyertai kami sampai kepada
akhir zaman… ameen…

salam dalam kasih Kristus
ku do’akan buat saudara-saudaraku semua yang belum mengenal Dia…
Damai Sejahtera menyertai kalian semua…

Ignatius…
(cucu dr. pendiri GKJ Karangglonggong, 9 Januari 1911)

faus Says:

7 February 2011 at 9:56 pm.

wong keblinger si kyai sadrach,,,,astaqfr

salvatore Says:

23 March 2011 at 11:14 am.

sbnrny bgus jg wacana sprti ini… menambah pengetahuan dan stidakny mnambah masukan bagi pr pencari kebenaran sejati…

“kebenaran ketika dimutlakan menjadi kebenaran, maka kebenaran tidak lagi menjadi kebenaran” (Yohanes A.W)

Allah yang adalah pencipta langit dan bumi adalah sumber kebenaran sejati. siapakah manusia sehingga membatasi kebenaran-Nya? siapakah manusia seolah-olah tahu kebenaran yang dari Dia? bukankah manusia harus terus mencari? apakah dengan merasa diri benar lalu berhak menyalahkan yang lain? apakah dengan merasa diri benar akan menjadikan diri benar? siapa yang menentukan (menghakimi) manusia benar atau tidak? Allah sendiri bukan? lalu mengapa saling menghakimi??

saya tidak bermaksud untuk menyalahkan siapa-siapa. pro dan kontra itu adalah hak anda. hanya saja saya menyayangkan SIKAP yang membenarkan diri dan menyalahkan orang lain, baik dalam diri pihak pro maupun kontra.
thanks buat wacananya…

agustinus baskoro Says:

15 July 2011 at 9:31 am.

saudari yuni mungkin yg anda maksud bahwa anda keturunan bpk yotam martorejo. setahu saya kyai sadrach tdk punya keturunan karena beliau tdk pernah menikah dlm arti yg sesungguhnya.

banu Says:

15 September 2011 at 3:15 pm.

mas,, buku ini masih dijual ga?? saya sedang butuh bku ini untuk skripsi saya.. kiranya ada pencerahan mas??? terimakasih.. kalau ada tolong sekali infoemasikan ke e mail saya di bp.signora@gmail.com

ANTI PENJAJAH Says:

30 November 2011 at 12:19 am.

OKlah saya semakin tau kyai sadrach sejarahnya,tapi bagaimanapun bagi orang islam kyai sadrach bukanlah sosok yg bisa dibanggakan,pertama dia murtad dan mamurtadkan orang islam,dan menurut saya dia sama sekali bukan pahlawan bagi bangsa indonesia,dia tidak melawan belanda,tapi dia antek2 belanda,mgkin yg di ajak debat itu kyai2 yg sangat rendah ilmunya/orang2 bodoh,kalo kyai sadrach memang sukses paling ga dia bisa mengkristenkan 25%orang jawa baru saya bilang dia tokoh yg hebat,walau murtad,oklh bagi kaum kristen pasti dia pahlawan tapi klo menurut saya dia tetap antek belanda,dan antek belanda adalah penghianat,klo diponegoro hidup dijamanya pasti ia dah di penggal kepalanya ma pangeran diponegoro,wahai teman2ku yg kristen cobalah kalian sering2 nonton debat antara mantan kristen yg jadi islam vs yg ngaku2 mantan islam jadi kristen,disitu akan terungkap penyimpangan2 injil,seperti babi haram trnyata boleh di makan,sunat wajib tapi org kristen pada g sunat,patung g boleh tapi katolik bkin patung,jesus bukan tuhan tapi di anggap tuhan,anggur minuman haram taoi di inum pas perjamuan kudus,dll maka bertobatlah jg ikuti agama penjajah yg telah menjajah negara2 di asia afrika dan ameria ,alloh swt slalu membukakan pintu tobat bagi kita semua.amien

bambang sukma raga Says:

22 January 2012 at 12:59 am.

jalan yang kau tempuh memang bukani jalanku,,,,tapi aq tetap menghargaimu sebagai leluhurku

yayo harefa Says:

10 February 2012 at 4:38 pm.

metode PI pak kiai apa ya shg ia berhasil? tq

ananta Says:

12 June 2012 at 12:08 am.

mas, gimana cara dapetin foto copy bukunya, tks

yoseph Says:

17 July 2012 at 3:39 pm.

mas, gimana cara dapetin foto copy bukunya, karena yg melatarbelakangi berdirinya gereja kami juga dari kiyai sadrah. thank mohon infonya ya

Penginjil / Kiai Sadrach » Sinode Gereja Kristen Immanuel Says:

24 July 2012 at 10:55 am.

[…] dari: 1. Iman Brotoseno. “Kiai Sadrach”. Dalam http://blog.imanbrotoseno.com/ 2. _______________. “Kiai Sadrach”. Dalam http://herrywongkeblog.blogspot.com 3. […]

miraclez of god Says:

11 August 2012 at 12:48 am.

semua yangberasal dari ALLAH ialah selau kekal.
firman tuhan berkata : LUKAS 1 :45
” Dan berbahagialah ia, yang telah percaya,sebab apa yang dikatakan kepadanya dari TUHAN,akan terlaksana.”
dan roma 8:38 -39
” Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang,
atau kuasa-kuasa, k baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita .”

kalau kita baca firman tuhan ,berdoa ,mengucapsyukur akan kasih karunia-nya dan berpuasa.
maka TUHAN akan membuka tingkap2 di langit untuh mencurahkan kuasa nya agar kita tahu bahwa TUHA YESUS tidak pernah tidur ,krn dia selalu menjaga kita pengikutnya.
AMIN…. GBU ALL.

mas prast Says:

13 August 2012 at 8:27 pm.

setelah saya baca sedikit postingan tentang kyai sadrah, sedikit saya simpulkan bahwa kyai ini ingin dekat dengan sumber kekuasaan (belanda waktu itu) hal ini untuk memudahkan akses secara ekonomi, walau pun akhirnya tidak di sukai oleh para zending, faktornya adalah kemiskinan secara ekonomi, dan di era sekarang barangkali gak jauh berbeda, di mana kemiskinan akan di jadikan alat oleh para misionris maka jangan heran banyak sadrah2 di jaman ini karena faktor ekonomi, yg hanya di imingi dus supermi ,beras, sembako dll, hal ini bisa di catat sbg sejarah untuk puluhan tahun kedepan. kalo bisa di katakan imun kuat iman gak kuat. semoga bermanfaat.

Jalan Kenabian Says:

18 November 2012 at 12:33 am.

Yesus menyembah Allah, Maria (ibunya Yesus) pun menyembah Allah. Jadi Yesus adalah saudara nya Muslim karena menyembah Allah. bahkan manusia pertama pun (Nabi Adam) menyembah Allah. Nabi Musa menyembah Allah. Semua Nabi baik yang diberitakan di Taurat, Injil, Zabur, dan Al Qur’an semua menyembah Allah. Semua menyembah Allah sang pemilik langit dan bumi serta segala isinya. mengapa Allah menjadikan orang diluar Islam adalah kafir. sebab orang – orang kafir menyembah makhluk yang Allah ciptakan. Yahudi menyembah Nabi Uzair. Kristen menyembah Nabi Yesus. Bahkan agama-agama hasil budaya pikiran manusiapun menyembah benda mati. seperti halnya hindu, budha, konghucu, shinto, dll. Oleh karena itu barangsiapa yang menyembah selain Allah, maka tempatnya adaalah neraka dan barang siapa yang menyerahkan dirinya hanya beribadah kepada Allah, maka balasan adalah syurga.

freedom2 Says:

2 June 2013 at 3:00 pm.

Kayaknya budak2 arab emang udah ketutup nalar dan logikanya. Nuraninya udah ilang, sama kayak tuannya yg di arab sono. Semoga negaraku Indonesia tercinta tidak menjelma menjadi arab barbar

freedom2 Says:

2 June 2013 at 3:01 pm.

Bagi budak2 arab, coba buka nurani anda dan baca : indonesia.faithfreedom.org

Yohana Margareta Says:

21 July 2013 at 1:50 pm.

Saya pernah membaca komentar komentar yg lebih kasar dari kata kata di atas,,, dan Syukur kepada Allah ,, kita tetap teguh dan tetap saling mengasihi … Sesungguhnya seluruh Firman Allah telah tergenapi,,, jauh sebelum Dia datang ke dunia ini ,, para Nabi telah menubuatkan karya Keselamatan yang akan diberikan Allah kpd kita manusia yg telah cemar dan berdosa ini . Karena semua manusia telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,, semua orang berdosa,, dan tidak ada seorangpun di muka bumi ini yg tdk berdosa,, karena dosa ini , tidak mungkin kita hidup berdamai dgn Allah,, krn Allah itu Kudus,,sedangkan kita manusia telah jatuh ke dalam Dosa, maka Dia rela mengorbankan diriNya ,, untuk menyelamatkan kita dari dosa,, karena upah dosa adalah maut yaitu kematian kekal. Jika Dia tidak mati di Kayu Salib, berarti Allah sendiri yg menggagalkan rencanaNya,, tetapi Allah menggenapinya.. Karya KeselamatanNya itu sempurna,, hanya satu kali dan untuk selama lamanya,,kiranya kita bisa hidup dengan Iman, Pengharapan dan Kasih sambil menantikan hari kedatanganNya.Saya memang belum membaca Buku Kiyai Sadrach ini , semoga ada kesempatan saya membeli buku ini.Kiranya Tuhan memberkati kita semua.

bahrun ali murtopo Says:

8 April 2014 at 8:19 pm.

wah asik nih buat di baca dan di kaji .. kalo mau beli bisa engga yah. buat renfersi mas

ChrisTje Says:

10 November 2014 at 11:43 am.

Wah beliau ini mengembangkan Gereja Jawa dari kampung halaman saya, Purworejo :)
Sudah pernah ke gerejanya di Karangjoso.
Menarik dan efektif memang metodenya, paling tidak utk jaman itu.

Sayangnya Bangsa Indo akhir2 ini kiblatnya Amerika dgn gerakan2 kharismatiknya.

Tetapi mungkin…dengan lahirnya Jokowi, yang ingin mengembalikan jati diri Bangsa Indo … bisa jadi pendulum metode penginjilan via tradisi dan religi lokal jadi ‘ngetren’ lagi.

Or at least it become a mish-mash of those 2.

Leave a Reply

*

Mencari Jawaban

Artis tend to be dark, worried and superstitious creatures. This is not bad. It makes me perfectionist, it makes me care. Moreover the ability to see the darker side of life is an asset not just directing dramatic and tragic movies, but also for directing comedy, since comedy often has pain inside it. Do you believe that life and film tragically too close together ? I do ...
www.flickr.com
This is a Flickr badge showing public photos from Iman Brotoseno. Make your own badge here.


Categories

Archives

Hot Topics

Spice of Life


Why Blog ?

Why the BLOG will change the world ?The explosion of blogs throughout the world has been the biggest phenomenon since the rise of the Internet itself. Today, more people read blogs than newspapers. Blogs are just a tool, of course. It’s the bloggers behind the blogs that will make the difference. Here's Why

Blog lama saya masih dapat dilihat disini

( DISCLAIMER ) Photo dan Gambar Ilustrasi kadang diambil dari berbagai sumber di internet - GETTY IMAGES dan CORBIS selain photo teman dan milik saya sendiri. Kadang kala sulit untuk menemukan pemiliknya. Jika ada yang merasa keberatan bisa menghubungi untuk dicantumkan namanya.

Subscribe this blog

  Subscribe in a reader
Enter your email address:
  
Delivered by FeedBurner
November 2014
M T W T F S S
« Oct    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930