3 October 2011

Pembantaian yang tidak tercatat

Posted by iman under: ORDE BARU; SEJARAH .

Di Jawa kami harus menghasut penduduk untuk membantai orang orang Komunis. Di Bali kami harus menahan mereka, untuk memastikan bahwa mereka tidak bertindak terlalu jauh – Sarwo Edhie , Komandan RPKAD.

Ucapan mertua Presiden SBY, itu dalam sebuah konperensi pers awal tahun 1966 antara telah dilaporkan dalam beberapa bentuk. Ini menjelaskan, salah satu sejarah paling kelam dalam bangsa ini, yang tak pernah ditulis dalam buku buku sejarah anak anak kita di sekolah.
Pembantaian mereka yang dianggap komunis paska pemberontakan G 30 S PKI yang gagal.
Kita mestinya sepakat bahwa pengungkapan itu bukan untuk menorah luka lama. Tetapi untuk sebagai bahan pelajaran sehingga tak terulang.

Laporan The Econimist London, berdasarkan informasi ilmuwan ilmuwan Indonesia, mengemukakan bahwa 100.000 orang tewas hanya dalam hitungan bulan Desember 1965 hingg Februari 1966.
Menurut Komisi Pencari Fakta yang dibentuk setelah peristiwa berdarah itu, jumlah korban hanya 78.000 orang. Tapi, Oei Tjoe Tat – menteri negara jaman Bung Karno – yang menjadi ketua tim, justru meragukan penemuan itu. Dalam perjalanannya melakukan penyelidikan ia justru dihambat oleh aparat militer setempat. Ia menyebutkan angka itu terlalu dikecilkan. Dengan menyindir ia menyebut bukan 78.000 tapi 780.000.

Dalam memoarnya, Oei Tjoa Tat menceritakan perjalanannya ke Bali, justru tidak bisa mendapatkan akses kemana mana, karena dikarantina di hotel, akhirnya dia bisa diselundupkan suatu malam, dengan melewati dapur untk bertemu sumber sumber penyelidikan.
Dari situ ia bisa mengetahui pembunuhan yang terjadi terhadap I Gede Puger, Ketua PKI Bali yang bertubuh gemuk. Tubuhnya dipotong potong, sehingga daging lemaknya terburai sebelum akhirnya kepala di tembak. Tidak hanya dia yang dibunuh, juga seluruh anak istrinya.
Bahkan Gubernur Bali, Anak Agung Bagus Suteja yang berafiliasi pada PKI, hilang tanpa bekas.

Suatu saat setelah laporan Komisi Pencari Fakta selesai. Oei Tjoe Tat dipanggil Bung Karno secara sembunyi bunyi.
“ Sst..sini sebentar,. berapa angka yang sesungguhnya..” tanya Bung Karno.
“ Lho khan ada releasenya Pak, sekitar 78.000 “.
“ Sudahlah saya tidak percaya “ sergah Bung Karno
Oei Tjoe Tat lalu melihat sekelilingnya karena takut ada yang mendengar. Lalu ia membisiki Bung Karno,
“ Ya..dikalikan 5 kali lipat saja pak dari angka itu “.
Kelak Oei Tjoe Tat ditahan rezim orde baru karena dianggap sebagai orang Soekarno.

Anehnya Komkaptib, lembaga bentukan Orde baru yang sangat berkuasa dan dapat menentukan hidup matinya seseorang. Dalam laporannya, menyebutkan angka hampir sebesar 1 juta orang, dengan perincian 800,000 korban di Jawa dan 100.000 korban di Bali dan Sumatera.
Besarnya angka itu juga menunjukan adanya praktek genosida ( genocide ) yakni menghilangkan kelompok tertentu.
Jika Pol Pot melakukannya pembantaian untuk menghilangkan kelas borjuis dan intelektual dalam beberapa tahun. Di Indonesia mereka melakukan pembantaian dalam hitungan bulan.

Ada beberapa cara penghitungan selain sumber sumber resmi di atas, seperti menghitung jenasah yang menjadi korban pembantaian – termasuk membongkar kuburan kuburan – walau agak sulit, karena banyak kejadian dengan membuang korban di jurang, hutan, tempat tempat terpencil atau membuat kuburan gelap.
Ada cara lain, meminta kesaksian dari korban yang kebetulan selamat, orang yang menyaksikan atau pelakunya sendiri.

Maskun Iskandar & Jopie Lasut, pernah mempublikasikan “ Laporan dari daerah maut Purwodadi “ dalam Koran ‘ Indonesia Raya tanggal 17 Maret 1969. Mereka menemukan tentara pangkat rendah dan dijuluki James bond agen 007 oleh rekan rekan instansi militernya. Dijuluki demikian karena memiliki lisensi membunuh seperti agen rahasia Inggris itu, dan dalam suatu kendurian warga, ia berkoar koar telah membunuh ratusan orang komunis.

Cara lain adalah dengan teknik demografi, membandingkan jumlah penduduk suatu daerah sebelum dan sesudah kejadian. Walau cara ini kurang efektif.
Ada cara lain yakni dengan metode intuisi, yakni secara moderat tidak terlalu kecil dan tidak dibesar besarkan. Robert Gribb yang menulis ‘ The Indonesian Killings ‘ menyebut 500 ribu sebagai angka yang wajar.
Jumlah tersebut didukung teknik yang dibuat Iwan Gardono, dalam disertasinya ‘ The Destruction of the Indonesian Comunist Party ( a comparative analysis of Esat Java and Bali ) di Harvard University tahun 1992. Ia menjumlahkan semua angka pada 39 artikel / buku yang mengulas pembantaian 1965 / 1966 dan membagi dengan 39 sehingga diperoleh angka rata rata 430.590 orang.

Statistik itu tidak menunjukan perasaan sesungguhnya, tidak menggambarkan ketika orang dibunuh dengan dingin, diperkosa serta kengerian yang luar biasa terjadi. Selain itu sebuah tanda tanya kenapa aparat militer tidak mencegah kejadian itu, justru membiarkan pembantaian itu terjadi.
Ucapan komandan RPKAD diatas menjelaskan bagaimana keterlibatan militer secara tidak langsung dalam pembantaian ini.

Terutama di Jawa, angkatan darat dengan kesatuan RPKAD menyebarkan daftar nama nama anggota PKI yang harus dibunuh, serta melatih organisasi pemuda sipil untuk bisa menguasai teknik dasar pertempuran – baca pembantaian.
Dalam pidatonya di Bogor tgl 18 Desember 1965, di hadapan mahasiswa HMI. Bung Karno meminta agar HMI ‘turba’ – turun ke bawah untuk mencegah pembunuhan massal di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Pembantaian sangat keji. Orang disembelih, dipotong dan dibunuh begitu saja.
Bahkan orang tidak berani menguburkan jenasah korban.

Lebih jauh Bung Karno menggambarkan , “ Awas kalau berani ngrumat jenasah. Engkau akan dibunuh. Jenasah diklelerkan begitu saja, dibawah pohon, dipinggir sungai. Dilempar bagai bangkai anjing yang sudah mati “.

Bahkan dalam iring iringan mobil Bung Karno di Jawa Timur. Salah satu mobil diberhentikan, dan penumpangnya diberi bungkusan berisi kepala pemuda rakyat.

Pembunuhan orang orang Komunis ini terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Lampung, Sebagian Sulawesi, Pulau Jawa, Bali, Kalimantan Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Di Jawa kerusuhan anti komunis menyebar di seluruh penjuru pulau, dengan konsentrasi di pedesaan. Di Surabaya, muslim Madura adalah kelompok terbesar yang melakukan pembantaian, sementara di daerah lain unit unit militer, kelompok warga sipil yang sebagian besar anggotanya adalah para pemuda yang bergabung dengan partai politik antikomunis.

Disini Ansor yang berafiliasi dengan NU memainkan peranan penting dalam pembantaian ini. Gus Dur dalam masa jabatan kepresidennnya pernah menyuarakan rekonsiliasi serta permintaan maaf atas pembunuhan yang dilakukan orang orang Ansor dan banser NU.

Di Jawa tengah dan Jawa Timur sebagai ladang pembantaian utama mulai dari wilayah Banyumas, Solo, Klaten, Boyolali, Purwodadi sampai Pati. Sementara di timur, mulai dari Kediri, Ponorogo dan yang paling parah daerah Probolinggo, Pasuruan, Situbondo sampai Banyuwangi.
Bahkan Ansor sampai harus menyebrangi selat Bali, membantu membantai orang orang komunis di daerah bali barat.

Awalnya memang orang orang Komunis sempat diatas angin, dengan menangkapi tokoh tokoh agama atau tokoh masyarakat yang berafiliasi dengan PNI. Beberapa pertempuran terjadi antara komunis dengan Ansor, kaum nasionalis dan pemuda Kristen.
Namun sejak RPKAD mengirim satu batalyon menuju Jawa Tengah pada tgl 17 Oktober 1965. Keadaaan berubah drastis. Pihak komunis menjadi terdesak, dan dibantai sampai keluarganya atau kerabatnya.
Banyak pembunuhan terjadi karena amuk massa atau fitnah dari orang orang yang tidak suka kepada mereka yang dicurigai simpatisan. Padahal bukan komunis.

Di daerah Klaten, pemuda nasionalis membentuk satuan khusus yang dinamakan ‘ Pasukan Banteng Serba Guna “ bekerja sama dengan pemuda pemuda Islam dan pemuda Kristen yang membentuk “ Barisan Pengawal Yesus “. Mereka mendapat latihan militer dari satuan RPKAD yang berbasis di Kandang Menjangan dan Kartasura.

Beberapa laporan tentang pembunuhan di daerah Jawa Timur :

1. Lawang, Kabupaten Malang. Para anggota dan simpatisan PKI yang akan dibunuh dikat tangannya. Lalu segerombolan pemuda Ansor bersama satu unit tentara Zeni Tempur membawa ke tempat pembantaian. Para korban satu persatu digiring ke lubang. Mereka dipukuli dengan benda keras sampai tewas. Lalu kepala mereka di penggal. Ribuan orang dibunuh dengan cara ini. Lalu pohon pohon pisang ditanam diatas kuburan mereka.

2. Singosari , Malang. Oerip Kalsum, seorang lurah wanita desa Dengkol, Singosari dibunuh dengan cara tubuh dan kemaluannya dibakar, lalu lehernya diikat sampai tewas.

3. Tumpang, Kabupaten Malang. Sekitar ribuan orang dibunuh oleh tentara dari Artileri Medan ( Armed I ) bekerja sama dengan Ansor. Mayat korban dikuburkan didesa Kunci.

4. Kabupaten Jember. Pembantaian dilakukan oleh Armed III. Tempat pembantaian perkebunan karet Wonowiri dan Glantangan serta kebun kelapa Ngalangan. Sementara di Desa Pontang pembantaian dilakukan oleh kepala Desa dan pensiunan tentara.

5. Nglegok. Kabupaten Blitar. Japik seorang tokoh Gerwani cabang setempat dan seorang guru, dibunuh bersama suaminya. Ia diperkosa berkali kali sebelum tubuhnya dibelah mulai dari payudara dan kemaluannya. Nursamsu seorang guru juga dibunuh, dan potongan tubuhnya digantung di rumah kawan kawannya. Sucipto seorang bekas lurah Nglegok dikebiri lalu dibunuh. Semuanya dilakukan oleh pemuda Ansor.

6. Garum, Kabupaten Blitar. Ny Djajus seorang lurah desa Tawangsari dan seorang anggota Gerwani. Hamil pada saat dibunuh. Tubuhnya dibelah sebelum dibunuh.

7. Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri. Beberapa guru, kepala desa ditangkap oleh pemuda Ansor, lalu disembelih dan mayatnya dibuang ke sungai. Beberapa kepala guru dipenggal dan ditaruh diatas bamboo untuk diarak keliling desa.

8. Kecamatan Pare, Kediri. Suranto, seorang kepala sekolah menengah di Pare. Ia bukan anggota PKI, tetapi anggota Partindo. Ia bersama istrinya yang sedang hamil 9 bulan di tangkap pemuda Ansor. Mereka dibunuh, perut istrinya dibelah dan janinnya dicincang. Selama seminggu setelah kejadian itu, kelima anak anak Suranto yang masih kecil kecil tidak punya siapa siapa yang akan menolong mereka, karena para pemuda Ansor memperingatkan tetangga, bahwa barang siapa menolong anak anak iti tidak dijamin keselamatannya.

9. Kecamatan Keras, Kabuaten Kediri. Tahanan dibawa naik rakit oleh pemuda Ansor, dan disepanjang perjalanan mereka dipukui sampai mati, lalu mayatnya dibuang di bantaran sungai.

10. Kabupaten Banyuwangi. Pembantaian dilakukan mulai tgl 20 November 1965 sampai 25 Desember 1965. Kemudian terjadi lagi 1 Oktober sampai 5 Oktober 1966 serta pembantaian terakhir sejak Mei 1967 sampai Oktober 1968. Pembantaian dilakukan oleh regu regu tembaj dari Kodim 08325, pemuda Ansor dan Pemuda Demokrat. Mayat mayat dikubur dilubang lubang yang sudah disiapkan. Umumnya satu lubang memuat 20 25 orang.
Dengan menggunakan truk pinjaman dari pabrik kertas di Banyuwangi ratusan korban disiram minyak tanah dan dibakar lalu dilempar ke jurang di Curahtangis, antara jalan Banyuwangi dan Situbondo. Dalam banyak kasus, perempuan perrempuan dibunuh dengan cara ditusuk dengan pedang panjang melalui vagina sehingga perut mereka terbelah. Kepala dan payudara mereka dipotong potong lalu dipamerkan di pos pos jaga yang ada di sepanjang perjalanan.

Selain Curahtangis diatas, ada tempat seperti Merawan, Curahjati – sebuah hutan jati, Desa bulusan dan Ketapang di daerah pantai yang menjadi tempat pembantaian massal. Bahkan di daerah Tampuh, sebuah desa perkebunan terpencil, sejumlah anggota PKI ditembak yang dipimpin oleh komandan kodim setempat.

Sulit mengatakan jika militer dan petinggi organisasi massa tidak terlibat, jika contoh kasus pembantaian di Banyuwangi justru dipimpin oleh Kolonel Sumadi (Komandan Korem 083), Letkol Djoko Supaat Slamet (Komandan Kodim 18325) , Dja’far Maruf( Ketua PNI cab. Banyuwangi ) Kiai Haji Abdul Latief ( Ketua NU cab. Banyuwangi )
Ketika Tim pencarifakta yang dipimpin Oei Tjoe Tat turun disini pada tanggal 25 Desember 1965. Jumlah korban sedah mencapai 25.000 orang.

Banyak orang yang tidak tahu apa apa harus ikut membayar nyawanya karena amuk massa. Kerabat, tetangga, bayi bayi yang tak berdosa.
Bagaimana kita menjelaskan fenomena ribuan orang orang Bali yang pasrah, lalu berpakaian putih putih berjalan menuju tempat penjagalan, serta berdiam diri menunggu datangnya algojo.

Bagaimana kita menjelaskan puluhan ribu guru yang hilang dari sekolah sekolah dalam periode tersebut. Mereka tak tahu apa apa tentang politik, sehingga bergabung dengan gerakan sempalan PGRI non vaksentral, yang memberi semboyan jika Guru lapar mereka tak bisa mengajar. Sejumlah data menyebut angka 30.000 rib sampai 92,000 ribu guru dibunuh.
Dari 120 orang yang dibunuh di Desa Margosari Klaten, terdapat sejumlah 80 orang guru sekolah.
Juga para seniman yang memiliki minat khusus terhadao wayang, atau reog sehingga diasosiasikan terhadap Lekra.

Dengan belajar memahami sejarah, kita mengenal bangsa sendiri. Sejarah adalah cermin. Sehingga kita bisa bercermin tentang siapa diri kita sebenarnya. Tentu saja berharap kita bukan bangsa pendendam.

Sumber :
*Robert Cribb, The Indonesian Killings
*Memoar Oei Tjoa Tat
*Hermawan Sulistyo, Forgotten Years, Indonesia’s missing history of mass slaughter ( Jombang – Kediri 1965 -1966 )

372 Comments so far...

Sam Ardi Says:

3 October 2011 at 2:56 pm.

pembantaian di Jawa Timur mungkin bisa dilengkapi dengan buku Tjamboek Berdoeri mas Iman, hampir sama, tetapi khusus daerah Malang, ada perbedaan jumlah korban.

Iman Brotoseno Says:

3 October 2011 at 3:08 pm.

Terima kasih Sam Ardi,
cuma memang saya sengaja memilih buku yang berdasarkan penelitian tesis. Karena berdasarkan riset, sehingga jika ada akurasi angka serta sumber sumber, lebih bisa diperrtanggungjawabkan validitasnya

genduk Says:

3 October 2011 at 4:18 pm.

aaah. ga suka tulisan mas iman yg ini. banyak typonya!
tapi… sumpah. gw speechless, mas. walaupun sering ngobrol tentang betapa biadabnya peristiwa pembantaian selama 60an sama temen2 yg melek sejarah, mbaca sendiri kok rasanya ngilu. dan… guru? ebuset.

sandalian Says:

3 October 2011 at 4:30 pm.

Tetangga saya yang dulu anggota Ansor, pernah bercerita soal perburuan anggota komunis tersebut. Dan iya, Purwodadi memang banyak tempat yang disinyalir sebagai ladang pembantaian.

Dulu pernah kemah di tempat yang dulu (kabarnya) jadi ladang pembantaian, seramnya bukan main. Dalam satu siang, 8-10 orang kesurupan :|

nicowijaya Says:

3 October 2011 at 6:01 pm.

Goa Jomblang, di gunung kidul yang sekarang menjadi salah satu goa yang menarik utk foto di kedalamannya, dulu menjadi tempat pembantaian anggota komunis. Dari atas mulut Goa, simpatisan komunis di letakkan di pinggir bibir goa. Setelah ditembak maka jatuhlah ke dalam goa yang dalamnya sekitar 90 meter dari permukaan.

Hingga pada tahun 80an, di dalam goa mulai dibersihkan. Dan sekarang, Goa Jomblang menyimpan banyak cerita di antara rintik-rintik air yang menetes dari dasar permukaan.

diyantouchable Says:

3 October 2011 at 7:29 pm.

kisah suram mengenai bagaimana bengis dan mudah terprovokasinya bangsa ini, semoga tidak terulang kembali. izin share ya Mas

Henry Ezra Ong Says:

3 October 2011 at 7:42 pm.

Inilah salah satu dosa terbesar Suharto. Dan mitos terlibatnya CIA (yang memang pada masa itu sangat keukeuh memerangi komunisme) dalam G20SPKI tidak bisa diabaikan begitu saja. Genosida atau bukan, pembantaian kolosal seperti ini luput dari perhatian sebagian besar dunia dan buku-buku sejarah dunia. Bangsa Indonesia mesti belajar dari sejarah.

slam Says:

3 October 2011 at 8:11 pm.

saya malah baru tahu soal ini mas iman
tapi apakah mungkin ada sangkut pautnya dengan di ambon dan poso?
kalo tidak ada maafkan kekeliruan saya

dan pastinya banyak sekali sejarah yg tidak dibukukan

Iman Brotoseno Says:

3 October 2011 at 8:19 pm.

Slam,
jelas beda.. beda konflik. Makanya dinamakan Genosdia

jensen99 Says:

3 October 2011 at 8:39 pm.

Salah satu saudara kakek saya lolos dari peristiwa ini (lupa dimana). Dia sudah dibuang ke lubang penguburan massal yang sudah penuh mayat dan siap dieksekusi, tapi ternyata tentara yang mau nembak kenal dia, maka dia disuruh segera lari dari situ. Trauma peristiwa itu membuat beliau sakit jiwa sepanjang sisa hidupnya. Kakek saya sendiri bolak-balik ke pengadilan karena dituduh antek PKI, padahal hanya menerima beberapa alat2 pertanian yang memang dibagi2 saat itu.

Jojok Says:

3 October 2011 at 9:05 pm.

salam kenal pak Iman,

mengerikan membaca sejarah itu, se mengerikan salah satu latar belakang yang mungkin membuat NU begitu ‘dendam’ dengan PKI. Mungkin bisa berkaca mundur beberapa tahun sebelumnya pada peristiwa pembantaian oleh PKI pada orang2 NU. Salah satu nya yang bisa disebut kalau ndak salah di Goranggareng, Magetan.

Sulit dipercaya membayangkan kekejaman bangsa kita sendiri terhadap sesama…

:(

IVAN Says:

4 October 2011 at 1:27 am.

Masa kanak2 saya tahun 1970an di Probolinggo dan Situbondo, begitu banyak mendengar cerita “itu”. Belum lagi perempuan2 gila di jalanan yg ternyata adalah istri2 korban, cerita horror “ndas ngglundung”, PHK (pembersihan) besar2an di perkebunan negara tahun 1970an.
Saat remaja saya pernah ke lokasi Curahtangis (poin 10. diatas)…Untuk memenuhi rasa ingin tahu saja. Memang tidak sampai di dasar jurang, hanya di pinggir tebing bagian atas.

jarwadi Says:

4 October 2011 at 7:06 am.

Begitu senapan saya acungkan ke arah dada, tepat saat dia berdiri di mulut luweng, orang itu tetap teguh dalam keyakinan. Tetap menolak tuduhan pengurus Pemuda Rakyat (PR).
Saya Bertambah bimbang, orang itu mengambil posisi tangah menengadah ke langit dan berdoa.
Dalam hati saya pun mulai goncang, ternyata tuduhan negara tidak selamanya benar, menyatakan PKI sebagai kelompok tak beragama…
“Dorr”, satu pelor saya muntahkan menembus dada sebelah kiri, mendorong revolusioner berinisial Dar terjun bebas ke perut luweng. Itu tugas saya setiap hari menjalankan perintah Dandim yang tangannya memgang 600 daftar nama.

Wawancara : Pelda HT, 87th, (eksekutor Grubuk, Semanu, Gunungkidul, Yogyakarta 1966)

dedi Says:

4 October 2011 at 8:47 am.

cerita dong mas, tingkah polah PKI sebelum akhirnya mereka dapet perlakuan kayak gitu. biar seimbang aja. buku2nya ahmad tohari banyak cerita soal itu tuh.

memez Says:

4 October 2011 at 9:06 am.

Kemarin baru mudik ke Bima, ternyata di sana ada dua titik tempat pembantaian PKI juga Mas. Namanya Ci Kepenta dan daerah Panda. Pas lewat, jam 9 malam rasanya merinding…

Iman Brotoseno Says:

4 October 2011 at 9:07 am.

Dedi,
Tentu nanti dalam postingan berikutnya..Kalau membaca sejarahnya memang agitasi komunis sebelumnya juga menyebabkan konflik , sehingga pembantaian ini jadi bagian dari dendam. Seperti kasus landreform, penterobotan tanah, atau menggunakan medium wayang utk menjelek jelekan agama

bukik Says:

4 October 2011 at 9:45 am.

Bukan tentang siapa
Tapi tentang bagaimana
Bagaimana kita memperlakukan saudara sebangsa sendiri.
Mengerikan

Dana Says:

4 October 2011 at 10:45 am.

Ternyata memang Indonesia itu bangsa yang kejam ya. Genosida sudah semacam kegiatan biasa. Skala kecilnya (dan modernnya) ya pembantaian penganut Ahmadiyah.

sabai Says:

4 October 2011 at 12:56 pm.

Seandainya seorang guru SD kelas IV harus mengajarkan materi semacam ini di kelas, coba bayangkan kira-kira bagaimana si guru harus mengemasnya agar dimengerti dengan baik oleh murid-muridnya?

*ingatdulubelajarPSPBcumamenghafalfoto’pahlawan’

Dimas Says:

4 October 2011 at 4:01 pm.

Di Cepu, kota tempat almarhumah Ibu, katanya dulu juga basis PKI di perbatasan Jateng – Jatim. Beliau dulu cerita, teman-temannya beserta keluarga banyak yang dibunuh karena ‘dianggap’ PKI. Bahkan jasad-jasadnya sekedar dihanyutkan di sungai Bengawan Solo yang membelah kota Cepu dan Ngawi sehingga airnya menjadi merah darah. Seram sih kalau dengar cerita itu >___<

Dulu gurunya ada yang PKI dan mengajarnya begini, "Kalian tahu tidak pensil ini dari mana? Tidak mungkin kan pensil muncul tiba-tiba karena Tuhan? Jadi untuk apa percaya dengan Tuhan?" DHAR!

cokhy Says:

5 October 2011 at 8:10 am.

Memang mengerikan pembantaian anggota PKI. Ada teman saya bahkan memiliki seorang paman yang membunuh paman lainnya karena merupakan anggota PKI. Pertalian saudara bahkan tenggelam dalam pembunuhan karena perbedaan ideologi..

Rosid Says:

5 October 2011 at 8:53 am.

Mudah-mudahan mas Iman segera menyajikan tulisan yang menjelaskan ” tingkah polah PKI sebelum akhirnya mereka dapet perlakuan seperti itu”. Biar kita bisa benar-benar belajar dari sejarah, bukan dibuat bingung oleh sejarah. :-)

Dan seandainya PKI yang menjadi penguasa, mungkinkah mereka juga melakukan hal yang sama, sehingga posisi mereka seperti di Myanmar atau Kamboja ?, atau bahkan Korea Utara ? :-)

orbaSHIT Says:

5 October 2011 at 10:44 am.

@Rosid myanmar komunis? dari mana critanya boss, yang ada juga pemerintahannya kloningan ORDE BARU alias JUNTA MILITER! kalo mo fair PKI dan lawan2x politiknya bertarung sejak dekade ’50 an ketika PKI menjadi salah satu partai besar setelah pemilu 1955…isu yg dipakai memang khas komunis bagi2x tanah bg petani penggarap,kesejahteraan buruh dan sosialis realisme..kalo isu perkelahian massal dan bunuh2xan memang ada (sama kek rusuh masal,perkelahian antar kampung dan tawuran pemuda yg terjadi periode 1999~skarang gitu deh)tp br muncul tahun ’63an, kalo dibandingkan dengan skala pembantaian pasca 1965 tidak bisa apple to apple karena pasca 1965 itu sudah ada “pakem”,dilakukan secara efesien,massif,sistemik dan teroganisasi… minimal ada milisi yg memang didampingi dan dilatih oleh angkatan darat untuk ngebunuh..dan satu lagi yg peling penting korbannya BUKAN HANYA ORANG PKI! mungkin 70% orang yang dibantai tidak ngerti KOMUNIS itu apa dan KARL MARX,LENIN,STALIN,MAO itu siapa

indraP Says:

5 October 2011 at 6:54 pm.

Ini cerita dari ibu saya. Keluarga simbah saya dulu adalah juragan batik di daerah Bayat, Klaten. Kebetulan simbah kakung (laki-laki) saya juga menjadi penabuh kendang dalam sebuah grup karawitan. Beberapa kali beliau bersama kelompok karawitannya ‘ditanggap’ ke sana kemari untuk hajatan kawinan, sunatan, bahkan sampai kegiatan Lekra (Lembaga Kesenian Rakyat), organisasi afiliasi PKI. Sekitar awal 1966, mbah kakung saya diciduk tentara ketika sedang dalam perjalanan pulang dari hajatan. Sempat ditahan beberapa bulan, tanpa pengadilan, mbah kakung saya dieksekusi mati dengan cara ditembak di kepala bersama puluhan tahanan lainnya di sebuah ladang tak jauh dari desa kami. Ladang itu kemudian dijadikan kuburan dan diserahkan pengawasannya pada seorang juru kunci dari warga desa setempat. Dari juru kunci inilah keluarga kami mengetahui di mana letak posisi simbah kakung saya dikuburkan. Sepeninggal simbah saya, ekonomi keluarga kami kolaps. Mbah putri sakit2an dan akhirnya usaha bangkrut untuk biaya pengobatan. Hal inilah yg kemudian memaksa ibu saya jadi buruh batik sejak umur 7 tahun.
Dari juru kunci kuburan tadi, kami tahu siapa yang melakukan eksekusi. Yg mengejutkan, ternyata eksekutor tersebut adalah tetangga kami sendiri, seorang juragan batik yang punya kerabat tentara. Eksekutor tersebut sudah tiada, namun beberapa tahun sebelum meninggal, dia datang ke keluarga kami dan menyampaikan permohonan maaf atas tindakannya waktu itu.

mawi wijna Says:

5 October 2011 at 11:20 pm.

setelah membaca buku “Suara Perempuan: Korban Tragedi ’65″ karya Ita F. Nadia, saya jadi berpikir, kalau orang-orang yang dituduh PKI itu dianggap tak bertuhan, maka orang-orang yang membunuh, menyiksa, dan memperkosa orang-orang yang tak bertuhan itu semestinya juga tak punya tuhan…

winky Says:

11 October 2011 at 4:52 pm.

film dokumenter yg mencoba mengangkat masalah ini: http://www.40yearsofsilence.com/

preview di youtube: http://www.youtube.com/watch?v=KBecnzZYaXw

acha Says:

13 October 2011 at 12:12 pm.

Dear Iman,

hi… salam kenal… tulisan yang sangat informatif, aku share ya…. mau minta izin untuk posting tulisan ini di web aku bisa? pastinya akan ditulis nama penulisnya dan sumbernya….. thx

-acha-

boo Says:

17 October 2011 at 12:04 am.

Pembantaian2 tsb memang merupakan sejarah kelam bangsa ini. Walaupun bisa dibilang ini dosa rezim Soeharto, tapi jujur saja kalo sebenarnya banyak “penunggang gelap” dari rakyat sendiri yg memanfaatkan fitnah tuduhan PKI utk menghabisi musuh2 mereka. Rakyat kita saat itu juga terlalu bodoh dan langsung percaya saja jika ada tudingan PKI pada org2 tertentu. Agar fair, PKI sebelumnya melakukan pembantaian yg serupa pada kalangan agamis, walau gak sebesar ini krn keburu tumbang. Entah apa jadinya jika PKI terus berkuasa. Jadi, “balas dendam” kalangan agamis juga gak bisa dipahami hitam-putih begitu saja. Ditunggu cerita “imbangannya”, bang Iman. :)

amin thea Says:

17 October 2011 at 10:59 am.

Data yg sangat mencengangkan luar biasa data yg sangat berarti untuk menambah pengetahuan saya mengenai sejarah yg terjadi di negriku ini dan dg data tersebut saya jadi bisa menilai karakter orang orang indonesia secara umum,ditunggu tulisan sisi lain dari karakter bangsaku ini tanks.

amin thea Says:

17 October 2011 at 11:00 am.

Data yg sangat mencengangkan luar biasa data yg sangat berarti untuk menambah pengetahuan saya mengenai sejarah yg terjadi di negriku ini dan dg data tersebut saya jadi bisa menilai karakter orang orang indonesia secara umum,ditunggu tulisan sisi lain dari karakter bangsaku ini tanks.

ihsangamerz Says:

24 October 2011 at 8:43 pm.

wah kudu di sebarluaskan nih ^^ agar kita semua tahu akan hal ini dan siapa tau saja masuk media massa yg lebih luas dan menggemparkan dunia :)

Putri Sarinande Says:

27 October 2011 at 7:30 am.

wah,, membahas tentang Kejahatan OrBa dan fitnah terhadap kuminisme :D
ikut nimbrung nih,, kalau butuh tambahan referensi unt tema ini, bisa coba ke Ultimus di Bandung.
dan ini website Ultimus kali mo liat2 katalognya :)
maaf, bukan promosi hanya membantu mengenalkan pada sumber yang (semoga) lebih lengkap :)
http://www.ultimus-online.com/

Dokter Toeloes Malang Says:

29 October 2011 at 11:25 am.

Dalam pertemuan temu wicara era 90an H,M Soeharto pernah terlontar kalimat “kalau Komunis bisa dipelajari”, waktu berlalu untuk mengetahui sepak terjang PKI , marilah kita lihat komunis secara Internasional (bisa dipelajari lewat internet/akses internet) bagaimana ideologi ini bisa mendunia (sejarah membuktikan), bagaimana dengan dalam negeri peristiwa ’65, mari kita pelajari juga “ternyata H.M Soeharto sangat di untungkan dalam peristiowa ’65″
ingat dalam teks pidato pengunduran dirinya 1998 ” Nggak jadi Presiden, Nggak Pathek’en” Padahal 33 Tahun Lamanya berkuasa, OPO TUMON?? BAGAIMANA DENGAN KEBERUNTUNGAN ANDA?????

Antyo Says:

31 October 2011 at 3:55 pm.

Oh, sejarah kelam! Akibat pembantaian, kita kehilangan banyak guru. ;( | http://kopi69.com/2011/09/30/30-september-guru-hilang/

wahyu Says:

11 November 2011 at 7:16 am.

waduh…communist strikes back nih. pembalikan opini. kereeeeen dah nt.

Eleanor Says:

15 November 2011 at 9:38 pm.

Pembantaian mereka yang dianggap komunis paska pemberontakan G 30 S PKI yang gagal.

Sedikit mengoreksi, harusnya ditulis dan dibaca PASCA, bukan PASKA, dan penulisannya digabung>> pascapemberontakan. Trims.

:)

Dimas Panjaitan Says:

16 November 2011 at 1:16 pm.

Sejarah peradaban itu sejarah dendam kepentingan.. Cukup disayangkan, kematian tujuh jenderal, dua kolonel, dan satu kapten menjadi landas pacu terorisme negara berbuah bertambahnya kesimpangsiuran berjuta arwah di bumi Indonesia setelah masa kolonialisme.. Mengurai peristiwa ini mungkin perlu jangka waktu yang lebih lama dibanding merunut sejarah peradaban di nusantara sejak masa kerajaan Salakanagara sampai masa jargon “Ganyang Malaysia!!” berkumandang.. “Rekonsiliasi sejarah itu lelucon”, kata Pram suatu ketika, “..dan, saya menyadari hal itu sebagai kesalahan negara”, cetus Sarwo Edhie pada Ilham Aidit di pelantikan angkatan kelima Wanadri..

Tapi saya tak sepaham dengan keduanya, rekonsiliasi sejarah itu bukan lelucon, dan hal-hal yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah setelah 30 September 1965 bukanlah kesalahan negara.. Kita perlu suatu rekonsiliasi sejarah yang harus sabar kita kerjakan.. Pada satu masa di Afrika Selatan, jejak rekonsiliasi ini bisa ditemukan pada kerendah-hatian kemanusiaan demi menyeka pahitnya politik ras.. Kenapa kita tidak? Pun, ini bukan kesalahan negara.. Negara yang dibangun dari reruntuhan jasad-jasad mereka yang melawan kolonialisme tidak mungkin menyerakkan jasad-jasad anak bangsanya sendiri.. Ada perorangan yang memerintahkan.. Sintong Panjaitan mungkin tetap teguh bahwa korban komunis yang dibersihkan oleh RPKAD waktu itu sekitar ratusan orang.. Jelas, jumlah personel RPKAD waktu operasi pembersihan kalah jumlah dibanding daftar nama-nama orang komunis atau yang dikomuniskan.. Permintaan Sarwo Edhie untuk penambahan pasukan ke beberapa daerah pun ditolak.. Lantas, konyol jika ratusan jasad cukup untuk memerahkan Bengawan Solo.. Dua matahari itu (Soeharto dan Sarwo Edhie), punya komando, punya pasukan, punya daftar nama orang-orang komunis dan yang dikomuniskan..

Satu yang mungkin perlu diperhatikan, mas Iman, di masa kecanggihan teknologi informasi sekarang terlebih untuk generasi yang lebih muda dan ingin melihat kebenaran, publikasi terhadap masalah sensitif 1965 ini marak beredar, tapi bagaimana mereka yang muda-muda itu bisa menyaring? Jangan sampai korban-korban (baik dari pihak militer, komunis, atau yang dikomuniskan) itu jadi alat penyemai benih kebencian sipil-militer.. kebencian kepada militer.. atau kepada komunis.. ini bukan alat, tapi dasar kemanusiaan bagaimana sipil-militer memahami sejarah bersama.. bukan sejarah masing-masing..

Salam.. NKRI Harga Hidup!!

radityo Says:

27 November 2011 at 11:36 pm.

Yang mengerikan dari G30S itu bukan pada saat pembunuhan 7 perwira itu, tapi pembantaian massal yang terjadi kemudian, dalam waktu kurang dari satu tahun sekitar 3 juta nyawa melayang sia-sia (cmiiw)…. dan yang ikut menyebabkan hilangnya nyawa itu ya salah satu nya adalah kolonel sarwo edhie, dia pun berkata bahwa ia turut bertanggung jawab atas peristiwa pembantaian massal tersebut, sayang begitu Soeharto naik jadi presiden, ia seolah terlupakan dan bahkan dipinggirkan, peran Sarwo edhie hanya ada pada pertempuran di kawasan halim, selebihnya tidak ada..

G30S adalah suatu genocide terbesar pasca perang dunia kedua….bangsa sendiri emang lebih kejam dari bangsa lain,

abadhi1 Says:

2 December 2011 at 11:19 pm.

1965
memang bagian dari sejarah kelam bangsa ini, hampir sama dengan
pembantaian antar suku dirwanda. kebetulan saya lahir dan besar disalah
satu desa dikabupaten jember yang dekat dengan lokasi pembantaian,
menurut cerita orang2 tua didesa saya bahwasanya yang dibantai itu
adalah orang2 miskin, orang yg tidak tau apa2 bahkan banyak yang hanya
jadi korban sentimen dari orang lain yang benci, konon mereka ikut PKI
karena PKI memberikan jatah beras dan minyak bagi anggota dan
simpatisannya sehingga mereka tertarik dan ikut karena mereka kurang
makan (alias orang miskin), ada lagi sebagian dari mereka ikut PKI
karena dibilang bahwa PKI itu adalah partai kiai indonesia, ya secara
otomatis mereka ikut karena mereka banyak orang awam yang tunduk dan
patuh terhadap kiai yang menjadi panutan mereka, setelah beberapa lama
kemudian sesudah G30S mereka dijemput oleh armed menggunakan jeep atau
truk ditengah malam yang suara jeep atau truknya itu membuat penduduk
ketakutan termasuk ibu saya karena yang naik truk itu adalah armed yang
mau menangkap orang PKI untuk dibunuh, didaerah saya itu mayoritas yang
dibantai adalah orang yang tidak tau apa2, orang yang tidak
berpendidikan apalagi untuk membaca kapital buku I,II,III karangan karl
marx, mereka tidak tau apa itu politik, mereka tidak tau apa itu
revolusi, yang mereka tau hanya beras, minyak dan makan, mereka itu
bukan orang ateis karena konon menurut cerita mereka yang mau dibunuh
banyak yang minta izin untuk ambil wudhuk dan sholat dulu sebelum
mereka dijejer dpinggir lubang untuk ditembak, menurut almarhum ibu
saya, suara tembakannya sampai terdengar kepesantren tempat ibu saya
mengaji karena lokasi pembantaiannya ditengah kebun karet yang jaraknya
kira-kira 2 kilo dari pesantren, ada juga yang dibunuh dengan cara
dipenggal dan ironisnya yang memenggal adalah dari sipil bukan armed,
ada juga korban yang tewas diletakkan dipintu rumah orang cina karena
orang cina tersebut pelit disaat dia diminta rokok oleh armed dia gak
mau ngasih sehingga dikasih mayat ditengah malam oleh armed dan yang
menyedihkan kata paman saya mayat tersebut menggunakan celana yang
terbuat dari karung beras dengan tali semacam rafia yang artinya mayat
tersebut menurut paman saya adalah orang gak punya dilihat dari
pakaiannya.
di tahun 90an apabila saya pergi kerumah kakek saya dengan orang tua
saya kami selalu melewati jalan pintas, dimana jalan pintas itu
melewati kebun karet renteng jenggawah, dan ditengah kebun karet itu
orang tua saya memberi tahu kepada saya sambil menunjuk ketanah yang
ambles berbentuk segi empat cukup lebar yang terlihat dari jalan yang
katanya itu adalah kuburan PKI, tanah yang ambles itu bukan hanya satu
tapi ada beberapa yang kesemuanya itu berisi banyak mayat PKI.
sungguh sedih kalau ingat sejarah kelam bangsa ini, siapa yang harus
bertanggung jawab dibalik semua itu?
semoga sejarah kelam itu tidak terulang lagi yaitu orang dibantai tanpa
harus proses pengadilan.

Alex© Says:

1 January 2012 at 4:51 am.

Pembunuhan-pembunuhan di era itu kebanyakan memang berdasar prasangka. Aku sendiri pernah menyinggung itu dalam salah satu artikel di politikana dulu. Untuk kasus Aceh, sama saja. Militer juga memainkan gerakan di balik ragam pembantaian. Di tiap kabupaten di Aceh itu ada ladang-ladang pembantaian orang (yang dituduh) PKI.
Untuk sekedar melengkapi, Mas, ini ada sepenggal cerita tentang pleidoi komite PKI di Aceh hasil penelusuran salah satu jurnalis Aceh, Murizal Hamzah. Tulisan ini aslinya dimuat di Aceh Institute, tapi itu situs kayaknya makerror.

Alex© Says:

1 January 2012 at 4:54 am.

Waduh, salah tautan. Mestinya ini pleidoi tersebut. Sudah ada yang memindahkannya ke fesbuk rupanya. :mrgreen:

srigala tw Says:

18 January 2012 at 10:51 pm.

IDEOLOGI KOMUNIS adalah IDEOLOGI yg di takuti pihak NEKOLIM ” AMERIKA cs “,mngpa?…anda pljri stiap NEGARA MENJALANKAN IDEOLOGI KOMUNIS,contoh:CUBA dll…..bgaimna prkmbangan/kmajuan dibidang PENDIDIKAN,KESEHATAN dll,CUBA bkn negara PENGUTANG apalgi PENGEMIS UTANG,pdhal SUMBER DAYA ALAMNYA tdk sekaya kita…
Yg percaya G 30 S adalah PKI……KOMUNIS adalah atheis…. hehehehe… produk sukses pembodohan ORDE-BARU kaki-tangan NEKOLIM gangster dunia ” AMERIKA cs “,pristiwa G 30 S adlah REKAYASA CANGGIH “NEKOLIM “..G 30 S merupakan skenario NEKOLIM untuk menabrakkan PKI dgn AD (mnggunakan tatik ADU DOMBA),kalian pljri sejarah:BELANDA (sekutu NEKOLIM) mnjajah kita 350 thn mnggunakan tatik ADU DOMBA….nya-tanya stlh G 30 S sukses dibarengi KUDETA MERANGKAK trhdp “BUNG KARNO”,kita dijajah lg ” PENJAJAHAN BENTUK BARU ” hingga skrang…….BUKTI?…..siapa yg mnentukn EKONOMI kita?……..siapa yg mngelolah SUMBER DAYA ALAM VITAL kita(EMAS,URANIUM…dll)?…..apakh ini yg dinamakn BANGSA BERDIRI DIATAS KAKI SENDIRI?…….yg di cit2kn BAPAK BANGSA KITA ” BUNG KARNO “……….

orbaSHIT Says:

19 January 2012 at 4:25 pm.

@alex dan pada akhirnya MILITER juga membantai rakyat ATJEH kembali pada saat DOM (operasi jaring merah dkk) tp kali ini dengan alasan “separatisme”, @srigala tw masih inget dengan KOLONEL RPKAD SARWO EDHIE WIBOWO sang penjagal?,dengan bangga dan enteng ia berkata “…kami telah membantai kurang lebih 3 juta jiwa komunis…” namun kehidupan pribadi PSIKOPAT ini justru adem ayem…sepertinya membunuh adalah bagian dari hobi beliau?….hingga seorang suhartopun ngeri dibuatnya oleh sebab itu SARWO EDHIE dikucilkan dari lingkaran kekuasaan ORBA bukan karena tidak loyal justru karena TERLALU LOYAL dan menikmati peran sebagai ANJING DOBERMAN inilah dia ditakuti oleh tuannya sendiri

andra Says:

31 January 2012 at 11:07 am.

untuk kepentingan seseorang atau beberapa orang, mengorbankan ribuan bahkan jutaan nyawa orang lain adalah hal yang biasa….ironis memang…semoga hal seperti ini tidak terjadi lagi dimanapun…

iman brotoseno antek pki Says:

7 February 2012 at 8:00 pm.

IMAN BROTOSENO ANTEK PKI GAK BENER ITU ORANG, BRENGSEK LOO BAJINGAN MENYEBARKAN PAHAM KOMUNIS SESAT LO JADI ORANG GA ADA AGAMA LO YAK

Romo Farano Says:

11 February 2012 at 5:03 pm.

Sejarah ditulis oleh mereka yang ingin tercatat sebagai Sang Baik Hati.
Hanya Tuhan yang tahu apa yang sebenarnya terjadi…
Mari kita doakan mereka, siapapun itu, semoga segala kesalahan dan kekeliruan terampuni olehNYA..

orbaSHIT Says:

14 February 2012 at 2:58 pm.

di atas keknya ada yg TERGUNCYYANNNG tuh :) short comments filled with stupid meaning *sigh*

Abdul Says:

24 February 2012 at 5:45 pm.

REPOT-nya kalau menceritakan fakta ini, Mas, yang kita ajak cerita adalah anak-cucu pihak pembantai… Jadi debat kusir yang tidak berkesudahan.

sylvi Says:

13 March 2012 at 1:21 pm.

trma ksih ulasannya, aq sk bngt.

Feri Says:

24 April 2012 at 4:09 pm.

Banyak orang yang menyatakan KOMUNISME = TIDAK MENGAKUI TUHAN, loh kok ormas keagamaan ikut membantai komunis dengan cara sadistik, tidak bisa dipungkiri kalo Banser NU memang terlibat pembantaian orang-2 yang diduga Komunis padahal belum tentu mereka salah apalagi era orde baru banyak intrik-2 yang digunakan beberapa perwira TNI AD untuk melanggengkan kekuasaan seperti menghilangkan nyawa orang dengan paksa karena berbeda pendapat, jaman orba berbeda pendapat = PKI

Kegiatan pembantaian disebabkan oleh ambisi dari Angkatan Darat yang memang sedikit dikucilkan di era Bung Karno, ketika terjadi operasi Dwikora & Trikora Bung Karno selalu menerjunkan Marinir, TNI AL, Brimob Menpor & TNI AU dengan PGTnya, angkatan darat merasa tersisih, dari Angkatan Darat yang ikut sebagai pemain utama hanya dari Kodam Siliwangi dan Batalyon Raider yang lain tidak dilibatkan

Sehingga akhirnya beberapa perwira AD dapat disusupi oleh agen-2 CIA untuk mengatur bagaimana mengambil alih kekuasaan dengan mendoktrin perwira-2 AD untuk mengeluarkan isu PKI, terbukti setelah Orde Baru berkuasa tidak ada Panglima ABRI yang dari AL & AU semuanya dari AD, Batalyon Raider dibubarkan karena ikut mempertahankan Markas AU di Halim PK dari serangan RPKAD tahun 1965, Kodam Siliwangi dikucilkan, peran operasi Seroja banyak didominasi Kostrad, Kopashanda(RPKAD), Kodam Diponegoro, Kodam Brawijaya, Kodam Udayana sebagai pemain utama

orbaSHIT Says:

27 April 2012 at 2:37 pm.

@feri sdikit koreksi gan RPKAD ikut kok di TRIKORA,dibawa pk kapal selam,ditenjunkan dari herky,diangkut pk KRI harimau dan KRI singa…..RPKAD juga ikut di DWIKORA,inget pristiwa MAPU RAID? tp RPKAD dipertengahan ’65 mmg pimpinannya udah disusupin oleh klik suharto+ali murtopo cs (sarwo edhie khan sempet dibuang jadi pangdam bukit barisan sebelomnya),RPKAD+yon ARMED dijadikan ujung tombak pembersihan “orang2x kiri” diberbagai pelosok daerah….pada saat kejadian AD sendiri terbelah menjadi faksi2x…KODAM SILIWANGI+MULAWARMAN+JAYA+454 banteng RAIDER diponegoro+503 BRAWIJAYA pro BK vs RPKAD+kostrad+bukit barisan+sebagian diponegoro dan brawijaya pro suharto sebetulnya dari segi kekuatan AD saja cukup imbang belom ditambah KKO+PGT+MENPOR…. ironisnya di kostrad itu unsur KOMnya lumayan kuat :) ……. kalo seroja itu operasi militer 1/2 hati karena suharto dipaksa ama amerika dan ostrali untuk ngebendung sosialisme fretilin mengapa AD memegang “peranan”? menpor dibubarkan paksa taon 1968, KKO dilemahkan (malah nyaris mao dibubarkan juga kalo enggk ada ops. seroja),PGT juga digembosi….tapi lucunya yg paling banyak MATI justru dari AD (dan menpor)…diawal-awal operasi KIA dari pihak ABRI cukup besar loh (ratusan yg mati) baik disergap fretilin atau “friendly fire”

ivonne Says:

30 April 2012 at 12:38 pm.

orbashit, pencerahanmu laksana setitik mentari dalam pekatnya sejarah kelam bangsa ne, trma ksih.

sutan Says:

17 May 2012 at 1:51 am.

Yg dibantai itu transmigran semua kah? Daerah2 sumatera kalimantan yg brdarah byk jawanya.

pras Says:

22 May 2012 at 12:35 am.

moga terjadi lagi d indonesia..kok bisa ya orang indo kaya gitu…jd inget pas sd taun 90an ane ama temen2 benci banget ama pki (korban buku sejarah,film g30s,cerita2 orang tua tntang pki)

pras Says:

22 May 2012 at 12:37 am.

EH SALAH KETIK “MOGA GAK TERJADI LAGI DI INDONESIA”

iman brotoseno my idol Says:

24 May 2012 at 10:07 am.

tak pernah terpikir olehku pola pembantaiannya sesadis itu…..pake dibelah-belah badan orang…. TANAH AIRKU TIDAK KULUPAKN…..KAN TERKENANG SELAMA HIDUPKU…..BIAR PUN SAYA PERGI JAUH…..TIDAK KAN HILANG DARI KALBU…..TANAH KU YANG KUCINTAI……ENGKAU KUHARGAI……..

Rulandika Says:

31 May 2012 at 4:33 pm.

soeharto tidak berdosa, ia hanya menjalankan perintah dari soekarno yaitu menangkap anggota” pki serta mengamankan korban” kekejaman pki…justru yang berdosa itu ya pki sendiri dari tahun 1926-1965 melakukan berbagai macam pemberontakan di seluruh negeri

orbaSHIT Says:

31 May 2012 at 6:46 pm.

@Rulandika HISTORY made by THE VICTOR! sejarah ditulis ama PEMENANG,ORBA menang ditahun 1965 so the winner TAKES ALL!,enggk ada yg tersisa secara berarti dr jaman BK yg ditulis oleh sarjana2x ORBA……apa dikira penyederhanaan partai itu ide ORBA? wrong! jaman BK namanya NASAKOM,apa repelita ide ORBA? guess again jaman BK ada yag namanya pembangunan semesta berencana,PT DI ide ORBA? lha IPTN itu apa yah,tranmigrasi ide ORBA?,ha-ha lagi2x BUKAN!,pancasila ide siapa hayooo (jangan pake alasannye si nugroho notosusanto lho yah tp pake kesaksian bung hatta) jadi sebagian sistem yg dipake ORBA sudah dijalankan jaman BK….tp ada yg ORISINIL yg dihasilkan ORBA menjual murah kekayaan alam nusantara kepada kapitalis lokal dan asing,pertumbuhan ekonomi berbasiskan HUTANG (istilah jaman ORBA defisit anggaran berjalan yg seimbang) dll…………..PKI itu salah satu partai revolusioner yg berperan besar sejak jaman perintis dan pergerakan kemerdekaan bung! tokoh2xnya banyak dibuang ke boven digul di IRIAN sana karena melawan penjajah……kalo PKI memberontak tahun 1948 dipermasalahkan knapa DI/TII yg lebih masif perlawanan dan cover areanya knapa kagak diuangkap? atau PRRI/permesta yg jelas2x didukung CIA?…..coba lah berpikir rasional dan proporsional PKI dijadikan “hantu gentanyangan” selama 32 tahun melalui indoktrinasi sistemik hingga sekarang! belom lagi ORBA menanam BOM WAKTU yg tdk kalah mengerikannya dari sekedar PKI yaitu INTOLERANSIME!…..ente tau bahwa mantan2x DI/TII dipiara ama pusratintel/BAIS didikan ali murtopo+benny murdani utk dijadikan canon fodder? tau pamswakarsa (nenek moyangnya FPI cs) yg ngebentuk siapa? POLISI+ABRI

I Miss U Iman en orbaSHIT Says:

1 June 2012 at 1:06 pm.

andai aku bisa berjumpa denganmu orbaShit…..aku kan duduk manis mendengarkan smua tutur katamu tentang intrik politik negeri ne yang haram diketahui publik……

nusantara Says:

8 June 2012 at 1:56 pm.

bangsa ini dan generasi penerus nya telah selamat dari komunisme, demi menghindari kehancuran norma dan ideologi , akan ada pedang2 tajam yg siap menghalangi muncul nya faham setan semacam ini, semoga masyarakat indonesia tidak lagi di sibukkan untuk memburu memenggal dan mengubur jasad2 pki di kemudian hari, semoga kuburan masal orang2 tak bertuhan tak perlu di tambah di negri ini, semoga bumi tanah dan tumpah darah indonesia tak lagi di cemari oleh tubuh2 orang2 komunis ini, bumi indonesia bukan tempat untuk komunis, bahkan jasad komunis tak pantas untuk diletakkan di bumi indonesia kita tercinta ini. semoga kita terlindung dari Faham2 sesat dan menyesatkan seperti ini

eman Says:

8 June 2012 at 2:08 pm.

pki tuh sewenang2 dan balasan nya lebih dahsyat sampai ke anak cucu mereka rasakan semoga menjadi efek jera bagi yg sewenang2 di bumi indonesia ini

ahmad Says:

8 June 2012 at 2:30 pm.

Tak dapat dipungkiri, musuh utama PKI adalah umat Islam, terutama para kiainya. Kiai dianggap sebagai musuh karena memiliki ribuan pengikut (jamaah) yang setia.

Salah satu unsur umat Islam yang juga paling dibenci PKI adalah Masyumi. Hal ini diungkapkan oleh KH Roqib, salah seorang korban kebiadaban PKI Madiun 1948 yang masih hidup. Kini KH Roqib adalah imam besar Masjid Jami’ Baitussalam Magetan.

Sebagai salah seorang kiai yang juga tokoh Masyumi, Roqib pun menjadi sasaran yang harus dilenyapkan. Dia diculik PKI sekitar pukul 03.00 dini hari pada tanggal 18 September 1948, tak lama setelah PKI merebut kota Madiun. Sebanyak 12 orang anggota PKI berpakaian hitam dengan ikat kepala merah menciduk Roqib di rumah kediamannya di kampung Kauman, Magetan. Dini hari itu juga dia dibawa ke Desa Waringin Agung dan disekap di sebuah rumah warga.

Di sebuah dusun bernama Dadapan yang termasuk dalam wilayah Desa Bangsri Roqib diseret oleh beberapa orang ke sebuah lubang di tengah ladang. Ketika akan disembelih di depan lubang, tiba-tiba Roqib mengingat pelajaran pencak silat yang diperolehnya. Seketika itu dia menghentakkan kakinya dan meloncat lari ke kebun singkong.

Begitu lolos, Roqib bersembunyi di antara rerimbunan semak belukar hingga siang hari. Naas, siang itu pula dia ditemukan kembali oleh anggota PKI yang mengejarnya. Roqib pun tertangkap dan diikat lagi, lalu disiksa sepanjang jalan dari Desa Bangsri hingga pabrik gula Gorang-Gareng.

Di pabrik gula Gorang-Gareng, Roqib disekap dalam sebuah loji (rumah-rumah besar untuk asrama karyawan). Di dalam loji terdapat banyak kamar dengan berbagai ukuran. “Ketika saya datang ke loji itu, kamar-kamarnya sudah penuh dengan tawanan. Satu kamar ukuran 3 x 4 meter diisi kurang lebih 40-45 orang. Bersama 17 orang lainnya, saya dimasukkan ke dalam salah satu kamar yang terdapat di ujung loji,” tutur Roqib.

PKI kemudian menembaki loji tempat Roqib dan tawanan lainnya disekap lebih dari satu jam lamanya. Tubuh-tubuh yang terkena peluru langsung terkapar di lantai bersimbah darah. Para algojo PKI tidak memedulikan teriakan histeris para korban yang terkena peluru. Mereka terus saja melakukan tembakan. Di antara belasan orang yang ada di dalam loji, hanya Roqib dan Salis, serta seorang tentara bernama Kafrawi, yang selamat.

Menurut guru ngaji ini, setiap habis menembak, pistol yang digunakan PKI itu tidak bisa menembak lagi, tapi harus dikokang dulu. “Saya bisa selamat dari tembakan karena memperhitungkan jeda waktu antara tiap tembakan sambil bersembunyi di bawah jendela. Kalau tanpa pertolongan Allah, tidak mungkin saya selamat,” kata Roqib getir.

Beberapa saat kemudian tentara Siliwangi datang menjebol pintu loji dengan linggis. Suasana sudah mulai sepi karena PKI telah melarikan diri, takut akan kedatangan pasukan Siliwangi. “Ruangan tempat saya disekap itu benar-benar banjir darah. Ketika roboh dijebol dan jatuh ke lantai, pintu itu mengapung di atas genangan darah. Padahal, ketebalannya sekitar 4 cm. Darah yang membanjiri ruangan mencapai mata kaki,” ungkap Rokib.

Selain KH Roqib, terdapat beberapa ulama dan pimpinan pesantren di sekitar Magetan dan Madiun yang jadi korban kebiadaban PKI. Di antaranya adalah KH Soelaiman Zuhdi Affandi (Pimpinan Pesantren Ath-Thohirin, Mojopurno), KH Imam Mursjid (Pimpinan Pesantren Sabilil Muttaqin, Takeran), KH Imam Shofwan (Pimpinan Pesantren Thoriqussu’ada, Rejosari Madiun), serta beberapa kiai lainnya.

Pesantren Ath-Thohirin yang diasuh oleh KH Soelaiman Zuhdi Affandi terletak di Desa Selopuro, Magetan. Pesantren yang mengajarkan ilmu thariqat ini sejak zaman penjahan Belanda maupun Jepang telah menjadi pusat gerakan perlawanan. Di pesantren inilah para generasi muda disiapkan dan dilatih perang oleh Soelaiman. Soelaiman gugur menjadi korban keganasan PKI pada pemberontakan tahun 1948, mayatnya ditemukan di sumur tua Desa Soco.

Menurut R Bustomi Jauhari, cucu KH Soelaiman Zuhdi Affandi yang kini menjadi pimpinan Pesantren Ath-Thohirin, KH Soelaiman tertangkap pada waktu itu karena santrinya sendiri yang menjadi mata-mata PKI. Kemana pun sang kiai pergi, PKI pasti tahu. “Keluarga besar kami sangat berduka atas kematian kakek. Dari seluruh keluarga kami ada sebelas orang yang dibunuh PKI. Dan kebanyakan mereka adalah kiai,” ujar Bustomi.

Penangkapan KH Soelaiman Affandi terjadi dua hari setelah PKI mengkudeta pemerintahan yang sah, tepatnya pada tanggal 20 September 1948. Ketika itu Soelaiman sedang bertandang ke Desa Kebonagung kemudian diculik.

Setelah ditahan di penjara Magetan selama empat hari, KH Soelaiman beserta tawanan lainnnya, diangkut dengan gerbong kereta lori ke loji Pabrik Gula Rejosari di Gorang-Gareng. Dari Gorang-Gareng, para tawanan ini kembali diangkut dengan lori menuju Desa Soco dan dihabisi di sana.

Salah seorang menantu KH Soelaiman Affandi bernama Surono yang juga dibawa lori ke Desa Soco termasuk orang yang mengetahui bagaimana kejamnya PKI dalam menyiksa dan membunuh Kiai Soelaiman di sumur tua Desa Soco.

Menurut Surono, sebagaimana dituturkan Bustomi, PKI berulang kali menembak Kiai Soelaiman, namun tidak mempan. Begitu pula ketika dibacok pedang, Kiai Soelaiman hanya diam saja, lecet pun tidak. Setelah putus asa, algojo PKI akhirnya membawa Soelaiman ke bibir sumur lalu menendang punggungnya dari belakang. Tubuh Soelaiman yang tinggi besar itu terjerembab di atas lubang sumur yang tidak seberapa lebar.

Anggota PKI kemudian memasukkan tubuh Kiai Soelaiman secara paksa ke dalam sumur. Begitu menimpa dasar sumur, Kiai Soelaiman berteriak lantang menyebut asma Allah, laa ilaaha illallah, kafir laknatullah, secara berulang-ulang dengan nada keras. “Teriakan itu membuat PKI kian kalap dan melempari Soelaiman dengan batu,” tutur Surono.

Surono yang akan dibunuh namun ditunda terus karena dianggap paling muda, akhirnya tercecer di barisan belakang. Setelah kelelahan mengeksekusi puluhan orang dalam sumur tua itu, algojo PKI menyerahkan Surono kepada salah seorang anggota PKI yang lain.

Tak dinyana, ternyata anggota PKI yang akan membunuh Surono itu adalah temannya semasa sekolah dulu. Oleh temannya, Surono dibawa ke tempat gelap lalu dilepaskan. Setelah bebas, Surono kembali ke Mojopurno dan melaporkan kejadian yang dia alami kepada keluarga besar KH Soelaiman Affandi.

Salah seorang ulama yang juga pimpinan pesantren yang menjadi musuh utama PKI pada waktu itu adalah KH Imam Mursjid, pimpinan Pesantren Sabilil Muttaqin (PSM) Takeran, Magetan. Sebagai pesantren yang berwibawa di kawasan Magetan, tak heran jika PKI, segera mengincar dan menculik pimpinannya bersamaan dengan dideklarasikannya Republik Soviet Indonesia di Madiun.

Selain sebagai pimpinan pesantren, KH Imam Mursjid juga dikenal sebagai imam Thariqah Syatariyah. Selain itu PSM juga menggembleng para santri dengan latihan kanuragan dan spiritual.

Pada 18 September 1948, tepatnya seusai shalat Jumat, KH Imam Mursjid didatangi tokoh-tokoh PKI. Salah seorang tokoh PKI bernama Suhud mengajak Kiai Mursjid keluar dari mushola kecil di sisi rumah seorang warga pesantren bernama Kamil. Rencananya Imam Mursjid akan diajak bermusyawarah mengenai Republik Soviet Indonesia. Kepergian KH Imam Mursjid bersama orang-orang PKI itu tentu saja merisaukan warga pesantren. Menurut mereka, Kiai Mursjid tidak akan menurut begitu saja diajak berunding oleh PKI.

Di depan pendapa pesantren, KH Imam Mursjid dinaikkan ke atas mobil, yang kemudian melaju meninggalkan PSM diiringi kecemasan para santri dan warga lainnya. Kepergian KH Mursjid yang begitu mudah itu bukannya tanpa alasan. PSM telah dikepung oleh ratusan tentara PKI. Bisa jadi Kiai Mursjid tidak mau mengorbankan santrinya dan warga pesantren sehingga memilih mau ‘berunding’ dengan PKI.

Ternyata, kepergian Kiai Mursjid itu adalah untuk selama-lamanya, ia tidak pernah kembali lagi ke pesantrennya. Begitu terjadi pembongkaran lubang-lubang pembantaian PKI di sumur Desa Soco maupun di beberapa tempat lainnya, mayat Kiai Mursjid tidak ditemukan.

Dari daftar korban yang dibuat PKI sendiri pun, nama Kiai Mursjid tidak tercantum sebagai korban yang telah dibunuh. Tak heran, jika santri dan warga PSM masih percaya bahwa KH Imam Mursjid masih hidup hingga saat ini, namun entah berada dimana.

Ulama atau pimpinan pesantren lain yang menjadi korban keganasan PKI di Madiun adalah KH Imam Shofwan, pimpinan Pondok Pesantren Thoriqussu’ada, Desa Selopuro, Kecamatan Kebonsari. Salah seorang putra KH Imam Shofwan bernama KH Muthi’ Shofwan yang kini mengasuh Pesantren Thoriqussu’ada mengungkapkan, ayahnya ditangkap PKI bersama dengan dua orang kakaknya, yakni KH Zubeir dan KH Bawani.

Penangkapan itu terjadi sehari setelah kepulangan Muthi’ Shofwan dari rumah kosnya di Madiun. Sebagai murid salah satu SMP di Madiun, Muthi’ tiap minggu pulang ke Selopuro, biasanya tiap hari Kamis malam Jumat. “Ketika tiba di rumah pada waktu itu, ayah saya (KH Imam Shofwan) beserta dua kakak saya telah ditangkap oleh PKI. Ibu saya bilang bahwa ayahmu pergi dibawa orang naik dokar,” tutur KH Muthi’ mengingat kejadian itu.

Beberapa hari kemudian dia mendengar berita bahwa ayah dan dua kakaknya itu ditahan di Desa Cigrok (sekarang Kenongo Mulyo). “Mas Zubeir dan rombongannya sekitar delapanbelas orang, pada malam Jumat itu, telah dibunuh oleh PKI dan dimasukkan ke dalam sebuah sumur. Karena Mas Zubeir agak sulit dibunuh, maka PKI dengan paksa menceburkannya ke dalam sumur dan menimbunnya dengan batu,” kata Muthi’.

Pada malam yang sama, ayahnya dan Kiai Bawani serta beberapa tawanan lainnya dibawa ke Takeran. Esoknya, para tawanan ini dipindah lagi ke Pabrik Gula Gorang-Gareng lalu dibawa kembali ke Desa Cigrok. Di sebuah sumur tua yang tidak terpakai lagi, KH Imam Shofwan yang merupakan saudara kandung KH Soelaiman Affandi (pengasuh Pesantren Ath-Thohirin, Mojopurno, Magetan) dan Kiai Bawani dibunuh dan dimasukkan ke dalamnya.

Rupanya, ketika dimasukkan ke dalam sumur, KH Imam Shofwan dan Kiai Bawani masih hidup. KH Shofwan bahkan sempat mengumandangkan adzan yang diikuti oleh puteranya. Melihat korbannya masih belum mati di dalam sumur, algojo-algojo PKI tidak peduli. Mereka melempari korban dengan batu lantas menimbunnya dengan jerami dan tanah.

Pada tahun 1963 jenazah para korban kebiadaban PKI yang terkubur di sumur tua Desa Cigrok digali, lalu dipindahkan ke Taman Makam Pahlawan Magetan. Jadi sejak tahun 1948 hingga 1963, jenazah para korban PKI masih tertimbun dalam sumur itu.

Menurut KH Muthi’ Shofwan, menghabisi ulama dan umat Islam memang keinginan kuat PKI, karena ulama dianggap sebagai penghalang berkembangnya ideologi mereka. “Komunis sangat anti pada Islam, oleh karena itu jangan dibiarkan bangkit lagi!” tegasnya

ahmad Says:

8 June 2012 at 2:34 pm.

orang yg memperlakukan para kiai dan muslimin dgn kejam sperti itu wajar jika di perlakukan masyarakat yg sudah muak dgn kekafiran faham dan prilaku mereka

I Miss U Iman en orbaShit Says:

9 June 2012 at 10:44 am.

aku netral….bukan keturunan PKI juga bukan keturunan Kyai/murid Kyai, tapi doa dan harapanku untuk sekarang dan selama-lamanya jangan terulang lagi di Bumi Nusantara tercinta ne……

orbaSHIT Says:

10 June 2012 at 11:49 pm.

@AHMAD CS komunisme sudah MATI secara PRAKTIS!!!,ente semua membual sampe berbusa pun kita2x sdh cukup cerdas kok utk mencerna sejarah, jangan crita panjang lebar kek novel tapi sumber informasinya dari “bapaknya si x yg diceritakan oleh kakeknya si y” hrs ada yg mengcounter disinformasi thd hal2x ini..namun berdasarkan studi yg mendalam dan fair dari kedua sisi,ente bacalah buku john rossa atau minimal cornell paper….pada masa itu kelompok komunis,agama dan nasionalis sama-sama menyumbang kekerasan kok….emang tidak ada penindasan kaum buruh dan petani penggarap oleh kelas penguasa pada saat itu?..mereka dimiskinkan oleh sistem yg tidak adil dan PKI menawarkan bantuan utk mengangkat drajat mereka (tp namanya politik tidak ada makan siang yg GRATIS!)pada saat itu PKI adalah partai legal begitu juga NU,parkindo,partai katolik,murba,IPKI,partindo dan PNI….skali lagi kekerasan pada taun 63~65 disebabkan benturan ide modern (sosialis/kapitalis)vs konservatisme lokal ditambah bumbu2x campur tangan asing untuk menghancurkan indo dari dalam+luar……ane tanya emang kyai2x cs yg ngedukung DI/TII taon 49~62 an enggak bertanggung jawab thd pembantaian thd rakyat di beberapa daerah? (contoh di priangan dan bolaan mangondow) :P tp tipe manusia indo kek ente inilah yg justru mencerai beraikan kebihenakaan yg sudah koyak semenjak GESTOK 1965…ane denger FPI cs mo menerapkan syariat islam tuh dengan memutar balikkan sejarah pembukaan UUD 45 ;-)

I Miss U Iman en orbaSHIT Says:

11 June 2012 at 4:23 pm.

only my sweet dream…..seperti apakah sosok orbaSHIT ?

Nephew of a Communist Farmer Says:

16 June 2012 at 5:34 pm.

Saya bersyukur karena Pamanku yang berada di Sumatra bisa lolos dari pembantaian dan masih bisa hidup sampai sekarang. Semoga keluarga korban pembantaian senantiasa tabah dan dikuatkan. Semoga sejarah kelam tidak terulang kembali.

CHE SUSANTO Says:

20 June 2012 at 9:54 pm.

Mereka bukan hanya dibantai, namun anak cucu mereka yang tak berdosa juga menjadi korban kebiadaban Orde Baru. Semoga Tuhan mengampuni jiwa mereka yang teraniaya. Semoga pengadilan di akhirat nanti akan mengadili dengan seadil-adilnya.

munasir Says:

30 July 2012 at 12:31 pm.

…aq di lahirkan di Randublatung…di sana sarang PKI sampai tepian bengawan solo daerah ngawi betapa kejinya PKI ortu saya n pakde hampir tebas gerombolan PKI waktu sholat subuh…alhamdulillah bisa lolos…kalo gak ada Pemberantasan PKI mungkin sebagian manusia di bumi Indonesia akan dibantai habis…seperti saat ini yg terjadi di Myanmar…6000 manusia mati ibarat hewan dibuang di rawa-rawa. Jadi kalo ada cerita di atas ya mungkin saja merupakan pembalasan dari anak2 muda yg melihat kekejaman terhadap PKI tersebut selama jayanya…saya kira adanya pembunuhan dan saling bunuh ketika suasana negara pecah perang saudara dah terjadi sejak zaman purba…kerajaan dll di belahan bumi manapun….

orbaSHIT Says:

31 July 2012 at 3:22 pm.

@munasir masss pada jaman itu siapa temen siapa musuh tuh samar2x, tarik ulur kekuasaan sangat ekstrem…. para elit underbouw PKI (PR,BTI dan sobsi) ingin segera melakukan revolusi proletariat namun setengah2x disisi lain aidit ingin pake cara yg lebih demokratis yaitu melalui pemilu parlemen (tp gagal gara2x ada dokumen gilchrist)…..kok anda yakin skali kalo PKI menang akan ada pembantaian? yakin yg akan membunuh ortu anda itu PKI?,justru kedua belah pihak siap2x saling bantai kok sebagai self defence dan preemptive strike (yg paling siap justru TNI AD+muslim vigilante) knapa saya bertanya? karena di beberapa daerah PKI nyante2x ajah kok malah kegiatan berjalan normal2x ajah tuh (banyuwangi,lamongan dll) sebelom ada pemberitaan kasus lubang buaya (diblow up ama koran BERITA YUDHA cs), kasus myanmar anda sangat2x dangkal melihatnya…..kanapa? banyak berita+foto yg sudah diEDIT untuk kepentingan propaganda (banyak foto yg diupload bukan dari kejadian sebenarnya) ksus rohingya adalah kasus konflik antar entnis dimana etnik rohingya sendiri tidak diakui oleh pemerintah myanmar maupun bangladesh…… tp saya bersukur ortu+pak de sampean slamet…..

ORLAshittt Says:

17 August 2012 at 3:42 pm.

@all:: sebenarnya kasus pembantaian PKI hampir sama dengan petrus (operasi clurit),.. banyak pro dan kontra! tapi masyarakat indonesia sudah pintar kok memilah,, ini ibarat dokter meng amputasi kaki pasien,… orang yang di petrus (PKI/preman,dkk) merupakan penyakit kronis,…siapa menabur pasti akan menuai,… keluarga anda bukan korban pki, pantas lah anda berfikiran picik!! paman bapak saya mati di penggal dan di buang di bawah jembatan di salah satu kota kecil di jawa tengah, bapak saya yang seorang ketua ranting PNI di salah satu kota di jawa tengah setiap malam berlindung di polres ga berani tidur di rumah setelah paman bapak di penggal, tidak ke kodim karena hampir semua anggota kodim terkena infeksi virus PKI,… buat semua ga usah terlalu picik pikiran anda,…anda belum pernah kan merasakan jam malam? anda belum pernah kan di datangi PKI sambil bawa arit? jika belum pernah jangan picik lah,…. orla,orba,reformasi semua ada kelebihanya dan kekuranganya,karena saya sudah merasakan tiga jaman itu!

orbaSHIT Says:

18 August 2012 at 3:39 pm.

@orla pretttt…..play victim is sooo easy, ngapain juga ngaku2x keluarga sampean dibantai please jgn pake bawa2x PNI deh…lha wong banyak orang PNI juga dibantai ama TNI AD dan dibuang ke pulau buru kok :P banyak tuh testimoninya….kalo logika sampean kek gitu knapa DI/TII cs kagak dipetrusin aja ? apa karena agama “mayoritas” ? lha wong orang PKI banyakan beragama kok atau suku dayak yg ngebantai entnis madura di sampit knapa kgk dipetrus ajah? dari segi level kekejian sdh bisa masuk kategori “virus” kok itu….ngomongin masalah petrus sampean kgk tau duduk permasalahannya…emang dikira operasi clurit itu ngebunuhanin penjahat kelas teri doang apa? itu skenario BIA utk membungkam kaum oposan kok tp diracik dng isu keamanan dari skitar 10 ribu orang yg ilang banyak yg bukan preman juga kok…saya enggk picik kok pa’ tp stick to truth ajah dan tidak mendramitisir “cerita” dari mulut ke mulut….karena makin pintar publik makin banyak bertanya krn sejarah bangsa besar ini penuh darah dan masih banyak yg gelap

ajie Says:

20 August 2012 at 7:09 pm.

Ijin gabung bung. btw dimana aja daftar tempat bekas pembantaian PKI yang masih bisa dijangkau saat ini?? daripada jauh2 “wisata bencana” di my lai & tuol sleng. thx :]

orbaSHIT Says:

21 August 2012 at 8:59 pm.

@ajie maaf bung kalo kgk salah dari beberapa literatur yg pernah saya baca (diantaranya buku “palu arit di ladang tebu dan the forgotten years” karya hermawan sulistyo, “dalih pembunuhan massal” karya john rossa,”tahun yg tak pernah berakhir” karya john rossa,”when people becomes numbers” karya putu arya tirtawirya,”ronggeng dukuh peruk” karya ahmad tohari,”bertahan hidup di gulag indonesia” karya carmel budiardjo dan tulisan soe hok gie ketika melakukan riset diam2x ke bali)….lokasi biasanya ada di tengah perkebunan,pegunungan,sungai(brantas+bengaan solo) dan pantai(bali)…dan jangan salah teknik yg dilakukan para “milisi” tukang jagal ini (dengan kawalan angkatan darat+polisi) sangat mirip ketika cheka/NKVD/GPU/KGB melakukan “purge” di era 20~30an russia,mereka punya daftar nama dan target pembunuhan (dari mana datangnya list daftar nama tsb?), okay balik ttg lokasi pembantaian : gunung klotok kediri JATIM,hutan krenceng sumbertigo kediri JATIM,blitar selatan JATIM,jombang JATIM,madiun JATIM,purwodadi JATENG,singosari JATIM,bojonegoro JATIM,indramayu JABAR dst (terlalu banyak bung bisa cari sendiri di google)..kalo bung penggemar DP(disturbing pictures) hampir semua “cara2x inovatif” membunuh telah dipraktekan dalam masa2x gelap tsb….mayat2x membusuk dibiarkan bergletakan dipinggir jalan,pemenggalan kepala2x,penusukan organ vital dengan bambu dan besi runcing dll…in simple words it’s FUBAR (fucked up beyond recognizition)

ajie Says:

24 August 2012 at 4:39 pm.

@orbaSHIT thx bgt bung, semoga ada yang bisa dikembangkan jadi “wisata bencana”. selain ningkatin ekonomi juga belajar untuk tidak melupakan bab yang (di)hilang(kan). hehe btw buku2 td msh ada ga ya bung?? thx “verdeer, Jong Indonesie!”

Arifadi Budiarjo Says:

29 August 2012 at 4:44 am.

Mas Iman, salut atas tulisannya yang bisa menambah diskusi atas sejarah Indonesia yang selama ini dipenuhi oleh mitos “sejarah resmi” ala kekuasaan.

judju Says:

17 September 2012 at 1:57 am.

anda tau ini dr mana..??.kalo aq sih percya ma org tua2 ja.kakek aq,nenek aq,.klo d lhat2 dr pmbcaraanya n tutur ktanya,klhatanya anda spt anak cucunya k0munis..

orbaSHIT Says:

18 September 2012 at 9:49 am.

@judju double PRETTTTT!!!!….u can accuse me wharever shit u want bitch…,kalo gw komunis elo mo apa? mo nuntut gw? gw enggk ngerugiin orang laen kok,gw bayar pajak,bukan seorang kriminal dan gw tau komunisme itu SUDAH MATI karena ide2x luhurnya dikotori oleh sekian banyak diktator2x yg ngaku2x komunis….kediktatoran proletariat diputar balikkan menjadi kediktatoran PARTAI proletariat itu sajah sudah melenceng jauh dari ide MARX dan ENGELS….kgk jaman coyy nuduh2x komunis jaman skarang..gw saranin BANYAK baca!..asal jangan baca literatur hasan al banna ama syaid qutub ajeh…bakal jadi “penganten” loe :)

didin Says:

22 September 2012 at 12:17 am.

Bang iman, numpang ijin nyuplik artikel nya y..maksih sebelumnya bang

Anton Says:

25 September 2012 at 3:35 pm.

Sulit buat mengambil hikmah dari peristiwa ini, karena hal-hal seperti ini terkubur dalam kabut misterinya Orba. Sebagian masyarakat yang mungkin mengetahui hal ini, seperti si mahasiswa ini, memilih mencari pembenaran atas tindakan yang menjijikkan ini dengan beragumen, tokh ini aksi balas dendam akibat aksi2 agresif PKI tahun 60an. Seolah rakyat kita punya kultur kekerasan primitif

Saya sudah melakukan pendalaman literatur dan tidak menemukan hubungan yang betul2 simetris antara aksi PKi di tahun 60an dengan pembantaian massal ini … Lagipula sebenarnya SAYA TIDAK MENEMUKAN BUKTI PEMBANTAIAN SISTEMATIS ANGGOTA PKI/BTI THD MURID PESANTREN SEPERTI YANG DITUDUHKAN. Dari yang saya tahu, aksi sepihak ditujukan kepada elit desa, dan dalam banyak hal ini konflik horizontal sporadis akibat suasana politik yang panas. tidak seperti pembantaian di atas yang dilakukan dengan dukungan langsung militer.

orbaSHIT Says:

26 September 2012 at 8:47 am.

@anton maaf masbro dari beberapa referensi (termasuk CIA’s declassified archives dan US foreign policy declassified archives) “para elit” yg disasar ama pemuda rakyat,BTI,lekra dkk dibeberapa daerah adalah para pemilik(tuan) tanah yang kebetulan juga pemilik pesantren2x. sampai sekarang pun masih seperti itu kyai2x tsb mempunyai tanah warisan turun temurun yg luas…dan “dikaryakan” kepada para buruh tani untuk digarap (perkebunan2x dan sawah2x) berhubung pada tahun 60an ada UU pokok ttg agraria dan land reform….BTI hanya meminta tanah hak mereka yg tertuang didalam UU pokok agraria tsb untuk digarap……sebetulnya beberapa kyai tidak keberatan toh kebanyakan anggota keluarga BTI juga nyatri di pesantren tsb..namun pada masa itu politik sangat2x tidak bisa diprediksi arah anginnya, apalagi pada tahun 50an KH ISA ANSHARI (partai masyumi) telah memfatwakan PKI itu KAFIR!,belom lagi konflik antar desa dan rebutan jatah air untuk persawahan kian memanas apalagi dimasa-masa paceklik…namun korban yg jatuh masih dinilai moderat kalo dibanding korban kerusauhan di sampit,ambon atau poso….konflik politik di jakarta diekspor ke daerah-daerah (modusnya relatif kgk berubah ampe skarang) masa rakyat dibenturkan dengan fitnah dan adu domba…kalo kata iwan fals “….apakah selamanya politik itu kejam ?…”

Paijo Kuli Kasar Says:

28 September 2012 at 12:26 am.

@ admin & all.
Saya sependapat bahwa sejarah harus diluruskan jika ada yang keliru. Bukti – bukti otentik berupa riset, tesis dan apapun yang ilmiah atau cerita dari mulut ke mulut, kebenaran sejatinya hanya Tuhan yang tahu. Salah satu sifat manusia kan senang menutupi sesuatu atau melebih – lebihkan sesuatu. Kita lebih banyak berpendapat subjectif meskipun berkemas data – data ilmiah misalnya. Lidah kita tak bertulang, mata kita tidak terjaga selama 24 jam x usia hidup, telinga kitapun demikian. Adanya hari ini karena diawali kehidupan masa lalu (sejarah). Orang bijak pernah berucap: ” Jika ada kisah tragis, ceritakanlah sekedarnya. Ambil baiknya dan lupakan buruknya”. Mari kita songsong masa yang lebih baik tanpa menggunakan senapan lidah yang memuntahkan peluru – peluru kata menyakitkan. Salam dari anak ingusan dekil Sang Kuli Desa.

wawan Says:

29 September 2012 at 3:45 pm.

jangan hanya melihat dari satu sisi saja

sudah jelas PKI yang memulai makar dan melakukan kekejaman terlebih dahulu

sebagai pengingat atas kekejaman2 yang dilakukan PKI :
1. peristiwa madiun

2. peristiwa kanigoro

3. peristiwa jengkol

peristiwa2 ini tidak di tonjolkan sejarah

orbaSHIT Says:

29 September 2012 at 5:11 pm.

@wawan tau detail pristiwa madiun/madiun affair kagak ente? apa cuman baca dari buku PSPB,buku putih ORBA doang?,tau dokumen red drive proposal kgk ente? i bet u don’t know jack shit about these :P “peristiwa2 ini tidak di tonjolkan sejarah…” wtf? ampyun ente lahir taon berapa seeh? awal taon 80′an Brigjen. Nugroho Notosusanto membuat formulasi propaganda/indoktrinasi sistemik ttg sejarah indonesia yg dituangkan dalam bentuk buku2x sejarah ala ORBA, justru ke 3 pristiwa yg ente sebutin itu (dan pristiwa kelam GESTOK ’65) paling sering muncul dalam setiap literatur sejarah ORBA selama 32 tahun dalam rangka mengabadikan hantu PKI….tapi peran PKI dari jaman perintis pergerakan tahun 1926~1930an dan revolusi fisik tahun 1945~1949 dalam melawan penjajahan belanda dipendam dalam2x….sorry kekejaman bukan monopoli PKI doang kok,militer (AD) juga menyumbang kekejaman kok (petualangan liar invasi ke timor timur dan DOM aceh…pernah gitu disebut di buku sejarah?) please dong akh blajar sejarah lagi gih….noh komen2x ane di atas bisa jadi bahan referensi kok :D

Kuncoro Says:

1 October 2012 at 9:03 pm.

makasih ceritanya, tapi biar imbang tolong ceritakan juga kisah sebelum terjadinya pembantaian tersebut. apa yg melatarbelakangi kejadian tersebut, karena yg diceritakan hanya peristiwa terhadap PKI, terus bagaimana awal mulanya peristiwa tersebut bisa terjadi. itu harus juga diungkap. BERIKAN KAMI CERITA YANG BERIMBANG, JANGAN SEPERTI PESANAN.

orbaSHIT Says:

2 October 2012 at 9:17 am.

@kuncoro mau berita yg seimbang? lha cari sendiri doong dengan baca buku2x ttg kejadian ’65 atau searching di internet, padhal udah disebutin beberapa referensi yg melatar belakangi kejadian “genosida” tahun ’65 dikomen-komen sebelumnya…atau mnurut sampeyan “cerita yang seimbang” itu cuman dari sudut pandang pelaku pembantaian :P bentar lagi diputer tuh filem dokumenter “algojo” tukang sembelih orang2x PKI di komnas HAM..salah satu pelakunya bernama ANWAR CONGO seorang kriminal psikopat yg sengaja dilepas tentara untuk “purge” orang “PKI” dan tionghoa di daerah medan dan sekitarnya….lebih sadisnya dia dan kawan-kawan sesama algojo melakukan hal tersebut dengan riang gembira malah sambil menari CHA-CHA-CHA ……so masih belum berimbangkah fakta ini?

judjuu Says:

4 October 2012 at 8:45 pm.

s0k tau nih 0rg….emang l0 hdup jman dulu ya.??..

CIA kek, nek0lim kek..
Gw sih ttp prcya ma 0rg2 tua yg tak da sangkut pautnya ma pmerintah..yg mreka prnah mngalami hal2 spt i2…
K0g klìatanya bela2in k0munis….

Emang ente tau dari mane sih..??.

aq cinta tanah air ku Says:

5 October 2012 at 9:03 am.

iya nie..sok tau bner nih orang..

Lu tu tau percakapan soekarno dan mentrinya tau dr mane…?!..sdangkan mentrinya melihat2 klo dia cuma bner2 berdua ma presiden sukarno…
S0k tau isi prckapanya lg…

Ugghhh…nyebelin bngt nieh 0rang..!!

Klo gk suka ma soehart0 ya d iem aja..jgn memanas2 i keadaan..jgn mengadu d0mba..bnyak d0sa..
Klo lu gk takut d0sa brarti tdk d rgukan lg kl0 lu anak cucunxa PKI..

SALAM RAKYAT IND0NESIA..

MERDEKA..!!

orbaSHIT Says:

5 October 2012 at 9:17 am.

@judju mnurut logika elo lagi yg katanya “sok tau” berarti elo telen tuh mentah2x crita2x kakek nenek buyut loe yg kemungkinan “tukang jagal” pada masa itu atau dongeng fiksi penyiksaan 7 perwira TNI AD di lubang buaya? …jd siapa yg paling “sok tau”, disini gw bukan pro PKI atau kek elo yang ORDE BARU fanatic….gw udah kasih referensi ttg buku2x yg ditulis bukan bedasarkan “sok tau” tp fakta2x yg dirangkai jadi informasi…SO PLEASE READ THEM FIRST and give me ur best arguments…..woiiii jaman berubah woiiii suharto udah mampusss jd orang2x kek elo keknye kehilangan patron dan ingin tetep eksis dengan novel picisan yg dibuat ama ORDE BARU….[oknum] PKI melakukan kejahatan itu fakta tp pada jaman itu skali lagi gw katakan apa faksi2x laen juga tidak melakukan kejahatan terhadap mereka? dan fakta pula ada penjagalan ribuan/jutaan manusia indonesia yg “dituduh” KIRI (jd bukan hanya PKI saja tp anggota PNI dan MURBA juga kena getahnya)….jelas anak cucu mereka menuntut keadilan doong thd NEGARA (pada masa itu beberapa institusi negara melakukan pembiaran dan penghasutan)…kalo misal ada anak cucu orang masyumi,NU yg pernah disikat ama pemuda rakyat dan BTI mereka bisa menuntut juga terhadap PKI tp PKI sendiri sudah bubar….jd jangan belaga pilon kalo di indonesia pernah ada GENOSIDA yg bernama GESTOK 1965 ;-)

orbaSHIT Says:

5 October 2012 at 9:26 am.

@kloningan si judju GW KAGAK SUKA AMA SUHARTO elo mo apa?,lha wong rejim korup kek gitu dibela..kecuali elo dan keluarga elo yg mungkin kroni suharto dan kecipratan duit hasil korupsi :P dan skarang mengidap POST POWER SYNDROME…kasiann deh looe otak di dengkul kok dipiara…wajar seeeh lha idola elo aja si HARTO kagak lulus SR LoL

sylvi Says:

7 October 2012 at 12:29 am.

seru

Puki Says:

8 October 2012 at 9:29 am.

Saudara2ku sebangsa sependeritaan, membaca tulisan beserta berbagai komentarnya yg saling menyerang, sungguh sangat memprihatinkan… Ternyata kita generasi sekarang ini masih mewarisi sifat primordial untuk saling menghabisi… Jangan dianggap enteng dan sepele lho..diawali dengan saling menyerang dalam memberikan komentar, saling menghujat, saling membenarkan kelompok dan golongannya sendiri serta menyalahkan kelompok lawan yg gak sepaham dan sealiran, inilah cikal bakal tumbuh suburnya pertikaian, pertentangan, perpecahan yang dapat melahirkan kekerasan dan kekejaman luar biasa antar anak bangsa….kita semestinya sebagai generasi skrg sudah terkuras habis air mata dan darah atas tragedi bangsa yg begitu biadab dan tidak berperikemanusiaan yg terjadi atas bapak dan kakek serta moyang kita di masa lalu…membiarkan dn menonjolkan pertentangan pendapat disertai hujatan2 adalah benih dn cikal bakal kekerasan dn kekejaman seperti terjadi dimasa lalu…apa iya kita yg hidup di jaman skrg menginginkan terjadinya kembali tragedi seri 2 atau seri 3 dst seperti di masa lalu ? Demi Allah jangan lagi kita mewariskan permusuhan, perpecahan, kekerasan dan kekejaman kepada anak cucu kita kelak…
Wahai saudara2ku para anak bangsa dari keturunan manapun kalian berasal (mo pki kek, armed kek, banser kek, dsb.), kita sudah lelah bertikai yang tak karuan paran juntrungannya yang hanya mengakibatkan kesengsaraan berkepanjangan, maka demi tanggung jawab kpd tanah air serta sayang kita kepada anak cucu generasi penerus kelak, mari sejak sekarang kita saling bergandengan tangan, saling bahu membahu, saling berangkulan, berkumpul bersama untuk menutup lembaran hitam masa lalu moyang kita dan membuka lembaran baru untuk menataulang kehidupan berbangsa kita dengan dilandasi kebersamaan, kasih sayang, saling memberi dn menerima, demi menyongsong Indonesia Baru yang lebih beradab jauh dari budaya kekerasan dn kekejaman… Hanya dengan dilandasi keinginan untuk memberi dn mengabdi serta kebersamaan untuk mencari jalan terbaik, maka Indonesia Baru yang beradab akan tercipta…
Saya bersedia memfasilitasi sahabat dn saudara2ku semua (baik anak cucu pki, armed, banser, dsb.) untuk kumpul bareng di cafe minum kopi atau wedang jahe sambil ngobrolin hal2 yg positif dn kreatif serta turut berkontribusi dlm memberikan masukan utk pembenahan dn pembangunan bangsa Indonesia yang lebih maju, sejahtera dan beradab….

Teguh Says:

11 October 2012 at 2:45 pm.

Cerita dari bapak saya…pembantaian juga terjadi di sisi Selatan Pulau Nusakambangan, dimana ‘tertuduh’/'terfitnah’ diposisikan berada tepat di bibir jurang yang di bawahnya persis karang-karang dan ombak pantai Selatan. Ada yang hanya di dorong, ada yang dieksekusi dengan senjata dulu….

PEMBANTAI ORANG PKI Says:

12 October 2012 at 12:59 pm.

bagai manapun PKI pantas di bantai….yang gak terima atas pembantaian itu datang kesini…gua bantai sekalian.
orbaSHIT…gak usah banyak bacot ente….gua tau loe keturunan PKI dan keluarga lo korban pembantaian. Biar mampus keluarga lo.
Gak usah banyak omong, Kakek gua ALGOJO yang ngebantai orang PKI. Gak usah baca tulisan, ini Saksi hidupnya ada…Sini lo kalo pengen gua mampusin…sekalian bapak emak lo juga….
gak usah ngomong pake bahasa silogis ama gua lo, pake bahasa praktis aja…kalo lo mau balas dendam datang ke tempat gua, JL.Raya Cikaret KM 7 No.349 BOGOR, Depan POM BENSIN.
Kalo lo gak punya duit buat ongkos kesini, biar gua yang jemput kepala ente + keluarga ente…kirim alamat aja…

orbaSHIT Says:

12 October 2012 at 1:53 pm.

atas gw ;-) sblom elo bantai gw …..mungkin ELO duluan yg udah dicincang ama orang laen…. kgk perlu repot2x ngundang gw ‘njing! tunggu ajah….dasar sampah loe

Miris Says:

12 October 2012 at 1:53 pm.

Miris, kenapa organisasi “agama” juga ikut membantai yah.. ada yang pake “barisan pengawal Yesus” lagi.. gila..

someone Says:

12 October 2012 at 2:08 pm.

orang yg membunuh atas nama agama ataupun ideologi apapun itu sama aja, biadab namanya. Tapi memang konyol membunuh orang ‘tidak bertuhan’ dengan cara biadab dengan atas nama tuhan. Asas ketuhanan apa yg dipakai? Jejak kebiadaban itu masih ada di bangsa ini, seperti jelas tersurat dari komen “pembantai orang PKI” di atas.

Pada dasarnya kebiadaban itu bersumber dari ketololan. Otak dungu biasanya lekat dengan fanatisme, dan mereka berakhir sebagai fundamentalis dan bigot. Orang2 ber IQ rendah cenderung mengambil jalan pintas dengan kekerasan. Mereka jg alpa mengambil logika hubungan sebab akibat, mempunyai empati, kepekaan rasa dan kebijaksanaan.

Apa boleh buat, itulah cerminan bangsa Indonesia. Lebih baik pindah ke luar negeri aja. Di sini penuh sama orang2 tolol dan biadab.

someone Says:

12 October 2012 at 2:10 pm.

orang yg membunuh atas nama agama ataupun ideologi apapun itu sama aja, biadab namanya. Tapi memang konyol membunuh orang ‘tidak bertuhan’ dengan cara biadab dengan atas nama tuhan. Asas ketuhanan apa yg dipakai? Jejak kebiadaban itu masih ada di bangsa ini, seperti jelas tersurat dari komen “pembantai orang PKI” di atas.

iman Says:

12 October 2012 at 2:11 pm.

Tak dapat dipungkiri, musuh utama PKI adalah umat Islam, terutama para kiainya. Kiai dianggap sebagai musuh karena memiliki ribuan pengikut (jamaah) yang setia.

Salah satu unsur umat Islam yang juga paling dibenci PKI adalah Masyumi. Hal ini diungkapkan oleh KH Roqib, salah seorang korban kebiadaban PKI Madiun 1948 yang masih hidup. Kini KH Roqib adalah imam besar Masjid Jami’ Baitussalam Magetan.

Sebagai salah seorang kiai yang juga tokoh Masyumi, Roqib pun menjadi sasaran yang harus dilenyapkan. Dia diculik PKI sekitar pukul 03.00 dini hari pada tanggal 18 September 1948, tak lama setelah PKI merebut kota Madiun. Sebanyak 12 orang anggota PKI berpakaian hitam dengan ikat kepala merah menciduk Roqib di rumah kediamannya di kampung Kauman, Magetan. Dini hari itu juga dia dibawa ke Desa Waringin Agung dan disekap di sebuah rumah warga.

Di sebuah dusun bernama Dadapan yang termasuk dalam wilayah Desa Bangsri Roqib diseret oleh beberapa orang ke sebuah lubang di tengah ladang. Ketika akan disembelih di depan lubang, tiba-tiba Roqib mengingat pelajaran pencak silat yang diperolehnya. Seketika itu dia menghentakkan kakinya dan meloncat lari ke kebun singkong.

Begitu lolos, Roqib bersembunyi di antara rerimbunan semak belukar hingga siang hari. Naas, siang itu pula dia ditemukan kembali oleh anggota PKI yang mengejarnya. Roqib pun tertangkap dan diikat lagi, lalu disiksa sepanjang jalan dari Desa Bangsri hingga pabrik gula Gorang-Gareng.

Di pabrik gula Gorang-Gareng, Roqib disekap dalam sebuah loji (rumah-rumah besar untuk asrama karyawan). Di dalam loji terdapat banyak kamar dengan berbagai ukuran. “Ketika saya datang ke loji itu, kamar-kamarnya sudah penuh dengan tawanan. Satu kamar ukuran 3 x 4 meter diisi kurang lebih 40-45 orang. Bersama 17 orang lainnya, saya dimasukkan ke dalam salah satu kamar yang terdapat di ujung loji,” tutur Roqib.

PKI kemudian menembaki loji tempat Roqib dan tawanan lainnya disekap lebih dari satu jam lamanya. Tubuh-tubuh yang terkena peluru langsung terkapar di lantai bersimbah darah. Para algojo PKI tidak memedulikan teriakan histeris para korban yang terkena peluru. Mereka terus saja melakukan tembakan. Di antara belasan orang yang ada di dalam loji, hanya Roqib dan Salis, serta seorang tentara bernama Kafrawi, yang selamat.

Menurut guru ngaji ini, setiap habis menembak, pistol yang digunakan PKI itu tidak bisa menembak lagi, tapi harus dikokang dulu. “Saya bisa selamat dari tembakan karena memperhitungkan jeda waktu antara tiap tembakan sambil bersembunyi di bawah jendela. Kalau tanpa pertolongan Allah, tidak mungkin saya selamat,” kata Roqib getir.

Beberapa saat kemudian tentara Siliwangi datang menjebol pintu loji dengan linggis. Suasana sudah mulai sepi karena PKI telah melarikan diri, takut akan kedatangan pasukan Siliwangi. “Ruangan tempat saya disekap itu benar-benar banjir darah. Ketika roboh dijebol dan jatuh ke lantai, pintu itu mengapung di atas genangan darah. Padahal, ketebalannya sekitar 4 cm. Darah yang membanjiri ruangan mencapai mata kaki,” ungkap Rokib.

Selain KH Roqib, terdapat beberapa ulama dan pimpinan pesantren di sekitar Magetan dan Madiun yang jadi korban kebiadaban PKI. Di antaranya adalah KH Soelaiman Zuhdi Affandi (Pimpinan Pesantren Ath-Thohirin, Mojopurno), KH Imam Mursjid (Pimpinan Pesantren Sabilil Muttaqin, Takeran), KH Imam Shofwan (Pimpinan Pesantren Thoriqussu’ada, Rejosari Madiun), serta beberapa kiai lainnya.

Pesantren Ath-Thohirin yang diasuh oleh KH Soelaiman Zuhdi Affandi terletak di Desa Selopuro, Magetan. Pesantren yang mengajarkan ilmu thariqat ini sejak zaman penjahan Belanda maupun Jepang telah menjadi pusat gerakan perlawanan. Di pesantren inilah para generasi muda disiapkan dan dilatih perang oleh Soelaiman. Soelaiman gugur menjadi korban keganasan PKI pada pemberontakan tahun 1948, mayatnya ditemukan di sumur tua Desa Soco.

Menurut R Bustomi Jauhari, cucu KH Soelaiman Zuhdi Affandi yang kini menjadi pimpinan Pesantren Ath-Thohirin, KH Soelaiman tertangkap pada waktu itu karena santrinya sendiri yang menjadi mata-mata PKI. Kemana pun sang kiai pergi, PKI pasti tahu. “Keluarga besar kami sangat berduka atas kematian kakek. Dari seluruh keluarga kami ada sebelas orang yang dibunuh PKI. Dan kebanyakan mereka adalah kiai,” ujar Bustomi.

Penangkapan KH Soelaiman Affandi terjadi dua hari setelah PKI mengkudeta pemerintahan yang sah, tepatnya pada tanggal 20 September 1948. Ketika itu Soelaiman sedang bertandang ke Desa Kebonagung kemudian diculik.

Setelah ditahan di penjara Magetan selama empat hari, KH Soelaiman beserta tawanan lainnnya, diangkut dengan gerbong kereta lori ke loji Pabrik Gula Rejosari di Gorang-Gareng. Dari Gorang-Gareng, para tawanan ini kembali diangkut dengan lori menuju Desa Soco dan dihabisi di sana.

Salah seorang menantu KH Soelaiman Affandi bernama Surono yang juga dibawa lori ke Desa Soco termasuk orang yang mengetahui bagaimana kejamnya PKI dalam menyiksa dan membunuh Kiai Soelaiman di sumur tua Desa Soco.

Menurut Surono, sebagaimana dituturkan Bustomi, PKI berulang kali menembak Kiai Soelaiman, namun tidak mempan. Begitu pula ketika dibacok pedang, Kiai Soelaiman hanya diam saja, lecet pun tidak. Setelah putus asa, algojo PKI akhirnya membawa Soelaiman ke bibir sumur lalu menendang punggungnya dari belakang. Tubuh Soelaiman yang tinggi besar itu terjerembab di atas lubang sumur yang tidak seberapa lebar.

Anggota PKI kemudian memasukkan tubuh Kiai Soelaiman secara paksa ke dalam sumur. Begitu menimpa dasar sumur, Kiai Soelaiman berteriak lantang menyebut asma Allah, laa ilaaha illallah, kafir laknatullah, secara berulang-ulang dengan nada keras. “Teriakan itu membuat PKI kian kalap dan melempari Soelaiman dengan batu,” tutur Surono.

Surono yang akan dibunuh namun ditunda terus karena dianggap paling muda, akhirnya tercecer di barisan belakang. Setelah kelelahan mengeksekusi puluhan orang dalam sumur tua itu, algojo PKI menyerahkan Surono kepada salah seorang anggota PKI yang lain.

Tak dinyana, ternyata anggota PKI yang akan membunuh Surono itu adalah temannya semasa sekolah dulu. Oleh temannya, Surono dibawa ke tempat gelap lalu dilepaskan. Setelah bebas, Surono kembali ke Mojopurno dan melaporkan kejadian yang dia alami kepada keluarga besar KH Soelaiman Affandi.

Salah seorang ulama yang juga pimpinan pesantren yang menjadi musuh utama PKI pada waktu itu adalah KH Imam Mursjid, pimpinan Pesantren Sabilil Muttaqin (PSM) Takeran, Magetan. Sebagai pesantren yang berwibawa di kawasan Magetan, tak heran jika PKI, segera mengincar dan menculik pimpinannya bersamaan dengan dideklarasikannya Republik Soviet Indonesia di Madiun.

Selain sebagai pimpinan pesantren, KH Imam Mursjid juga dikenal sebagai imam Thariqah Syatariyah. Selain itu PSM juga menggembleng para santri dengan latihan kanuragan dan spiritual.

Pada 18 September 1948, tepatnya seusai shalat Jumat, KH Imam Mursjid didatangi tokoh-tokoh PKI. Salah seorang tokoh PKI bernama Suhud mengajak Kiai Mursjid keluar dari mushola kecil di sisi rumah seorang warga pesantren bernama Kamil. Rencananya Imam Mursjid akan diajak bermusyawarah mengenai Republik Soviet Indonesia. Kepergian KH Imam Mursjid bersama orang-orang PKI itu tentu saja merisaukan warga pesantren. Menurut mereka, Kiai Mursjid tidak akan menurut begitu saja diajak berunding oleh PKI.

Di depan pendapa pesantren, KH Imam Mursjid dinaikkan ke atas mobil, yang kemudian melaju meninggalkan PSM diiringi kecemasan para santri dan warga lainnya. Kepergian KH Mursjid yang begitu mudah itu bukannya tanpa alasan. PSM telah dikepung oleh ratusan tentara PKI. Bisa jadi Kiai Mursjid tidak mau mengorbankan santrinya dan warga pesantren sehingga memilih mau ‘berunding’ dengan PKI.

Ternyata, kepergian Kiai Mursjid itu adalah untuk selama-lamanya, ia tidak pernah kembali lagi ke pesantrennya. Begitu terjadi pembongkaran lubang-lubang pembantaian PKI di sumur Desa Soco maupun di beberapa tempat lainnya, mayat Kiai Mursjid tidak ditemukan.

Dari daftar korban yang dibuat PKI sendiri pun, nama Kiai Mursjid tidak tercantum sebagai korban yang telah dibunuh. Tak heran, jika santri dan warga PSM masih percaya bahwa KH Imam Mursjid masih hidup hingga saat ini, namun entah berada dimana.

Ulama atau pimpinan pesantren lain yang menjadi korban keganasan PKI di Madiun adalah KH Imam Shofwan, pimpinan Pondok Pesantren Thoriqussu’ada, Desa Selopuro, Kecamatan Kebonsari. Salah seorang putra KH Imam Shofwan bernama KH Muthi’ Shofwan yang kini mengasuh Pesantren Thoriqussu’ada mengungkapkan, ayahnya ditangkap PKI bersama dengan dua orang kakaknya, yakni KH Zubeir dan KH Bawani.

Penangkapan itu terjadi sehari setelah kepulangan Muthi’ Shofwan dari rumah kosnya di Madiun. Sebagai murid salah satu SMP di Madiun, Muthi’ tiap minggu pulang ke Selopuro, biasanya tiap hari Kamis malam Jumat. “Ketika tiba di rumah pada waktu itu, ayah saya (KH Imam Shofwan) beserta dua kakak saya telah ditangkap oleh PKI. Ibu saya bilang bahwa ayahmu pergi dibawa orang naik dokar,” tutur KH Muthi’ mengingat kejadian itu.

Beberapa hari kemudian dia mendengar berita bahwa ayah dan dua kakaknya itu ditahan di Desa Cigrok (sekarang Kenongo Mulyo). “Mas Zubeir dan rombongannya sekitar delapanbelas orang, pada malam Jumat itu, telah dibunuh oleh PKI dan dimasukkan ke dalam sebuah sumur. Karena Mas Zubeir agak sulit dibunuh, maka PKI dengan paksa menceburkannya ke dalam sumur dan menimbunnya dengan batu,” kata Muthi’.

Pada malam yang sama, ayahnya dan Kiai Bawani serta beberapa tawanan lainnya dibawa ke Takeran. Esoknya, para tawanan ini dipindah lagi ke Pabrik Gula Gorang-Gareng lalu dibawa kembali ke Desa Cigrok. Di sebuah sumur tua yang tidak terpakai lagi, KH Imam Shofwan yang merupakan saudara kandung KH Soelaiman Affandi (pengasuh Pesantren Ath-Thohirin, Mojopurno, Magetan) dan Kiai Bawani dibunuh dan dimasukkan ke dalamnya.

Rupanya, ketika dimasukkan ke dalam sumur, KH Imam Shofwan dan Kiai Bawani masih hidup. KH Shofwan bahkan sempat mengumandangkan adzan yang diikuti oleh puteranya. Melihat korbannya masih belum mati di dalam sumur, algojo-algojo PKI tidak peduli. Mereka melempari korban dengan batu lantas menimbunnya dengan jerami dan tanah.

Pada tahun 1963 jenazah para korban kebiadaban PKI yang terkubur di sumur tua Desa Cigrok digali, lalu dipindahkan ke Taman Makam Pahlawan Magetan. Jadi sejak tahun 1948 hingga 1963, jenazah para korban PKI masih tertimbun dalam sumur itu.

Menurut KH Muthi’ Shofwan, menghabisi ulama dan umat Islam memang keinginan kuat PKI, karena ulama dianggap sebagai penghalang berkembangnya ideologi mereka. “Komunis sangat anti pada Islam, oleh karena itu jangan dibiarkan bangkit lagi!” tegasnya

orbaSHIT Says:

12 October 2012 at 3:27 pm.

:) makin serrru euuuy….. di thread ini kita bisa lihat pertarungan intelektual vs kebodohan permanen yg tiada tara (salah satu prestasi paling berhasil ORBA)…..gw tau yg komen2x “legitimasi” penjagalan tsb orangnya ya itu2x juga tp pake ID beda2x…. lagu lama cooyyy gw udah pernah ngadepin orang2x kek elo aslinya elo tuh cuman PENGECUT dan PECUNDANG sama seperti KAKEK/ENGKONG/MOYANG elo yg tukang jagal dan maen kroyokan :P , kalo udah terdesak pake jurus pamungkas dengan cara menantang duel atau cara alus pake trik COPAS komen yg udah ada wakakakakkakak….oooops hal ini justru dengan jelas menunjukkan kapasitas otak mereka2x tsb masuk kategori OTAK DUNGU plus KRIMINAL!, sapa yg mo deket2x ama kriminal? logika sehat aja loh ini….. dasar primata ORBA yg tidak bisa berevolusi :)

sylvi Says:

12 October 2012 at 3:42 pm.

betul

whatever Says:

13 October 2012 at 4:52 pm.

mmm
cuma mau bilang, ga akan ada asap kalo ga ada api.
PKI dibantai pasti ada alasannya.
mungkin mereka pantas dibantai, yang salah ya yang memanfaatkan “acara” pembantaian untuk melibas musuh “pribadi” nya dunk.
kalo saudara saya sesama muslim bersalah karena ikut melakukan pembantaian yang terfitnah PKI, saya hanya bisa minta maaf.
apapun yang terjadi dengan Indonesia saya tetap cinta sebagai tanah air saya.
saya tetap cinta Islam sebagai tanah air saya.
soal FPI, saya sendiri mempertanyakan, mereka membela Islam atau membela kepentingan?

nugraha fahrul Says:

17 October 2012 at 1:43 pm.

Untuk mengetahui sejarah 65’ jangan hanya melihat dari satu kacamata bung. Kita harus arif melihat garis sejarah dari para pelaku sejarah. Mereka semua sudah mengeluarkan buku pembelaan masing masing. Kita sebagai generasi muda internet, harus bisa melihat sejarah secara netral. Saya Pengagum Soekarno, tapi membaca fakta di buku Ben anderson benar benar menohok saya. Kemudian saya bisa menyadari kekurangan mereka semua di kala di hadapkan pada KEKUASAAN dan POLITIK.
1. Soeharto : Pikiran, Ucapan dan Tindakan Saya.
2. Soekarno : Dibawah Bendera Revolusi sampai tahun 65’.
3. AH. Nasution : Dibawah Panggilan tugas Sampai Jilid 6.
4. Sobron Aidit : Wawancara.
5. Latief : Pledoi Kol. Al Latief – Soeharto terlibat G30 s.
6. Letkol Tahir : Wawancara, Oditur Militer 1965.
7. Chaerul Saleh : Biografi.
8. Ibu Sulami : Wawancara.
9. John Rossa : Dalih Pembunuhan Massal.
10. Ben anderson : Soekarno File dan Buku buku lain ( Wartawan di Indonesia th 66 ).
11. 40 years of Silence : film.
12. Buku tentang Perang AS di Vietnam Selatan dan Utara (Baru ditayangkan channel HISTORY).
13. Buku tentang Perang Gerilya AH.NASUTION untuk vietnam.
14. GUS DUR : Permintaan maaf dan Pengakuan ( youtube ).
Kalau anda sudah membaca minimal 50 % semua catatan dan buku tersebut, Saya pribadi menjadi prihatin dengan masa depan bangsa INDONESIA yang penuh dendam dan KEBENCIAN.
Kesimpulan Sejarah :
1. Ketakutan AS terhadap INDONESIA yang akan merepotkan AS yang tengah menghadapi VIETNAM, membuat AS membuat OPERASI INTELEJEN yang sangat SEMBRONO bin BODOH kalau dilihat sekarang ( Document Gilchrist adalah untuk menjebak Sukarno lewat SUBANDRIO -> memanfaatkan ketakutan SUKARNO thdp AD ),
2. KERAKUSAN SOEKARNO (20 tahun berkuasa ) dan SOEHARTO (melihahat kesempatan SUKSESI) serta IDEALIS nya NASUTION. Jutaan Rakyat jadi KORBAN.
3. AS dan CIA membantu SOEHARTO hanya dengan mengirimi HT ( walkie talkie ) dan Daftar Anggota PKI. HT adalah SALAH SATU JENIS KOMUNIKASI TERCANGGIH SAAT ITU untuk menggagalkan usaha SOEKARNO lewat G 30 nya untuk membersihkan para JENDERAL PEMBANGKANG ( A.YANI Menolak perang dengan MALAYSIA, Granat Cikini ).
4. SUHARTO adalah pendukung SUKARNO untuk back up Cakrabirawa. Tapi melihat g 30 s Aidit ( Aidit terinspirasi Putch Hitler. Putch PKI ) tidak sukses, Dia memanfaatkan kisruh ini . SUHARTO mengundang pasukan Kodam DIPONEGORO dan 454 Brawijaya untuk HUT ABRI tapi dengan Senjata penuh…(sebagai sarana backup PKI…)
5. Atas Pesanan Amerika SUHARTO membantai JUTAAN RAKYAT INDONESIA simpatisan dan ANGGOTA PKI karena ketakutan AS mereka akan menjadi seperti VIETNAM UTARA yang GANAS dan MILITAN. AS sangat kerepotan 1958 – 1962 Endless war di Vietnam.
6. Keterlibatan CIA hanya memberikan daftar simpatisan PKI dan WALKIE TALKIE serta dokumen pancingan tentang DEWAN JENDRAL akan bergerak, SOEKARNO memakan umpan itu dengan menghabisi nyawa para JENDRAL.
7. SOEHARTO memanfaatkan KEUNTUNGAN dengan GEGABAHNYA SOEKARNO lewat CAKRABIRAWANYA ( masak kolonel sekelas Untung berani menjemput 6 Jendral kalo gak ada perintah yang lebih tinggi ? / Untung sahabat karib SUHARTO).
8. Kalau CIA terlibat…pasti AMERIKA TAHU JUMLAH PERSIS KORBAN PEMBANTAIAN.
9. SELURUH RAKYAT INDONESIA hanya mendengar kabar JAKARTA lewat RADIO RRI dan radio SANDHI YUDHA milik ABRI yang sudah di SETIR oleh PAK HARTO dengan berita Sepihaknya…* inget RADIO KALA ITU bisa di dengar oleh 100 orang…informasi SEARAH…
10. KOMUNIS dan NONKOMUNIS di grass root di adu domba lewat berita DIBUNUH ato MEMBUNUH.saya jamin orang tua jaman kita waktu dulu terbelah menjadi dua kategori…DIBUNUH ato MEMBUNUH..( ditambahi iklim multi partai saat itu … gak beda bentroknya dengan musim kampanye sekarang )
11. kabar cerita tentang PKI akan membunuh juga menghinggapi orang tua kita. Pada waktu itu fakta hanyalah kabar yang dibawa oleh cerita. Dan cerita sama dengan fakta.
12. Turunnya RPKAD di kantong kantong muslim untuk membentuk milisi penjemput adalah angin segar untuk pihak yang menunggu dengan takut untuk DIBUNUH. Jadi terpaksa mereka MEMBUNUH untuk menunjukkan kepada tentara bahwa kita bersih dari PKI….
13. Modus OPERASI RPKAD dengan menunjukkan photo lubang galian yang seolah olah dibuat PKI untuk mengubur lawan politik. Duuuh…saya menghabiskan 4 tahun untuk memahami dan menghilangkan KEBENCIAN saya terhadap KOMUNIS DAN PEMBANTAI KOMUNIS. Ya ALLAH ampuni semua Dosa Para PENDAHULU KAMI…amien.

nugraha fahrul Says:

17 October 2012 at 1:51 pm.

https://www.muckrock.com/foi/united-states-of-america-10/select-crest-october-1965-indonesia-documents-cia-203/#213868-responsive-documents-part-i ini adalah DOKUMEN CIA yang sudah boleh direlease setelah 30 tahun…mohon dibaca untuk pengetahuan sejarah dan detik detiknya

orbaSHIT Says:

17 October 2012 at 5:52 pm.

@bung nugraha nah kalo argumentasi berdasarkan dokumentasi seperti ini saya justru senang karena kita bisa bertukar wawasan..tidak hanya tarik urat leher saling ancam, beginilah seharusnya diskusi yg beradab….banyak sejarah negeri ini yg mmg [sengaja] dikubur dalam2x demi status quo penguasa pada saat itu/kini…..dari jaman ken arok hingga jaman SBY kalo mo buka2xan sejarah pasti banyak yg terguncyaang hebat, namun fokus kali ini adalah GENOSIDA dan PELANGGARAN HAM BERAT gestok 1965 dimana militer saat itu (AD) berperan signifikan sbg agen provokator/eksekutor lapangan/sumber intelejen/pelindung/pemberi license to kill terjadinya penyembelihan dan pemerkosaan massal….diera CYBER kek gini masih ada yg mo propaganda kebohongan dan maen ancam pfftttt…. seperti kerbau yg dicucuk hidungnya :P

nugraha fahrul Says:

17 October 2012 at 7:08 pm.

Sebetulnya yang perlu dilakukan adalah meluruskan sejarah dengan mengetengahkan fakta yang ada. Di documen CIA diatas ada statement bahwa CIA membantu ( memberi ide ) untuk membuat SPACE GOAT kepada PKI atas G 30 S. Ada juga disebutkan bahwa kebingungan yang melanda akibat dihilangkannya pucuk pucuk pimpinan PKI agar tidak dapat menjelaskan yang kejadian yang ada.
Mungkin ini yang perlu dilakukan oleh pemerintah kedepannya.
1. Menjelaskan kronologi terjadinya G 30 S dan Peristiwa yang melatarbelakanginya.
2. Memberi ampunan kepada Tapol dan Napol PKI dan membersihkan namanya.
3. Ini yang terpenting…Memulangkan JENAZAH baek berupa tulang ataupun tanah kepada keluarga yang kehilangan. Jutaan arwah gentayangan juga gak bagus kalo dibiarin.
4. Menghapuskan segala bentuk sanksi hukuman baek kepada Algojo atau RPKAD atas masalah ini. ( gak berguna juga dihukum, karena situasi saat itu yang penuh kepanikan. yang terpenting poin 3 )
5. Melarang komunis tumbuh di Indonesia. ( Toh sekarang Komunis juga kolaps )
6. Pemerintah meminta maaf atas kejadian ini atas pembiaran konflik horizontal di masyarakat ( Seperti Australia yang minta maaf kepada suku aborigin )
7. Rekonsiliasi nasional seperti amerika setelah perang saudara UTARA –SELATAN.
Saya kira itu lebih arif. Gak perlu saling menghukum..Toh semuanya adalah korban. Baek yang TERBUNUH ato disuruh MEMBUNUH. Ampuni dosa pendahulu kami ya rabbi….

orbaSHIT Says:

18 October 2012 at 10:07 am.

@bung nugraha salam hormat saya untuk anda,terima kasih atas komen tambahannya

sylvi Says:

20 October 2012 at 12:28 am.

kece badai ilmu padi

Pembantaian yang tidak tercatat | Greenp4r4hyangan's Blog Says:

23 October 2012 at 2:26 am.

[...] http://blog.imanbrotoseno.com/?p=1498 Share this:EmailRedditMoreTwitterFacebookLike this:LikeBe the first to like this. Posted in Indonesia [...]

ann Says:

1 December 2012 at 12:38 pm.

Saya mmbaca smua kmen dari atas smpe kmen trkhir; ayolah, berhenti mmbwa glongan dsni. Mari kita diskusikan genosida ini scra terbuka, dalam ruang lingkup kemanusiaan it sndri. Jelas paham komunisme yg memporak-porandakan ibu pertiwi trcinta ini trnodai aksi Marxisme2 yg mmbnci tindak para borjuis tp sygny malah melakukan hal yg bhkn tdk pernah dilakukan binatang, sejarah sdh mmbuktikan; kediktatoran polpot, misalny. Mreka ini, para diktator2 inilah yg menyusupkan kediktatoran dlm tubuh komunisme. Mgnai bbrp kmen yg mgtkn ‘agamais’ korban,mkny mmbntai PKI, lantas; apakh dlm pdman hidup -kitab- dktkn boleh mmbunuh dengan serampangan? Melakukan tindak penyiksaan yg bahkan anjingpun tdk akan pernah melakukanny,sblm mmbunuh?; dlm Islam misalny-krn sya muslim-,dlm sjrah pnybaran Islam di tanah Mekahpun, sempat trjd pembunuhan keji pihak Quraisy thdp muslim. Stlh Islam jaya di tanah Mekah, apakah Rasulullah melakukan pembalasan dgn mmbnh Quraisy it dgn siksaan yg mmbuat korban lbh mmilih ‘mati saja secepatny’? TIDAK. Dalam agama Islam tdk ad yg nmny balas dendam, mka saudaraku yg mndukung tindak pembantaian oleh muslim Ansor Indonesia thdp tokoh yg dianggap ‘PKI’ tdk ad slhny anda mmbca lbh bnyk referensi sejarah Islam masa Rasulullah SAW.jgn sampe anda malah terjebak dalam pemahaman salah yg justru mmbuat anda sama jahatny dengan para pembantai ‘PKI’,Bgitupun dlm agama Kristen,Hindu, Maupun Buddha. sya rsa tdk dsebtkan mmbalas dndam it tdk apa2 dlm kitab anda; tdk ada agama yg mmbolehkan pembalasan dendam.
Sekali lagi, jgn biarkan dendam menyusup dlm nurani kita, igtlh saudara sebangsaku dari satu rumputlah maka sehingga muncul satu tetumbuhan rimbun.
Mari kita tela’ah masalah ini scra objektif,agar sejarah kelam pembunuhan tak tjd lg dmasa depan, jgn smpe krena masalah sepele, kta malah melakukan tindak genosida moral pancasila serta merusak pondasi bangsa. Kita Bhinneka Tunggal Ika; toleransilah darah kita, pancasila ruh kita, dan perbedaan sbgai kerangka. Jgn smpe trjdi ‘silent takeover’ yg mmbuat kita khilangan identitas. Dimulai dgn absurditas moral pancasila dan diakhiri dgn ‘punahnya’ bangsa Indonesia.

hs Says:

3 December 2012 at 1:28 pm.

mas orbashit. bagi email dong. mau pinjem buku boleh gk? kalo gk boleh minta info nyari buku2nya dmn. pemberontakan madiun itu biadab, pembantaian komunis 65-66 juga biadab. gak ada alasan apapun buat membenarkan pembunuhan

tapi harus dicermati bener2, kok bisa tuh para algojo sampe tega ngebunuhin pki. inget, 1 oktober 65 tuh suharto lewat RRI ngumumin kalo jenderal2 korban g30s tuh tititnya dipotong matanya dicongkel. suharto hembusin juga kalo pki pengen bunuh2in ulama, pendeta, sama pemuka agama lain. rakyat miskin bgt saat itu jadi gampang dikomporin.

dari yang saya pelajari, yang paling banyak untung dari tragedi itu suharto sama amerika. tragedi swiss november 67 dimana indonesia bagiin SDA ke perusahaan asing bisa jadi dasar logika paling pas. tragedi swiss november 67 tuh yang mimpin sultan HB IX sama ADAM MALIK. jadi wapres mereka bedua.

hs Says:

3 December 2012 at 1:44 pm.

pokoknya kalo mau ditarik kebelakang panjang deh. awalnya dari agresi militer belanda, trus yang paling penting tuh KLAUSUL KONFERENSI MEJA BUNDAR, mafia berkeley, UU No. 16/1965 pada 23 Agustus 1965 diterbitin soekarno isinya menolak segala bentuk keterlibatan modal asing di Indonesia, UU penanaman modal asing dipaksa terbit 1967, tragedi swiss november 67 dimana emas papua diraih freeport minyak buat caltex dan lain lain. lalu suharto berkuasa 3 dasawarsa, menulis sejarah yang menguntungkan rezimnya.

kesimpulan saya sih soeharto sama amerika bunuh 3 juta rakyat indonesia demi UANG.

orbaSHIT Says:

3 December 2012 at 2:28 pm.

@hs baru buka blog ini lagi setelah skian lama :) buku2x yg saya punya banyak kok beredar di gramedia tp saya pun hunting lewat internet cari file2x pdf ebook gratisan :P ttg rencana kudeta militer 6 juli 1946 yg gagal, “madiun affair”, dimulainya gerakan DI/TII dan pembasmian orang2x kiri di priangan timur,perpecahan tentara (AD),petualangan panglima2x daerah dlm PRRI/PERMESTA, percobaan (lagi) kudeta 17 oktober 1952 (gagal lagi) semua bermuara pada tragedi oktober 1965 plus juga crita lisan dr bebrapa orang tua saksi mata atau korban yg bs survive (khususnya di bali) @ann dendam ini tidak akan hilang sampai kiamat percayalah sis, karena mmg karakter bangsa ini pendendam …kejadian baru2x ini sajah sudah membuktikan hanya maslah batas wilayah kampung di adonara NTT mereka bisa saling bunuh :( jd bara ini tidak akan padam sampai kapanpun !

dea Says:

4 December 2012 at 1:29 pm.

kembali ke penguasanya. jaman pembanataian PKI didukung oleh negara. itulah keblingernya pimpinan-pimpinan kita. jelas keblinger, masa tanpa pengadilan langsung bikin daftar orang untuk dimatikan. rakyat sih ikut-ikutan saja sama yg nyuruh, apalagi yg nyuruh punya bedil. apalagi yg nyuruh punya intelijen, semakin mudah rakyat digerakkan untuk membunuh sesama manusia hanya karena ditunjuk sbg PKI.
masih terulang di kerusuhan kudatuli, kerusuhan sampit, dll, dll. padahal saya pribadi menolak tegas disebut sbg orang biadab, tetapi kelakuan mereka ternyata sangat biadab sekali. malu aku sama negara-negara lain

anton Says:

11 December 2012 at 11:00 am.

PKI emang gila, bukti rendahnya pendidikan bisa buat orang mudah dihasut. semoga insyaf orang2 yang membantai yang masih hidup sekarang.

sudomo Says:

12 December 2012 at 6:32 am.

saya dengar dari ayah saya yg asli kediri dan kebetulan kakek saya militer juga demikian…lurah setenmpat punya daftar nama panjang siapa yg harus dieksekusi ( tidak mungkin menafikkan organisasi di atas lurah tidak terlibat) kebetulan ayah saya ada di tengah2 pembantaian tersebut ..ada satu guru agama yg namanya ada di daftar..padahal beliau tidak pernah ikut organisasi aktif ( memang namanya aada di daftar organisasi guru ..) lalu disembunyikanlah guru tua itu di sebuah madrasah untuk mengajar anak2x kecil mengaji sehingga selamat.. Dan kebetulan juga ibu saya punya nenek adalah ketua gerwani yang ikut dibuang ke digul oleh belanda pra kemerdekaan tapi faktanya namanya diabadikan jadi pahlawan nasional. jadi elemen komunispun sebenarnya ikut dalam memperjuangkan kemerdekaan ini… dan jika mau belajar sejarah sebenarnya tokoh2 komunis itu juga islam bahkan dari organisasi Serikat ISLAM seperti “semaoen” jadi kalo ada yg teriak2 komunis tidak ada andilnya dalam kemerdekaan indonesia, kalo ada yg teriak2 komunis itu anti agama yah salah…

biji Says:

21 December 2012 at 2:06 pm.

Ayo semua kenapa pada ribut di blog ini, sudahlah yang sudah berlalu berlalulah, biarkan menjadi pelajaran kita agar tidak terulang lagi sejarah kelam bangsa ini, untuk sekarang ayo kita bangun bangsa kita agar tidak tertinggal dari bangsa lain. banyak kemiskinan, kelaparan, dll. ayo generasi penerus bangkitlah jagalah NKRI seperti yang telah dititpkan oleh seluruh pejuang yang berjuang sebelum kita…………. terima kasih

wawan Says:

25 December 2012 at 11:33 pm.

Walah, lha PKI aja sebelumnya menculik para kyai tak berdosa kq. PKI nya yg bejad. Dasar komunis sudah jelas2 ada wahyu agama. Heran gimana isi otak pki dulu. Isinya mungkin lumpur busuk.

Nugraha Fahrul Says:

26 December 2012 at 9:19 am.

mmm…Makin panjang debatnya neh. Terpaksa ikut lagi.
Wahai teman senegara, dan teman se internet. Diatas saya mencoba mengetengahkan kronologi sejarah dan solusi ideal tentang rekonsoliasi. Tapi dari berbagai koment yang sudah ditulis, sepertinya masih panjang juga bagi bangsa ini untuk mulai berpikir logis demi kemajuan bangsa ini. Saya pribadi tetap akan berjuang dengan tulisan tulisan seperti ini untuk mencoba membangun situasi positif dari TRAGEDI ini. Kesimpulan yang ada SAAT INI hanya akan seperti ini.
1. Jangan bermimpi menyelesaikan permasalahan kompleks bangsa ini dikala permasalahan lama dan besar seperti itu tidak terselesaikan. It’s can’t be FORGOTTEN but it’s can be FORGIVEN. Kasus munir, korupsi, papua, pendidikan yang makin mahal, BBM makin naek atau yang laen. Its must be SOLVED not FORGOT…
2. Dikala dendam antar KORBAN saja masih membara, jangan berharap ini akan selesai. Kita semua adalah KORBAN. Baek yang di BUNUH atau MEMBUNUH. Yang terbunuh mengalami traumatis kepercayaan sedang yang membunuh mengalami traumatis rasa berdosa. Sangat alami.
3. Jangan bermimpi kita akan maju dikala statistik pembangunan dari kemerdekaan sampai sekarang kita mengalami kemunduran dari infrastruktur yang di tinggalkan belanda. KERETA API, Ekspor Tembakau, GULA, Kopi dan KARET dulu EAST INDIES nomor 1 DUNIA ,bandingkan sekarang…..
4. GALILAH informasi sebanyak banyaknya tentang sejarah bangsa ini…agar kita tahu seberapa jauh kita tertinggal. Seberapa kotor politik negeri ini..jangan hanya mengagungkan PROKLAMASI…tapi kebingungan setelah merdeka.
5. Kita semua adalah CUCU dari KEMERDEKAAN…KAKEK adalah PEREBUT KEMERDEKAAN, SEDANG AYAH adalah KORBAN TRAGEDI….kita harus belajar dari kesalahan , bukan menyalahkan.
SALAM MAAF…INDONESIA

orbaSHIT Says:

26 December 2012 at 7:14 pm.

@wawan jiah gw paling demen ama para “right wing army centrist” kek elo :P bisanya cuman komen “PKI did this PKI did that” ….mangkenye NYIMAK dude,disini disajikan fakta pembunuhan massal yg massive yg mati bukan 100~200 ribu orang tp 1~3 juta orang dalam waktu yg relatif singkat! dan yg mati bukan hanya orang PKI tp banyak juga dr klompok2x yg mmg sudah “diincar” sejak lama oleh junta militer ORBA!….noh kamerad nugraha di atas gw udah kasih sdikit clue kalo tindakan biadab itu dipicu provokasi pemberitaan MUTILASI para jendral lewat radio dan koran tentara (AD), trus seperti biasa para “right winger” beralasan PKI duluan yg membunuhi kyai2x….ooooh kalo yg dibunuh bukan kyai kgk penting gitu yah??? logika ngaco :( loe baca sejarah enggak dul setelah PKI habis,PNI dan tentara yg “bersebrangan” dengan junta juga dihabisi…br setelah itu giliran klompok islam juga yg kena “gebuk”

W. Adi Nugroho Says:

6 January 2013 at 10:22 am.

Liat spion boleh tapi jangan lupain kaca depan nabrak ntarrr, udahlah yg udah berlalu biarkan berlalu, gak usah yg satu ngrasa lebih pinter dari yg laen, toh buku sejarah yg bikin juga manusia, yg maha tahu Allah SWT daripada debat mulu biar dianggep berpendidikan, yg terpenting jangan menawarkan wacana tanpa solusi, tapi tanya lagi sama diri kita sendiri apa sih yang sudah kita perbuat untuk bangsa dan NKRI tercinta ini?.

Irza Says:

12 January 2013 at 10:48 am.

semoga rakyat indonesia sadar bahwa telah selama 32 tahun dipimpin rejim biadab, rejim yg disewa negara nekolim untuk menjaga asset2nya di indonesia, rejim yg suka membunuhi manusia sebangsa. REJIM YG BERTINDAK SBG ANJING NEKOLIM

mario martin Says:

25 January 2013 at 11:16 pm.

harusnya nulis nya bukan G30S/PKI cukup G30S saja ya?.. sabaarr ya bang orba shit kalo kita ngomong sama orang IQ jongkok sampe mulut berbusapun, ga bisa nyampe.. yg terkadang terjebak dengan pendapat subyetif.(baca juga: Petrus Dadi Ratu karya Ben Anderson) dalam bukunya membahas kejanggalan pada kebijakan ORBA suharto penjahat perang semata-mata hanya untuk merebut kekuasaan dan menggulingkan Sukarno) menarik sekali tulisan mu bung. kebetulan sy juga sedang riset mengenai perihal kesejarahan negara ini, mudah2han kita bisa saling kasih informasi. udah stengah jalan pra produksi tp kwatir bung salah-salah filmku dicekal gawat kalo gitu… padahal niatku hanya untuk mengungkap kebenaran dan dituangkan dengan mempertahankan obyektifitas.

GALU Says:

3 February 2013 at 1:47 am.

Nampaknya bangsa ini belum bisa lepas dari sifat dendam.. buktinya di coment ini masih banyak yang saling menyalahkan dan saling membenarkan, dalam peristiwa tidak ada yang benar tidak ada yang salah, hal ini terjadi karena tidak adanya saling hormat menhormati sesama bangsa. pelajarilah sejarah ambil positifnya buang negatifnya agar tidak trulang lagi di Negara Yang Kita Cintai ini..

Penindasan/pemiskinan rakyat /pembodohan rakyat itu yang harus dilawan saat ini….

“wahai Kapitalis silahkan engkau dirikan pabrikmu seluas luasnya dinegaraku tetapi makmurkan rakjatku.. jika engkau mau memiskinkan rakyatku silahkan angkat kaki dari bumi pertiwi ini” jika ada pemimpin bangsa ini yang berkata seperti ini maka dialah seorang pemimpin sejati yang memikirkan kesejahteraan rakyatnya. MERDEKA

Obi Says:

3 February 2013 at 5:58 pm.

G30S adalah sejarah kelam bangsa indonesia,kita sebagai 1 bangsa di adu domba.

jika berbicara sebab akibat,tentu itu akan butuh pembahasan yang panjang.
mungkin menurut saya garis kecilnya kita lihat sejarah setelah peristiwa G30s, lebih tepatnya ketika presiden sukarno digulingkan. aset negara mengalir ke keluar negeri”amerika dan sekutunya” yg tentu saja pendukung suharto, bahkan sampai sekarang ini.

Kita sebagai penerus bangsa sudah saatnya untuk meluruskan sejarah dan saling memafkan
agar hal seperti ini tidak terjadi lagi. Sudah saatnya kita bersatu untuk indonesia yg lebih baik & mandiri.

bila berkenan sebagai tambahan referensi tentang politik luar negri amerika silahkan baca artikel-artikelnya Noam Chomsky di http://www.chomsky.info/
tentang indonesia ketik dengan pencarian sukarno/suharto / indonesia
Disini kita akan sedikit mendapatkan titik cerah mengenai dalang utama di baliknya peristiwa G30S dan motifnya.

bila ada yg bersedia menambahkan saya sangat berterimakasih :D

(INDONESIA BERSATU)

deddy Says:

13 February 2013 at 10:00 am.

Tepatnya di ujung timur pulau Jawa, tahun 1965 akhir dan 1966 awal, adalah waktu pembantaian terhadap orang-orang PKI yg dilakukan oleh golongan NU, kebetulan kepala dusun S adalah orang PKI yg terkenal jagoan dan pemberani, sampai-sampai di ujung dusunpun diberi plang/gapura dari gedhek (anyaman bambu) bertuliskan Dusun PKI, sebelah dusun itu adalah desanya orang-orang NU. Rupanya kepala dusun itu memang mantap betul akan pilihannya, bahwa sekali PKI akan tetap PKI sampai mati, sehingga waktu “babat-babatan” telah di mulai, dimana di hampir seluruh pelosok kabupaten saya itu terjadi pembantaian antara PR VS ANSOR….PKI membantai NU dan Nasionalis/Marhaen…begitu saja silih berganti sampai pada akhirnya PKI benar-benar dihabisi oleh NU dan Marhaen dan mayatnya dibuang di mana-mana. kembali ke dusun Saya yg plang PKI di batas dusunnya itu tetap saja kokoh berdiri. Sehingga pada suatu waktu tibalah masa dimana desa NU yg berada tepat di selatan dusun PKI itu mengirimkan satuan tugas algojonya kira-kira 10 orang yg dipercaya sakti secara siluman untuk membersihkan dusun PKI itu dengan cara langsung membunuh kepala dusunnya, akhirnya sampailah mereka para algojo itu di kediaman kepala dusun yg tepat berada dipinggir jalan dan sekaligus dekat dengan rel kereta api, segera setelah di amat-amati kepala dusun itu memang berada dalam rumahnya dan dalam kondisi lengah dan tak berpenjaga, maka dengan tidak membuang waktu lagi mereka menghambur ke arah rumah kepala dusun itu untuk menyerbu, alangkah terkejutnya kepala dusun itu melihat serangan kilat dari musuh sebelah desa yg tidak pernah terbayangkan sebelumnya, sembari menyelinap keluar rumah tak lupa dia sambar salah satu senjata tajamnya dan sambil teriak-teriak memberitahu orang-orang PKI untuk segera datang membantu krn terjadi penyerangan mendadak….tapi apamau dikata penyerang lebih banyak dan lebih siap sehingga sang kepala dusun itu pun tak berapa lama terkepung, dan segera terjadi perkelahian tak seimbang, yang biarpun kepala dusun itu masih sempat memberikan perlawanan dengan membuahkan korban luka-luka dipihak algojo, tapi akhirnya dia harus merelakan tubuhnya terjerembab ke tanah dengan luka bacok disana-sini, dan sebagai pamungkas lehernya digorok oleh algojo-algojo itu tepat di rel kereta api…berakhirlah sudah dusun PKI itu.

deddy Says:

13 February 2013 at 10:12 am.

DAN SEBAGAI TAMBAHAN YA…HAMPIR BISA DIPASTIKAN ATAU LEBIH DARI RATA-RATANYA…ANAK-ANAK KETURUNAN PKI DI DUSUN SAYA ITU HANYA SEDIKIT YG MAU BERUBAH…ANAK CUCU PKI ITU…. KEBANYAKAN MASIH TIDAK MAU SHOLAT, SENANG JUDI, MAIN PEREMPUAN, NENGGAK BOTOL DAN MENCURI…BIARPUN MEREKA MENGAKU BERAGAMA ISLAM…AKHIRNYA SAYA BERFIKIR…ZAMAN ORBA ANAK KETURUNAN PKI TIDAK DIBERI HAK UNTUK JADI APARATUR NEGARA, APAPUN ITU BENTUKNYA…TIDAK DIBERI KESEMPATAN SEKECILPUN…MUNGKIN MEMANG ADA BENARNYA MEREKA (ANAK-ANAK PKI) TDK JADI PNS, POL, TNI. KARENA MEREKA RATA-RATA TIDAK SENANG DENGAN PRESIDEN KE -2 INDONESIA DAN MEREKA BANYAK YANG GAK SENANG, ALERGI DENGAN KYAI ATAU TOKOH AGAMA ISLAM…TERNYATA MEREKA MASIH SAJA MENYIMPAN DENDAM.

deddy Says:

13 February 2013 at 10:21 am.

DAN SEBAGAI TAMBAHAN YA…HAMPIR BISA DIPASTIKAN ATAU LEBIH DARI RATA-RATANYA…ANAK-ANAK KETURUNAN PKI DI DUSUN SAYA ITU HANYA SEDIKIT YG MAU BERUBAH…ANAK CUCU PKI ITU…. KEBANYAKAN MASIH TIDAK MAU SHOLAT, SENANG JUDI, MAIN PEREMPUAN, NENGGAK BOTOL DAN MENCURI…BIARPUN MEREKA MENGAKU BERAGAMA ISLAM…JADI AKHIRNYA SAYA BERFIKIR…PADA ZAMAN ORBA ANAK KETURUNAN PKI TIDAK DIBERI HAK UNTUK JADI APARATUR NEGARA, APAPUN ITU BENTUKNYA…TIDAK DIBERI HAK DAN KESEMPATAN SEKECIL APAPUN…DAN MUNGKIN MEMANG ADA BENARNYA MEREKA INI (ANAK-ANAK PKI), TIDAK BOLEH JADI PNS, POL MAUPUN TNI…. MAU TAHU APA SEBABNYA? SEBABNYA ADALAH MEREKA RATA-RATA MASIH TIDAK SENANG DENGAN FIGURE PRESIDEN KE -2 REPUBLIK INDONESIA YG TELAH MEMERINTAHKAN PENGHANCURAN PKI SAMPAI KE AKAR-AKARNY DAN MEREKA INI BANYAK YANG GAK SENANG, ALERGI DENGAN KYAI ATAU TOKOH AGAMA ISLAM……OH..TERNYATA … MEREKA MASIH SAJA MENYIMPAN DENDAM. MAKA BERHATI-HATILAH DENGAN AJAKAN-AJAKAN UNTUK REVOLUSI TOTAL…ITU CIRI KOMUNIS…DAN BENIH-BENIH KOMUNIS MASIH TUMBUH DENGAN SUBUR…MENUNGGU WAKTU YG TEPAT UNTUK MENJULANG TINGGI DAN MENCENGKERAM RAKYAT KITA…

orbaSHIT Says:

13 February 2013 at 7:11 pm.

@atas gw …..NGACOOOOO abisss…. komunis komunis komunis komunis lagi2x koooomuuunissssss……..jangan2x istri/pacar lu selingkuh nanti nyalahin komunis lagi, elo dipecat dr kerjaan lu nyalahin komunis, anak lu diperkosa orang nyalahin komunis, lu sakit ingatan (kek skarang ini) nyalahin komunis :P kek PKS yg nyalahin zionis,freemasson,yahudi atau apalah….tp gw demen nanggepin orang komunispobia kek lu :D lu pake parameter “kgk mo sholat,seneng judi,maen prempuan dll” adalah valid/sahih seorang komunis??? noh asistennye si lutfi PKS kegep lg mo “nggarap PSK” dengan bayaran 10 jt/2 jam padahal ngakunya USTAD denger2x bininya 5 lagi jd mnurut lu dia KOMUNIS dong logika silogisme loh ini wakkakkakkakka….dasar otak udang

andhika Says:

14 February 2013 at 5:23 pm.

Semua manusia dilihat dari perilaku.

Negara kita “INDONESIA”, yang berkeTUHANAN YME ternyata????????

Lihat kondisi sekarang bung. Nyawa tiada harganya, penjahat, seks bebas, kekerasan seksual jadi biasa.

Usahlah mengungkit masa lalu, jadikan saja pelajaran tuk lebih baik.
Yang mendesak adalah PEMIMPIN YANG BERKETUHANAN. PEMIMPIN YANG TIDAK MEMISAHKAN IBADAH DENGAN KEHIDUPAN SEHARI-HARI.

ngali Says:

15 February 2013 at 8:50 pm.

jangn2 ini web komunis….

sudono Says:

17 February 2013 at 8:32 pm.

Pemimpin2 indonesia seperti si Harto sangat kejam semoga mendapat neraka selama2nya. Pembunuhan besar2an terhdap orang2 yang berpotensi membangun bangsa. Sekarang ada lagi islam garis keras yang sok mau menghancurkan pancasila dan bangsa indonesia. Indonesia ada sudah ribuan Tahun, islam dan agama2 lain baru ratusan tahun jadi enyahlah kalian semua pengacau atas nama agama dan politik

sylvi Says:

17 February 2013 at 9:44 pm.

@ngali, ngaco, ngawur, ngasal ente

joko Says:

18 February 2013 at 11:46 am.

@deddy <- ngakak gua bacanya, ceritanya kok mirip sinteron cerita silat gitu he he he. dari bahasanya keknya kamu itu kurang terpelajar deh. trus tau ga kamu apa itu komunis ? apakah komunis itu sama dengan atheis ? agnostik? atau islam KTP? apakah semuanya sama? jangan jangan kamu anggap sama semua, kalau iya kasihan juga rakyat indonesia, tehnologi makin maju cuma dari kulitnya saja namun cara berpikirnya tidak ada bedanya. besok kalau ga senang sama tetangga yang ga suka sholat langsung bilang pki luh! moroooon ha ha ha

joko Says:

18 February 2013 at 11:53 am.

@orba dah ga lagi kok sekarang yang lagi ngetren itu zionis, istri/pacar selingkuh zionis biangnya, indonesia korupsi zionis biangnya, sampai sepak bola kalah juga pasti amrika dan zionis yahudi biangnya ha ha ha,

deddy Says:

18 February 2013 at 8:57 pm.

njhhlk;

deddy Says:

18 February 2013 at 9:08 pm.

HA…HA….KAMU ANAK KETURUNAN PKI YA…? HA….HA………ANJING!!!!! KAMU DAN PKI ITU…..HA…HA…. 1 KOMPILASI BUSUK..KAFIR!!! AKU DARI 3 HARI YG LALU GA BISA BALAS2 COMMENT TOLOL KAMU KRN DIBLOKIR SAMA PEMILIK BLOG INI….SEKARANG AKHIRNYA BISA JUGA….(PUAS AKU)HOIII…. ANAK KETURUNAN PKI YANG GOBLOK2, BEJAT…KERJANNYA MALIIING AYAM TETANGGA….!!! DENGERIN AKU YA…..PKI BANGSAT ITU TAHUN 1948 BUNUH ORANG-ORANG DI MADIUN MIRIP BINATANG….TAHUN…1966 DI KABUPATEN KU…PKI SETAN KAAFIR ITU YG TERLEBIH DAHULU MEMBUNUHI ORANG2 NU/KYAI/ORG2 TERDIDIK….KENAPA ITU GAK KAMU BAHAS SEBAGAI KEJAHATAN KEMANUSIAN…? HA…? ANAK-ANAK PKI BABI! KENAPA KAMU PERMASALAHKAN KAMI ORANG ISLAM MEMBELA DIRI…KAMI TIDAK DI SURUH TENTARA UNTUK BUNUH PKI…KAMI MEMANG DAH MUAK SAMA PKI….KAMI MENIKMATI MEMBUNUH PKI…HA…HA….IDIOT KAPAN KAMU BERONTAK LAGI…AKU TUNGGU YA….AKU PENGEN BUNUH TU PKI-PKI BANGSAT LAGI…HA…HA….HA….AYO MARI…..ISLAM PASTI MENYAMBUT DENGAN GEMBIRA…MARI….MARI…..KAMI TUNGGU….!

deddy Says:

18 February 2013 at 9:16 pm.

PKI SETAN…!!! KALIAN MEMANG RACUN….!!! KALIAN SUKA AGITASI, PROVOKASI…RAKYAT DENGAN IMING-IMING BAGI-BAGI TANAH GRATIS….HA..HA….3 SETAN KOTA…7 SETAN DESA…GANYANG KAPIR…HA…HA….CHINA AJA SEKARANG KAPITALIS, RUSIA JUGA, APA YG KALIAN MO BANGGAKAN? AAAA…ANAK PKI SINTING!

deddy/ORLA SHIT Says:

18 February 2013 at 9:19 pm.

ORBA SHIT…..BAGAIMANA KALO AKU…KATAKAN KAMU ANAK PKI..BAU, DEKIL, PENZINA…DONGO…IDIOT…IMBISIL…BIBISIL…KELAINAN OTAK..ALIAS GOBLOK BIN SINTING….? HA…HA…HA…

deddy/ORLA SHIT Says:

18 February 2013 at 9:20 pm.

KAMU..SEKOLAH NYOGOK….BAPAK KAMU PKI TOLOL YANG KERJANYA MENCUCI PANTATNYA ANJING BUDUK…HA…HA….

orbaSHIT Says:

19 February 2013 at 11:42 am.

@atas gw OTAK UDANG nuff said LoL :D

deddy/ORLA SHIT Says:

19 February 2013 at 8:15 pm.

dongooo…dongoooo…ha…ha…menggonggong aja kerjaan lu saban hari

orbaSHIT Says:

20 February 2013 at 7:49 am.

@atas gw skali lageee OTAK UDANGGG ROFL :D :D

deddy/ORLA SHIT Says:

20 February 2013 at 8:56 am.

buset…njing nggonggong lagi lu…

KOplaK Says:

20 February 2013 at 3:07 pm.

Menurut cerita bapak saya Almarhum, benar kata @SUDOMO, banyak yang dituduh PKI tapi tidak ngerti apa itu PKI sebenarnya, jangankan paham akan politik, bisa baca tulis aja sudah bersyukur.. Banyak orang tidak berdosa menjadi korban.. gara-gara sekedar ikut kampanye waktu pemilu, diciduk dan tak pernah kembali ke rumah.. hal ini lah yang saya ingat waktu kecil, sehingga orang madiun sangat trauma kalau membicarakan soal PKI.. saya ingat waktu kecil saya bertanya tentang PKI ke Ibu saya .. Ibu saya langsung bilang “Hussh!diam!nati ga tau apa-apa dikira ikutan PKI”, kemudian bapak saya menegur ibu saya.. kenapa harus takut menceritakan yang sebenarnya.. Bapak saya tidak ikut politik apa-apa, hanya seorang guru kursus elektro di kota madiun, tapi bapak saya tidak menutup mata melihat orang tidak bersalah juga dibantai, bapak saya juga menjadi saksi ketika PKI membunuh orang tidak bersalah ketika sedang dalam perjalanan Ponorogo – Madiun naik kereta uap.. jadi kedua belah pihak PKI (Komunis) dan lawan2nya itulah biang keladinya.. rakyat Bodoh tidak bersalah menjadi korban!

orbaSHIT Says:

20 February 2013 at 5:48 pm.

LoL OTAKKKKK UDAANNGGGG LoL :) @koplak nah itu dia bro 2 belah pihak mmg sdh saling konflik sejak revolusi fisik PKI melalui laskar PESINDO dan masyumi/NU dengan laskar AOI (angkatan oemat islam) ditengah2x ada TP,TGP dan gerilyawan nasionalis…so komposisi kiri tengah dan kanan….masing2x punya massa akar rumput yg kebanyakan buta huruf…nah massa inilah yg gampang dipengaruhi atau salah intepretasi dari semua instruksi pimpinan mrk masing2x, tp karena PKI kalah taon ’65 semua dosa dan laknat ditimpakan ke PKI padahal pada saat itu PKI secara organisasi kgk tau apa2x akibatnya jutaan orang dibantai…dan ada beberapa orang OTAK UDANG di thread ini yg seakan membenarkan tindakan biadab tsb apalagi atas nama AGAMA ;-)

deddy/ORLA SHIT Says:

20 February 2013 at 8:08 pm.

menggonggong lagi rupanya..he..he….

orbaSHIT Says:

21 February 2013 at 8:27 am.

OTAK UDANG ROFL :P

Anti Korupsi Says:

21 February 2013 at 8:31 pm.

Saya baru hari ini baca ttg mslh pki dan peristiwa2 seputar 30 september. Meskipun sebelumnya saya pernah ntn film 40 years of silence 5 tahun yg lalu, tp membaca fakta2 yg ada diatas dan beberapa website yg saya baca selama 6 jam hari ini (berawal dari iseng baca2 ttg kerusuhan 98) tetap saja mencengangkan saya. Jujur, 7 tahun yg lalu saya masih percaya klo pki itu brutal dan biadab. Tp skrg2 ini setelah membaca dr berbagai sumber data banyak sekali terbuka mata saya bahwa sejarah itu banyak yg dimanipulasi oleh oknum2 yg menginginkan masyarakat itu buta akan kebenaran. Itu smua politik busuk! Dan siapapun yg terjun ke dalam politik bertujuan untuk kekuasaan otoriter pastinya akan sama. Saya tidak akan berkomentar banyak tettang tingkat kesalahan pki ataupun orde baru, karena saya masih malu dengan ‘hijaunya’ pengetahuan saya. Saya cuma melihat fakta bahwa jutaan manusia dibunuh secara biadab demi menutupi kebenaran dan demi menghancurkan potensi ancaman yg mungkin tumbuh di kemudian hari. Menurut saya,itulah salah satu alasan genocide tersebut dilakukan oleh pihak orde baru selain tulisan mas Nugraha Fahrul mengenai “siapa membunuh,tidak terbunuh”. Satu lagi adalah dendam antar organisasi ataupun peorangan yg ikut meningkatkan jumlah korban pembantaian di kala itu. Saya adalah org beragama, jadi saya tidak pro dengan ajaran komunis yg tidak percaya agama (ANDAIKAN ITU BENAR). Tapi saya mengutuk kekejaman para oknum orba yg anarkis. Sayapun tidak suka kepada yahudi/israel yg selalu menjajah dan membunuhi orang palestina tapi saya jg mengutuk perbuatan kejam Hitler di masa PD (perang dunia) yg membantai jutaan org yahudi. Dlm 1 kelompok jika 1-2 org jahat, apakah semua bisa divonis jahat?? Apakah kebodohan rakyat indonesia pada jaman itu yg hanya tau beras dan pakaian itu suatu tindak kriminal yg perlu dihukum mati dengan cara yg sesadis2nya?? Tidak ada satupun kejahatan dimuka bumi ini yg pantas dapat hukuman dgn cara menusukkan pedang melalui vagina hingga ke mulut sampai terbelah…TIDAK ADA!! Inti dari komentar saya,hendaknya para pengunjung blog ini jgnlah melihat segala sesuatunya dari segi pengetahuan anda masing2. Ada kalanya tidak semua org seberuntung anda yg memiliki akses utk mengetahui lebih dari yg lain. Saya cuma bertanya untuk semuanya yg menganggap bahwa pembantaian itu pantas utk dilakukan…..BAGAIMANA PERASAAN ANDA apabila ANDA DAN KEL ANDA yg tidak tahu apa2 hidup di jaman itu dan ANDALAH YG SEDANG BERDIRI DI ANTRIAN menunggu penyiksaan sampai anda MATI DGN CARA2 TSB DIATAS???
Sekali lg saya mohon maaf atas keterbatasan pengetahuan saya.
Terima kasih

orbaSHIT Says:

21 February 2013 at 9:14 pm.

@anti korupsi ini baru komen cerdas….tidak seperti si OTAK UDANG yg hanya ngoceh kek kaset kusut….seperti kata sejarahwan JJ rizal…sejarah indonesia itu dimanfaatkan PENGUASA untuk mengelabui RAKYAT JELATA…banyak daerah “abu-abu” yg tabu untuk disentuh dan dipelajari andaikan PKI menang di tahun ’65 dan melakukan pembantaian pun mereka akan dicatat sejarah sebagai penjahat kemanusiaan sama seperti POL POT cs….. HISTORY repeats it self..yg jadi pertanyaan gw lama adalah mengapa KEJAHATAN dan KESADISAN DI/TII tidak pernah terekspos??? apa ada hubunganya dengan agama “tertentu”, apa karena para ex DI/TII dimanfaatkan opsus ali murtopo?? jadi track record dan dokumen2x mereka sengaja “dihapus” dr sejarah indonesia?

deddy/ORLA SHIT Says:

21 February 2013 at 9:54 pm.

halah… lu tu binatang najis lu..gonggong aja lu bisanya…dasar binatang…! ha..ha….gonggong trus!

deddy/ORLA SHIT Says:

21 February 2013 at 9:56 pm.

KAMU ANAK KETURUNAN PKI…NGERASA KURANG PUAS LU NJING…AYO…BERONTAK AJA LAGI BIAR AKU BISA CARI KAMU DAN KELUARGAMU…

deddy/ORLA SHIT Says:

21 February 2013 at 10:11 pm.

ORLA = ZAMAN KERUSAKAN DAN KENISTAAN INDONESIA MENURUT KACAMATA ISLAM (TIDAK ADA KACA MATA PKI TU YG NGEYEL ITU SINTING/GA PAKE PIKIRAN 2 PKI) PADA ZAMAN ORLA ITU DIPERBOLEHKAN PARTAI NAJIS KAFIR= PKI UNTUK BERDIRI BEBAS SEJAJAR DENGAN ISLAM YG MULIA (DAN INI GA MUNGKIN LAH…ISLAM MENGAJARKAN TAUHID KEPADA ALLOH…INI PKI, MENGAJARKAN BAHWA HIDUP HANYA UNTUK MELULU DIDUNIA/ UNTUK TIDAK PERCAYA PADA ALLOH SWT DAN SEMUA SAMA..TIDAK ADA ORANG BERILMU AGAMA ATAU PETANI SEMUA HARUS SAMA…GURU DIHINA, KYAI DIBUNUH, SANTRI DICINCANG…SANGAT BERLAWANAN DENGAN ISLAM YANG MENGATAKAN BAHWA ORANG BERIMAN DAN BERLIMU AKAN DITINGKATKAN DERAJATNYA BEBERAPA DERAJAT…ALHAMDULILLAH ZAMAN ORBA PKI DIBERANGUS HABIS…!!! BAGAIMANAPUN PENDAPAT KAMU ….SHIT, ZAMAN ORLA MENURUT ISLAM JAAAUUUUUH KESESATANNYA DAN BESAAARRR MUDHOROTNYA DIBANDINGKAN ZAMAN ORBA…BAGAIMANA ORANG YG MENYEBARKAN PRINSIP KETIDAKPERCAYAAN TERHADAP ALLOH SWT DIANGGAP PEJUANG/PAHLAWAN BANGSA…YAKINLAH PKI AKAN BERONTAK LAGI…DAN YAKINLAH AKU AKAN DIGARDA TERDEPAN UNTUK MEMBASMI PKI SAMPAI KE AKAR-AKARNYA….MARIIIII…AKU TUNGGU…AKU GA SABAR…KALIAN BINATANG NAJIS MAJU AJA RAME-RAME…KAMI GA TAKUT..DAN MATIPUN KAMI MASUK SURGA BILA KALIAN BUNUH…MAKA…MARIII AKU TUNGGU KALIAN…ANAK2 PKI…MARI …..

Anti Korupsi Says:

22 February 2013 at 2:54 am.

@dedy: maaf bung dedy,disini ga ada yg menjelek2an islam. Sayapun org muslim. Saya jg ga suka dgn kelompok yg ga percaya Tuhan. Tp blog ini dibuat bkn utk menyudutkan masing2 pihak. Baik itu muslim,non muslim or parpol yg turut/tdk terlibat dlm pembantaian di masa lalu. Tp utk mengekspos fakta bahwa jumlah korban2 di era orba itu tak terhitung jumlahnya. Dan yg disayangkan smua tertuduh tdk mendapatkan pengadilan yg layak dan lgsg dieksekusi di tmpt dgn cara yg tdk berperikemanusiaan. Saya tanya kpd anda sekali lg…anda yg mengaku benci pki tp andaikata anda jaman dlu dituduh dan dihasut oleh org lain klo anda pki,dan smua org percaya…bagaimana perasaan anda? Terlepas dr bersalah ato tdknya pki,itu hanya org2 dlu yg tau. Fakta2 yg ada skrg itu saya rasa msh 50-50. Knp? Siapa yg bs menjamin klo fakta yg ada itu jg bkn hasil rekayasa?? Saya org muslim bung,tp saya berusaha open minded. Jgn anda diajarin A,B,C..anda akan percaya gitu aja tanpa belajar E smp Z. Orba memakan korban ga cm 1-2x kejadian. Apa anda pernah menonton video pembantaian 400 org di timor timur/ambon (saya lupa) yg dikomandoi oleh prabowo? Ga ada di tv indonesia berita2 semacam itu. Byk lg kejadian2 spt itu..pembantaian anggota PDI di markasnya (dekat cikini),petrus, penculikan2 mahasiswa yg dianggap terlalu vokal. Apa smua yg dibantai orba itu PKI? Sayapun yakin,klo apa yg saya tulis ini msh di jaman orba. Dlm 2 hari ke dpn,saya cm tinggal nama aja. Jd tolonglah,diskusi dgn pikiran jernih. Utk apa anda mencaci maki org lain dgn kata2 kotor dan mengancam sambil membawa nama2 Allah? Itu cuma menjatuhkan kita sendiri sbg umat islam di mata org lain bung. Sdh cukup rusak harga diri n kesucian ajaran islam oleh seorg manusia yg bernama Ossama bin Laden. Jgnlah anda perburuk dgn tingkah laku anda. Jika ingin diskusi,lakukanlah dgn intelektual dan bkn nafsu emosi krn ajaran islam sejati tdk mengajarkan spt itu. Maaf klo comment saya menyinggung perasaan beberapa pihak dan maaf klo comment saya sedikit menyimpang dr tujuan awal blog ini. Terima kasih

deddy/ORLA SHIT Says:

22 February 2013 at 8:07 am.

ok bung anti korupsi…saya bisa menangkap kok, apa yg anda maksud dan apa yg anda inginkan…tapi kalau berhitung soal korban bung..tunggu dulu ya….orlapun banyak… sekali menghilangkan nyawa orang2 dalam peristiwa DI/TII, Andi Aziz, Kahar Muzakar, Rms, PRRI/permesta, korban2 yg dibunuh pki (periode 1948-1966, itu banyak bung, jutaan bung… jadi jangan tendensius lah) yang fair lah…kita sama-sama mengetahui semua..orang-orang yg dibunuh pada rezim orlapun banyak yang tidak memakai pengadilan..dan apakah anda bisa menjamin orang2 yang dibunuh rezim orla itu memang orang yang pantas mati…? bisa kah anda menjamin…? kalau anda mau menjelek-jelekkan orba…ok…tidak masalah…tapi usut tuntas dulu semua kejahatan kemanusiaan terhadap manusia-manusia yang dicabut hak hidupnya oleh rezim orla…bagaimana nasib anak istrinya? bagaimana tentang nama baik keluarganya tercoreng? dan bagaimana masa depan anak keturunannya? kalau pengadilan itu memang negara lakukan…. insyaAlloh pemegang kekuasaan atas Negara Indonesia dalam periode rezim orla yang mensetujui pembantaian jutaan manusia Indonesia yang lain itu akan dikenakan hukuman juga (bagi mereka yg masih hidup) dan bagi yang sudah meninggal akan dikenakan hukuman berupa pencopotan semua hak-haknya untuk menyandang gelar PAHLAWAN…karena kejahatan kemanusian yang tak terperi tersebut….(jadi jangan hanya korban pki aja yang anda bahas…semua harus dibahas dan dihukum…biar sejarah Indonesia bisa betul-betul clear…! saya yakin akan banyak pencopotan gelar pahlawan2 kita (krn mereka bertanggung jawab atas terjadinya genocide atas bangsa sendiri…dan kata2 anda itu kok aneh gitu ya, seperti anda ini tidak faham hukum saja), dan untuk anda ketahui: memanglah saya hidup dizaman orla bung! dan andaipun saya dihasut (seperti keinginan alur pikiran yang anda gulirkan itu) insyaAlloh tidak mungkin terjadi bung, kenapa? karena saya selalu menampakan diri yang sedikitpun tidak tampak sebagai anggota pki, sebab saya ini selalu menunjukkan diri saya sebagai seorang muslim yang taat, saya sholat 5 kali sehari di MASJID bung (itu sebagai pembeda), masa orang yang ke masjid sholat 5 waktu sehari difitnah sebagai seorang pki yang najis kotor itu? ya tidak masuk akal bung…apalagi keluarga saya di kampung banyak jumlahnya dan semuanya adalah orang muslim yang taat dan pasti sangat anti pki….tak mungkin lah angan2 anda itu (mungkin anda sering bayangin diri anda sendiri yg tidak sholat lima waktu di masjid ya…? kalau itu sih mungkin2 saja terjadi anda bisa jadi difitnah dan dibunuh…orang anda tidak tampak sama sekali berbeda dengan penampilan pki…), jadi bisa dipastikan saya pasti terlihatlah oleh orang lain sebagai bukan pki krn orang2 akan melihat background saya yang orangnya hanya mau berkumpul dengan orang2 sholih dan para santri..tidak mungkin lah saya senang “kongkow2″ dengan orang-orangnya pki najis itu….saya ulangi ya bung…tidak akan saya kumpuli itu anggota2 pki, atau bahkan simpatisannyapun saya tak sudi untuk bersama mereka biarpun cuma sekedar untuk bercakap-cakap, faham anda..? pki dan ISLAM tak mungkin untuk bersatu.

orbaSHIT Says:

22 February 2013 at 11:05 am.

@OTAK UDANG alllaaaahu ackberrr let’s behead this INFIDEL heads and rape all women!!!…..cocok buat lu tuh LoL :)

orbaSHIT Says:

22 February 2013 at 11:12 am.

TOLOL!!! PKI tuh asalnya dari SYARIKAT ISLAM dasar ZOMBIE ORBA lu……taon ’65 kl lu dan klompok ISLAM kgk didukung angkatan darat kemungkinan pertempuran bisa seri HA-HA jd jangan sombong lu ;-) lu ngebanggaain agama LU tp liat perbuatan “oknum” agama lu di luaran nyet….dasar teroris lu! skali teroris tetap teroris…ge juga kgk sudi deket2x ama lu nyeet :P

Anti Korupsi Says:

22 February 2013 at 1:13 pm.

@dedy : Lho,knp jd orla hrs disinggung2? Anda kan liat sdr judul diatas? “Pembantaian tidak tercatat, Orba”. Klo anda ingin orla jg dibahas,buatlah blog anda sdr yg memuat ttg orla. Mari kita diskusikan lg di blog anda. Ttg sholat 5 waktu itu adalah urusan saya dgn yg Allah. Saya ga prlu berkoar2 ttg bgmn berimannya saya krn itu adalah RIA. Klo anda memang mendalami Islam sedalam2nya, knp yg keluar dr mulut anda hanya kata2 dengki,merendahkan org lain dan membunuh manusia yg tdk percaya agama?? Anda tidak membaca diatas bahwa banyak dr korban2 diatas yg sebelum dieksekusi meminta ijin dlu utk wudhu dan sholat? Dan byk jg yg guru2 yg dibunuh jg merupakan kyai. Apakah mereka itu pki yg tdk percaya agama? Bukan bung…jaman yg serba kekuranganlah yg menyebabkan mereka membuthkan beras utk makan. Dan mereka menerima pemberian beras oleh pki demi anak dan istri mereka. Krn hal tersebut mereka langsung dicap pki dan dibunuh. Itulah yg dinamakan korban. Dan dgn anda mengamini pki dihabisi sampai ke akar2nya tanpa mengetahui kebenaran tsb, berarti anda termasuk yg mensyukuri korban2 tsb dihabisi. Anda blg klo anda tdk mungkin spt mereka? Berarti anda takabur bung dedy. Smua tdk ada yg tdk mgkn di dunia….krn takdir sudah ditentukan oleh yg diAtas!! Kita cuma bisa berusaha…. Sekian dan terima kasih

deddy/ORLA SHIT Says:

22 February 2013 at 6:37 pm.

ha…ha…anjing pki dan orla menggonggong lagi…hush…hush…!ha…ha….anjing-anjing!

deddy/ORLA SHIT Says:

22 February 2013 at 6:43 pm.

bung yang mau meninggal 2 hari lagi…ya kalau berdebat ngapain bikin blog2 baru lagi disini aja kita debat emang kenapa?apa anda takut kalau kebenaran akan terbongkar…? fakta2 akan jelas mengarah dan menyatakan dengan lantang….bahwa orla itu ternyata memang merupakan rezim setan?

deddy/ORLA SHIT Says:

22 February 2013 at 7:01 pm.

maaf bung yang mau meninggal (mengutip perkataan anda sendiri, …maaf sekali maaf…) saya katakan mungkin anda kurang mengerti ISLAM, karena bagaimana mungkin orang yang mengerti ISLAM perkataannya seperti anda…seorang MUSLIM sejati pasti bisa dibedakan dengan pki yg kotor dan najis itu…! tidak perlu dipertanyakan lagi, dari pemikiran, sikap dan ucapannya memang dah berbeda jauh. dan anda bisa-bisanya mengatakan saya takabbur (bukan takabur), riyya’(bukan RIA)…apa anda mengerti artinya…?(he..he…he…coba sebutkan/paling2 di internet dapetnya…he..he…he…)

Anti Korupsi Says:

22 February 2013 at 8:24 pm.

Ternyata memang benar. Susah diskusi dengan org fanatik tanpa logika spt anda. Inilah org2 yg gampang sekali dijadikan teroris “jihad”. Sekian dari saya

deddy/ORLA SHIT Says:

22 February 2013 at 11:03 pm.

salah bung…saya cinta Indonesia dan bukan teroris…tapi kalau ISLAM diganggu saya InsyaAlloh akan menuntut bela. selamat jalan ya…

deddy/ORLA SHIT Says:

22 February 2013 at 11:07 pm.

HAVE NICE TRIP YA…TAPI KALAU PERJALANANNYA TIDAK INDAH SEPERTI YANG DIBAYANGKAN…JANGAN SALAHKAN ORBA YA…APALAGI SALAHKAN SAYA (HE…HE….), SEMUA ITU KARENA DARI HASIL PERBUATAN ANDA SENDIRI BUKAN KARENA ORANG LAIN.

Manusia Biasa Says:

28 February 2013 at 11:18 am.

Nuwun sewu, saya ikut nimbrung semata-mata karena saya banyak dibicarakan di blog ini.

Saya seorang PKI. Orang yang Anda ributkan selama ini.
Bagi yang ingin mencaci-maki, monggo saya persilahkan.
Apakah karena saya PKI berarti saya seorang Atheis? Ya jelas. Malah yang ragu layak diragukan keimanannya.
Apakah saya ikut membunuh 7 Jendral? Ya jelas, silahkan Anda merasa yakin akan hal itu.

Apakah saya menyesal telah membunuh Jendral? Sama sekali tidak. Malah bangga.
Nah, jika nurani Anda bertanya: kenapa saya tidak menyesal dan malah bangga setelah membunuh? Jawabnya pada posting yang akan datang.
Terimakasih.

cerdas Says:

4 March 2013 at 2:46 am.

Itu smua cuma rebutan wilayah amrik/rusia. Semua itu cuma Rebutan. Gak ada yg bener. Yg cepat yg dapat. Kebetulan yg menang amrik melalui pak harto. Kalian semua koq guoblok kabeh mau2nya di bodohi amrik/rusia.

Manusia Biasa Says:

5 March 2013 at 12:39 pm.

Kenapa saya tidak menyesal setelah ikut membunuh Jendral? Ya jelas aja. buat apa menyesali suatu keterlibatan yang cuma sebatas tuduhan.

Segoblog-goblognya orang yang pernah sekolah mustinya tahu bahwa seseorang tidak mungkin terlibat dalam pembunuhan yang terjadi jauh sebelum dia lahir. Tapi sayang sekali, logika telah dimatikan oleh propaganda. Yang tidak masuk akalpun diterima sebagai kebenaran. Maka melekatlah stempel PKI, penghianat, kafir dll. pada keluarga kami lengkap dengan cacimaki, kebencian dan ketidak-adilan. Saat SMP, guru agama saya sangat bersemangat bila menemukan alasan untuk menghukum saya. Padahal, kami seagama. Pernah dalam ujian semester, saya tidak diberi naskah soal, cuma diberi lembar jawaban. Guru lain tidak berani membela. Saya baru dapat soal setelah ada pengawas dari sekolah lain.

Propaganda besar-besaran dan terus-menerus telah membuat kaburnya kriteria dan hilangnya hakikat. Maka kriteria ‘kafir atau tidak kafir’, penghianat atau pahlawan atau cuma korban, dibunuh oleh PKI atau dibunuh karena dianggap PKI, dan sebagainya; semua bisa dipelintir sesuai kepentingan para pelaku kudeta sebenarnya yang kemudian menjajah Indonesia selama 32 tahun.

Maka terjadilah IRONI-IRONI BESAR.
Pancasila secara verbal diagung-agungkan, tapi de-facto ditinggalkan. Kalau toh digunakan, sebatas sebagai alat memaksakan kehendak.
Banyak orang yang merasa berTuhan, tapi tanpa sadar telah mengangkat Soeharto sebagai Tuhan. Apapun yang dikatakan Soeharto, mereka “sami’na wa atho’na”, mereka mendengar dan mereka langsung percaya tanpa dinalar.
Indonesia menjadi negara feodal berwajah Republik. Republik tapi sesungguhnya feodal. Negara yang sangat kaya namun orangnya hidup dalam kemiskinan. Kemiskinan yang gemerlap. Gemerlap yang dipaksakan.
Statusnya negara merdeka, tapi dalam banyak hal tidak bisa menjadi tuan di negeri sendiri.
Dan masih banyak ironi-ironi lain yang bersumber dari terbelenggunya nalar sehat.

Masa lalu memang sudah berlalu. Saatnya menyongsong masa depan. Itu terdengar bijak. Namun salah persepsi terhadap masa lalu bisa menimbulkan salah dan masalah di masa datang. Buruknya masa sekarang, karena salah di masa lalu. Jika sejarah tidak diluruskan dan sendi-sendi pendidikan tidak ditegakkan kembali, maka keburukan akan berlanjut ke masa datang. Akankah kita biarkan? Kebohongan harus dibongkar. Itu syarat mutlak untuk kembali menjadi bangsa yang besar. Kebohongan besar itu telah merembet ke semua sisi kehidupan. Itu sumber keterpurukan negeri ini. Akankah kita biarkan berlanjut?

Right or wrong, my country. Itu betul. Itu juga berlaku bagi saya meski saya hidup dalam berbagai fitnah dan ketidakadilan di negeri saya sendiri, oleh bangsa saya sendiri. But when something is wrong with our country, it is our call to make it right.

Nugraha Fahrul Says:

7 March 2013 at 3:54 pm.

Mas@dedy/ORLA saya salut akan semangat anda sekaligus prihatin. Juga mas ORBA SHIT yang penuh pengetahuan tapi terselimut kemarahan. Dear @Manusia biasa yang terlahir harus mengalami kekejaman ato bullying dikala sekolah, saya mohon maaf tidak bisa bertakdir di samping anda berbagi untuk hal itu.
Kita tidak bisa memilih kepada siapa kita minta dilahirkan. Tetapi di blog ini kita di pertemukan. Inilah potret bangsa kita yang sangat majemuk. hilangkan kemarahan..jangan terpancing untuk menghujat.
Karena dari hanya dari tulisan kita tidak bisa bercakap panjang lebar. Cobalah untuk berempati terhadap yang laen. Bangsa ini telah hancur karena kebrutalan politik. Jadilah pribadi yang santun dan menghormati orang lain. Ajarkan kepada anak cucu untuk berbuat kebaikan dan kebajikan. Jangan takut masuk neraka karena ALLAH adalah ar rahim ato ar raheem ( takut dimarahi mas ORLA SHIT kalo salah nulis..he he…)
Sejarah G 30 S saat ini tengah di godok di DPR untuk dibaca ulang, mari kita berharap dari situ aja agar langkah selanjutnya dapat diambil bangsa ini. ( terlepas dari “DPR” kita yang begitulaaah ) http://www.jpnn.com/read/2013/01/30/156249/Dokumen-Rahasia-G30S-Segera-Dibuka-
Seperti komentar saya sebelumnya. Kita semua adalah KORBAN. Demi maju dan bermartabatnya Indonesia mari kita belajar menghormati satu dan yang laen. Wassalam.
* by the way kok mas imam gak jadi penengah sih…

Manusia Biasa Says:

8 March 2013 at 11:20 am.

@Nugraha, trims empatinya.

Marah dan benci memang pernah terjadi, tapi sudah berlalu. Sudah menyusut dengan bertambahnya umur. Yang tersisa sekarang adalah keprihatinan atas yang ada sekarang. Penyerbuan Mapolres OKU oleh TNI adalah pernik-pernik kebodohan yang tersisa. Bagi orang lain mungkin dianggap tidak terkait, tapi bagi saya sangat terkait. Peristiwa 65 menghasilkan pembodohan masal dan paradigma keliru, adab dan norma dikalahkan oleh arogansi kekuatan, lalu memicu peristiwa-peristiwa itu. Itu cuma segelintir dari ribuan kasus.

Meski ada upaya membuka sejarah, disisi lain mesin-mesin propaganda dan kebohongan masih aktif sampai sekarang. Tulisan-tulisan mereka masih sering muncul di media, paling sering di bulan Agustus sampai Oktober. Para pendukung orde baru dengan seragam berbeda masih mengusai ruling elite negeri ini dan siap menghadang segala upaya untuk meluruskan sejarah.

Sekarang kita berpikir ke depan. Kemajuan akan sangat sulit dicapai jika kita masih meletakkan upaya memajukan bangsa diatas pondasi ketidakjujuran. Masalah demi masalah akan terus muncul jika kita masih dijajah oleh kebodohan. Ini tanggung-jawab kita.

Trims, semuanya.

mama deddy Says:

11 March 2013 at 10:05 pm.

Sejarah kekejaman soeharto, teror atas rakyat Indonesia: http://t.co/6nFHYE4Xos

Al adn Says:

15 March 2013 at 11:14 pm.

Musuh kita sebenarnya adalah Setan/iblis, yg berusaha menjebloskan manusia supaya kejam,serakah,menghalalkan segala cara,tidak adil/tutup mata, yg akhirnya membuat manusia tidak percaya Allah sebagai Tuhannya manusia.Cara kerja setan :
1. Membuat bodoh manusia
2. Memiskinkan
3. Mengadu satu manusia dg yg lain, menceraiberaikan
4. Membuat malas manusia
5. Menaikan emosi.
6. Menyombongkan manusia.
Masalah orba, orla, perang dunia, perang vietnam, peristiwa poso, perebutan kekuasaan, politik, pki, zionis, hitler dll itu sebenarnya ya ulah syaiton, iblis dgn tujuan ASAL yaitu menyesatkan manusia agar tidak menyembah Allah dgn benar.
Menyembah Allah dgn benar, artinya ya melaksanakan perintahNya dan menjauhi laranganNya. Kalau membunuh tanpa hak (tanpa peradilan), menutupi informasi, mengambil milik org lain scr paksa, menghujat/mengumpat/mencela berlebihan, tidak mengakui kebenaran dr lain pihak/sombong,memaksakan kehendak/pendapat, memperbudak, kita lakukan, berarti kita sudah terjerumus bujukan Setan, alias Setan/iblis telah berhasil mempengaruhi untuk menyesatkan kita. Hati-hati, kita akan makin jauh thd Allah.
Jadi, marilah kita lakukan:
1. Galilah informasi dr berbagai sumber, tapi tetap waspada dan berpikir jernih.
2. Mulai dari diri sendiri, belajar dr siapapun,apapun, bahkan ketika sendirianpun
3. Berbagilah rejeki dgn org lain, ingatlah !! Kebayakan peperangan,penindasan dimulai karna alasan
perut!!
4. Bersosiallah, bekerjalah, minimal buat diri& keluarga, TAPI jgn serakah, berbagilah,karna rejeki
rejeki/makanan&perhiasan itu cukup buat semua org,SETAN dan iblis saja yg membuat takut
Seolah ga cukup buat semua orang.
5. Bersatulah,hilangkan kecurigaan thd org lain,golongan lain. INI SULIT, tapi ini BiSA kita lakuin.
Yakinlah saja Allah pasti akan membalas/menghukum org yg Jahat,serakah & aniaya kalaupun
Tidak di dunia ya PaSTi di akherat. Marilah brsatu rakyat indonesia. . .
6. Ayo berlatih kejujuran, kenikmatan kejujuran akan datang dgn pasti,meskipun pelan.
7. jauhi kesombongan, ingat Allah akan mengharamkan masuk surga, org yg. Hatinya masih ada
kesombongan.
8. Jangan memyuap,ataupun menerima suap. Hidup kita makin lama makin mahal, gara-gara
Suap menyuap, dan korupsi merajalela. Lebih baik naik bis drpd naik motor pake SiM hasil suap.
Lebih hebat ternak “lele” drpd jd pegawe negri nyogok 100jt. . . Hehehe.

Ok, mari belajar dr sejarah, jgn mudah percaya berita,informasi, sebelum cek dan richek dr berbagai sumber. SADarLah wahai rakyat negriku, Indonesia adalah negara terKaYa didunia,jadi byak yg pengin menguasai. . .jgn mau diadu domba lagi. .
Terutama musim kampanye ini, masih byk segelintir org yg memnfaatkan kebodohan org lain. Mari pilih pemimpin yg sudah Jelas Kerjanya. Mnurutku sih, baiknya para calon pemimpin sebelum pemilihan, melakukan proyek yg telah ditentukan rakayatnya secara real, dan membuat proposal buat program selanjautnya,kmdian rakyat menentukan berhasarkan hasil pencapaian proyek dan rancangan kerja. Kalaupun ga terpilih toh rakyat sudah menikmati hasil kerjanya, jd uang calon pemimpin terpakai secara jelas dan bermanfaat, ga cuman dibagi2, dan rakyat tau mombangun apakah kita kedepan. .ok
Wassalam

Soekarno & Soeharto Says:

20 March 2013 at 2:05 am.

Oalah Leee…. kowe ki kok da kakehan cangkem, wong sing ngalami kan aku karo mbah2mu. Kowe ki ngertine gur mangan, turu karo ngising kepenak, wis tentrem, gampang mbut gawe. Lha apa tok kira urip mu saiki ki gratis pa? Kudu mbayar je le karo amrik. Nek ora ya paling awake dhewe gur di bom, ditembaki, bapakne di betheti, mbokne dikon ngemut konxxxx… Nek arep migunani, rasah da ribut, sing penting piye carane Indonesia isa mandiri, aja gampang kpengin merk luar, nek isa gawe lampangan kerjaan dewe, ben awake dhewe gek ndang uwal saka kebodohan, kemiskinan lan pengaruh luar negeri….

deddy/ORLA SHIT Says:

21 March 2013 at 9:53 pm.

orang dah mati kok bisa ngomong…kentara BOHONG BESARRRRRR!

Manusia Biasa Says:

22 March 2013 at 9:35 am.

Buat Mas deddy yang LUCU dan MENGGEMASKAN
Kok tulisanmu kontradiktif? Bukankah bulan kemarin kau pernah nulis:

“DAN BENIH-BENIH KOMUNIS MASIH TUMBUH DENGAN SUBUR…MENUNGGU WAKTU YG TEPAT UNTUK MENJULANG TINGGI DAN MENCENGKERAM RAKYAT KITA…”

Ini belum menjulang tinggi, baru mulai ngomong, kok sudah dibilang bohong besar. Bagian mana yang bohong, Mas?

Nampaknya sampean sudah takut ya? Kalau kau berani jujur, sesungguhnya yang kau takuti bukan komunis. Sesungguhnya yang kau takuti adalah terungkapnya kebenaran. Dan kalau ada yang akan membuka kebenaran cepet-cepet kau teriaki: BOHONG.

Gak usah marah-marah Mas. Normalnya pasti Mas Deddy masih punya hati nurani. Karena itu saya ingin mengetuk hati nuranimu. Sudah benarkah keyakinanmu selama ini?

Saya yakin kau pasti merasa sebagai mahluk beriman. Harusnya iman kepada Allah.
Lalu mengapa dalam tindak tanduk kau sebegitunya beriman kepada Soeharto. Apapun yang dikatakan Soeharto kau langsung ‘sami’na wa atto’na’ tanpa menyaring dulu dengan akal sehat? Kau beriman kepada Allah atau beriman kepada Soeharto? Renungkan Mas.

Kebaikan apakah yang kau dapatkan dari mencaci-maki kami. Kami yang lahir dengan darah dan daging sama persis denganmu kau bilang najis dan kotor. Tidakkah kau sadar bahwa cacimakimu hanya akan mengotori dirimu sendiri? Kebaikan apakah yang kau dapatkan dengan memfitnah dan membantai orang-orang yang dituduh PKI, yang sebagian besar justru putra-putra terbaik bangsa ini? Pembantaian itu justru memberi ruang dan keleluasaan bagi korupsi dan ketidakjujuran. Karena itulah, saat ini korupsi begitu sulit diberantas.

Bangkitkan nuranimu Mas. Sadarlah kau telah diperalat oleh mereka yang diam-diam menjajah negeri ini, diam-diam menyedot kekayaan negeri ini, diam-diam berusaha membodohkan bangsa ini. Sadarlah bahwa orang yang kau puja, Soeharto, berduet dengan Syam Kamaruzaman telah membuka gerbang negeri kita untuk dijajah lagi oleh kekuatan-kekuatan asing. Dari Freeport, Pertamina, sampai pendidikan dasar semuanya tidak luput dari pengaruh dan cengkeraman penjajahan.

Mumpung masih ada sisa umur, sadarlah. Hanya kesadaran yang bisa menyelamatkan negeri ini. Tapi tentu saja kau boleh terus dengan keyakinanmu. Kau boleh terus mencaci-maki saya. Kau boleh sebut saya najis, kotor, kafir, PKI, penghianat, dan sebagainya. Sudah sangat-sangat biasa dan tidak ada efek buat saya. Saat kau sudah mampu merenung, kau akan tahu kata-kata itu lebih tepat ditujukan pada siapa. Saya cuma ingin mengajak sadar sebelum telat.

Trims

Putu edy untung Says:

22 March 2013 at 12:53 pm.

Di kesiman, Bali, kakek saya yang memimpin pembantaian, katanya dapat list dari tentara, mereka tergabung dalam pasukan tameng dan PNI, di Batu Bulan, Bali, pembantaian dilakukan di lapangan desanya, ada seorang adik yang memenggal kepala kakaknya, karena tak tega kepala kakaknya dipenggal oleh pasukan tameng, ini tragedi tanah kita, tidak ada perang ideologi disini, disini cuman soal kepentingan, pencitraan kalau kita (sampai sekarang juga) pro amerika, ikut kampanye anti komunis mereka, karena pemerintah orba dibayar mereka, tidak heran Indonesia sekarang seperti ini, Karena dulu banyak orang-orang pintar yang dibunuh.

deddy/ORLA SHIT Says:

22 March 2013 at 11:41 pm.

ha..ha…untuk apa takut dengan kebenaran…? ungkap aja semua…! al ahsan, haadza khoiron, dan semoga ‘alaina bikulli khoir… adikku si “manusia biasa”…aku yakin sekali semua kejadian itu sudah tertulis semua di lauhil mahfudz…jauhhhh sebelum alam semesta ini dicipta…jadi kejadian pki memberontak dan diberangus oleh mas Suharto itu memang sudah ada catatan takdirnya…dan itulah yang terbaik untuk Indonesia. dik, kamu itu masih kecil gak usah menilai aku sedemikian rupa…sehingga mengatakan tulisan aku kontradiktif…siapa yang kontradiktif? gak ada tuh…kamu aja yang gak sadar (atau pura2 gak sadar). dik di atas tulisan aku yg lalu ada Soekarno dan Soeharto says..”bla…bla…bla..(kamu baca aja sendiri lah). nah itu lho yg kumaksud , lha wong Soekarno dan Soeharto itu kan sudah mati…kok masih bisa ngomong…masih bisa ngoceh nanggapin komentar orang…lha apa itu yg kamu anggap kebenaran? kan itu namanya BOHONG BESARRRR… lha kamu dah tahu dia pembohong besar…tanpa babibu langsung aja kamu bela dia…lha aku…yg mengatakan suatu kebenaran…malah kamu katain kontradiktif….ha…ha…(ini lho yg membuatku semakin faham bahwa orang2 pki, atau loyalis …….. itu sering mendistorsi fakta… yang orang salah dibilang benar..lha wong orang yang benar kok ya dibilang salah….pki-pki taubat aja kamu dik..sebelum ajal menjemputmu…biar kamu masih muda tidak jaminan umurmu lebih panjang dari orang yang lebih tua….taubatlah semasih kau sempat.

Manusia Biasa Says:

23 March 2013 at 1:27 pm.

Mas Imam,
Terimakasih atas semua tulisan yang mencerahkan. Sebenarnya sudah lama saya menjadi silent participant di blog ini. Partisipasi saya hanya sebatas membaca tulisan Mas Imam, lalu membaca dan menelaah setiap komentar yang masuk. Justru dari berbagai komentar saya mengenal berbagai pemikiran dan sudut pandang. Ada yang bijak, ada info baru dan memperkaya, ada yang ekstrim, ada yang bo’ong dan ada juga yang o’on.

Ketika seseorang menyampaikan sesuatu yang tidak benar, maka ada 2 kemungkinan: orang itu tidak tahu (bahwa yang disampaikan tidak benar) atau orang itu bohong. Yang paling menarik adalah mereka yang bohong. Ini bagian yang paling menarik untuk ditelaah: siapa orang ini, umurnya berapa, motivasinya apa. Contoh paling menarik adalah komentar yang menceritakan tentang pintu yang mengambang diatas genangan darah.

Meski saya pingin ngobrol dengan Mas Imam, Mas ORBAShit, dll. tapi saya menahan diri untuk tidak nimbrung. Kalau pada akhirnya saya ikut nimbrung, itu semata karena keingintahuan saya: apakah mereka yang sudah menjadi korban cuci otak (dan kemudian jadi Agen Orba) masih bisa diketuk hati nuraninya dan bisa dibangkitkan akal sehatnya. Sekarang saya sudah dapat jawaban: ora iso. Hati dan logikanya sudah tertutup rapat. Maka saya akan mundur lagi dan kembali jadi silent participant.

Sebelum mundur perlu saya sampaikan: saya bukan PKI. Saya cuma anak dari orang yang dituduh PKI. Tapi soal nasib dan perlakuan yang saya terima, saya sama sekali tidak berbeda dengan anak PKI, maka tidak apa disebut PKI. Dulu Bapak saya perwira AD, pernah jadi bawahan Soeharto dan beberapa kali terlibat dalam tugas yang sama. Bapak saya termasuk yang dibungkam dan di’PKI’kan karena tahu kebohongan Soeharto dalam peristiwa G30S. Meski dicap kafir, Bapak saya termasuk lebih Islami dari orang sekitar. Meski dicap penghianat, Bapak saya sudah mengabdikan diri pada tanah air sejak jadi laskar rakyat dan mendapat berbagai bintang penghargaan langsung dari Presiden Soekarno. Kecintaan pada tanah air tetap dia tunjukkan sampai akhir hayatnya.

Sebaliknya, meski mengaku menyelamatkan Pancasila, Soeharto justru membunuh Pancasila dan menggunakan bekas ‘kemasan’ Pancasila untuk menindas. Dalam soal penghianatan, andai saja bangsa ini tahu penghianatan Soeharto sejak peristiwa 1946, kasus Red Drive Proposal 1948, gugurnya puluhan pasukan khusus Indonesia di Malaysia karena posisinya dibocorkan pada musuh oleh Soeharto, beras yang dibuang ke laut saat negara kekurangan beras, sampai peran Soeharto membantu kekuatan asing menguras kekayaan bumi Indonesia sebagai balas jasa karena telah membantu dia mengkudeta Soekarno. Freeport cuma salah satu dari sekian banyak.

Intinya: saya bukan PKI tapi gak apa dicap PKI, saya justru layak malu kalau dicap Golkar. Saya boleh dicap kafir, boleh dicap anak penghianat, tapi saya tahu persis bahwa saya TIDAK memenuhi kriteria untuk disebut kafir atau anak penghianat. Orde Baru telah menjungkir balikkan kriteria. Penghianat sesungguhnya justru ditampilkan sebagai pahlawan. Tapi orang yang JIWANYA MERDEKA bisa membedakan mana yang kafir, mana penghianat dan mana pahlawan. Mereka yang ‘sami’na wa atto’na’ pada apapun kata Orde Baru, berarti jiwanya belum merdeka.

Oke, matur nuwun semuanya. Matur nuwun Mas Imam. Mohon maaf kalau ada salah.

deddy/ORLA SHIT Says:

24 March 2013 at 10:56 pm.

aduuuh berani2nya ngomong gak ada bukti……….. masih aja ngoceh soal kejelekan BAPAK SOEHARTO…huuuu…benar dibilang salah salah dibilang benar (CIRI pki TUH)

orbaSHIT Says:

25 March 2013 at 9:13 am.

SUHARTO ITU TAI ANJING KEK SI DEDDY KACRUT OTAK UDANG :P kabooor akh

deddy/ORLA SHIT Says:

25 March 2013 at 9:18 am.

ha…ha….ha….loyalis orla kampret menggonggong lagi…orla rezim seeetaaaannnnn~!!!!

rio bernanduz(putra indonesia) Says:

28 March 2013 at 3:25 am.

gk ada yg hitam maupun putih kwan.. ingat qta terlahir dibawah satu bndera merah n putih..dan jga qta putra bangsa yg brpendidikan sharusnya qta sdar akan klemahan n klebihan qta masing2 n qta shrusnya brhenti untuk sling mengklaim kbenaran individu msing2..mngapa qta lbih disibukkan sling mnhancurkan stu sma lain sdngkan qta enggan untuk mnyibukkan diri untuk mnjadikan negri qta untuk lbih baik… jngan terseret dlam jurang kmunafikan.. sling mnghancurkan stu sma lain ssma bangsa sndiri toh dampak negatifnya jga qta yg tnggung smua..ikhlas kan lah smua kjadian yg kelabu kpda sang khalid.. bahwa ssngguh nya keadilan yg ssngguhnya adlah stlah qta mati.. qta hanya perlu mngkaji hikmah atas kjadian trsbut.. untuk qta lbih fokus trhadap perdamaian n sling mlindungi saudara ssma bangsa.. bkan mlah sbaliknya sling dendam n mnjatuhkan ssma bangsa,, dan untuk kdepannya qta brhntilah argumentasi yg mnimbulkan prselisihan yg tk brkesudahan,, biarlah msalah miring atau tdaknya sejarah biarlah pihak pakar n ahli intelektual sejarah yng akan mngungkap.. sekian dri saya putra indonesia.

orbaSHIT Says:

2 April 2013 at 8:32 pm.

untuk si otak udang penyembah suharto, lu tau si harto pernah digampar oleh 2 orang jendral…..dan bukan sembarang jendral tp 2jendral paling berpengaruh di AD…1) digampar Ahmad Yani waktu ketauan korupsi sewaktu harto jd panglima dipenogoro 2)digaplok ama AE Kawilarang di makassar plus dimaki-maki ama AH Nasution sebelum “disekolahkan” ke SESKOAD :P ngeliat track record kek gini kgk aneh si harto punya umat yg setia kek “u know who” :)

ichigo Says:

4 April 2013 at 5:54 am.

seteah lihat komen2 di atas tahan sedikit emosimu mas orbaSHIT.
klo terus2an seperti itu sehingga emosi sampe ke tangan dan di tangan pegang celurit, kemungkinan anda sama akan menjadi pembantai seperti PKI atau AD.

deddy/ORLA SHIT Says:

4 April 2013 at 8:01 am.

Anjing ya tetap anjing…najis dan kotor…plus oportunis. Dimandiin, disikat, dibedakin dan dikasih busananpun bahkan bila perlu diberi embel2 telah mendapatkan hak asasi dalam kehidupan manusia yang madani….diberi apapun gelar….semua orang ISLAM tetap tahu bahwa anjing itu binatang haram ….itulah anjing ( u know who/he…he…heh)…so ngomongpun ya….nilainya cuman sebatas gonggongan…paling top2nya melolong…..(ha…ha….ha….)

orbaSHIT Says:

9 April 2013 at 2:11 pm.

sorry gw lebih baik jadi “anjing” daripada jd “kambing congek” kek lu yg ngeldekin bom bunuh diri di pasar2x,mesjid,gereja dan fasilitas umum trus treak2x ALLAHU SNACKBARR!! LoL :P

deddy/ORLA SHIT Says:

9 April 2013 at 7:54 pm.

anjing itu temennya setan… itulah kamu! ngomong-ngomong kapan kamu berontak njing pki? kalau dah berontak kasih tau posisimu ya…! aku tunggu!

orbaSHIT Says:

11 April 2013 at 8:57 am.

eh PECINTA ONTA dan KAMBING BANDOT atjeh mo brontak gw ada di bireun lu dateng kesini gw tunggu lu…kgk perlu basa basi ONTAAAA!!! ALLAHHHHHH SNACKBARRR!!!

deddy/ORLA SHIT Says:

14 April 2013 at 8:48 pm.

bangsat kamu menghina ISLAM awas kamu!

orbaSHIT Says:

20 April 2013 at 8:12 pm.

SO WHAT GITU LOHHH??? :P gw undang lu baek2x ke bireun punya kontol kgk lu ontaa…disini kgk ada bendera MERAH PUTIH yg ada bendera GAM….bukannye itu udah tindakan MAKAR??? mo brontak??? kata lu kl ada yg mo brontak mo “disikat” ama lu dan konco heh? YA ALLLAAHHHHH LoL

dayrsc Says:

27 April 2013 at 4:40 am.

@ orbaSHIT
kalau mau menyinggung perasaan lawan olok-olokan karena masalah berlainan pandangan tidak perlu pakai menghina agamanya. Mungkin pikirmu dengan mencela agamanya akan menyakiti hati dia saja ya?
Kalau punya otak dipakai jangan ditaruh di kaki. Asal nyerocos tak karuan aja nih.

antikomunis Says:

9 May 2013 at 7:39 pm.

@orbaShit.
lo makin ngaco yah… emang ciri2 khas nenek moyang lo yang komunis itu yah, suka ngomong putar balik fakta, fitnah sana fitnah sini… sok paling pinter, paling menguasai ilmu sejarah.. kampret… biar mampus tuh komunis, PKI dan sodara2 nya termasuk orbaSHIT… kalo ada kegiatan bantai anggota PKI atau simpatisannya, gw akan datang paling depan…

orbaSHIT Says:

10 May 2013 at 7:55 am.

lo bisanya cuman ngebacot doang ‘njing!!! kalo lo brani LAKUKAN!!! jng kek banci kaleng yg sering nongkrong di taman lawang lo :P lah apa bedanya kek LO ngebom kanan kiri…ngebunuh orang heh??? apa lo lebih baik gitcuuu??? LENIN ACKBARRR!,ENGELS ACKBARRR!,MARX ACKBARRR!!,AIDIT ACKBARRR!!! LoL :D

Matahari Says:

23 May 2013 at 12:53 am.

Wah, Blognya jadi rame banget nih.. Padahal Konten blognya bagus buat pencerahan sejarah bangsa yang Gelap..
Buat Om OrbaSHIT: Pengetahuan Sejarahnya lumayan bagus nih, Si Om Nulis ga asal bacod aja, tetapi berdasarkan refrensi2 kejadian yang lumayan aktual.
Untuk Adek Deddy : jangan terlalu emosi untuk menanggapi hal ini, ini cuma bacaan untuk pencerahaan kok, disini tidak ada yang menghina Islam. Dan adek Deddy ga usah tersinggung.. Banyak2 Baca Buku2 sejarah ya. Memang Dulu ketika kejadian jaman OrLa Umat Muslim Indonesia Banyak di Bantu sama Amerika dari DI/TII sampai Penumpasan PKI. Dan Jaman sekarang malah terbalik Umat Muslim Indonesia sekarang banyak diburu Amerika ( dengan meminjam tangan bangsa Indonesia sendiri ” u know lah si burung hantu ” ) Apakah adek Dedy akan diam saja melihat penindasan Umat Muslim Indonesia oleh si burung hantu ( browsing di youtube tentang kejadian di Poso dan tempat2 lainnya)?? Apakah Adek Dedy berani melakukan tindakan pembelaan kepada si burung hantu?? Ataukah Adek Dedy Cuma Satria Keyboard Penjaga Warnet??

Manusia Biasa Says:

30 May 2013 at 9:44 am.

Wah, untung mas Matahari nimbrung.
Blog ini adalah tempat yang enak buat diskusi. Wahana untuk menelaah dan mencari mana yang benar diantara simpang siur kebohongan dan pelurusan, fitnah dan pembelaan. Namun menjadi tidak nyaman karena saling mencaci. Bahkan saya sempat menduga (tapi dugaan belum tentu benar dan semoga tidak benar) bahwa caci maki itu memang disengaja untuk membuat forum ini tidak nyaman dan peminatnya berkurang. Komentar-komentar bodoh bukan berasal dari kebodohan, tapi pura-pura bodoh untuk menghambat terungkapnya kebenaran.

Semoga mas Matahari bisa ikut mencerahkan dan membuat diskusi jadi nyaman.

Orang Indonesia Says:

1 July 2013 at 4:07 pm.

Sayang sekali, Generasi sekarang masi pada suka berantem ga jelas. hhhh….
Kerja ajalah yuk, gpp memang menyakitkan semua sejarah kita, baik di masa Orla ato Orba. Kita mau buka aib pun tau lah pasti bakal tenggelam apa lagi kalo cm di dunia maya. Ayo kita basuh luka dalam kita n mulai berkarya, biar generasi tua yg liat n ngalamin kejadian ga enak di masa lalu bisa tersenyum liat masa depan bangsanya yang beda jauh dengan masanya. Karna itulah yang ingin mereka capai, “kesejahteraan anak cucunya.”
Percuma kita bertengkar, yang seneng pihak asing yang bisa selalu mengkontrol kita. Mending kita sekarang Kerja Kerja Kerja, apapun yang bisa dikerjakan asal itu baek ayo kita lakukan, pasti walo cm satu orang asal semua penghuni ato cm viewer blog ini kerja kita pasti bisa jadikan Indonesia lebih baek. Kita udah tertinggal oeh negara2 laen karna urusan-urusan seperti ini.
Siapapun kalian yang pro manapun, saya cinta kalian sebagai warga negara Indonesia sekarang ayo bangkit kawan. andai saya bisa bertemu dengan kalian semua satu per satu akan saya peluk kalian. Dan merangkul kalian semua agar kita lebih memilih bergerak maju daripada mengorek semua luka lama ini.
Ayo Kawan, demi Indonesia kita. Semangat ya semua. Salam hangat dari Jogja,dari Indonesia untuk semua disini.
Kalian semua luar biasa, Yakinlah itu.

Black Sunday Says:

11 July 2013 at 4:31 pm.

Saya bukan penganggum maupun pembenci Orde baru atau orde lama,tapi saya teringat akan kata-kata bijak Bung Karno JAS MERAH,penting untuk menjadi sebuah pembelajaran berharga untuk kita yang allhamdulilah…hidup di jaman demokrasi walaupun belum dimaknai sepenuhnya arti DEMOKRASI..pendapat boleh berbeda..ideologi boleh berseberangan..tapi ciptakan ajang diskusi seperti yang dimuat di BLOG menjadi lebih SMART bukan saling membodohi satu sama lain,dengan argumen dan caci maki ataupun menyudutkan salah satu pihak…

Satu hal yang saya pribadi sepakati adalah kita berada di wilayah abu-abu di dalam sejarah,banyak hal belum terungkap,banyak hal yang masih belum dijelaskan secara gamblang….

SEJARAH sudah mencatat dan tidak bisa dipungkiri bahwa pernah di suatu masa negara INDONESIA tercinta kita ini mengalami suatu periode BERDARAH di tahun 65 dan tahun-tahun sesudahnya…maknai sejarah itu dan jangan pernah lupakan bukan karena DENDAM atau AMARAH,tapi JADIKAN suatu PERINGATAN bagi manusia-manusia ORDE REFORMASI kalau hal seperti itu mungkin bisa saja terjadi kembali kalau kita tidak ELING LAN WASPODO terhadap situasi negara kita saat ini…

Benih -Benih AMARAH da KEKERASAN akan selalu ada,tapi manusia-manusia yang masih memiliki hati dan nurani pasti akan selalu ingat akan SEJARAH jangan sampai TERULANGI kembali….

SALAM JAS MERAH

Gadis Bali Says:

11 July 2013 at 6:03 pm.

Fitnah-fitnah PKI banyak terjadi, sebagai warga Bali yang percaya karma pala, itu adalah hal yang sering dijadikan referensi. Sayang sekali 90 % generasi nasional yang lahir di atas tahun 1980 tidak tahu mengenai hal ini, sementara menurut saya, agar bisa belajar, generasi muda harus mengetahui sejarahnya, baik yang terang maupun kelam.

Sekali Merdeka tetap Merdeka!!

sabikis Says:

11 July 2013 at 9:44 pm.

-”era baru Horus akan segera dimulai, tapi sebelumnya bumi harus bermandikan darah”
-”biarkan pelayanku hanya sedikit dan tersembunyi, mereka akan berkuasa atas orang banyak dan terlihat”
(era Soekarno dan era Soeharto-Orde baru)
(elite politik yg memerintah untuk pembantaian, mereka tak terlihat tp menguasai orang banyak)

di ungkapkan oleh Lam utusan Horus menurunkan wahyu Setan kepada Aliester Crowley (1904)

apakah ada hubungannya?

sabikis Says:

11 July 2013 at 9:47 pm.

pembantaian terjadi pada angka tahun 1966 =9 dibalik jadi 6===> 1666= 1 dihilangkan ===> 666 (symbol angka setan)

apakah ada hubunganya?

Black Sunday Says:

12 July 2013 at 8:57 am.

@sabikis anda seperti pecinta teori konspirasi dan ajaran New Age Movement

Pertapa Genit Says:

12 July 2013 at 11:09 am.

Semuanya masuk dalam konspirasi besar, politik adu domba, tapi sayangnya mash ada orang pribumi yg bisa sekeji ini, dimulai dari kebodohan masal, karena dulu tidak ada media internet, dan sekarang ada, saya kira dan berharap kejadian itu tidak terung lagi, yg jahat akan terungkap dan yg baik akan terlihat baik, janganlah kita hanya melihat dari pakaian atau tampilan luar tp lihatlah dari kata2 dan perbuatan yg dilakukannya, kita akan tahu siapa yg sebenarnya mengendalikan kerusuhan dan pembantaian itu, orang2 pribumi diadu domba dg menjadikan mereka zombi yg memakan saudaranya sendiri, waspadalah..!!, tingkatkan spritual dan ilmu pengetahuan kita agar tidak mudah diadu domba, didalam sabdaNya “bahwa tiap diri bertanggung jawab atas apa yg dilakukannya, jgn memukul kalau tidak mau dipukul, perjuangan adalah memberantas yg bathil, dan perjuangan itu tidak mengenal anda dari komunitas, agama, suku, dan ras mana, maka jika anda mau bersatu niscaya negri nusantara ini akan damai dan sejahtera.

http://mengenalsecretsocieties.blogspot.com/2013/03/tokoh-dibalik-g30s-kejatuhan-soekarno.html#.

siluman Says:

12 July 2013 at 11:29 am.

menurut pak iman, apakah masi ada generasi pk! jaman ssekarang ini? kira2 dmn?

septic tank biotech Says:

12 July 2013 at 2:58 pm.

wah.,.. wah baru tahu,,,, masa masa kelam,,, menyeramkan

Gandos Says:

12 July 2013 at 8:04 pm.

Wah diskusinya seru juga…tambah seru…sy cuma mau ikut nimbrung tanya ..sebenarnya ideologi Komunis itu seperti apa sih ? koq sampai sangat di benci , apakah hanya komunis itu yg katanya tidak mempercayai Tuhan ??? lah kalau yg tidak mempercayai Tuhan itu kan Atheis ,koq malah Atheis gak di sebut sebut ? dan kalau kita bangsa Indonesia yg jg gak suka sama Komunis ,,kenapa ya ..negara kita berhubungan dengan Rusia dan China yg jelas jelas Komunis..dan malahan kita saat ini pakai barang barang hampir semua buatan China… mohon pencerahannya…

Sing Says:

12 July 2013 at 10:41 pm.

Waduhh ngapain juga ribut, G30SPKI propaganda AS lewat CIA untuk melemahkan Komunis diatas kan sudah ada link dokumentasi intelegensi CIA yang sudah dibuka untuk umum.
Sejarah kelam tidak usah di obok-obok lagi dan panas panas, cukup mejadi sejarah.

Sing Says:

12 July 2013 at 11:03 pm.

@Gandos: Komunis jaman orla menjadi idaman karena salah satu ideologinya adalah ekonomi kesejahteraan atau sama rata. Kalau sekarang itu diadopsi oleh serikat buruh, serupa tapi tak sama. Saat itu AS ideologinya kapitalisme dan libralisme, sehingga bertentangan.
Kalau cina masih komunisnya tapi sudah dimoderenisasi/terbuka dengan dunia luar.
Kalau korea utara komunisnya masih kental/tertutup terutama AS.

Pertapa Genit Says:

13 July 2013 at 10:05 am.

Mau dia atheis, theis/agamis, tiap jiwa masing2 sudh mempunyai tanggung jwbnya, yg membedakan adalah ketakwaan atau kebaikan yg dilakukan, ketakwaan/kebaikan bisa dilakukan tanpa dia harus agamis bagi mereka yg sdh mengerti ilmunya, dan agamis jg diperlukan dan bermanfaat utk melihat mereka yg taat, dalam dunia persilatan komunis sangat dibenci ideologi kapitalis, maka harus ditumbangkan, saat itu ditanah ini terdiri dari Nasionalis, Komunis dan Islam, namun di pecah belah dan diadu domba agar tidak kuat, termasuk diantaranya dg menyebut komunis atheis padahal dlm kenyataanya banyak dri mereka theis, agama/kepercayaan menjadi senjata yg paling ampuh untuk mengadu domba, maka terjadilah kehancuran perang antar yg satu dg yg lainnya perang antar saudara tidak bisa dicegah, semua orang seperti kerasukan setan dan menjadi zombi memakan darah saudaranya sendiri.

Jas merah (jangan sekali2 melupakan sejarah),….bukan untuk membuka luka dendam tapi maju bersama untuk perubahan.

WE’RE NOT AFRAID!!, WE’RE INDONESIAN!!

orbaSHIT Says:

13 July 2013 at 9:43 pm.

@siluman emang kl masih ada keluarga PKI yg masih survive lu mo apa???

wong jowo Says:

15 July 2013 at 12:49 am.

kok gk ad ya?,.ada yg tau gk di Al-qur’an atau hadits yg nyebutin klo pki ato komunis itu haram najis and kafir,.soalnya aku sedang berusaha meyakinkan diri kalo pki ato komunis itu haram najis and kafir.
ne ada cerita dari desaku tepatnya grantang tanjungrejo nguter sukoharjo jateng,pas jaman harto berkuasa orang2 pki di ciduk dan di bantai,tapi ada tetanggaku yang asli partisan pki mlah kader pki diselamatkan alm.pak uwek bahkan orangnya masih hidup ampe sekarang,,dulu waktu alm.pak uwek masih hidup aku tanya,kok di selametke to wek?,jwb uwek”mesakne le,ningetke wong ra salah opo podho pating krampul mati neng kali”
dari situ aku ngerti apa maksud pak uwek.
di daerahku ada hutan yang namanya ALAS KETHU..disitulah situs pembantaian massal,yang kemudian hari di pagar berduri lalu ditanami pohon cendana,hutan ini lumayan angker lho pemirsa:O

mas orlashit sampean ini haus darah sama penghianat bangsa,tapi penghianat bangsa sekarang ini bukan pki atau turunan pki melainkan koruptor2 yang ngaku loyal pada bangsa dan negara..kenapa gak sampean bantai mereka aja mas?

genosid pki dan antek2nya tak lebih disebabkan kesalahan beberapa orang yg akhirnya….kita tau sendiri gimana critanya.

aku cinta bangsa ini tapi jujur aku benci politik tai kucing..dari jaman romawi kuno ampe sekarang yang namanya politik tetap kekuasaan yang dicari.,ada gk penguasa yang jujur adil,atau yang rela digaji setengah dari gaji pokok demi rakyat…gak ada kan?

orbaSHIT Says:

15 July 2013 at 9:02 am.

@wong jowo trima kasih atas komen yg berbobot kamerad…..susah untuk adu argumen dengan para zombie ORBA, saking nempelnye tuh propaganda ‘HARTO di kepala mereka diajak diskusi bae2x ajah masih ngeles atau malah pake ngancem sgala :P tp seperti anekdot jawa “sing waras ngalah wae” LoL ….. mmg cape juga adu urat ama kumpulan manusia AUTIS kek mereka tp enggk ada pilihan laen demi memunculkan sepercik cahaya kebenaran pristiwa GENOSIDA terbesar ke 2 di ASTENG setelah pembantaian rakyat khmer oleh khmer merah……

wong jowo Says:

16 July 2013 at 12:59 am.

Saya sekarang tinggal dikalimantan,pernah dulu kerja di perkebunan kelapa sawit,perkebunan itu membuka lahan ampe adoh banget ke pedalaman,nah jauh dilahan sawit ini ada perkampungan,saya bertemu sama pak warsito yang usianya udah 75 tahun katanya,beliau berasal dari madiun
Lumayan lama saya berkenalan dan cukup akrab sama pak warsito yang sudah bercucu 8 beranak 3
akhirnya pak warsito menceritakan bagaimana bisa sampai di kalimantan berpuluh puluh tahun yang lalu tanpa kembali 1x pun ke tanah kelahirannya.
Beliau anak ke 4 dari 6 bersaudara,waktu pecah pemberontakan pki tahun 48 bapaknya di culik pki lantaran bapaknya adalah seorang guru ngaji,lalu sang kakak tertua mencoba menyelamatkan sang bapak tapi keduanya gak enek sing slamet.
Tahun 65 waktu pembantaian massal orang orang pki sluruh keluarganya termasuk beliau juga masuk daftar hitam tentara,yang mana itu karena fitnah lantaran kakak perempuannya menerima lamaran seorang guru sekolah dan menolak lamaran anak ustad setempat.
Beliau di paksa menyaksikan ibunya di gantung di pohon mangga depan rumah,sementara kedua kakak perempuannya di perkosa ramai ramai secara bergantian oleh ormas di bawah bendera agama(agama macam apa yg mampu melakukan hal se indah ini?)
Kedua adiknya yang berusaha menurunkan ibu dari gantungan di coblos pake bambu runcing sama orang yang mengatas namakan agama lalu masuk ke rumah dengan santai dan memperkosa kakaknya.
Pak warsito selamat berkat kedua kakak perempuannya,orang yang menjaga beliau udah gak sabar mau merkosa kakaknya,saat aplusan jaga di situ kesempatan lari sebab yg mau jagain sambil ngalungin clurit lagi sibuk benerin clana shabis merkosa kakaknya..
Beliau nyemplung ke kali yg kebeneran lagi banjir mayat orang2 yang gak salah apa2&gak tau apa2.
Beliau hanyut ampe akhirnya situasi dianggap aman,beliau sembunyi di tempat saudara dari pihak nenek yang kebetulan tentara,lalu beliau di larikan ke kalimantan untuk menghilangkan jejak ampe sekarang.

Bayangkan atau renungkan betapa lucunya crita remaja pak warsito,masih kecil ditinggal mati bapak&kakak karena di bunuh pki,udah gede keluarganya dituduh pki..keadilan macam apa ini,kenapa orang2 yg beragama malah kekejamannya melebihi malaikat mungkar nangkir di dalam kubur

Saya sendiri sewaktu mendengar penuturan beliau,badan ini gemeteran gak tau kenapa,sementara beliau sudah kehabisan airmata hanya tinggal suara pilu dan rindu keluarganya..
Bagaimana pendapat anda anda atau anda para pembaca seandainya mengalami nasib seperti pak warsito?
Jujur saya gak sanggup.

orbaSHIT Says:

16 July 2013 at 8:27 am.

@wong jowo sayapun langsung “mbrebes milih” dengan crita anda kamerad….contoh terbaru adalah kasus SYRIA dimana teroris wahabi/salafi yg tergabung dalam FSA/al qaeda melakukan pemotongan kepala,pembunuhan dan perkosaan terhadap warga sipil (banyak video yg bersliweran di youtube) sambil triak2x ALLAHU SNACKBARR!!! mereka seperti dalam keadaan trans/fly dalam melakukan kekejian itu semua…apakah ini masuk akal??? ukuran moralitas apa yg mereka2x pakai ini?? malahan ULAMA mereka menganjurkan hal GILA seperti ini (ada ulama wahabi/salafi yg ngasih fatwa diperbolehkan memerkosa perempuan suriah dari yg paling muda sampai yg paling tua, atau menganjurkan sex jihad) jd hal2x ini pernah bangsa ini rasakan pada waktu pembantaian 1965~1967 terjadi

Sirodin Says:

22 July 2013 at 3:45 pm.

Itu namanya Keruntuhan Moral Bangsa, atau prestasi kebiadaban bangsa. Dalam agama apapun tidak ada ajaran membunuh, memperkosa, mencincang manusia yang sudah menyerah. Kecuali ajaran sekte sesat, dengan kepercayaan sebagai tumbal para dewa. Ingat juga peristiwa di sampit kalimantan Th.2000 yang korbannya adalah etnis madura, dan videonya telah tersebar ke seluruh dunia malah yang menshoting orang bule lagi, disitu potret kekanibalan bangsa indonesia diabadikan. Sementara malaysia melecehkan kita berulang kali kita tidak berani apa-apa.

sultanjaya Says:

22 July 2013 at 4:21 pm.

Harusnya mulai sekarang segera menerapkan perasaan pancasila pada hati bangsa dan rakyat indonesia. Panca Sila sampai saat ini memang baru sebatas konsep, pada jaman orde baru cuma sebagai alat kekuasaan individu. Seharusnya dengan pancasila manusia indonesia adalah sebuah bangsa yang paling beradab di muka bumi ini.

Ridwan.aja Says:

22 July 2013 at 4:44 pm.

Kubaca semua…..ceritanya kok mirip NAZI yang lagi bantai yahudi yang diprakarsai oleh Jenderal Adolf Hitller di Jerman, hanya saja masih MAHA KEJAM cerita yang ini di negeri kita sendiri. Sebaiknya cerita-cerita ini dibukukan saja mas Imam tapi dengan bahasa bagus untuk menghilangkan kesan seramnya, sangat berguna untuk sejarah kekelaman bangsa yang tidak manusiawi untuk diulang generasi muda kita agar tidak mencontoh pendahulu kita yang sadis dan beringas.

Ridwan.aja Says:

22 July 2013 at 5:04 pm.

Informasi buat mas Imam, ada sebuah referensi buku dg judul”Palu Arit di Ladang Tebu” karya Prof.Dr. Hermawan Sulistiyo, disitu ada data-data dan tabel jumlah korban ex PKI dan korban orang yang di PKI kan, kalau membaca jumlahnya cukup bergidik ada 3 juta orang. Lumayan untuk referensi buku yang akan anda terbitkan.

orbaSHIT Says:

22 July 2013 at 9:47 pm.

@Ridwan.aja bung koreksi dikit yaaa adolf hitler bukan jendral loh tp cuman mantan KOPRAL di pasukan jerman PD I he3x :) mmg pilu, malu dan mual kl membaca dan mendengar para saksi hidup korban bercerita lirih pada saat hal jahanam itu terjadi dan lebih muak lagi bila ada SEGELINTIR MANUSIA yg membela,menutup-nutupi dan MENJUSTIFIKASI hal biadab yg terjadi tahun 1965….andaipun BILA PEMBANTAIAN ITU TERJADI kapada umat MUSLIM,KATOLIK,KRISTEN,BUDHA,HINDU,ATEIS,KOMUNIS,SOSIALIS,MARHAENIS,NU,MUHAMMADIYAH ataupun kong hucu, GENOSIDA tetaplah GENOSIDA!…

guntur Says:

24 July 2013 at 3:34 pm.

SEJARAH : Bangsa kita dijajah belanda selama 350 tahun kita tak berdaya mengusirnya, alhamdulillah jepang datang, 24 jam kemudian belanda lari terbirit-birit alias minggat. Eeee…. ternyata jepang giliran menjajah 3 1/2 tahun kita dihajar habis tak berdaya apa-apa apalagi mengusir. Alhamdulillah bom atom made in rusia dijatuhkan amerika di hirosima & nagasaki, maka minggatlah jepang. Ironis memang bangsa yg sangat terampil menjagal bangsanya sendiri tapi menghadapi bangsa yg menjajah tak berdaya apa-apa, contohnya malaysia yg getol menzalimi bangsa kita tapi sekali lagi kita tak bisa berkutik alias pasrah. Oh bangsaku.

guntur Says:

29 July 2013 at 10:14 am.

Tanggapan positip dan negatip yang begitu besar membuktikan tulisan mas browtoseno imam, sangat sukses dalam menjala opini publik, heibat. Welehh..weleeehhh…..padahal semua manusia adalah bersaudara keturunan nabi pewaris surga, yakni NABI ADAM, hanya karena ideologi ciptaan manusia sendiri membuat saling jagal dan saling jegal. Padahal Rasulullah sendiri dalam mengajarkan agama dengan merangkul bukan memukul, mengajak bukan mengejek, menyayangi bukan membenci. Memang merunut penyaksian masa lalu siapa saja bisa memiliki seragam ansor tukang becak, kuli, pengangguran dll non identitas ansor, nah ansor-ansor palsu dan liar inilah yang sebenarnya melakukan penjagalan dan pembantaian PKI.
Bukan PKI saja tapi juga penumpasan anjing, di Nganjuk berbareng dengan tragedi itu ada gerakan namanya GPMA (gerakan pemuda membunuh anjing), tidak jelas apa maksudnya.
Yang perlu kita ingat Agama itu baik manusianya yang buruk dan untuk agama islam menurut Rasulullah ada 73 aliran dan hanya satu yang benar yaitu yang mengikuti al qur’an dan sunahnya.
Kebenaran itu bisa kita lihat dari perilakunya, kalau perilakunya sadis dan buas berarti aliran sesat. Semoga bangsa kita semakin cerdas dan tidak mudah di adu domba. AMIN.

wong jawa timur Says:

29 July 2013 at 12:37 pm.

Apa jadinya kalo pendukung PKI dan pendukung Agamis (macam NU dll) sampai saat ini masih sama2 eksis…dijamin…sejak tahun 60-an sampai sekarang kita masih perang saudara kayak afganistan, myanmar, srilanka, pilipin dan negara2 gagal afrika lainnya…mungkin sekrng kita gak tau internet dan bikin komen di tulisan pk iman brotoseno ini…hehehehe…ambil hikmah baiknye ajeee…sejarah biar tertidur..demi stabilitas nasional ndak usah pakai PKI-PKI an lagi…biar kata pendukung PKI yg sudah absoluite yakinnye…demi kedamaian dan stabilitas…mending mengalah aja….energinya kita pakai buat berkarya…akuurrrr?

orbaSHIT Says:

29 July 2013 at 8:45 pm.

@wong JATIM sayah setuju dengan opini bung ini, namun please jangan menutupi”bau busuk di dalam ruman sendiri” hendaknya bau itu dicari ada dimana bukan malah menguruknya dengan tanah lagi, karena bau tetaplah akan tercium….HISTORY REPEATS IT SELF! dalam sejarah modern indonesia kejadian tahun ’65 adalah yg terkelam dan penuh kontroversi,kekejaman tiada tara dan penuh darah juga airmata….kok saya melihat hal tsb sama seperti kekejaman bala tentara jepang pada pristiwa “RAPE OF NANJING” tahun 1937 dimana pemerintah jepang berusaha menutupi kelakuan BIADAB imperialisme jepang sedemikian rupa hingga memalsukan buku2x sejarah untuk sekolah di jepang sana

pepy283 Says:

2 August 2013 at 2:01 pm.

teryata pembantaian pki dan antek2nya lebih sadis daripada apa yg dilakukan pki

Lintung Says:

2 August 2013 at 11:04 pm.

Matur nuwun untuk Mas Orba, Mas Manusia Biasa, Wong Jowo, pakde dedy/orla shit.

Ternyata banyak sejarah yg tidak saya ketahui di negeri yang sudah saya tempati sejak 36 tahun ini.

Sejarah adalah cermin. Baik dan buruk sejarah menjadikan tauladan bagi kita. Kebenaran tetaplah kebenaran dan tidak akan bisa tertutupi dengan segala kebohongan dan modus.

Terima kasih juga buat mas imam untuk pelajaran PSPBnya.

kalkiwatara Says:

3 August 2013 at 11:00 pm.

membunuh?

itu salah apapun alasannya sebab semua makluk berhak untuk hidup.terlebih sangat salah sekali sesama manusia membunuh manusia yang lainya apapun alasanya.sejatinya pembunuhan adalah salah satu proyeksi atas lemahnya kesadaran akan sifat welas asih di dalam pikiran & hati nurani.

manusia membunuh sesama manusia betapa bodohnya perbuatan itu apapun alasannya dan itu tak ubahnya dengan sekumpulan daging membunuh daging. sekali lagi betapa bodohnya perbuatan semacam ini ,lalu apa untungnya?
toh kehidupan ini hanya sementara kenapa harus disia2kan untuk hal tak berguna semacam ini.sungguh dan sangat2 bodoh sekali semua ini hanya menambah penderitaan dan kepedihan dalam kehidupan kita dan orang lain saja,tak ada manfaat nya.

pikiran yang keruh dan belum terjernikan akan lebih dekat pada kejahatan,kebodohan,kebanggaan diri,pamer,gila hormat,gila pujian ,gila kekuasaan.
sesungguhnya kehidupan manusia ini singkat demikian juga jodoh ini,sangat singkat sesingkat jodoh diperjumpaan saat orang berlalu-lalang dijalanan.

jodoh kita semua dalam kehidupan ini sangat singkat sodaraku mengapa kalian bermusuhan dan saling membenci .ayo sayangilah semuanya mumpung jodoh dalam kehidupan ini masih ada.

mengapa kehidupan ini kalian sia-siakan hanya untuk debat kusir tentang suatu ideology yang pada akhirnya akan berlanjut pada tindak kekerasan dan kejahatan.sadarlah kehidupan ini bagaikan mimpi tadi malam.berbuatalah kebajikan terhadap semuanya, sayangilah semuanya.

sejatinya kekuatan kebajikan (kasih sayang) itu tiada tara.berbeda jauh dengan kehidupan ini yang hanya sementara bahkan ada yang hanya sekejap mata.kekuatan kebencian hanya akan menimbulkan penderitaan dan kesengsaraan.sedangkan kekuatan kebajikan dan kasih sayang akan membuahkan kebahagiaan.

menyimpan kebencian dalam diri bagaikan menyimpan bom atom didalam diri yang setiap saat bisa meledak.tentunya menyimpan kebencian itu sangat menyakitan bukan ?

lantas apabila demikian kenapa tidak belajar melepasnya.hanya dengan melepaslah hati ini akan menjadi semakin lega,tenang damai dan bahagia serta bebas dari segala macam ketakutan serta derita.

ketahuilah kebencian dan permusuhan hanya akan berakibat pada penderitaan oleh karena itu janganlah kalian keras kepala .

ayo sodaraku lepaslah.lepaslah ayo lepaslah jangan ragu.

sebab kebahagiaan sedang menanti didepanmu.

ayo sodaraku lepaslah segala embel-embel yg ada dalam dirimu supaya kita lebih bebas lebih ringan lebih tenang ayo sodaraku terimalah kebahagiaan itu.semua kebahagiaan ini adalah milikmu .ayo ini milikmu,ini hakmu kamu pantas menerimanya.

tetapi anehnya kenapa tak ada yang mau meraih apalagi menerimanya.

semakin kalian berdebat kusir maka akan semakin bertampah pula konsep2 pemikiran baru dalam pikiran kalian yang pada akhirnya akan membuat kalian bingung sendiri.tidak usah mempertanyakan ideology siapa yang paling benar dan siapa yang salah.

ketahuilah yang salah adalah pikiran kalian sendiri, yang terlalu bernafsu terhadap ideology kalian masing2. dan masing2 pihak merasa menjadi pihak yang paling benar,memang begitulah ego dan nafsu itu sehingga mengakibatkan semua permusuhan ini terjadi.

sodaraku sejatinya pikiran itu tidak lah abadi oleh karena itu pikiran itu menjadi pasang surut,muncul dan tenggelam,berombang ambing dan terus berobang ambing.

ketika kita melekatinya maka pikiran akan pula semakin mengobang ambingkan kita kedalam situasi yang lebih buruk serta tak pernah pasti.oleh karenanya janganlah kalian lekati pikiran kalian sebab pikiran itu adalah ilusi dan sifatnya semu dan tidak kekal.

lepaslah semua egomu kemudian lepaskanlah dirimu dari segala konsepsi2 pikiran yang membingunkan itu.kebenaran yang muncul dari segala macam bentuk konsepsi2 pikiran itu sejatinya tidaklah kekal demikian juga kebenaran yang bersumber dari padanya karena ia bersifat semu.

sesungguhnya kebenaran sejati adalah kebajikan dan kasih. berbuat kebajikan terhadap semuanya berarti telah menjalankan kebenaran.

maka jadikanlah kebajikan itu sebagai kebenaran dari segala kebenaran dan juga kebenaran yang berada diatas kebenaran paling tinggi.

dengan demikian maka kebahagiaan akan selalu berada didalam genggaman.

janganlah berbuat kejahatan dan kekerasan serta kebencian sebab itu sama halnya dengan menimbun racun dalam dirimu sendiri,sebab jika racun itu suah berada diambang batasnya pada akhirnya ia akan mengerogoti dan menyingsa dirimu sendiri.
oleh karenanya buanglah semua racun itu.

racun kebencian hanya akan menjauh kanmu dari cahaya kebenaran membenci orang lain berarti sama dengan menguci cahaya kebenaran yang ada dalam dirimu.karena sejatinya dalam diri setian orang terdapat cahaya kebenaran.mengunci cahanya kebenaran sama halnya mengunci dirimu dari pencerahan itu sendiri.

dan itu beararti menjauhkan dirimu daripada kebenaran sejati.dengan kata lain sama saja engkau terah menolak kebenaran itu sendiri. dengan begitu kamu telah menoalak kebahagiaan itu pun juga.

percayalah tidak ada satu kebahagiaan pun yang dapat diraih dengan jalan kekerasan.kekerasan hanya akan menguncimu dari segala macam kebahagiaan.

kekerasan tidak akan memerikan harapan akan kebahagian tetapi justru sebaliknya dia akan menyeretmu kedalam lembah penderitaan yang lebih dalam.
sesuai apa kata orang tua jaman dulu siapa yang menanam apel maka apelah yang akan dipanennya

siapa yang menanam kebajikan maka dialah yang akan meraih kebahaiaan dan siapa yang menanam kebencian maka ia akan memanen buah penderitaan.

ingatlah sodaraku berlakunya hukum alam dalam kehidupan ini tak seperti berlakunya hukum manusia yang masih bisa disogok.

hukum alam selalu berjalan sejalan dengan hukum sebab akibat selalu adil tak bisa diganggu gugat,tak bisa diotak atik tak bisa disogok. semua hukum alam ini berlaku pula terhadap semua perbuatan kita ini.

sejatinya hanya kekuatan kebajikan dan kasih sayang yang mampu memberi harapan akan kebahagiaan sejati yakinlahkan semua itu.

jika engkau tak yakin tak apa .karena tak ada yang memaksamu.tetapi cepat atau lambat kalian akan percaya dengan semua ini seiring dengan berjalanya waktu serta pengalaman kalian kelak diwaktu yang akan datang.

dan kalian pun tak akan dapat menolaknya sebab jika kalian menolaknya kelak pengalaman kalianlah yang akan memaksamu untuk mempercayainya.oleh karenanya tak ada gunanya seorang manusia memaksakanya,karena semua itu pada akhirnya akan berjalan dengan sendirinya.begitulah hukum alam.

kalkiwatara Says:

3 August 2013 at 11:46 pm.

buat sodara2 yang mersa dirugikan ataupun dianiaya saya mohon supaya lebih sabar.saya tahu anda adalah orang2 yang memiliki pencapaian batin yang luarbiasa karena anda telah mampu bertahan dari penderitaan2 sebagaimana apa yang telah ada alami.tetapi akan lebih bijaksana dan sangat luar biasa jika anda mampu melepas semua kebencian dan dendam itu.percayalah hitam tetaplah hitam dan putih tetaplah putih ,orang mau membolak-baliknya kayak apapun juga tetap hasilnya adalah sama.orang boleh bilang hitam itu adalah putih sedangkan putih tetaplah hitam tetapi ingatlah kenyataan tetaplah kenyaaan .sehingga dengan demikian kenyataan tak dapat dibohongi.jika ada orang yang membolak balikan fakta ataupun bahkan mengkabing hitamkan anda sesungguhnya dia telah membodohhi dirinya dan batinya sendiri dari kenyataan yang ada.sedangkan kebenaran tetapalah kebenaran oleh karena itu kebenaran sejati tak dapat dibohongi,sebab yang dibohonginya seperti yang saya jelaskan tadi yang dibohongi adalah dirinya sendiri.ingat itu sodara2.janganlah kalian menjadi ragu akan kebenaran akan kenyataan sejati itu.hukum alam itu selalu ada dan juga selalu berjalan berdasarkan asa hukum sebab akibat.yang

yang salah tetaplah salah percayalah mungkin para pendusta itu sekarangmampu membohongi publik.tetapi waktu lah kelak yang akan menunjukan kebenarasan sesungguhnya dan akan membongkar semua aib dan kebusukan para pendusta itu.

sebab sejak dulu waktu adalah hakim yang selalu adil.kelak waktu akan menunjukan kebenaran yang ada dan memperlihatkan semua kebusukan dari para pendusta itu.jadi tidak usah pusing-pusing memikirkan keadilan,sebab apapun yang terjadi keadilan akan tetap berlaku tapi ya itu semuanya butuh proses dan waktu panjang.

sodara-sodara sekalian mereaka para pendusta sejarah mungking sekarang sedang hidup bersuka ria dan menari-nari diatas penderitaan anda semua.percayalah jika saat ini mereka masih bisa menari dan melenggang-lenggang kelah mereka akan menuai buah atas perbuatannya yang telah mereka perbuat sebelumnya.

buktinya kebanyakan para jagal/algojo/eksekutur yang telah mengeksekusi orang yang tak bersalah rata-rata mati dengan cara yang buruk dan mengenaskan bahkan ada juga yang mati ditempat dimana dulu mereka mengeksekusi korban2nya.entah dicekik hantu2 penasaran dari nyawa2 orang yang mereka eksekusi atau apa saya tidak tahu,yang pasti hukum alam selalu adil.

perlu diketahui bahwa penderitaan yang kelak akan diterima para eksekutor bukan hanya sampai diwaktu saat ini juga tetapi itu akan berlanjut diwaktu yang selanjutnya juga.sungguh betapa mengerikannya akibat dari sebuah perbuatan jahat itu.

oleh karena itu lepaskanlah pedangmu
dan jadilah seorah makhluk yang memiliki welas asih tinggi terhadap segenap mahkluh hidup tanpa pandang bulu.

maka dengan demikian segala macam penderitaan dan kesialan kelak diwaktu yang akan datang akan menjauhimu bagaikan serangga menjauhi insectisida dan kebahagiaan serta keberuntungan akan mendatangimu laksana semut mendatangi gula.betapa luar biasanya kekuatan kebajikan itu.

maka dari itu mari kita kobarkan semangat untuk mengasihi serta berbuat kebajikan sebanyak mungkin agar tabungan kebajikan kita tiada tara.

kafir sejati Says:

9 August 2013 at 5:17 pm.

@deddy/ORLA SHIT
NYATA anda sudah kesurupan jin padang pasir
@orbashit
very goooood maju terussss

Fendy Says:

11 August 2013 at 4:58 am.

Asallam mu’allaikum… Maaf sebelumnya, dari awal saya terkesan dengan mas Imam yang sudah menambah pengetahuan sejarah yang sebelumnya tidak pernah saya ketahui, akan tetapi apapun Fakta cerita tentang Pembantaian ini… Alangkah Baiknya kita ambil hikmahnya saja, ambil kebaikan dan tinggalkan keburukan..tidak perlu saling menyalahkan lagi. Cuma yang saya sesalkan kenapa masih ada manusia yang kurang beradab disini, @orbashit.. beda pendapat itu hal biasa, tapi jangan juga bawa2 agama.. @orbashit tinggal diBireun kan, saya juga diAceh, dan Masyarakat Aceh sangat Anti bila Agama Islam dilecehkan, Terimakasih..

orbaSHIT Says:

12 August 2013 at 11:01 am.

@fendy terima kasih bung menanggapi komen saya dengan santun, opini pribadi sayah “AGAMA” hanya jadi suplemen dari kebiadan manusia itu sendiri, kontradiktif dari apa yg “AGAMA” itu kotbahkan….maaf saya skeptis dengan “AGAMA”, karena dalam sejarah manusia agama selalu dijadikan alasan dan pembenaran untuk PEMBANTAIAN,PENGHANCURAN dan PERKOSAAN MASAL seperti tahun 1965, so apa bedanya mereka2x ini yg mengaku dirinya “beragama” namun biadab dalam bertingkah laku? it’s so barbaric …..saya tinggal di bireun hanya untuk urusan kerja sajah, btw mengapa bung merasa tidak merasa dilecehkan bila ada kemiskinan,kelaparan,ketidakadilan,perkosaan,korupsi disekitar bung?? lakukan sesuatu demi kemanusiaan walupun sekecil apapun itu lebih konstruktif dan mulia daripada merasa tersinggung dan merasa diserang dengan hal2x trivial macam “AGAMA” salam…..

MR.SOEHARTO Says:

13 August 2013 at 2:11 am.

Piye kabare le???
Iseh enak jamanku to??

merahkuning Says:

29 August 2013 at 9:21 pm.

Saya keturunan PKI. Kakek dari bapak saya PKI. Nenek dari ibu saya Gerwani. Saya berjanji suatu saat nanti kami akan kembali, menuntut balas atas Bangsa ini
Jangan kira ideologi kami mati
Kami hanya tertidur. Menunggu panggilan sang merapi, tuk bangkit menagih Janji.

orbaSHIT Says:

30 August 2013 at 5:40 pm.

@harto jaman sampeyan jamane jaman edan cuk! ora sing mbacot ae tak gaplok cakemmu cuk! :) @merahkuning serius loe?

Supardi Says:

4 September 2013 at 9:06 pm.

Itulah kekelaman yang (sudah) harus dialami bangsa kita, tidak bisa lagi kita mundurkan. TERPAKSA kita cuma bisa mengambil hikmahnya dengan kritis membaca sejarah. Inti semua peristiwa itu adalah motif ekonomi. Bangsa lain ingin menguasai kekayaan alam yang ada di tanah air Indonesia, orang-orang kita diperalat dengan peran cuma sebagai MAKELAR yang hanya dapat bagian sedikit. Kerugiannya jelas, semua rakyat Indonesia dimiskinkan, harus (mau) mati di lumbung padi atau terusir sebagai TKI/TKW. Salah satu cara kritis membaca sejarah (ini cuma contoh) peristiwa 65 sebagai studi kasus. Semua pasti sepakat bahwa peristiwa 65 adalah berkait dengan komunisme. Kita pun sepakat komunisme itu punya jaringan internasinal yang kuat. Maka yang perlu kita pikir-pikir, betapa hebatnya Pak Harto, mampu mengalahkan jaringan internasional hanya dalam satu malam. Sementara perang Timor Timur (dulu) yang wilayahnya kecil, puluhan tahun gak kelar-kelar. Inti niat kritis kita, jangansampai kekayaan alam kita dinikmati untuk foya-foya oleh bangsa asing dan para makelarnya yang tidak lain saudara kita sendiri. Trimakasih

Wal Suparmo Says:

8 September 2013 at 9:54 am.

Janghan lupa jasa besar umat Islam dalam memberantas PKI.

orbaSHIT Says:

13 September 2013 at 4:02 pm.

^^ umat islam yg mana yah? :P

Budi Prasetyo Says:

17 September 2013 at 10:22 pm.

Komunis muncul di NKRI, sunni, syiah dan wahabi bersatu lawan komunis. Ketika komunis hancur, mereka bertiga berantem. Nah pertanyaan nya, Jikalau hancurnya muslim bukanlah di kepung dari semua penjuru, lantas apa yang menyebabkan hancurnya itu? Apakah karena sesama kita saling berebut dunia? Ataukah sumpahan orang-orang PKI yang dahulu dibantai sebanyak itu tanpa adanya proses peradilan?

arun Says:

26 September 2013 at 7:36 am.

Apa yg bangsa rasakan skarang ini adalah dosa-dosanya di masa lalu yg tlah banyak di lakuka oleh ORBA da masa kekuasaannya,

size x Says:

30 September 2013 at 7:45 pm.

baru baca ni artikel dr org yg nge share vlog ini di facebook.bagus. nih.. rmh saya deket dg pat pembataian pki di garum blitar.dan nenek saya jg prnah brcerita ttg pembantaian gerwani yg dianggap pki dg cara sprti yg dcrtakan diatas. tp dr artikel ini paling seru baca penjelasannya orbashit. sangat berdasar karena argumennya ddpt dr bnyk referensi. saya blm baca bnyak buku tapi logika saya kalai pki dl adl partai yg bisa memenangkan.hati rakyat otomotis lawannya pasti menyerang lewat isu2 negatif ttg pki ke rakyat. itu sudah pasti. semacam fitnah lah. dan kenapa kalaupun pki adalah komunis itu sah2 saja karena dalam pandangan komunis, agama adalah tabu bkn karena mereka atheis tapi karena agama bisa jadi alat politik yang justru akan menjerumuskan rakyat itu sendiri. sekarng ada FPI tuh, organisasi bentukan pemerintah atas nama.agama yg bertujuan membelokkan pandangan mata rakyat dari kebobroka pemerintah yg sebenarnya.FPI menciptkan kerusuhan untuk membuat isu.agar rakyat lupa bahwa mereka sedang dibikin menderita oleh pemerontah.
mas orbashit top bgt lah… jgn ditanggapi yg pendapatnya gag berdasar atau malah berdasar dari cerita nenek moyang. pdhal org jaman dulu banyak dibodohi dg isu2 yg dikeluarakan .pemerontah orba,dan kalau org skrg jg msh ikut prcya itu artinya mreka org bodoh!
intinya semua ini.adalah intrik politik jaman orba!

James Matheus Says:

30 September 2013 at 10:30 pm.

Membukakan mata sekali dengan G30SPKI dan proses penuntasannya..semuanya terasa benar2 terjadi ketika membaca artikel ini. Jumlah korban yang fantastis dan pola pembantaian yg sangat urban dan provokatif menjadi satu2nya cara yg terungkap..Ini memang terjadi dan pilu sekali kalo melihat kejadian tersebut.kiranya jiwa-jiwa korban peristiwa ini diampuni dan diterima di sisi yg layak Sang Khalik..

Maria Says:

30 September 2013 at 10:32 pm.

Terima kasih untuk memulai kerja, pendokumentasikan apa yang terjadi , dimana dan siapa -siapa saja. Saya minta ijin membaginya di FB psot saya, bagian dari mengingat 30 Sept 48 tahun yang lampau.

Adadapun soal berbagai tanggapan yg ada, ini bagian dari tugas sejarah bersama-sama mengurai keribetan sejarah Indonesia, sejarah kita.

SAUT SITUMORANG Says:

1 October 2013 at 4:22 am.

ulasan diatas udah bagus. giliran komennya malah banyak diisi lolongan anjing kurap. termasuk saya.

Past_Learner Says:

2 October 2013 at 1:20 am.

Orang – orang yang berkomentar disini hebat hebat dari yg pro sampai dengan yg kontra tapi sayang …..

SEMUA HANYA BILANG BERDASARKAN BUKU INI DAN ITU, BACA ARTIKEL INI DAN ITU, CERITA SI INI DAN ITU, CUIH , SAMPAH SEMUA!!!

JGN BELAGA TAU SEMUANYA, HAL SEBENARNYA KALO HANYA DARI BACAAN !! NGGA NYARI DAN GALI SENDIRI BUKTI BUKTINYA MELALUI UJI LANGSUNG KE LAPANGAN !!!

BACA MAH GAMPANG TINGGAL DI INGAT DAN DI SESUAIKAN DENGAN AKAL SEHAT MASING2 PEMBACA! TAPI ITU TIDAK AKAN MERUBAH APA APA!!!

So stop talking, stop reading, stop being smart dick ass, just do and act, collect the evidence from the field and make your own theory!!!

historyenthusiat Says:

2 October 2013 at 8:27 am.

ijin share ya mas, saya baru tahu cerita soal ini, begitu kejamnya masa-masa kelam tahun 1960an.

orbaSHIT Says:

2 October 2013 at 10:25 am.

@past learner sorry i don’t wanna be a dick in here bro…sudah banyak film independen dokumenter ttg pembantaian orang2x PKI tuh,lu search ajah di utube atau mbah google jd enggk semua posting itu seperti omongan si NAZARUDIN “…katanya..katanya…” :P gw br dapet berita hari ini ada kerabat keluarga gw yg nyalonin jd direktur politeknik sebuah PT terkemuka di SBY namun tersebar isu kl ada diantara keluarganya adalah bekas anggota PKI, dan ini dilakukan oleh lawan2x politiknya AMPUN DEH EPIC FAIL bangettss

koplak Says:

2 October 2013 at 11:48 am.

Kenapa ada pembantaian,,cerita dong sebelum G 30 S PKI tahun 1965 dgn adanya agtitasi dari PKI dan Underbouwnya dgn cara membunuh juga di desa2,,menculik, menngubur hidup2 lawan politiknya serta perampasan tanah,,Jadi biar berimbang..Dah itu saja

Dwi Says:

2 October 2013 at 12:40 pm.

Salam Kenal…

Suatu Negara akan lebih maju jika menghargai sejarahnya…. (koreksi saya kalau salah)

Apakah hanya terjadi di Indonesia saja, pembodohan sejarah (masa kelam) itu?
Jika ada apakah negara itu bisa dibilang lebih maju dibandingkan dengan Indonesia?

mohon pencerahan…
:D

Bimakuru Says:

2 October 2013 at 2:18 pm.

klo tentang film The Act of Killing, menurut pendapat mas Iman gmn?

orbaSHIT Says:

3 October 2013 at 9:25 am.

@koplak lu emang koplak bin pekok deh :) baca dong posting2x sebelumnya….kl jaman itu bunuh2xan bukan hanya didominasi ormas PKI ajah…NU,masyumi,tentara,PNI dll juga sama, kl logika lu kek gitu gimana dengan pembunuhan masal yg dilakukan DI/TII di priangan timur terhadap orang2x BTI dalam kurun waktu 1950~1962? yg mati tuh ribuan boss…so please don’t be a jack ass :(

SAUT SITUMORANG Says:

3 October 2013 at 6:33 pm.

biarin pki muncul lagi. aku pingin ada perang lagi di indonesia ini. biar ada hal seru.

orbaSHIT Says:

3 October 2013 at 7:15 pm.

@SAUT jawabannya NGIMPIIIIIIIII :P komunisme dah mampusss layyyy…..secara empirik gagal dimana-mana, bahkan RRC saja hanya simbolis ttp memegang ideologi ini karena berkenaan dengan sejarah lahirnya PRC tahun 1949…ekonomi mereka KAPITALIS BANGET tp gaya RRC, life style juga udah banyak kek di milan,paris,roma atau new york….lu mao perang? knapa kgk jd sukarelawan AL QAEDA ajah layyy pasti langsung jadi “grunt” di suriah lu gw jamin sangat seru dech wkwkwkwkwkkw….

bukan anak pki Says:

4 October 2013 at 9:09 pm.

pki memang sepatutnya disembeleh biar tidak berkembang biak di indonesia dan mengantarnya lebih cepat ke alam kubur dan neraka agar mendapat siksa yang lebih brutal, kejam, mengerikan selamanya

Manusia Biasa Says:

5 October 2013 at 9:16 pm.

Sudah lama sekali saya tidak mampir ke blog ini. Sudah banyak komentar baru tapi sayangnya nuansa kebencian dan saling memaki masih terasa. Mobilisasi kebohongan masih berlanjut. Kita masih belum lepas dari politik adu domba.

Bagi yang jadi korban kekejaman Orde Baru, yang masih mendendam, berhentilah mendendam. Sejarah memang harus diluruskan tapi dendam tak akan meluruskan sejarah.

Bagi yang ngotot membela Orde Baru, sadarlah bahwa Anda dibohongi. Anda telah menjadi target kebohongan yang dimobilisasi secara masal dan sistimatis. Saya bisa memaklumi kalau Anda bisa dibohongi karena kebohongan itu datang melewati saluran yang layak dipercaya. Sebagian besar bangsa ini memang telah dibohongi dan ikut termakan adu domba. Jangan langsung percaya pada saya, jangan percaya siapapun, tapi amati, analisa dan telaah sendiri dan yang paling penting: gunakan akal sehatmu.

Amati sekitarmu. Kau akan lihat bahwa sebejat-bejatnya manusia tidak ada yang anti Tuhan. Kalau toh ada, pasti sangat langka. Kebanyakan Yang ada hanyalah orang yang “sedang mengabaikan Tuhan” dan itu tidak permanen dan tidak akan ajak-ajak orang lain. Maka mungkinkah ada suatu organisasi beranggotakan jutaan manusia yang semuanya anti Tuhan? Kalau PKI dicap anti Tuhan, itu hanya kebohongan untuk mengadu domba. dan masih banyak kebohongan yang lain.

Sadarkah kau bahwa sejak 1 Oktober 1965 bangsa kita dirampok habis-habisan oleh bangsa asing melalui bangsa kita sendiri. Dari tambang emas di papua saja ada ribuan trilyun yang dirampok. Belum lagi tambang dan sumber alam lain. Sadarkah kau bahwa sistem pendidikan kita dirusak? Pembangunan transportasi disabot? Masih banyak lagi yang terus berlanjut selama kita masih bisa diadu domba.

Sadarlah bahwa peristiwa G30S adalah konspirasi ala Ken Arok tapi dengan pola yang jauh lebih canggih dan akibat yang jauh lebih mengerikan. Kerusakan yang paling parah adalah rusaknya sendi-sendi pendidikan.

Lihatlah sekelilingmu: yang berlabel Islam belum tentu islami; yang islami juga tidak teriak-teriak dia islam. Lihatlah beda label dan hakekat.

Semoga kita semua diberi pencerahan. Semoga kita segera memcapai kemerdekaan kita lagi. Saat ini kita masih terjajah oleh kebodohan dan adu domba.

orbaSHIT Says:

8 October 2013 at 5:49 pm.

@bukan anak PKI tp ANAK TERRORIS satu kata utk lu….. TOLOL! :P lagi2x lu posting komen enggk mutu dan khas banget omongan orang psikopat…saran gw lu buru2x daftar ke RSJ deh

VIVI Says:

9 October 2013 at 8:56 pm.

gak nyangka seKEJAM itu bangsa indonesia saat itu.. manusia seakan tdk ada artinya, lbh rendah dari kotoran mungkin, teganya dibunuh seperti itu :( knp slalu perempuan diperlakukan seperti itu??!! tdk peduli KOMUNIS ato BUKAN KOMUNIS, TDK ADA MANUSIA YG PANTAS DIPERLAKUKAN SEPERTI ITU!!

semoga arwah mereka smua tenang dsana.. betul2 tdk dpt berkata2 setelah membaca artikel ini, SUNGGUH SANGAT SANGAT SANGAT TDK BERPERIKEMANUSIAAN….!!!

Opan Says:

11 October 2013 at 10:55 am.

masya Allah, sebegitu teganya pemuda ansor membiarkan anak2 kecil mencari makan tanpa papa mamanya? walaupun mereka komunis? dan mereka belum tentu komunis?…ya Allah, ada ya manusia beragama ternyata lebih kejam dari binatang karnivora sekalipun….

Manusia Biasa Says:

19 October 2013 at 9:44 am.

Ayo kita sama-sama mencari dan menggali kebenaran tanpa bertengkar dan saling memaki.
Kita memang diadu domba secara terencana dan sistematis oleh kekuatan asing dengan mempergunakan Soeharto dan antek-anteknya.

Soeharto dan antek2nya mengerahkan generator-generator fitnah dan kebohongan dengan sangat rapi dan terorganisir. Bahkan generator2 itu masih aktif bekerja sampai sekarang. Dengan menggunakan akal sehat, kita akan dengan mudah melihat kebohongan itu.

Soeharto mencap semua musuhnya sebagai kafir, tapi yang dicap kafir sebagian besar justru lebih religius dan humanis daripada para pembantai yang dicap kafir. Dia mengaku menyelamatkan Pancasila tapi menggiring bangsa kita makin jauh dari Pancasila.

Hal paling gamblang: kalau komunis memang anti Tuhan: kenapa di Kuba banyak gereja, di Cina dan Rusia ada masjid megah dan besar. Itulah bakti gamblang bagi mereka yang hatinya belum tertutup dari kebenaran. (Arti kafir sesungguhnya adalah ‘tertutup’. Maksudnya tertutup dari kebenaran.) So, siapa yang lebih layak disebut “kafir”? Yang masih menggunakan akal sehat bisa menjawab.

Saya benar-benar tidak percaya adalah organisasi yang anti Tuhan. Yang banyak ada hanyalah orang-orang melalaikan Tuhannya, tapi bukan anti Tuhan. Secara built-in, sejak lahir manusia sudah memiliki energi ketauhidan dalam dirinya. Kalau toh ada manusia yang anti Tuhan, itu hanya satu dari ribuan. Tidak mungkin membentuk organisasi. Kalau toh ada, tidak akan bisa merebut simpati rakyat.

Gunakan akal sehatmu. ADA MOBILISASI KEBOHONGAN DAN ADU DOMBA YANG DIGUNAKAN UNTUK MELEMAHKAN INDONESIA. Inilah yang dilakukan negara-negara barat setelah gagal melemahkan Indonesia melalui Pemberontakan Permesta, dll. Inilah sumber dari berbagai carut-marut yang sekarang kita hadapi.

Jadi kalau sekarang ada tulisan: Piye kabare le, enak jamanku to? Itu adalah bagian dari kebodohan. Karena segala carut-marut saat ini bersumber dari rezim yang melakukan kudeta 1965 dan berlagak sebagai penyelamat.

arif Says:

19 October 2013 at 11:42 pm.

Assmualaikum….secara pribadi sya senang pki hancur…kenapa??hukum karma bagi pki dan simpatisannya…kakek buyut sya mengalami kekejaman yg dilakukan oleh pki,kedua saudari dri nenek sya diperkosa oleh marwan dan usman parinduri(pimpinan pki di langkat), abg ipar dri nenek sya dipenggal di kwala begumit,padahal beliau seorang wakil RI di langkat,,masi bnyk korban kekejaman PKI dan antek anteknya yg terjadi pada saat revolusi sosial yg terjadi 3 maret 1946(berkisar ribuan orang)…ironisnya itu tejadi hanya dalam waktu tidak lebih sebulan, sekian tahun korban dri revolusi sosial merasakan kepedihan dan kemiskinan,,pemerintah sukarno tidak dapat merehabilitasi korban korban revolusi sosial di sumatera timur krn dihalangi oleh pki dan unsur unsur komunis…jadi wajar aja klo korban pembantaian di tahun 1965\1966 lebih bnyk org pki dan simpatisannya..

orbaSHIT Says:

20 October 2013 at 9:17 pm.

^^ wajar? hanya atas pertimbangan balas dendam? hmmm patern postingan yg sama dengan beberapa ORBA kacrut di atas tp enggk aneh seeh mangkanya turunan mereka banyak menjadi kader teroris kek skarang ini…secara pribadi pun saya senang para teroris ini ditembak ditempat setelah ratusan mungkin ribuan nyawa (dari ambon,poso,bom bali I/II,bom mariott dll) melayang akibat ulah mereka membunuhi rakyat sipil :P mungkin in yg disebut KARMA juga kali yeee ;-)

penjagal PKI Says:

21 October 2013 at 10:16 am.

maaf saya harus ketawa…sebelum komen. itu ORBA shit emosinya minta ampuun…ngelihat mata uang cuma dari satu sisi…y bgini hasilnya…kalo ada yg sampe pingin mbunuh orbashit, pantas…bunuh saja dia. gaya emosinya dan tulisannya sangat KIRI…bahay bagi bangsa indonesia orang macam dia…’
( sbentar lagi dia akan komen emosi bgt…hehehe…) orbashit emang anjing kurap. mengotori blognya mas imam! buat mas imam, komen macam ginian harusnya dibuang saja…menuh menuhin

fatur Says:

21 October 2013 at 12:29 pm.

saya sampai saat in i mencari paman dan kakek saya, yang hilang waktu dikumpulkan dilapangan, mereka di cap PKI, sampai2 bapak saya batal jadi PNS gara2 anak PKI.

orbaSHIT Says:

21 October 2013 at 2:26 pm.

@penjegal…..SAPI pretttt….lu mo bunuh gw? BE MY GUEST bitch!….but not UNTIL I KILL U FIRST 8-) gw emosi akh lu ajah kalee yg lebay gw seeh biasa ajah tuh…mnurut gw dr postingan lu tuh yg emosi wkkkkwkwkwk….KIRI bahaya? yeah right untuk ORBA pekok kek lu seeh iya… lu tau enggk ideologi KIRI apa? jangan2x kek kebanyakan perek ORBA sang penyembah HARTO yg slalu menganggap KIRI adalah KOMUNIS..pinterrrr *nunggu dipojokan sambil ngupi mantau counter balik dari grombolan IDIOT ORBA

arif Says:

22 October 2013 at 5:23 am.

@orbashit…ente anggap saya teroris…ente sendiri sadar??komen ente berbau hasutan, dendam, dan hanya stabilitas keamanan indonesia…saya anggap ente merupakan org yg suka berbuat onar dan menghasut..

arif Says:

22 October 2013 at 5:31 am.

Wajar sya anggap pki di bantai di tahun 65…di sumut..gara” ulah…sampe sekarang masalah tanah di sumut ga’ kelar…malah setelah revolusi sosial…ada beberapa tokoh PKI sumatera timur yg secara terang terangan memakai dan menjarah harta..xarim ms(memakai kendaraan pribadi sultan langkat”), saleh umar saat ditangkap memiliki rampasan harta berkisar 3juta dollar, dsb

orbaSHIT Says:

22 October 2013 at 9:00 am.

@my dear arif, 1)ane menghasut? WTF? ane cuman cari korelasi persepsi ente ttg kekerasan vs kekerasan….ente crita bahwa krabat ente dibunuh “oknum” PKI lalu ente menggeneralisir bahwa PKI lah yg bertanggung jawab terhadap kematian mereka….ane juga bisa dunks karena ada sepupu ane dari new zealand yg tewas pada pristiwa bali bombing I…ente bisa marah knape ane kagak? tp ane hanya mengilustrasikan bagaimana hal ini adalah kebencian tanpa akhir (dan anggapan sebagian besar keluarga ane di new zealand dan australia ttg “muslim” adalah teroris ttp ada) so we’re even then right? ;-) 2)mengenai masalah tanah ente enggak tau ada UUPA (undang2x pokok agraria) tahun 1960 dimana diatur ttg land reform? itu sudah disetujui oleh semua anggota DPR saat itu termasuk perwakilan gol. islam (NU dan PSII) loh…namun dari taun 1960 sampai 1963 implementasi di lapangannya sangat berbeda….kaum tani sudah mengajukan hal ini kepada para “land owner” di desa mereka melalui BTI…awalnya mereka juga omong baik2x kok tp para “land owner” (borjuis kampung) ini tetap ngotot tidak mau melepas tanah2x luas milik mereka kepada kaum tani penggarap…UUPA adalah produk hukum yg legal pada saat itu bukan seperti banyak TAP MPRS hasil buatan ORBA….karena kedua belah pihak saling bersikeras maka terjadilah penyerobotan2x tanah dan bentrokan yg sebetulnya tidak perlu :( 3)revolusi sosial 1946~1947 bukan hanya terjadi di sumatera timur sajah tp terjadi di berbagai daerah indonesia dimana rakyat yg marah menghancurkan para feodalis2x likal (surakarta,aceh,sumatera barat,sulawesi selatan dll) aktornya tidak melulu kaum komunis…contoh di aceh tengku daud beureuh adalah salah satu pimpinan penghancuran feodalis aceh dimana mereka dianggap sebagai antek2x belanda 8-) 4)klaim ente ttg penjarahan sangat bias karena siapa penjarah yg dijarah juga belum jelas karena banyak juga orang2x yg tidak tahu menahu maslah GESTOK 1965 difitnah sebagai PKI (kesaksian ANWAR CONGO algojo pembantai PKI dalam film dokumenter ACT OF KILLINGS)

arif Says:

22 October 2013 at 5:58 pm.

My dear orbashit,,1)di point sya setuju dgn pendapat anda,,2)mengenai masalah tanah di sumatra timur, berbeda dgn daerah lain di indonesia…BPN juga mengakui hal tsb…saat ada kerajaan di sumatra timur,,byk kok para pendatang yg diberi lahan cuma” oleh penguasa lokal…tp sejak tidak terbendung lgi laju populasi penduduk…penduduk asli sendiri kian tersudut,dan UUPA tdk diimplementasikan di daerah sumatra timur..,3)revolusi memang terjdi di bnyk daerah lain di indonesia,,,akan ttp yg paling bnyk memakan korban di sumatra timur,,4)penjarahan memng dilakukan oleh antek pki/golongan kiri,,,,dan itu sudah direncanakan oleh pimpinan pki sumatra timur yunus nasution, luat siregar dan xarim ms,,,bahkan xarim ms sampai diolok olok oleh tokoh perjuangan lainnya karena memakai mobilmaybach milik sultan langkat,,,wakil kni langkat bahkan dibunuh oleh pki lokal…algojonya eyang wijaya,, btw sya salut ats usaha anda menghidupkan blog ini

orbaSHIT Says:

22 October 2013 at 9:56 pm.

@arif thanx for the posting there u go we can discuss this matter like a civilized man right ;-) 1)sebagaimana yg telah ane posting sebelumnya UUPA adalah produk hukum tertinggi dr republik saat itu jd maaf argumentasi ente invalid 2)perkebunan2x milik belanda/asing di sumatera telah diNASIONALISASI sejak tahun 1957 jd perkebunan2x tsb milik pemerintah RI bukan milik sgilintir bangsawan lokal lagi andaikan adapun telah diatur dalam UUPA berapa persen yg harus dilepaskan kepada para petani penggarap 3)ente memposisikan bahwa kejadian di sumatera timur adalah “lebih gawat” dari lain2x daerah pada masa revolusi sosial padahal hal tsb merupakan gerakan sporadis rakyat jelata yg sudah muak thd para komprador kolonial,contoh kasus pristiwa 3 daerah di jateng (tegal dll) dimana aparatur pemerintahan antek blanda digulingkan oleh rakyat secara spontan dan diganti oleh perwakilan dari golongan komunis,agama dan nasionalis 4) ente mengasumsikan “oknum2x” PKI tsb bergerak atas dasar perintah partai bukan atas inisiatif perorangan, skedar untuk pembanding tahun 1950 KH isa anshari dari masyumi jabar mengeluarkan fatwa bahwa PKI adalah atheis sejak itu pembantaian dan penggarongan thd orang2x kiri di daerah garut,tasikmalaya dll smakin intensif dilakukan oleh DI/TII dan ini dilakukan pada rentang waktu yg lama….intinya pada saat kekacauan jaman itu korban bukan hanya dari satu pihak sajah

manusia biasa Says:

26 October 2013 at 8:46 am.

WAHAI ORANG2 YANG MERASA DIRINYA SUCI
PARA PEMBENCI ORANG2 YANG DICAP KAFIR

Pernahkah Anda merenung: apakah yang di cap kafir benar2 kafir?
Benarkah kalau Komunis pasti kafir dan kalau anti PKI pasti orang beriman?

Tidak sadarkah kalian bahwa kafir atau tidak kafir adalah urusan manusia dengan Tuhan; sementara komunis, nasionalis atau demokrat tidak lebih dari pilihan partai politik.

JADI:
kalau ada komunis yang kafir atau tidak kafir, itu tidak ada kaitannya dengan pilihan partainya.
kalau ada nasionalis yang kafir atau tidak kafir, itu tidak ada kaitannya dengan pilhan partainya.
kalau ada demokrat yang kafir atau tidak kafir, itu tidak ada kaitannya dengan pilhan partainya.
Tapi kalian telah dengan sangat intensif dicekoki kebohongan bahwa komunis pasti kafir dan anti Tuhan.
Tanyakan pada mereka yang pernah ke Cina, Rusia atau Kuba apakah disana ada tempat ibadah? Jika disana ada gereja, masjid atau kuil, bagi mereka yang PUNYA OTAK itu bukti yang sangat nyata bahwa Soeharto dan rezim Orde Baru berbohong.
Tahukah kau bahwa tokoh-tokoh tertinggi PKI dari keluarga yang sangat kaya tapi peduli dengan orang kelas bawah? Tahukah kau bahwa DN Aidit dan Nyoto dari kalangan yang sangat taat beragama dan tidak seperti yang digambarkan oleh rezim Soeharto?

Tahukah kau bahwa kita dengan sangat terencana diadu-domba? Sebelum maupun sesudah G30S, banyak kyai dan santri yang dibantai lalu disebarkan berita bahwa pembantaian itu dilakukan oleh PKI. Banyak pula PKI yang dibantai lalu disebarkan berita bahwa itu dilakukan oleh para santri. Operasi adu domba itu dilakukan dengan sangat serius dan intensif.

SADARLAH BAHWA KITA DIADU DOMBA
BUKTIKAN BAHWA KAU BUKAN DOMBA YANG BISA DIADU.
SO, SADARLAH. CARI DAN GALI KEBENARAN

SAYA adalah KORBAN KEGOBLOKAN DAN KETOLOLAN PARA DOMBA
NEGERI INI TELAH MENJADI KORBAN KEGOBLOKAN DAN KETOLOLAN PARA DOMBA
ITULAH SUMBER SEMUA CARUT MARUT SAAT INI

manusia biasa Says:

26 October 2013 at 8:56 am.

Dari tulisan Mas Imam serta berbagai sumber lain: banyak orang yang berstaus SUCI dan BERIMAN melakukan perkosaan terhadap keluarga simpatisan PKI maupun yang sekedar dituduh simpatisan PKI.

Yang menjadi pertanyaan: Apakah orang-orang yang ‘berstatus’ taat dan beriman itu berdoa dulu sebelum memperkosa? Atau biar lebih afduwool: kawin siri dulu? Biar perkosaan yang dilakukan bisa mawadah dan barokah?

Negeri ini telah menjadi korban penghianatan Soeharto dan kegoblokan mereka yang sok suci.
HENTIKAN KEGOBLOKAN.

karmalia Says:

31 October 2013 at 11:20 pm.

pembantaian / genocide yg lebih kejam dari kejadian pemberontakan g30s pki.
semoga Indonesia tdk adalagi pembantaian macam ini utk kepentingan politik kekuasaan

Generasi muda yang anti Orde Baru serta sisa-sisanya. Says:

2 November 2013 at 1:11 am.

Please remember! Tidak pernah ada dalam sejarah bangsa Indonesia kejadian yang begitu merusak persatuan bangsa, yang begitu menyayat-nyayat hati rakyat banyak, yang begitu mengotori fikiran banyak orang, seperti yang dilakukan oleh Orde Baru (dengan para pendukungnya terutama pimpinan Angkatan Darat dan Golkar waktu itu ) sebagai kelanjutan G30S. Lalu perlu bukti apa lagi untuk dapat meyakinkan anda-anda sekalian yang masih keras kepala akan hal ini. Perkembangan situasi selanjutnya di kemudian hari akan membuktikannya lebih jelas lagi !!!

PEACEMAN Says:

21 November 2013 at 3:12 pm.

intinya biarlah kita sebagai manusia yang hidup sekarang ini,bisa tetap menjaga kasih,cinta ,perdamaian dan taat beribadah sehingga rencana tuhan dan mujizatNYA nyata atas indonesia TERCINTA ini

PEACEMAN Says:

21 November 2013 at 3:15 pm.

Matius 24:3-14
Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Namun berawas-awaslah jangan kamu gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya. 24:7 Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. m Akan ada kelaparan n dan gempa bumi di berbagai tempat. 24:8 Akan tetapi semuanya itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru. 24:9 Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, o dan kamu akan dibunuh p dan akan dibenci 5 semua bangsa oleh karena nama-Ku, q 24:10 dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling menyerahkan dan saling membenci. 24:11 Banyak nabi palsu r akan muncul 6 dan menyesatkan banyak orang. s 24:12 Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan 7 , maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin. 24:13 Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat. t 24:14 Dan Injil Kerajaan ini u akan diberitakan di seluruh dunia v menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya 8 9 .”

JackSilent Says:

29 November 2013 at 3:30 pm.

Jutaan Rakyat Indonesia Yg tak Bersalah Di Bantai Kayak Ngebantai Hewan…..Hanya Karena Korban Politik Kekuasaan…….Musuh Yg Paling Nyata Adlh Provokator & Yg Paling Bodoh Adalah Yg Paling Mudah Terprovokasi……..Politik kie nyet pancen Gathel Tai Asu

Felix LEONARDO Says:

13 December 2013 at 4:59 am.

Mau bantai membantai adalah urusan nafsu, siapa yg duluan dia yg semestinya siap menuai balas., kalau mau damai jangan membantai.,. PKI bikin ulah? harus siap menerima reaksi yg sama.,. Ayooo.,.diulang saja. BANTAI KOMUNIS INDONESIA!!!!!!! GUA bersumpah Andai ada komunis yg bikin reseh,.,didepan gua,,., Pasti Gua BANTAI,.TITIK!!!!!! LO mau bilang apa kek,.,Gua kagak ambil pusing.,.,bagi gua anjing lebih berharga dari Komunis.,.TITIK.,.

orbaSHIT Says:

13 December 2013 at 12:04 pm.

@^^ hmmm kl gw bantai keluarga lo di depan mata lo gimana hayoooo???? trus gw perkosa adik perempuan lo atau anak perempuan dan istri lo gimana hayooooo?? TITIT oooops sorry TITIK denks wkwkwkkwkw

Generasi Muda yang anti Orde Baru serta sisa-sisanya Says:

13 December 2013 at 1:54 pm.

Andai kata ada orang bangsat! seperti Felix LEONARDO bikin rusuh di depan gua, Pastilah Gua Injek batang lehernya.

Non Partisan Says:

23 December 2013 at 8:06 am.

Mas Iman,, terima kasih tulisannya.

“Saya waktu itu diangkat sebagai ketua Banser NU kec. D. Hampir 3 bulan saya diminta menginap di markas Kodim. Disana saya diberi daftar nama orang2 yang harus diciduk dari wilayah kecamatan saya. Pada hari2 tertentu, saya ikut mengawal tentara dengan menggunakan truk menuju wilayah kecamatan D dan U untuk melaksanakan operasi pembersihan. Jika yang diciduk menolak, maka saya akan tebas lehernya dan saya jilat darah mereka yang menempel di golok. Darah mereka seperti candu yng membuat saya seperti orang kesetanan ingin membunuh dan terus membunuh. Saya ingat betul, ada 5 truk berisi orang2 PKI yg diangkut ke areal hutan jati kurang lebih 1,5 km dari Pasar D. Di areal itu saya ikut melakukan eksekusi dengan membabat leher dan tubuh mereka, sebagian ada yg ditembaki oleh anggota Kodim.”

“Waktu itu saya masih muda dan terbawa gejolak ingin menjadi “hero”. 2 tahun setelah operasi pembersihan itu, saya seperti orang gila. Saya menjadi orang yg lepas kendali, mudah marah dan ringan tangan kepada siapapun yg menentang ucapan saya. Saya benar-benar seperti mesin pembunuh yang tidak mau berhenti. Sampai akhirnya keluarga saya memutuskan untuk menitipkan saya ke Pondok Pesantren L untuk mengobati gangguan mental saya. 7 tahun lebih saya baru bisa kembali hidup normal dan lepas dari bayang2 dosa masa lalu saya. Di setiap doa2 saya, saya selalu mohon ampun atas dosa2 saya di masa lalu dan tak lupa mengirimkan doa kepada mereka2 yg dulunya saya bunuh, krn beberapa diantaranya saya mengenal mereka. Sekarang penyesalan itu muncul di saat usia saya semakin tua.”

Seperti di ceritakan oleh bapak H. AM dengan mata berkaca-kaca (mantan Banser NU eksekutor anggota PKI, mantan anggota DPRD kab. M dan saat ini menjadi takmir masjid agung desa S, kec. D). Wawancara tgl 15 September 2013.

orbabest Says:

29 December 2013 at 8:30 pm.

Pembantaian terjadi karena salah PKI dan ormas-ormasnya yang membunuhi rakyat Indonesia ketika mereka berkuasa…bila PKI tidak brutal membunuh petani, kiai dan tuan tanah demi memaksakan land reform. Jadi ketika giliran mereka dibantai tentu tidak perlu heran.

Lagipula bila PKI berkuasa maka dapat dipastikan Indonesia akan menjadi ladang perang vietnam berikutnya dan puluhan juta rakyat kita akan mati sia-sia, termasuk pembunuhan besar2an oleh PKI seperti yang dilakukan comitern di seluruh dunia yang pembunuhan oleh komunis mencapai 300juta orang. 500ribu – 1juta PKI untuk 200juta penduduk Indonesia? Harga yang pantas..lagipula salah mereka sendiri jadi PKI, organisasi pembunuh massal paling kejam di dunia melebih NAZI dan Fasisme.

generasimudapecintaorba Says:

29 December 2013 at 10:12 pm.

Pembantaian PKI itu tanggung jawab Soekarno sebagai pangti angkatan bersenjata dan orang yang menolak membubarkan PKI dengan alasan pembunuhan anak kecil itu biasa dalam revolusi, gendeng kan?

Iloveorba Says:

29 December 2013 at 10:23 pm.

PKI kafir anti agama? Sudah pasti, apa belum pernah dengar lakon yang dibuat Lekra berjudul “Gusti Allah sudah mati?”. Gerombolan PKI yang menyerang ribuan mesjid sudah sering memukuli kiai dan santri, kemudian menginjak-injak Alquran..sudah ada yang tahu bunyi sumpah Sudisman waktu di pengadilan belom? Bukan atas nama Tuhan atau Allah atau siapapun lho..coba cari deh Hehehehe..

Karl Marx sendiri dalam buku suci kaum komunis, Communist Manifesto mengajarkan agama dan pemeluknya adalah bagian dari kelas borjuis yang harus dihancurkan, dan dia sendiri ateis. Jadi yang dilakukan PKI itu memang bagian dari “pertarungan antar kelas” yang diajarkan komunis.

PKI dan komunis ateis kafir? Sudah pasti..

Orbaisthebest Says:

29 December 2013 at 10:30 pm.

UUPA dan land reform itu produk zaman komunis berkuasa di Indonesia dan salah satu asas UUPA adalah sosialisme Indonesia, jadi sudah saatnya UUPA dengan sistem pemisahan horizontal bodoh itu dicabut. Lagipula land reform di UUPA sama sekali tidak memberikan hak kepada siapapun untuk merebut paksa tanah yang menjadi hak orang lain, bukan begitu? Hehehe

Anwar Congo? Film dari Joshua Oppenheimer sutradara amatir tidak terkenal yang dibiayai Carmel Budiardjo, pelacur Inggris dan komunis yang selingkuh dengan Njoto kok dipercaya, aya aya wae..hehehehe…

piyekabare? isipenakzamanorbato? Says:

29 December 2013 at 10:46 pm.

Para anti kemapanan yang masih keracunan komunisme itu lucu yah…masih anggap land reform itu bagus? Di RRC aja minimal 100juta mati di zaman Mao Tzedong karena “land reform”…bahkan Ceko sekarang berada di garis terdepan supaya Uni Eropa membuat deklarasi mengutuk komunisme dan pemerintahan Partai Komunis Ceko sekarang dianggap ilegal dan lambang komunis dilarang.

Hari gini masih mimpi komunisme, memang generasi muda Indonesia gampang dibodohi…Rusia, Cekoslovakia dan berbagai ex negara komunis saja sudah menyatakan komunis dan partai komunis sebagai partai dan ideologi terlarang, ini malah ada orang Indo ngarep Indo jadi komunis…ente mau dibunuh komunis atau dipindah paksa ala gulag atau kerja paksa ala “lompatan jauh kedepan” seperti yang dilakukan Lenin, Stalin, Mao Tzedong, Che Guevarra, Fidel Castro? Ente aja dengan keluarga ente menderita sendiri, jangan ngajak-ngajak tiga ratus penduduk Indonesia yang masih mau hidup dan merdeka..

BENTO Says:

30 December 2013 at 1:35 am.

komentar 5 orang diatas saya ini yang diluluskan pada waktu sekolahnya ketika Fasis Soeharto dan Liberal Susilo Bambang Yudhoyono tidak memberikan solusi apapun selain ketololan.

Nah ini !!!
Mengerikan kalau [kelima komentar yang diatas saya ini sampai menjadi pemimpin]
Pendidikan politik nya sudah pasti tidak jauh dengan Soeharto yang gemar sekali
*Memonopoli
*Mengkorupsi
*Ngapusi
*Memperkaya diri
*Menculik
*tidak segan-segan membunuh
*Bahkan lebih dari itu, ya karena kualitasnya cuma politisi

gimana OrbaSHIT, setuju?

orbaloveufull Says:

30 December 2013 at 4:10 am.

Hihihihi, tipikal jawaban kurang cerdas dari orang yang gampang terpengaruh propaganda komunis…gak bisa bantah komunisme adalah ajaran iblis malah ngoceh enggak jelas..makan tuh komunisme, titip salam buat Marx dan Engels kalau kalian ketemu di neraka jahanam yah, bilangin Rothschild titip salam hehehehe…(Pasti enggak tahu yang membiayai penerbitan Communist Manifesto adalah keluarga Rothschild, siapa itu Rothschild? Kalo tidak tahu, cari tahu sendiri biar gak gampang dibegoin filosofi iblis hehehe).

Buat nunjukin perbedaan kelas kemampuan otak antara yang bisa berpikir dan yang tidak berpikir gw bantah semua karakteristik Pak Harto yang ente tulis:

- Pak Harto memonopoli? Itu namanya monopoli negara dengan menggunakan BUMN untuk menguasai bidang-bidang yang menguasai hajat hidup orang banyak supaya digunakan sebesar-besarnya atas kepentingan rakyat, contoh sederhana buat otak situ yang cuma bisa berpikir sederhana, tidak akan ada penyadapan oleh Australia kalau telekomunikasi dikuasai dan dimonopoli negara. Memangnya era reformasi dan era pemerintahan Megatron, eh, Megawashit, eh, Megawati, BUMN dijual murah dan bidang usaha yang tertutup untuk penanaman modal asing dibuka semua…makan tuh “anak putra sang fajar” buehehe..

- Korupsi? Coba, apa bukti Pak Harto korupsi? Kalau tidak bisa beri bukti terus nuduh orang korupsi, itu namanya fitnah lho, pernah denger bahwa fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan dan hobi komunis kan? Orang yang gampang dikibulin komunis seperti ente juga pasti gampang dikibulin majalah Time dan artikel yang bersumber dari klipingan koran mereka deh. Jangan bawa-bawa laporan STaR PBB yee, itu sih laporan kurang cerdas yang bersumber dari Time yang sumbernya klipingan koran. Ane tunggu bukti korupsi Pak Harto, kalau situ bisa buktikan Pak Harto korupsi maka situ lebih hebat dari aparatur negara yang tidak pernah bisa membuktikan Pak Harto korupsi hehehe

- Ngapusi? Iya lah, kalau Soedarsono enggak diapusi, Soekarno bisa ditembak mati oleh dia dan Tan Malaka si komunis pecundang dan pengecut itu akan naik jadi presiden. Hebat kan ilmu nglurug tanpa balanya Pak Harto, menggagalkan pemberontakan perwira komunis tanpa menembakan satu peluru satupun. Sun Tzu juga kalah pinter dari Pak Harto mah..

- Memperkaya diri sendiri? Kalaupun benar itu hak asasi my man..selama tidak korupsi enggak ada yang larang, tapi tidak ada bukti Pak Harto korupsi kan? Hehehe..Namun demikian, prinsip hidup Pak Harto adalah sugih ora nyimpen alias kaya tanpa menyimpan harta, artinya pada dasarnya dia tidak suka harta benda, terbukti sejak zaman jadi Panglima Diponegoro dia terkenal hidup sederhana di rumah yang sangat sederhana. Buat perbandingan supaya situ enggak dikibulin komunis lagi, bandingkan gaya hidup Ahmad Yani dan Pak Harto ketika mereka masing-masing jadi orang nomor satu dan dua di lingkungan angkatan darat. Karena Pak Harto hidup sederhana dan sesuai gaji sebagai jenderal waktu itu, maka dia tidak termasuk sasaran penculikan Untung yang hanya mengincar jenderal-jenderal yang kemaruk harta.

- Menculik? Buehehehe, kalau bromocorah sih wajar diculik dan dikasih “treatment”, tapi kalau yang situ maksud penculikan aktivis, itu sih inisiatif kopassus karena ada bukti PRD mau ngebom buat bikin kekacauan. Belum pernah dengar sejak ribut dengan Benny Moerdani dan fraksi ABRI memaksakan pencalonan Try Sutrisno maka Pak Harto sudah meninggalkan angkatan darat untuk kubu Islam yang ditandai dengan pendirian ICMI dan Bank Muamalat? Jadi perbuatan kopassus itu bukan perintah Pak Harto hehehe

- Membunuh? Iya lah, Jenderal Besar, Bunga Pertempuran, ex Panglima Mandala, ex Pangkostrad Pertama, ex Panglima ABRI, ex Panglima Diponegoro, ex Pangkopkamtib, ex komandan Weirkheis III, ex komandan Ibukota Jogjakarta, ex Wakil Panglima Kolaga, Pengemban Supersemar, dan lain-lain. Bingung? Hehehe, singkatnya Pak Harto itu militer dan pejuang angkatan’45, situ kalau melawan penjajah dan komunis pakai diklitikin? Hehehe kalau Pak Harto dan kawan-kawan tidak membunuh penjajah dan penjahat seperti komunisme, Indonesia sekarang namanya Hindia Belanda karena Soekarno ternyata menyerah kepada Belanda dan kita juga mungkin jadi komunis..situ mau tinggal di negara komunis? Situ aja dengan keluarga situ gih, sini mah ogah..

- Kualitas sebagai politisi? Pak Harto bukan politisi, dia itu negarawan, belajar bedain yah hehehe..btw, situ pernah mampir ke Malioboro akhir-akhir ini? Jangan lupa beli baju isih penah zaman orba ye, lagi ngetrend karena zaman reformasi ternyata para politisinya cuma bisa ngemeng, no action talk only..hehehe

Cieee, nyari persetujuan nih yeee, uda kayak anak TK situ, enggak bisa berpikir sendiri..hehehehe

Longliveorba Says:

30 December 2013 at 4:40 am.

Sambil nunggu kawan di atas mencari bukti korupsinya Pak Harto, main tebak-tebakan yuks..kalau PKI menang tahun 1965, kira-kira berapa puluh juta rakyat Indonesia akan kehilangan nyawanya secara langsung di tangan komunis atau akibat kebijakan komunis? Kalkulasi bisa bersumber dari kisah sukses komunisme di seluruh dunia:

1. 165juta rakyat RRC kehilangan nyawa karena program Mao Tzedong seperti lompatan jauh ke depan sampai revolusi budaya sampai perang Korea. Korban digilas tank di Tiananmen belum dihitung hehehe

2. 100juta jiwa hilang sia-sia di Uni Soviet pada masa Lenin dan Stalin berkuasa. Keluarga Romanov dan anak-anak perempuan mereka yang “disiram” peluru prajurit merah di basement rumah pengasingan mereka dan Anastasia Romanov (masih ABG) yang dibayonet kepalanya ketika melarikan diri belum dihitung hehehehe..

3. 15juta korban jiwa di Korea Utara, belum terhitung korban-korban terakhir dari Kim Jong Un kalau lagi ngambek huehehehe..

4. 3juta nyawa hilang di Kamboja karena “land reform”nya Polpot..makan tuh “land reform”.

5. 4juta nyawa di Vietnam.

6. 1juta di Kuba.

7. 1juta di Indonesia sejak peristiwa Madiun sampai PKI dibubarkan tanggal 12 Maret 1966, dan puluhan ribu prajurit Indonesia melawan Fretilin komunis di Timor Timur…huehehehe..

komuniskafirhiduporba Says:

30 December 2013 at 7:02 am.

Sekedar menambah perspektif dan bahan pemikiran…dari dulu sampai sekarang jutaan rakyat dari negara-negara komunis tulen selalu berlomba-lomba kabur dari negara mereka ke negara non-komunis, utamanya kapitalis, tapi tidak ada rakyat negara non-komunis mau pindah permanen dan menetap di negara komunis, kenapa ya? Hehehehe..

Gak percaya? Para pecinta komunisme di sini coba pindah ke korea utara sebagai satu-satunya negara Asia yang masih menjalankan komunisme secara murni (RRC dan Vietnam secara politik masih pakai sistem komunisme tapi perekonomian sudah kapitalis), mau gak? Kalau enggak mau tidak perlu belagu dan sok anti kemapanan ngomongin “land reform” segala hehehe…

BENTO Says:

30 December 2013 at 10:43 am.

Keblinger adalah sok pinter, tetapi sebetulnya goblok bahkan tolol. Dan kalaupun mereka akademisi ya sudah pasti lihai untuk bohongi + ngapusi, ngakal-ngakali.
*Salah satu Ilmu dari pendidikan Orde Soeharto [Orde Baru] adalah menggelapkan sejarah yang jauh dari kebenaran.

Jika 3 orang diatas berkomentar menyimpulkan itu keblinger, saya berkesimpulan sebagai berikut:

*Monopoli
Orde baru mampu berjaya selama 32 tahun hanya dengan satu policy yang
sangat ampuh daya “cengkeramnya” yaitu sistem MONOPOLI.
Soeharto adalah manusia yang paling pakar dan paling menguasai sistem
ini,dan terbukti sangat sukses dalam “memimpin” Indonesia.
Setelah 32 tahun bermonopoli, barulah rakyat uring-uringan, itupun karena
Soeharto “kecolongan”,seandainya dia tidak menuruti rengekan anak-anaknya
belum tentu rakyat mampu uring-uringan seperti saat ini, baru ngambek sedikit
saja pasti sudah digebug.
Memang kelemahan sistem monopoli ini bila satu keluarga rebutan obyek.

Padahal sebelum keluarga Soeharto rayahan emas Busang dan proyek
Mobnas, semua obyek bisa dibagi rata diantara mereka,seperti yang bontot
monopoli Cengkeh, abangnya monopoli jeruk,yang perempuan monopoli jalan
tol, ponakannya monopoli obat-obatan cina dan seterusnya dan seterusnya.
Sedangkan Soeharto “cukup” monopoli kekuasaan, monopoli hukum, monopoli
keadilan, monopoli jasa, monopoli kebenaran, monopoli ngomong, monopoli
informasi, monopoli uang setoran/komisi lewat “yayasan” dan seterusnya dan seterusnya.
Apesnya setelah hak asing disatroni, seperti busang dan Mobnas, heboh dah
seluruh jagad, rakyat baru ngeh kalau semua banda negara sudah diserakahi
wangsa Soeharto, yang sisa tinggal hutang dolar yang seabrek-abrek.

Mulailah babak baru di negara Indonesia, rame-rame hujan informasi dari manca
negara tentang kebejatan wangsa Soeharto ini.
Disamping itu serangan ke wangsa Soeharto mulai dilakukan oleh orang-orang sono
dengan senjata yang mampu membuat Soeharto tulung-tulung kebingungan.
Hanya dengan di goyangnya nilai tukar rupiah yang berakibat krisis
moneter di Indonesia, langsung membuat Soeharto melepaskan satu
“komonditi” yang sangat disayanginya yaitu kekuasaan, Soeharto begitu
nurutnya ketika disodori MOU oleh IMF, tanpa ba,bi,bu Soeharto langsung
neken saja,padahal dia tidak ngerti isinya,maklum pakai bahasa sono [lha
bahasa Indonesia saja Soeharto hanya menguasai ejaan lama].

Belakangan Soeharto banyak mengingkari MOU tersebut karena ternyata sangat
merugiken usaha anak-anak dan cucu-cucunya, kerabat dekat, kerabat tiri, konco-konco dan
begundal-begundalnya.
Dari sini jelas bahwa Motivasi Soeharto berkuasa selama ini tak lain dan
tak bukan hanyalah cari hepeng [doku] , jadi demi uang dia ngotot
memonopoli kursi presiden.
Setelah mengetahui kemaniakan Soeharto pada duit, sebenarnya untuk membuat dia
tekuk lutut sekali lagi, tidak perlu pakai power people dan unjuk rasa
segala.
Cukup kita goyangkan saja keamanan duit-duit wangsa Soeharto, baik yang didalam
maupun diluar negeri.
Yang diluar negeri kita tuntut bank yang menyimpan duit Soeharto agar
memulangkan pada rakyat Indonesia karena itu hasil Korupsi [nyontek kasus
H.Taher alm].
Yang didalam negeri karena hukum masih dimonopolinya,kita boikot saja
semua usaha yang ada kaitannya dengan wangsa Soe.
Misalnya untuk toll bayarannya kita setorkan pada kas negara,semua
pegawai yang ada diliburkan dahulu diganti mahasiswa atau rakyat yang
perduli [ambil alih managementnya].
Semua hasil penjualan semen terigu indomie dan sebagainya diperlakukan sama, begitu
pula semua usaha anak-anak cucu Soeharto, semua hasilnya kita setorkan pada kas
negara, jelasnya rakyatisasi [diambil alih rakyat] usaha-usaha hasil korupsi
tersebut.
Bila gerakan ini bisa dijalankan dengan bersamaan, paling lama 3[tiga]
hari Soeharto sudah mengangkat bendera putih, disuruh neken pelengserannya
juga manut, asal ada duit imbalannya.

orbaSHIT Says:

30 December 2013 at 12:01 pm.

hi3x bung @bento bisa azza like this so much brooo…. tuh 5 orang di atas ente kek lagi monolog di dalam teater kosong :P UUPA produk komunis??? baca komen gw lagi deh yg udah2x (CHAVEZ tuh katolik yg taat tp rakyat miskin dibagiin tanah gretongan tuh, apa dia seorang KOMUNIS???); pindah ke KORUT? ngapain??? mendingan ke KUBA deh skolah dan fasilitas kesehatan FREE untuk semua rakyat :) ….nah tuh orang ARAB yg kabur dari negaranya ke aussie apa komunis yak??? analogi lu picisan bangetsss geetoo loh…..waduhhh loe pake contoh2x yg menyataKENNN bahwa komunis itu yg paling ganas tp betulkah hal tsb??? gimana kl gw kasih contoh laen hmmm gimana dengan RIBUAN orang PERSIA yg dibantai oleh pasukan ARAB yg dipimpin oleh khalid ibn walid waktu “battle of qadisya”? penjarahan dan perkosaan terjadi di jalan2x ibu kota persia waktu itu ctesiphon, atau ketika pasukan FATAHILLAH menghancurkan pelabuhan sunda kelapa dan melakukan genosida thd “bangsa betawi” tahun 1527 atau jutaan manusia yg dibantai habis oleh raja2x kristen eropa di abad pertengahan ???

BENTO Says:

30 December 2013 at 12:24 pm.

Jika 3 orang diatas [@komuniskafirhiduporba. @Longliveorba. @orbaloveufull] yang sejatinya adalah satu orang yang sampai kapanpun tetap pecundang berkomentar menyimpulkan keblinger, saya berkesimpulan sebagai berikut:

*Korupsi

Presiden Terkorup Di Dunia adalah Harto, Soeharto, Haji Mohammad Soeharto [Penipu Republik Indonesia]. Korupsi besar-besaran yang dilakukan Soeharto (dan keluarganya) sebagai pemangku kekuasaan tertinggi selama 32 tahun, merupakan pengkhianatan terhadap kepentingan rakyat di bidang politik, sosial, ekonomi, dan HAM. Harta haram yang begitu besar itu telah di tumpuknya di atas mayat ribuan manusia yang dibunuh tahun 65-66, di atas lautan air mata dan darah puluhan juta keluarga korban peristiwa 65. Sebagaimana sudah dijelaskan secara gamblang oleh orbaSHIT pada sebelumnya.

Sudah rahasia umum jika sejak lama Soeharto dikenal sebagai presiden yang terkorup di dunia, diktator yang melakukan berbagai kekejaman serupa fasis Hitler. Buktinya, kalau kita buka Google (bahasa Inggris) di Internet dan kita ketik kata kunci “Soeharto corruption” maka akan tersedia 317 000 halaman yang berkaitan dengan korupsi Soeharto. Luar biasa familiarnya sosok ‘mantan pemimpin’ yang satu ini yang tidak lain adalah Haji Mohammad Soeharto.

Menurut laporan organisasi independent internasional yang mengadakan penelitian terhadap masalah korupsi berbagai tokoh di dunia, yaitu Transparency International ( 24 Maret 2004), Soeharto menduduki tempat paling atas di antara 10 kepala negara terkorup di dunia. Menurut laporan itu, korupsi Soeharto meliputi jumlah antara:

US$ 15 sampai US$ 35 miliar (atau, antara US $ 15.000.000.000 dan US $ 35.000.000.000) .

Kalau dihitung dalam Rupiah maka US$ 15 miliar itu adalah 15.000.000.000 dikalikan Rp 10.000 (dibulatkan, sekitar kurs dewasa ini), menjadi :

Rp 150.000.000. 000.000, atau Rp 150 triliun. Itu paling sedikitnya.

Sebab, ditaksir harta haram hasil korupsi Soeharto (dan keluarganya) adalah antara US$ 15 miliar dan US$ 35 miliar. Jumlah yang diumumkan oleh Transparency International hampir sama dengan laporan majalah TIME itu. Angka yang sangat, sangat, dan sangat besar sekali!

Nah, sekarang coba kita pikir dalam-dalam. Apakah harta sebesar itu, betul-betul hasil jerih payah atau usaha yang “bersih” dari Soeharto beserta anak-anaknya, dan bukannya dari berbagai praktek-praktek yang tercela? Dengan kalimat lain, apakah harta sebanyak itu betul-betul murni hasil usaha yang sah dan adil dari Soeharto, Tutut, Sigit, Bambang, Tommy, Mamiek dan Titiek? Atau, dengan pertanyaan lagi; apakah harta sebanyak itu mereka peroleh dengan cara-cara yang biasa dan jujur? Sepertinya, tidak mungkin, alias mustahil !!!

Dan tentunya akan lebih mustahil lagi bila tulisan ini dipahami oleh 3 orang yang bertuhan dengan uang atau lebih tepatnya 3 anonim yang sebenarnya seorang pecundang berkomentar diatas pada sebelumnya.

Jika penuntasan kasus korupsi Soeharto oleh Jaksa Agung (JA) Hendarman Supanji diinisiasi Stolen Asset Recovery (StAR) Initiative, dinilai akan membuka borok Bank Dunia.
“Sebab JA akan dipersulit untuk mendapatkan sejumlah bukti hukum, atau tidak akan diberi akses, karena takut borok Bank Dunia itu akan terbongkar.

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dan Bank Dunia melaporkan mantan Presiden Soeharto adalah pemimpin terkorup di dunia. Soeharto, presiden RI selama 32 tahun, ditempatkan pada urutan pertama dalam daftar pemimpin dunia yang diduga merampas kekayaan negara dalam jumlah diperkirakan 15 miliar-35 miliar dolar AS.

Daftar tersebut tercantum dalam buku panduan dikeluarkan oleh PBB dan Bank Dunia bersamaan dengan peluncuran Prakarsa Penemuan Kembali Kekayaan Yang Dicuri atau Stolen Asset Recovery (StAR) Initiative di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat.

Walaupun ada inisiasi StAR Initiative untuk membantu mengumpulkan bukti-bukti, itu tentu tidak semuanya bisa diperoleh dengan mudah untuk akan dijadikan fakta hukum.
“Tetapi jika StAR Initiative serius membantu, ada kemungkinan sekaligus bisa membongkar borok Bank Dunia,” saya meyakini, bahwa kalkulasi pinjaman Bank Dunia senilai 35 miliar dolar AS tersebut tidak penuh diterima pemerintah Indonesia.

Sebagian lainnya, diindikasi masuk ke kantong panitia Bank Dunia –satu usaha — untuk melancarkan keluarnya bantuan,” .

Yang penting, untuk memperoleh bukti kuat, JA perlu menghitung bantuan Bank Dunia itu seteliti mungkin, berapa investasi yang telah diberikan sekian lama — ke pemerintahan Indonesia masa Soeharto — dilengkapi neraca yang jelas dan terinci.

“Kalkulasinya diyakini nanti pasti tidak akan berjumlah 35 miliar, namun diperkirakan menyusut,” Mengapa? Karena dengan menambahkan pengungkapan PBB bahwa korupsi Soeharto sebesar 35 miliar dolar AS itu hanya satu kalkulasi secara ekonomi `kasat mata`, bukan bukti sebenarnya yang dibutuhkan hukum.

Jaksa Agung perlu bekerja keras untuk menjadikan uang dikorupsi tersebut sebagai bukti hukum, dan itu memang bukan pekerjaan mudah, terutama dalam merangkum bukti-bukti menjadi fakta hukum.

“Tiap negosiasi dilakukan dengan pihak asing guna meraih bantuan, pasti ada konspirasi politik antara keduanya, sehingga diyakini JA akan dipersulit untuk mendapatkan sejumlah bukti hukum.

Sebaiknya JA memverifikasi bukti-bukti yang sudah ada dan tarik kembali kasus Soeharto ke PN di Indonesia. Jika kasus korupsi ini berhasil dibuka oleh siapa saja. Maka orang itu sebagai orang tersukses dalam sejarah hukum di Indonesia karena mampu menuntaskan kasus korupsi. Namun demikian, keberhasilan itu bisa dicapai jika jajaran JA mendukung kebijakannya secara penuh, jujur dan terbuka.

Laporan Bank Dunia dan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) bahwa Soeharto masuk daftar pencuri aset negara terbesar di dunia, bisa dijadikan bukti baru dugaan pidana korupsi mantan penguasa Orde Baru itu. Namun, sebelumnya Kejaksaan Agung harus membuka dulu surat perintah penghentian penyidikan (SP3).

“Informasi ini bisa dijadikan bahan untuk menyelidiki kembali kasus Soeharto. Ini perlu ditindaklanjuti melalui proses domestik, cabut dulu SP3 itu. Laporan ini bisa dijadikan momentum pencabutan SP3 bisa dilakukan pada saat ini. Alasan yang bisa digunakan, karena ada indikasi kalau waktu itu kesehatan Soeharto sudah pulih. “Buktinya dia bisa memberikan kuasa kepada pengacaranya untuk melakukan tuntutan kepada majalah TIME. Itu artinya dia sehat.

Seperti diketahui, Bank Dunia dan PBB menyatakan, prakarsa Stolen Asset Recovery Initiative (StAR) tersebut dibuat untuk membantu negara berkembang mendapatkan kembali asetnya yang telah dicuri dan disembunyikan di luar negeri oleh para penguasa korup, termasuk Soeharto yang nilainya mencapai US$ 15 miliar-35 miliar.

Bisa saja laporan ini ditindaklanjuti oleh mekanisme pengadilan internasional, yaitu International Court of Justice di Den Haag, Belanda. Namun, persoalaannya harus kembali pada pembuktian pidana dulu di dalam negeri. Bila memang peradilan di dalam negeri dirasakan tidak fair, maka pemerintah RI bisa mengajukan ke mekanisme Internasional itu. “Persoalannya pemerintaahan SBY mau apa tidak, karena ICJ itu harus diajukan pemerintah dan harus ada pembuktian pidana di dalam negeri dulu,” dan itu Mustahil mengingat SBY-pun merupakan produk TNI-AD yang sudah dirusak oleh Soeharto bersama Orde Baru, sudah dapat dipastikan SBY sendiri menerapkan ilmu pendidikan Orde baru sampai sekarang.

Kasus penyelesaian dugaan korupsi mantan Presiden Soeharto cukup rumit dan berbelit-belit. Kasus tersebut malahan masuk wilayah politik. ”Atau sekadar manuver-manuver sesaat dari aparat penegak hukum kita, yang seolah-olah akan menangani kasus tersebut sehingga mereka mendapatkan simpati massa.

Padahal kasus itu kalau dipotret dari kacamata hukum, persoalannya tidak serumit sekarang. Dugaan korupsi yang dilakukan Soeharto harus dapat dibuktikan dalam sidang peradilan ”Bukti-bukti yang mengarah bahwa perbuatan itu termasuk korupsi, saya kira di kejaksaan bukti-buktinya sudah cukup kuat.

Lalu persoalan menjadi timbul setelah kasus dilimpahkan di pengadilan dan persidangan akan dimulai, di situ Soeharto menjadi sakit dengan diperkuat surat keterangan dokter bahwa Soeharto sakit permanen. Jadi karena sakitnya tersebut, Soeharto tidak bisa mengingat kasus-kasus yang di dakwakan itu.

Padahal dalam perkara pidana pembuktian yang diperlukan adalah bukti materiil yaitu pembuktian yang tidak hanya diperoleh dari keterangan terdakwa saja, akan tetapi juga didasarkan pada bukti-bukti lainnya seperti yang telah tercantum dalam Pasal 284 KUHP.
Di situlah, awal persoalan penanganan kasus Soeharto menjadi terhambat, sudah lima belas tahun reformasi begulir, dengan agenda pokok mengadili pejabat-pejabat yang terlibat korupsi.

Meskipun kalau dilihat sejak zaman reformasi berjalan telah terdapat kemajuan-kemajuan dalam hal menangani kasus korupsi, namun hasil penangannya cenderung tidak bisa memuaskan semua pihak. Tujuan akhir dalam perkara pidana adalah kepastian hukum, dan kepastian hukum itulah yang perlu dicari. Bahkan dalam penanganan kasus korupsi, pemerintah telah mengeluarkan berbagai produk peraturan perundang-undangan termasuk percepatan penanganan korupsi, dan korupsi sendiri termasuk kejahatan yang luar biasa dan sudah bersifat transnasional.

Sehingga dalam penanganan korupsi kalau terdakwanya tidak hadir dapat dilakukan persidangan secara in absentia, ketidakhadiran terdakwa di sidang pengadilan bisa karena yang bersangkutan telah meninggal dunia, buron bahkan juga sakit sehingga tidak dapat dihadirkan dalam persidangan.

orbacool Says:

30 December 2013 at 12:33 pm.

Hehehe, seperti membaca kaset rusak, pusing bacanya, meloncat-loncat, gak runtut, level orang yang mudah ditipu komunisme memang kurang lebih cuma segini ye?

Soal monopoli, baca Pasal 33 UUD’45 dong, UUD asli bukan hasil perubahan ye…jangan pakai mindset liberal dan kapitalis, dasar antek Yahudi wakakaka, bercanda..

Widih, duit Soeharto banyak dong kalau gitu? Terus mana duitnya? Diumpetin di luar negeri? Mana buktinya? Kan sudah dikasih surat kuasa kalau duit dia ketemu boleh diambil buat negara..ente sebut kasus Tahir, tapi duit korupsi pertaminanya kan ketemu dan dibawa balik ke Indonesia…kalau uang uda masuk perbankan internasional seharusnya gampang ngelacak, uang Marcos saja ketemu, terus mana dong bayangan satu sen saja duit Pak Harto di luar negeri? Ayo dijawab jangan ngeles kayak bajaj..

Terus yang di dalam negeri bagaimana? Bank Indonesia kan gampang ngelacak, faktanya duit tabungan Pak Harto selama bekerja seumur hidup cuma 3milyar rupiah, sedangkan barang-barang berharga pemberian negara-negara sahabat yang sangat mahal itu diwakafkan buat negara dan rakyat Indonesia, gak percaya? Datang saja ke Museum Purnabhakti Pertiwi, TMII. TMII saja juga milik negara huehehehe…ayo, dijawab juga mana duit korupsi Pak Harto di dalam negeri.

Kalau tidak bisa jawab pertanyaan di atas, maka mengatakan Pak Harto korupsi itu jatuhnya fitnah, dan buat orang beragama fitnah sih dosa, gak tau deh buat ateis kafir dan komunis hihihi..

Pak Harto tdk pernah ikut campur dalam menjalankan bisnis anak-anak atau saudara-saudaranya tuh…tahun 80an ada perusahaan adik Ibu Tien di bogor yang mau bangkrut, tapi dibiarkan dan gak ditolong, bahkan mereka gak peduli…prinsip Pak Harto kalau perusahaaan anak-anaknya ikut aturan yang berlaku seperti orang lain kenapa mereka tidak boleh mengerjakan proyek pemerintah? Faktanya lagi Pak Harto selalu mengingatkan bawahannya, dan banyak yang memberi kesaksian akan hal ini termasuk orang-orang yang menentang Pak Harto, bahwa kalau memang anak-anaknya kalah tender jangan dikalahkan tapi kalau memang yang terbaik dari peserta yang ada, jangan dikalahkan…coba buktikan kesaksian orang bahwa Pak Harto mengendalikan tender-tender pemerintah supaya jatuh ke tangan pemerintah…sini sih bisa buktikan banyak tender dan proposal bisnis anak-anak Pak Harto yang dikalahkan dan ditolak tapi Pak Harto biasa saja, situ tau sendiri gimana dia kalau marah sama orang…hehehe..

Setor duit ke yayasan? Itu namanya corporate social responsibility, hebat yah Pak Harto bisa memikirkan dan mengkonsepkan CSR jauh sebelum pemikir barat memikirkannya..dan duit yayasan semua dipakai untuk kepentingan sosial lho dan penggunaannya akuntabel dan diperiksa akuntan publik..contoh penerima beasiswa yayasan supersemar adalah Mahfud MD dan Johanes Surya..tau mereka siapa kan? Ntar taunya Mahfud Marx dan Johanes Engels lagi huahahaha…

Sebentar, ente dukung IMF? mobnas hak asing? Haha, rupanya ente tipe penjual negara, kalo sini sih anti sama IMF, hasil IMF itu hampir semua bank di Indonesia punya perusahaan asing, telekomunikasi punya asing (apa heran kita gampang disadap?), perusahaan air minum punya asing, rumah sakit punya asing, sembako juga punya asing karena impor, mobil-mobil juga punya asing sementara malaysia sudah lama punya proton..huehehe, kalo situ mau jadi antek asing monggo brur, sini sih nasionalis sejati…Pak Harto itu pengusung berdikari sejati, kalau Indonesia jaman Soekarno kan masih ngempeng ke RRC dan Rusia.

Nah, untung situ ngomong terigu, biar ane jelasin kebenaran strategi Pak Harto. Situ setuju terigu itu penting untuk makanan sehari-hari terutama sebagai pengganti roti kan? Nah, tahun 1970an sebelum bogasari berdiri, terigu itu barang aneh di Indonesia, cuma bahan yang dipakai orang barat, cina atau orang gedongan, jadi mendirikan industri terigu adalah keputusan bisnis yang merugikan untuk jangka panjang dan tidak ada kepastian apa orang Indonesia akan mau mengkonsumsi makanan berbahan terigu? Kalau begitu siapa yang akan bangun pabrik terigu dan impor gandum sbg bahan terigu? Maka Pak Harto suruh Lim Sioe Liong bangun pabrik terigu pakai duit Lim Sioe Liong sendiri hasil tataniaga cengkeh yang gak seberapa itu.

Begitu juga waktu Lim Sioe Liong bangun pabrik baja krakatau steel, untung buat pabrik baja sangat tipis tapi karena baja diproduksi di indonesia, maka pemerintah yang giat bangun waktu itu bisa hemat banyak ketimbang impor baja..

Dua di atas cuma contoh kecil gimana kreatifnya Pak Harto menghadapi kerusakan ekonomi Indonesia dan memperbaikinya dengan cepat dengan memanfaatkan resource yang ada waktu itu…pemerintahan reformasi sih kalah jauh soal kreativitas membangun Indonesia.

Nah, duit-duit yang terkumpul pada konglomerat itu sendiri hanya dititipkan sementara, karena ketika infrastuktur sudah siap, Pak Harto mendirikan bursa efek, dan para konglomerat diwajibkan divestifikasi alias menjual sahamnya sebesar 25% supaya bisa dibeli masyarakat dan koperasi supaya keuntungan mereka dibagi rata kepada rakyat Indonesia lain..kalau situ enggak gampang ditipu komunis pasti enggak akan menuduh Pak Harto korupsi tanpa bukti hehehe…

orbathegreat Says:

30 December 2013 at 12:36 pm.

Hihihihi, malah copy paste, trus duitnya mana? Majalah Time mah uda ketahuan ngibul, waktu digugat Pak Harto sepanjang persidangan dari PN, PT, Kasasi, PK mereka gak bisa buktikan keberadaan uang di luar negeri itu, dan STaR cuma copypaste artikel Time..penggemar komunis memang bodoh ya? Hehehe, maaf jgn tersinggung, itu fakta..

Orbagood Says:

30 December 2013 at 12:39 pm.

*ralat:

Bahwa kalau memang anak-anaknya kalah tender jangan dimenangkan tapi kalau memang yang terbaik dari peserta yang ada, jangan dikalahkan

Orbathegreatest Says:

30 December 2013 at 1:12 pm.

Hihihi, bawa-bawa arab dan fatahillah, jaka sembung bawa golok, gak nyambung goblok wahahaha…sini sih EGP soal arab, tapi emang benar, negara komunis itu sejajar dengan afganistan, dan irak, situ mau Indonesia jadi afganistan atau irak? Gih, situ aja sendiri sama keluarga situ pindah ke arab tempat asal pengungsi wakakakaka…

Chavez katolik? Siapa yang nanya? Pertanyaan sini mudah kok, Marx dan Engels sebagai nabi komunis itu ateis bukan? Apa yang mereka katakan mengenai agama? Benar tidak mereka mengatakan agama itu tidak sejalan dengan komunisme dan kesadaran bersama? Terus bener gak PKI melalui Lekra bikin lakon drama “Gusti Allah mati?” Benar-benar relijius PKI dan komunis itu Hehehe..

Ooo, gak mau pindah ke korut? Cuma ngemeng dong soal “land reform”? Hehehe..sekolah free? Kesehatan free? Biasa aja, Orde Baru melakukannya dengan lebih baik dan karena luas Indonesia ribuan kali lipat daripada Kuba, maka prestasi Orde Baru ribuan kali bernilai daripada Kuba..hebat kan? Ya uda, pindah ke Kuba gih…asal gak masalah dengan kediktatoran partai dan Dinasti Castro yang korup ya? Dari Fidel ke Raul, demokratis abis wakakaka…

Lho, situ gak tau UUPA buatan komunis makanya masuk land reform segala dan asas komunis/marxisme/leninisme masuk sebagai salah satu asas UUPA? Buta sejarah dong? Sini ajarin kalau situ enggak tau, UUPA disahkan tahun berapa? 1960 kan? Tahun 1960 partai apa yang berkuasa di semua bidang kehidupan Indonesia sampai bisa membubarkan Masjumi, Manifes Kebudayaan? PKI, PKI itu partai apa? Komunis, yang paling getol land reform siapa? Komunis, anggota masyarakat yang membantai kiai, pemilik tanah, petani, penjaga tanah atas nama land reform siapa? Massa komunis hehehe

Legendaryorba Says:

30 December 2013 at 3:37 pm.

Mana nih komunis dan pemfitnah Pak Harto? Lagi cari wangsit? Masa segini saja sudah skak mat? Gak seru kalau kalian ternyata beneran sebodoh ini..hihihihi..

Oh iya, siapa setuju Salihara mengadakan ulang pertujukan dari Lekra yang legendaris “Matine Gusti Allah” dan “Gusti Allah Ngunduh Mantu”? Terus terakhirnya diadakan pengulangan adegan kiai dan santri lagi sholat dipukuli dan Alquran dimasukin ke karung terus diinjak-injak.. Sekedar membuktikan ke publik Indonesia bahwa PKI dan komunis itu beragama, haji merah githu loch hehehehe..

orbaSHIT Says:

30 December 2013 at 4:27 pm.

^^ gw hadir neeh ;-) skak mat? biasa aja lageee “matine gusti allah” ===>GOD IS DEAD itu kata feurbach loh…..ORBA skolah free??? DENGKULMU! :P noh contoh yayasan SUPERSEMAR sebagai pengglontor beasiswa FREE justru jadi ajang pencucian uang dan KORUPSI HARTO tukang jagal yg slalu tersenyum bukankah sama ama POL POT? doi juga suka senyum loh….jadi MASALAH BUAT LOE?

Orbathelegendcontinues Says:

30 December 2013 at 5:18 pm.

iya, lakon “Matine Gusti Allah” emang biasa saja di kalangan kafir ateis komunis…furbach? Siapa yang nanya? drtd ente jaka sembung nih? Baru segini sudah stress hihihihi..

Siapa bilang sekolah di Orba free? Gw cuma bilang orba melakukannya dengan lebih baik..mata komunis siwer ya? Pantesan gak bisa bedain AH Nasution dengan Piere Tendean wakakakaka, komunis guoblok..

Yayasan Supersemar mencuci uang? Buktikan dong, dengan data dan fakta yang akurat yah..kalo tdk bisa membuktikan terus masih menuduh itu namanya fitness, eh, fitnah…andalan komunis memang cuma fitnah, geng kafir ateis tukang fitnah dan pembunuh seperti komunis memang pantas dimusnahkan di muka bumi…sayang Pak Harto masih baik dan mengampuni kalian sehingga komunisme masih bisa bangkit, mustinya semua PKI gak usah dikirim ke Buru tapi dikirim ke penjagalan babi hehehehe..

Karena situ gak bisa bantah soal “land reform”, UUPA, dan berbagai kejahatan komunisme terhadap kemanusiaan dan agama, berarti situ akui gak paham sejarah komunis kan? Skak mat dong hehehe..gampang amat bantai komunis dalam perdebatan, pantesan Lekra dan PKI selalu nuntut alias mewek ke Soekarno untuk bubarin lembaga anti komunis dan takut berdebat secara intelektual seperti Masjumi, BPS, Manikebu dan lain-lain hehehehe…

Orbapancenoye Says:

30 December 2013 at 5:24 pm.

Karena sudah skak mat sebenarnya ane males ke sini lagi karena terbukti komunis itu bego-bego, tapi di atas ada beberapa tantangan ane yang belum bisa dijawab para komunis. Oleh karena itu ane kasih kesempatan riset sampai besok pagi jam 6, baik kan? Hehehehe…

Ayo semangat para komunis bikin menggelar ulang komunis Indonesia menghajar santri lagi sholat dan injak Alquran. Terus filmkan lakon Lekra yang terkenal “Gusti Allah Ngunduh Mantu” dan “Matine Gusti Allah” demi menghapus fitnahan orba bahwa komunis itu tidak identik dengan anti Tuhan hehehehe…semangat!

Beautifulorba Says:

30 December 2013 at 5:57 pm.

Kita akan mempelajari prestasi PKI sambil menunggu para komunis membersihkan namanya dari fitnahan orba bahwa komunisme anti Tuhan dengan membuat reka ulang adegan pemukulan terhadap santri yang sholat dan menginjak Alquran serta memfilmkan lakon “Matine Gusti Allah” dan “Gusti Allah Ngunduh Mantu” dari Lekra yang difitnah orde baru sebagai onderbouw PKI terlepas dari fakta Lekra didirikan DN Aidit, Njoto dan pimpinan PKI lain, lalu ketua Lekra adalah Njoto, ketua divisi Propaganda PKI, petinggi PKI lain seperti Anwar Sanusi adalah anggota Lekra, kemudian sastrawan Lekra sering menulis propaganda anti non-komunis di Harian Rakyat, koran PKI, dan PKI dapat memecat seniman Lekra secara langsung. Kasihan Lekra difitnah sebagai bawahan PKI oleh orba wakakakaka…

Beberapa prestasi PKI di Madiun tahun 1948: seorang jurnalis Sin Po ketika mengunjungi Madiun menemukan kekejaman-kekejaman PKI. Tokoh-tokoh Masjumi dan PNI ditangkap atau dibunuh tanpa diperiksa dengan diklewang dan kepalanya dipenggal. Penjara Ngawi dibakar padahal di dalam ada tiga ratus orang tahanan.

Penelitian Robert Jay, antropolog Amerika tahun 1953 menemukan beberapa prestasi PKI di Madiun:

“Mereka [PKI] menggunakan kekuatan mereka untuk melenyapkan bukan saja para pejabat pemerintah pusat, tapi juga penduduk biasa yang merasa dendam. Mereka itu ulama-ulama Islam ortodoks, santri dan lain-lain yang dikenal karena kesalihan mereka kepada Islam; mereka ini ditembak, dibakar sampai mati atau dicincang-cincang, kadang-kadang ketiganya sekaligus. Mesjid dan madrasah dibakar, rumah-rumah pemeluknya dirampok dan dirusak”.

Masih banyak prestasi komunis di Madiun, nanti disambung lagi…bagaimana, di atas bisa jadi bahan sekuel the Act of Killing gak? Hihihihihi…

Orbashine Says:

30 December 2013 at 6:41 pm.

Setelah belajar sedikit tentang prestasi PKI di Madiun, sekarang kita akan belajar sedikit tentang prestasi hebat malaikat komunisme, Mbah Lenin.

Tanggal 3 September 1918 memerintahkan Sovnarkom membentuk komisi melalui surat tertulis yang berisi kata-kata “Kita perlu secara diam-diam dan segera mempersiapkan teror”. Surat ini awal dari peristiwa yang dikenal sebagai “teror merah”.

Hasil dari memo Lenin itu adalah Cheka menghukum mati lebih dari 2.500 sandera sipil di Petrograd. Kemudian 25 mantan menteri dan ribuan pegawai sipil Tzar Romanov ditembak di Moskwa. 765 Tentara Putih dibunuh. Lenin secara pribadi menandatangani daftar orang yang dihukum mati. Tradisi ini diteruskan oleh pemerintahan Stalin. Gelo pisan komunis, segerombolan sakratul maut nih..

Tapi ini bukan awal teror merah, awal teror merah adalah pada tanggal 5 September 1918, saat Petrousky dan Kursky menandatangani dekret Sovnarkom yang menyatakan semua orang yang terlibat kontrarevolusi harus ditembak dan Republik Soviet harus dipisahkan dari musuh-musuh kelas dengan mengisolasi mereka di kamp konsentrasi. Serem euy..

Kamp konsentrasi pertama didirikan di bekas biara wanita di Nizhni Novgorod. Total ada 300ribu orang yang ditahan di berbagai kamp konsentrasi dengan ribuan di antara tawanan tersebut ditenggelamkan di Sungai Dvina oleh Cheka dengan cara kaki dan tangan mereka diikat dengan pemberat batu di leher sebelum dilempar ke sungai dari atas perahu. Hehehehe..

Teror merah baru prestasi awal pemerintahan Lenin, masih banyak teror lain. Selain itu, Lenin juga bermaksud menghapus agama (kok mirip ajaran Marx, Engels dan PKI? Hehehe)

Orbarule Says:

30 December 2013 at 6:50 pm.

Sekilas mengenai dewa komunis, Lenin. Lenin dan Stalin senang mengutip kata-kata Karl Marx bahwa “perang saudara dan konflik internasional selama 15 atau 20 tahun untuk memperoleh serta menerapkan kekuasaan komunisme adalah tanda kelompok revolusioner sudah tepat dan tahap penting dalam revolusi”.

Karena nabi Karl Marx sudah bersabda bahwa perang adalah bagian dari revolusi, maka Lenin sangat terganggu ketika Bolshevik lain tidak sependapat bahwa komunisme hanya bisa diwujudkan dengan membayar harga mahal berupa nyawa manusia.”

Hihihihi, bayangin kalau PKI menang, maka mereka mengharapkan Indonesia akan terlibat 15 sampai 20 tahun masa peperangan supaya komunisme semakin menancap di sini..gilaaa…hihihi…

orbaforever Says:

30 December 2013 at 8:33 pm.

Dicari, hidup atau mati, komunis yang pintar dan enggak bego-bego amat..ada tidak yah? Kalau komunis bego begini kan membosankan Hihihihi…

Generasi Muda yang anti Orde Baru serta sisa-sisanya Says:

30 December 2013 at 9:20 pm.

Wuih Perang .
Kamerad @orbaSHIT & @BENTO LAWAN TERUSS!!
Justru zombie-zombie orba inilah yang nantinya bakalan skak mati oleh kepadaian nya sendiri yang kerap memutar balikan fakta. Dan zombie-zombie orba yang berkomentar ini sesungguhnya tak ubahnya sarjana pengangguran atau mahasiswa abadi yang notabene nya forever alone.

Mereka (Zombie-zombie Orba) tahu apa soal komunis.
Wong penafsiran Atheis dan Komunis aja masih ngawur?

Generasi Muda yang anti Orde Baru serta sisa-sisanya Says:

30 December 2013 at 9:32 pm.

Saya mau tanya nih sama jablay-jablay nya Suharto, keunggulan Orde Baru itu apa sih, lalu Manfaat panjang nya untuk Rakyat di indonesia itu sendiri apa?

hiduporba Says:

30 December 2013 at 9:34 pm.

Perang apaan? Sekali sikat langsung keok gitu, Lawan terus? sudah nyerah tuh, mengulang kemenangan gilang gemilang RPKAD yang sekali bergerak membuat pasukan komunis G30S/PKI kocar-kacir kabur dari RRI dan Halim seperti anjing kudisan dan raibes hihihihi….

Memutar balikan fakta? Fakta mana yang diputar balikan? Kasih tunjuk dong…memang penggemar komunis suka asal bunyi…sampah nan bodoh..hihihi..

Sekalian ane kasih hadiah..korban komunis pasca berakhirnya perang sipil di Uni Soviet antara Pasukan Merah melawan Pasukan Putih yang anti komunis adalah lima juta orang, ini baru tahun-tahun awal Bolshevik berkuasa, masih ada ratusan juta jiwa menunggu sampai bubarnya Uni Soviet tahun 1991 hihihihi..komunis itu mengerikan, pembunuh berdarah dingin, lebih parah daripada NAZI..

Generasi Muda yang anti Orde Baru serta sisa-sisanya Says:

30 December 2013 at 9:37 pm.

Kalau hanya membebaskan NKRI dari PKI, bukankah itu sama aja ya menentang Pancasila ya atau NASAKOM yang intinya lagi-lagi persatuan.
Penjelasan kalian apa menyoal Atheis dan Komunis?
Jangan kau egois lah, Indonesia bukan cuma diperjuangkan oleh Sayap kanan.
Keturunan kita yang dulu revolusioner sayap kiri juga memberi sumbangan untuk merdeka.

generasimudapecintaorbaloveorbafull Says:

30 December 2013 at 9:39 pm.

Keunggulan orba? Banyak, tuh situ lagi menggunakan internet yang merupakan hasil pembangunan orba hihihihi..

Berhubungan dengan artikel ini, keunggulan orba adalah menghapus komunisme dari Indonesia sehingga Indonesia bisa membangun dan tidak diganggu para iblis haus darah yang ngigo untuk melancarkan revolusi di indonesia walaupun puluhan juta rakyat kita harus membayar harga revolusi itu hihihihihi….

Generasi Muda yang anti Orde Baru serta sisa-sisanya Says:

30 December 2013 at 9:39 pm.

Halah jangan mmengalihkan perhatian segala, penjelasan kalian apa bedanya Atheis dan komunis.

Generasi Muda yang anti Orde Baru serta sisa-sisanya Says:

30 December 2013 at 9:41 pm.

Coba beri tahu sajalah bedanya diamana Atheis dan komunis itu, lebih perfect lagi kalau kau dapat pula beri contohnya?

Generasi Muda yang anti Orde Baru serta sisa-sisanya Says:

30 December 2013 at 9:44 pm.

Terus terang saya bukan anak sekolahan, saya juga masih awam betul perbedaan Atheis dan komunis? Lumayan jika bisa nambah referensi dari sini.

Bedakan antara Komunis dan Atheis

orbafanclub Says:

30 December 2013 at 9:56 pm.

Komunis dan ateisme? Baca lagi yang ane tulis, sudah cukup jelas kok, salah satu tujuan komunisme adalah menghancurkan agama dan pemeluknya yang dianggap sebagai bagian dari kelas borjuis, penyabot dan kontrarevolusioner..dasar pemalas sampah hihihi..

Nasakom? Ajaran Tan Malaka yang dijiplak Soekarno? Persatuan, tapi yang menjadi masalah adalah pada sifat komunisme internasional yang selalu merebut kekuasaan melalui kekerasan. Bahkan Karl Marx mengatakan pertumpahan darah adalah bukti revolusi yang berjalan sudah berada di arah yang benar. Cuma ideologi setan yang mengajarkan beginian, setuju? Hihihihi..

Makanya walaupun nasakom dimaksudkan sebagai alat persatuan, tapi komunis Indonesia pasti dan ternyata terbukti memberontak melalui G30S/PKI. Sebelum pemberontakan tahun 1965 itu, PKI sudah lima kali memberontak sejak Indonesia merdeka, tahun 1946, 1947 oleh Tan Malaka dan Soedarsono (usaha kup Tan Malaka sebenarnya sudah sejak tahun 1945 tapi baru mengangkat senjata sejak tahun 1947), 1948 di Madiun, 1965 dan terakhir 1998 (PKI yang sudah berubah bentuk menjadi PRD).

Hehehe, ada yang tertipu soal sumbangan komunis kepada kemerdekaan Indonesia….mereka gak menyumbang apapun kok, yang ada setelah sebagian anggota Sarikat Islam menjadi “merah”, mereka justru berusaha mengadu domba internal Sarikat Islam sehingga bisa dikuasai. Setelah gagal, akhirnya Tan Malaka, Musso dan lain-lain membentuk PKI (Partai Komunis India-Belanda).

PKI berusaha memberontak kepada Belanda benar, tapi persiapan setengah matang sehingga mudah dihancurkan. Setelah itu para pemimpinnya dikasih kesempatan dibuang keluar negeri atau dalam negeri, Tan Malaka, Musso dan lain-lain memilih keluar negeri, tepatnya soviet dan baru muncul setelah Indonesia merdeka untuk merebut kekuasaan dari Soekarno-Hatta padahal Indonesia belum stabil dan masih jadi sasaran sekutu. Bangsat kan komunis? Hehehe

Mau tau bangsatnya lagi? Tan Malaka menyuruh orangnya diam2 menembaki mobil Soekarno dan Hatta, setelah itu bertemu mereka dan mengatakan bahaya bila terjadi apa-apa pada mereka, sehingga lebih baik bikin surat wasiat menunjuk dirinya sebagai pewaris. Soekarno tidak terjebak, dia bikin wasiat pemimpin kolegial bila Soekarno dan Hatta tidak bisa memimpin, yang terdiri dari Soetan Sjahrir, Tan Malaka dan tiga orang lagi.

Tan Malaka malah memalsukan wasiat itu dan menulis nama tunggal, dirinya sendiri. Setelah itu dia keliling Indonesia memamerkan surat palsu dan mengatakan Soekarno sudah ditangkap sekutu sehingga dia adalah pemimpin yang sah. Licik dan culas kan komunis itu? Ini cuma contoh kecil, keculasan lebih parah banyak banget..

orbathebest Says:

31 December 2013 at 6:31 am.

Sdh lewat jam 6 pagi tapi para komunis tengik dan goblok tidak bisa menjawab tantangan ane..berarti sudah game over bagi mereka hihihihi

Uda ah cabut, kelamaan berkomunikasi sama orang goblok tidak baik untuk kesehatan otak…selamat dikibulin komunis yah fuckers hehehehe

Orbathesequel Says:

31 December 2013 at 7:17 am.

Krn ane baik hati, tidak sombong dan murah hati, sebelum cabut tak kasih hadiah buat para simpatisan komunis yang tolol-tolol di sini biar gak tolol-tolol amat hehehe..

Tahu tidak yang membiayai kebangkitan komunisme adalah keluarga Rothschild, keluarga bankir international yang waktu itu menguasai perbankan di lima negara Eropa seperti Inggris, Prancis, Jerman dan lain-lain, contoh penerbitan Communist Manifest, buku suci pemeluk “agama” komunis yang ditulis Karl Marx “tuhan” komunis, baik bahasa asli maupun terjemahannya adalah keluarga Rothschild. Dibayar penuh, baik ya? Hehehe..

Nah, Rusia menjelang naiknya komunisme sedang terlibat perang melawan pasukan Jerman di perang dunia I. Setelah Uni Soviet runtuh, pemerintah Federasi Rusia mengeluarkan dokumen rahasia yang membuktikan kongres kedua Russian Social Democratic Labor Party (kelak menjadi Partai Komunis Soviet) di Brussel dan London maupun perjalanan kembali Lenin ke Petrograd, Rusia dari pengasingan seluruhnya dibiayai keluarga Rothschild cabang Jerman melalui proxy mereka.

Alasan Jerman mendatangi Lenin di Swiss waktu itu adalah karena Jerman posisinya terdesak. Arsip rahasia di Rusia memperlihatkan bahwa sebelum dan sesudah Revolusi Bolshelvik pada Oktober 1917, Lenin menerima uang jutaan mark Jerman dari keluarga Rothschild cabang Jerman untuk membuat propaganda anti Pemerintahan Sementara Rusia dan anti perang dengan Jerman. Alasan Lenin setuju bekerja sama dengan bankir Jerman itu adalah karena dalam pandangannya apabila Rusia kalah perang maka hal tersebut akan memicu revolusi.

Keluarga Rothschild-pun menguasai hampir seluruh sendi-sendi kehidupan di Rusia setelah Lenin menjadi diktator/supreme leader Uni Soviet melalui hutang-hutang yang mereka berikan kepada pemerintah Soviet yang sentralistik itu. Keluarga Rothschild yang pernah meneguk untung besar dari membiayai Inggris dan Prancis ketika saling berperang dalam perang Napoleon, mulai mengendalikan Rusia dari balik layar, sampai Vladimir Putin mengusir bank milik keluarga Rothschild pertengahan tahun 2009 silam.

Kelak, partai NAZI dan Hitler di Jerman yang kenaikaannya ke kekuasaan dibiayai oleh Bank keluarga Rothschild akan menyerang Polandia dan Inggris yang bank sentralnya waktu itu adalah milik keluarga Rothschild menyatakan perang terhadap Jerman, menandani dimulainya Perang Dunia II.

Di pertengahan Perang Dunia II, keluarga Rothschild menghasut Stalin untuk menyerang Jerman walaupun kedua negara mempunyai perjanjian non-agresi. Hitler yang mendengar dari keluarga Rothschild cabang Jerman bahwa Soviet akan menyerang Jerman menjadi marah dan memutuskan menyerang Uni Soviet terlebih dahulu. Kelak membuka front Timur akan menjadi salah satu alasan utama kekalahan Jerman. Akan tetapi kemenangan Uni Soviet juga tidak sedikit, selain korban jutaan jiwa prajurit merah, mereka harus menggenjot industri perang mereka sampai titik maksimal.

Siapa yang memberi hutang untuk produksi senjata, tank, pesawat dan perlengkapan perang lain untuk Jerman, Inggris, Soviet dan lain-lain? Keluarga Rothschild hehehehehe…

Menjadi komunis berarti kalian adalah babu/kacung/budak yang telah dicuci otak oleh komunisme yang didirikan keluarga Rothschild untuk menguasai resources/sumber-sumber daya berbagai negara, alias komunis adalah kacung Yahudi wahahahaha…

Orbawillriseagain Says:

31 December 2013 at 1:25 pm.

Tiba-tiba terinspirasi..

Ketika Partai Komunis Kuba pimpinan Fidel Castro merebut kekuasaan dari Fulgencio Batista, dia membiarkan pemimpin junta militer tersebut kabur dari Kuba dengan membawa US$ 300juta.

Begitu juga dengan ketika Partai Komunis Tiongkok merebut kekuasaan dari Kuomintang, mereka membiarkan kaisar terakhir, Pu Yi tetap hidup walaupun Pu Ti sempat menjadi antek Jepang dengan mendirikan negara boneka, Manchukuo. Chiang Kai-Shek dan Kuomintangnya juga dilepas hijrah ke Taiwan dan tidak pernah diganggu atau diinvasi terhadapnya.

Perlakuan berbeda dilakukan Lenin dan Partai Komunis Soviet terhadap Tzar terakhir mereka, Nicholas II dari keluarga Romanov yang secara sukarela turun tahta dan bersama keluarganya diasingkan oleh pemerintahan Karensky. Nicolas II, istri, anak-anaknya dan pekerja rumah tangga mereka tiba-tiba dieksekusi mati secara kejam yang mana mereka ditembak berkali-kali setelah itu tubuh mereka ditusuk bayonet.

Selain itu eksekusi mati juga dilakukan terhadap anggota klan keluarga Romanov lain seperti Sergei Mikhailovich, Ioann Konstantinovich, Konstantin Konstantinovich, Igor Konstantinovich, Vladimir Pavlovich Paley, Varvara Yakovleva, dan Elizabeth Fyodorovna.

Sergei Alexandrovich sebenarnya telah menyumbangkan harganya kepada rakyat miskin dan menjadi biarawati, namun tetap dibunuh juga. Selanjutnya pembunuhan dilakukan terhadap sisa klan Romanov, Dmitriy Konstantinovich, Nikolai Mikhailovich, Pavel Aleksandrovich, dan Georgiy Mikhailovich.

Mengapa sekejam ini? Jawabannya karena donatur Lenin, keluarga Rothschild memang memiliki dendam pribadi kepada Tzar Nicholas II Romanov yang menolak permintaan Rothschild untuk membuka bank keluarga Rothschild di Rusia. Dendam inilah yang menyebabkan Rothschild membiayai operasi penggulingan terhadap Tzar.

Penggulingan atau pembunuhan terhadap pemimpin suatu negara yang menolak skema perbankan ala Rothschild juga pernah terjadi terhadap presiden-presiden Amerika, seperti Abraham Lincoln dan John F. Kennedy. Presiden Andrew Johnson yang berhasil menutup perbankan milik Rothschild berhasil lolos dari upaya pembunuhan, dan di akhir hidupnya menyatakan prestasi terbesarnya selama menjadi presiden adalah menutup bank milik Rothschild.

Tuan Yahudi kaum Komunis itu hebat yah? Kalian komunis harus bangga jadi kacung Yahudi semantap itu hehehehe..

Orbarevival Says:

31 December 2013 at 3:49 pm.

Kesimpulan,tuhan komunis adalah Rothschild (Yahudi), nabi komunis adalah Marx dan Engels (Yahudi), malaikat komunis adalah Lenin dan Trotsky (Yahudi).

Emang enak dikadalin Yahudi hihihihi

orbaSHIT Says:

2 January 2014 at 10:48 am.

^^ gilllee para dedemit cendana pada turun gunung dari astana giri bangun :P gw tes sederhana ajah pada njlimet jawabnya he3x dikomen gw terakhir gw sengaja nguji inteligensia para perek ORBA di atas “..GOD IS DEAD====> feurbach” gw ngarep ada level IQ yg lumayan yg memperhatikan dan mengkritik komen gw ini tp apa lacur? tidak ada satupun yg memperhatikannya ….. GOD IS DEAD adalah petikan frase karya nietzsche “the gay science” bukan feurbach beuuhhh komen2x para SUHARTO MANIAC di atas keknya kebanyakan disadur dari buku “HARTO pikiran,ucapan dan tindakan saya” LoL …..sorry bukannye MUHAMMAD juga ketrunan YAHUDI dari bani garis IBRAHIM? jadi siapa yg dikadalin yahudi disini??? satu lagi FREIDERICH ENGELS BUKAN ORANG YAHUDI! yg yahudi tuh MARX DOANG MASBROOO jadi siapa yg bego disini hi3x

Orbastrong Says:

2 January 2014 at 11:21 am.

Furbach? Nietzche? Yang mati karena sipilis? Hihihi… Siapa yang nanya? Gak nyambung nih. Otak situ konslet karena kebanyakan baca kitab iblis sih….pasti situ GMNI deh, mayoritas GMNI itu sinting menjurus ke goblok dan gampang stress, kalau bukan maap yah hihihihi…Gini saja sudah stress hehehe..

Pertanyaan ane kan mudah, silakan dijawab kalau bisa.

1. Bener gak Karl Marx dan Engels mengatakan bahwa agama dan tuhan itu bagian dari kelas borjuis dan agama adalah candu massa yang harus dihancurkan dan dibunuh. Makanya penganut marxist alias komunis sejati mulai dari Lenin sampai Mao Tzedong berusaha menghancurkan agama supaya membuka jalan untuk kaum proletar hihihihi..

2. Bener gak Lekra, organisasi bawahan PKI itu mengadakan lakon berjudul “Matine Gusti Allah” dan “Gusti Allah ngunduh mantu”? Hihihihi…

3. Bener gak petani yang berafiliasi dengan PKI menyerang kiai, santri dan mesjid, menghajar dan membunuh mereka kemudian mengarungkan alquran dan menginjak-injak karung berisi Alquran tersebut. Selanjutnya tanah mesjid dan tanah kiai itu direbut PKI atas nama land reform hihihihi

Jawab tiga pertanyaan di atas, kan komunis itu religius hihihihi…

Oh iya, ane kasih hadiah tahun baru, ide buat bikin the Act of Killing jilid tiga (jilid IInya kan pembunuhan kiai, santri yang dicap setan desa oleh PKI serta operasi belah kepala pake cangkul di tahun 1960 dan Madiun 1948).

Sejak keluarnya dekrit 20 Januari 1918, Soviet menyingkirkan simbol agama ortodoks rusia dari gedung publik, menyita properti dan menutup seminari dan biara.

Komunis benar-benar beragama dan relijius yah hehhehehe.

Setelah periode revolusioner, gereja ortodoks dan agama lain mendapat serangan mematikan dari komunis atas perintah Lenin kepada Molotov dan Politburo pada 19 Maret 1922 yang menimbulkan pembunuhan besar-besaran terhadap para pendeta dengan keji dan kejam. Terjemahan isi surat Lenin kira-kira sebagai berikut:

“Para pertemuan ini, buat ketetapan rahasia kongres bahwa penyitaan harta, khususnya harta milik biara dan gereja yang paling kaya harus dilakukan dengan semangat tidak kenal ampun, menghalalkan segala cara serta dalam tempo sesingkat mungkin. Semakin banyak pendeta borjuis kita eksekusi semakin baik.”

Surat ini ditulis ketika Lenin sudah sekarat akibat luka tembak dalam percobaan pembunuhan yang gagal. Akibat langsung surat itu kira-kira tewasnya 3.000 imam, 5.000 rahib serta biarawati, yang disiksa dengan kejam sebelum dibunuh.

Gelombang penindasan menjelang Hitler menyerang Soviet adalah tahun 1937 ketika Georgy Malenkov, Sekretariat Central Committee menulis surat pada stalin “waktunya tiba untuk menghabisi semua organisasi rohani dan hierarki gereja.”. Kali ini hasilnya ribuan imam, uskup, biarawati ditangkap dan dikirim ke kamp gullag tempat mereka dieksekusi setelah disiksa. Tahun 1936 ada dua puluh ribu gereja dan mesjid di Soviet, tahun 1941 sisanya tinggal di bawah seribu hihihihi…

Engels? Gini aja gak tahu kok ngaku komunis hihihi…dia Yahudi kok, sama seperti Lenin, Stalin, Marx, Trotsky, dan Rothschild hihihihi..

Orbatheconquer Says:

2 January 2014 at 11:48 am.

Lagi baik nih, ane kasih kisi-kisi “Jewish Connection” alias kentalnya pengaruh Yahudi di komunisme hihihi…

- Keluarga Rothschild: donatur penerbitan the Communist Manifesto oleh Marx dan Engels. Mereka juga yang mengatur perang dunia kedua supaya komunisme bisa menyebar lebih cepat di seluruh dunia dengan menghancurkan struktur sosial di dunia, karena waktu itu Uni Soviet tidak sanggup menyebarkan komunisme, terutama sejak Great Purge.

- Marx, anak rabi Yahudi hihihi

- Engels: Yahudi karena dia adalah goyim alias Shabbes Goy.

- Lenin: Yahudi.

- Stalin: Yahudi dari Georgia yang beristri Yahudi tulen, bermenantu Yahudi tulen dan dengan tuan Lazar Kaganovich.

- Trotsky: Yahudi abis, dibunuh di Amerika oleh si Yahudi Stalin.

- Hitler: nasionalis Jerman anti Yahudi dan komunisme yang tanpa sadar membantu penyebaran komunisme dan tanpa sadar keturunan Yahudi dan nenek dari ayahnya pernah bekerja di keluarga Rothschild.

Kebangkitan NAZI dan pembangunan angkatan perang Jerman sendiri dibiayai keluarga Rothschild cabang Jerman dan anak buah Rothschild di Wallstreet dan Inggris.

- Beberapa nama Yahudi terkenal lain dalam komunisme: Rosa Luxembourg, Bela Kun, Lev Kamenev, Grigory Zinoviev, Yakov Sverdlov, Karl Liebnecht, Eduard Bernstein, dan Emma Goldman. Hihihi..

Emang enak dikadalin Yahudi hihihihi…komunis itu goyim Yahudi hihihihi… 

Orbarising Says:

2 January 2014 at 11:51 am.

Ralat:

- Hitler: nasionalis Jerman anti Yahudi dan komunisme yang tanpa sadar membantu penyebaran komunisme dan tanpa sadar keturunan Yahudi dan nenek dari pihak ayahnya pernah bekerja di keluarga Rothschild.

Orbastronger Says:

2 January 2014 at 11:58 am.

Tambahan:

- Keluarga Rothschild: donatur penerbitan the Communist Manifesto oleh Marx dan Engels. Mereka juga yang membiayai Revolusi Oktober Lenin dan mengatur perang dunia kedua supaya komunisme bisa menyebar lebih cepat di seluruh dunia dengan menghancurkan struktur sosial di dunia, karena waktu itu Uni Soviet tidak sanggup menyebarkan komunisme, terutama sejak Great Purge.

orbathemighty Says:

2 January 2014 at 2:04 pm.

Tau kan bagaimana Marx, nabi komunis berbicara mengenai petani dan pekerja sebagai kaum proletar harus merebut dunia dari kaum borjuis guna membentuk pemerintahan oleh petani/pekerja (soviet), di mana nantinya mereka akan terbebas dari tengkulak, tuan tanah rakus dan akan memiliki tanah sendiri? Faktanya setelah komunis berdiri di suatu negara justru petani dan pekerja menjadi pihak yang paling menderita dan sengsara di tangan tuan baru mereka, partai komunisme tunggal dengan politburo, polisi-polisi rahasia dan pembunuhan terhadap kelas petani yang dianggap bermental borjuis atau berkarakter kulak hihihi, land reform nih yeee..

Sekedar contoh, di Uni Soviet maupun Republik Rakyat China secara nasional diterapkan pungutan paksa bahan pangan yang diikuti dengan sistem kerja paksa, dengan pembagian sisakan sedikit untuk rakyat sekedar bertahan hidup dan ambil semua yang lain. Bila ternyata petani tidak mampu memenuhi ekspektasi pemerintah, polisi rahasia akan datang dan mengobrak-abrik rumah mereka mencari “biji-bijian/makanan” yang disembunyikan dan mereka akan dianggap sebagai petani bermental pemalas hihihi, lebih parah daripada romusha dan tanam paksa era Belanda.

Umumnya petani di negara komunis tulen akan bekerja setahun penuh tapi akhirnya kelaparan juga walaupun panen bagus karena negara menyita bahan pangan mereka sehingga mereka kekurangan bahan pangan. Apakah “pemerintahan kaum petani dan pekerja” peduli dengan penderitaan rakyat? Enggak tuh, misalnya Mao Tzedong, dia menyuruh petani yang menderita untuk makan makanan babi dan petani diperintahkan mengurangi makan dan menguruskan badan. Mengutip Marx dan Engels, Mao mengatakan: “Marx dan Engels tidak pernah menyatakan bahwa petani itu baik.”

Di Uni Soviet dan RRC saja, petani dan pekerja yang mati karena tanam paksa dan kerja paksa seperti Lompatan Jauh Kedepannya Mao Tzedong mencapai enam puluh juta orang hihihihi…

The Act of Killing jilid III tuh, mantap kan?

Bayangin bila komunis berkuasa di Indonesia, berapa banyak juta pekerja dan petani yang mati sia-sia di tangan komunis? Belom kelas agama, militer, dan lain-lain. Jadi korban 500ribu PKI untuk menyelamatkan ratusan juta penduduk Indonesia sebenarnya sudah terlalu murah, setuju? Heheehehe

Kenapa semua barang dikumpulkan oleh negara komunis? Karena Rothschild menguasai pemimpin komunis internasional yang menguasai barang-barang tersebut, yang sama saja artinya dikuasai Rothschild hihihi..tuan para komunis goyim memang cerdas..

orbasaveus Says:

2 January 2014 at 2:51 pm.

Para komunis dan moralis sampah maju sini dan bantah kesimpulan ane di bawah ini:

“Kalaupun tiga juta anggota PKI, organisasi bawahan dan keturunan mereka termasuk Soekarno dan anak-anak haramnya dieksekusi mati secara kejam demi memastikan komunisme tidak bisa bangkit lagi, maka hal tersebut tetap dapat dibenarkan karena menyelamatkan ratusan juta rakyat Indonesia yang akan dibunuh dan menderita apabila komunisme menguasai negara ini. Tidak membunuh seluruh PKI justru adalah kesalahan, karena hari ini komunisme telah bangkit di Indonesia melalui tangan-tangan jahat mantan PKI, Lekra, Gerwani dan kawan-kawan” terguncang? Jangan yah..hehehehe

orbaSHIT Says:

2 January 2014 at 6:01 pm.

^^ jaka sembung bawa peso====>kagak nyambung elo yg BEGO wakakkakakka….di indonesia ajah yg katanya PANCASILA (versi ORBA tentunya) tidak ada yg namanya keadilan kok (apalagi untuk kaum tani yg jadi sapi perahan para lintah darat dan ijon berbaju koperasi)… HARTO malah membuat jargon fantastis tentang pembangunan yg berkelanjutan (betul berkelanjutan demi kroni doi)….setahun setelah indonesia dipuja puji oleh FAO karena swasembada pangan di pertengahan tahun 80′an tiba2x kita mengimpor kedelai dan gandum dalam jumlah fantastis LoL kroni cendana mendulang keuntungan berlimpah dari fee import barang2x tersebut melalui madame “TIEN PERCENT” tentunya :P

orbathenextgeneration Says:

2 January 2014 at 7:18 pm.

Hihihi, tiga pertanyaan sederhana tapi tiga-tiganya enggak bisa dijawab atau enggak berani menjawab nih? *siul 3kali hehehehe..komunis itu memang religius euy, semua pemeluk dan tempat ibadah agama apapun dihancurkan, dan tentu saja dari Marx, trotsky, Engels, Lenin, Stalin adalah ateis tulen yang menganggap agama itu racun dan candu, bisa jadi lagu dangdut nih, racun dan candu hihihihi..

Komunis memang goblok-goblok yah? Tien percent? Siapa yang nanya? Hihihihi…mau dikasih hadiah lagi gak? Kegoblokan PKI yang memberontak terhadap Belanda tapi enggak pakai otak dan bahwa PKI itu budak Moskow hihihi, dikutip dari otobiografi Bung Hatta, buku I, halaman 267:

“Sekembalinya ke Nederland, aku terperajat mendengar tentang pemberontakan PKI di Indonesia, yang dalam waktu seminggu dapat ditindas oleh Pemerintah Hindia Belanda. Dalam lingkungan kecil, Perhimpunan Indonesia, kami membicarakan masalah itu. Pendapat kami tidak lain bahwa rencana pemberontakan itu adalah suatu politik yang BODOH karena tidak ada satu faktor yang obyektif yang dapat digunakan sebagai alasan.”

Hihihihi, PKI bodoh dan goblok, gak heran penerusnya gak ada yang pinter..

Lagi nih:

“Dalam bulan Desember 1926, Semaun, bekas pimpinan PKI yang dieksternir oleh Pemerintah Hindia Belanda, datang dari MOSKOW ke Den Haag untuk menemui aku…Lalu Semaun menceritakan bahwa cita-cita pemberontakan itu dipersoalkan oleh pimpinan PKI pada rapat mereka di Candi Prambanan. Hanya Tan Malaka yang menolak. Pimpinan-pimpinan lain menyetujuinya dan diputuskan bahwa Alimin dan Muso akan diutus ke Moskow untuk memperoleh PERSETUJUAN Stalin…Mendengar rencana itu Stalin marah dan berkata, “Kamu orang gila, pulang lekas ke Indonesia, batalkan rencana pemberontakan itu.”

Hihihi..ini yang dimaksud PKI itu nasionalis karena memberontak pada Belanda? Mau berontak saja harus minta izin Stalin dan matur nuhun dulu ke Moskow..kalau waktu itu PKI sukses, atau Madiun sukses, bisa dipastikan Indonesia akan jadi negara jajahan Uni Soviet dengan Lenin dan Stalin sebagai pahlawan besar Revolusi…jangan-jangan oleh Alimin, Muso dan Tan Malaka, kiblat sembayang Muslim bakal dipindah paksa ke Mausoleum alias kuburan Lenin lagi? Hihihihi…nasionalis nih yee, yang bener budak Moskow dan Stalin, yang mana Stalin bawahannya Yahudi, jadi komunis itu goyim Yahudi hihihi, wakakakakakaka…..

Komunis Indonesia benar-benar agamis dan nasionalis, membunuh orang Islam sambil menjilat ujung kaki Stalin wahahahahaha….

Generasiorba Says:

2 January 2014 at 7:54 pm.

Lagi enak-enak baca biografi Bung Hatta baru ngeh belom nanggepin lelucon ente tentang “keadilan”..komunis kok gak malu ngomong keadilan..bayar tuh nyawa 300juta manusia korban komunis yang mati sia-sia sejak Karl Marx sampai Polpot sampai Mao Tzedong sampai Che Guevara sampai Alimin sampai Muso sampai Aidit, baru ngemeng keadilan..komunis emang cuma bisa ngemeng, bangga2in land reform tapi pindah ke Korea Utara aja gak berani wakakakakakaka…

Eh, ane kasih hadiah lagi, mumpung masih tahun baru, ente tahu enggak bahwa Marx, Lenin dan Stalin itu pedofil? Sedangkan Trotsky itu homo? Hehehehe…

orbapembantaiPKI Says:

2 January 2014 at 9:00 pm.

Korban-korban komunis di bawah ini menuntut keadilan:

- 100 juta korban Partai Komunis Tiongkok sejak pendirian sampai meninggalnya Mao Tzedong *siul *siul

- 100 juta korban Partai Komunis Uni Soviet sejak Lenin muncul kembali untuk memulai revolusi Bolshelvik sampai bubarnya Uni Soviet.

- 50 juta korban perang dunia kedua yang dimulai Hitler sebagai akibat kebijakan komunis internasional yang berusaha mengkomuniskan dunia dan khususnya Eropa Barat.

- 50 juta korban junta komunis lain di seluruh dunia, dari PKI sampai Partai Komunis Kuba sampai perang Timor-Timur karena Fretilin yang komunis dan lain-lain.

*siul *siul

Mana keadilan untuk orang-orang yang menjadi korban komunis? Hehehehe…

orbaSHIT Says:

2 January 2014 at 9:13 pm.

^^satu petanyaan gw sederhana loe aja enggk jawab ngapain gw jawab babu ORBA kek loe…fretilin KOMUNIS? alaaa mak jaannnnn dasar otak udang loe bro korban komunis 50 juta korban kekerasan agama lebih dari 300 juta!!!

orbaSUCKS Says:

2 January 2014 at 9:13 pm.

Bagaimana mungkin seorang Soeharto Panglima Komando Strategi Angkatan Darat tidak tahu menahu adanya penculikan keenam Jenderal dan satu ajudan Jenderal malam dini hari 1 Oktober 1965.

orbaSUCKS Says:

2 January 2014 at 9:15 pm.

Gila aja kalau seorang PANGKOSTRAD luput dari penculikan.

orbaSUCK Says:

2 January 2014 at 9:19 pm.

Tanda tanya besar.
Mengapa atasan-atasan Soeharto yang di bantai.
-apa Soeharto dengan sengaja mengkhendaki pencuikan tersebut, sehingga kedepan ingin menguasai TNI AD???

orbaSUCK Says:

2 January 2014 at 9:24 pm.

PKI yang saya kenal di Indonesia tidak punya seperangkat pistol atau senapan.
Lantas yang mampu menculik dan menembak mati jenderal-jenderal itu siapa?

Bukankah yang bersenjata pada masa itu tentara.

orbaSUCK Says:

2 January 2014 at 9:29 pm.

Kasihan Ahmad Yani beserta wakil-wakilnya harus mati terbunuh 1 Oktober 1965.

Gegara bawahan nya sendiri seperti Panglima Komando Strategi Angkatan darat.
Yang menjadi pintar setelah disekolahkan SESKOAD.

orbaSUCK Says:

2 January 2014 at 9:33 pm.

Tentu saja kata ‘Pintar’ disini adalah pintar mempolitisi.
Politisi ada yang baik dan ada yang buruk.
Yang buruk kebanyakan selalu menghalalkan segala cara sekalipun itu membunuh dengan cara Menghilangkan lawan politiknya yang tidak bisa ia lawan secara jantan. Seperti dewan Jenderal tanggal 1 Oktober 1965.

orbaSUCK Says:

2 January 2014 at 9:46 pm.

Bukanya seorang militer itu tugasnya perang ya, bukan berpolitik. Dan bukan nya fungsi militer itu Memerangi negara yang hendak mengganggu negaranya ya, bukan malah diam-diam saja melihat Malaysia perlahan-lahan merebut Sipadan dan Ligitan.

Berarti kalau begitu TNI yang dipimpin oleh Soeharto cuma berani dengan rakyatnya sendiri.

Orbabantaikomunis Says:

2 January 2014 at 9:46 pm.

Cieee, ada yang stress sampai jadi gila..komunis emang goblok, sok anti kemapanan tapi tolol kuadrat tingkat tinggi wakakaakaka…*siul *siul

Land reform nih yeee, komunis agamis dan religius nih yeee, haji merah nih yeeeee, nasionalis nih yeeee buawahahahaha….

Emang enak dikadalin Yahudi hihihihi..

orbahancurkanPKI Says:

2 January 2014 at 9:53 pm.

Korban agama? Siapa yang nanya? Jadi sdh ngaku komunisme itu sifat aslinya memang ateis? Hihihihi

Korban komunis seluruh dunia 50juta? Makin asbun dan bego aja, korban “Lompatan Jauh Ke Depan” Mao Tzedong termasuk pengiriman jutaan rakyat ke perang korea aja 70juta, hihihihihi….

Komunis memang bodoh hihihi..

orbaSUCK Says:

2 January 2014 at 9:56 pm.

Berdebat dengan orang-orang yang merindukan Orde Baru itu sama saja membongkar kepalsuan sejarah yang sudah di palsukan oleh Soeharto.

orbakeren Says:

2 January 2014 at 10:38 pm.

Membongkar sejarah yang dipalsukan Soeharto? Hihihi, kasian ada yang korban kekerasan budaya yang disebar kaum komunis, mantan Lekra dan kawan-kawan…ane kasih kisi-kisi deh, gak ada yang dipalsukan Soeharto kok..99% uda benar, sisa 1% hanya sekedar revisi menyusul penemuan fakta dan bukti baru.

Gini ajah, itu tiga pertanyaan ane di atas silakan dijawab kalo berani, atau sekalian ngakuin komunis memang anti Tuhan…abis itu silakan situ ato komunis goblok nanya-nanya soal orba dan soeharto sama ane, tak jawab deh, dijamin hihihi..

superorba Says:

2 January 2014 at 10:45 pm.

Btw, berdebat apaan yah? Berdebat mengindikasikan para pihak yang sedang terlibat perdebatan mempunyai pengetahuan yang sama atau satu tingkat, sedangkan seperti terbukti, para komunis di sini goblok-goblok, misalnya ngoceh soal UUPA dan land reform tapi gak tau sejarah UUPA..kalo pengetahuannya gak sebanding kayak yang terjadi sekarang itu namanya ngajarin bukan debat hihihihi…

wonderorba Says:

3 January 2014 at 7:24 am.

Pagi komunis goblok…ane kasih hadiah berupa pelajaran lagi, mau? Kemaren ada orang tolol gak tau fretilin itu komunis? Hihihi, tolol amat, masa gak tau sejarah negara sendiri.

Yap, fretilin itu komunis, dan karena saat itu mereka tampaknya akan menguasai timor timur maka Indonesia menginvasi timtim karena tidak mau ada “kuba” di belakang Indonesia dan mengalami krisis nuklir seperti amerika-kuba akibat uni soviet “menitipkan” nuklir di timtim untuk mengacau keamanan regional. Jadi kita “mengintegrasi” Timtim karena masalah keamanan negara bukan karena kita ekspansionis.

Tahun 1990an, seorang ramos horta mengakui bahwa kedekatan fretilin dengan komunisme adalah kesalahan besar karena memancing Indonesia “mengintegrasi” Timtim. Bila waktu itu fretilin bukan komunis maka Indonesia akan membiarkan dan tidak ikut campur perang saudara di tim-tim, terlepas siapapun pemenangnya.

Gini aja gak tau, komunis goblok-goblok, ada gak sih komunis yang pinter?

orbamantap Says:

3 January 2014 at 10:30 am.

Tahu tidak hubungan antara zionis Israel dengan komunisme dan perang dunia pertama? Khususnya kenapa 97% bolshelvic dan manshelvic adalah Yahudi, dan alasan Lenin menerima US 220juta/bulan dari bankir Yahudi internasional (Rothschild)? Hihihihi

Komunis goyim Yahudi di sini mau tahu gak? Hihihi

orbaSHIT Says:

3 January 2014 at 10:59 am.

^^ wuiiih astana giri bangun bertambah meriah dengan hadirnya lonte2x penghilang dahaga syahwat geng cendana dan kroni…..korban komunis 70 juta korban agama abarahamis (dari yahudi ampe islam) > 500 juta!!!! :P komunis klo goblok dia enggk bakalan menjadi ideologi berpengaruh sedunia selama 80 tahun nyettt…. lenin nrima duit dari rotschild??? yeah right kl harto nrima duit dari rotschild baru bener waktu terjadi konvensi di jenewa thn 1967 ;-) menindaklanjuti uu no 1 thn 1967 ttg penanaman modal asing….jd tuh duit dari para banker yahudi new york digunakan utk mengubah tatanan ekonomi yg sosialis jadi NEO LIBERAL KAPITALIS harto secara sadar dan bertanggung jawab telah menghianati UUD 45 khususnya pasal 33 LoL

orbahancurkanPKI Says:

3 January 2014 at 11:59 am.

Dari ngomongin filsuf yang mati kena sipilis sampe astana giribangun, tapi tiga pertanyaan sederhana gak berani dijawab, komunis memang goblok dan pecundang hihihi…atau sdh ngaku komunis itu anti Tuhan, ateis dan ajaran iblis? Hihihi..

Mightyorba Says:

3 January 2014 at 12:25 pm.

Siang anak-anak komunis goblok, mari belajar, biar gak goblok-goblok amat…malu atuh, jadi warga negara Indonesia merdeka tapi masih bego menjilat biji peler Stalin dan Lenin hihihihi…

Ada yang tahu gak kenapa walaupun Inggris dan Polandia mempunyai pakta bahwa Inggris akan membela setiap negara yang menyerang Polandia dan pakta ini digunakan oleh Inggris untuk menyatakan perang terhadap Jerman ketika menyerang selatan Polandia untuk merebut kembali kotan Denzig tapi Inggris tidak menyatakan perang terhadap Uni Soviet yang sebagai kelanjutan pakta Ribbentrob-Molotov menyerbu utara Polandia?

Bahkan ketika perang dunia kedua selesai dengan kehancuran Jerman, akan tetapi baik Inggris maupun sekutu tidak melarang Uni Soviet menguasai seluruh Polandia?

Jawabannya karena baik Inggris dan Uni Soviet saat itu dikuasai oleh kartel perbankan yang sama, yaitu keluarga Rothschild hihihihi…

Pertanyaan lain untuk pekerjaan rumah, dicatat yah anak-anak tolol…ada yang tahu tidak hubungan Bapak Zionis, Theodor Herzl dengan Lenin dan dengan Rothschild maupun komunisme dan bagaimana bisa pada tahun 1903 seorang Max Nordau, pendiri Zionis bisa meramalkan datangnya perang dunia yang akan membantu memulihkan negara Israel di Palestina yang waktu itu dikuasai oleh Ottoman yang pernah menolak tawaran Rothschild untuk membeli Palestina dan pada akhir perang dunia pertama adalah bubarnya Ottoman? Hihihihi…dikerjakan PRnya yah, biar tambah pinter..

Informasi bonus, tahu tidak angkatan perang Uni Soviet waktu itu dikuasai oleh commissar yang seluruh anggotanya adalah Yahudi? Kemudian proposal damai Hitler kepada Inggris sudah hampir diterima oleh Perdana Menteri Chamberlain tapi diveto baron Rothschild, selanjutnya Chamberlain diganti oleh Churchil yang berkali-kali mengaku dia adalah zionis dan pro perang dengan Jerman? Kelak Churchil berjasa mewujudkan janji Inggris pada Deklarasi Balfour untuk mendirikan Israel di Palestina dengan menggilas Arab di sana Hihihihi…

Keren yah tuan para komunis, kalian para goyim harus bangga dan bersukacita karena diperbudak Yahudi hehehehe

Orbasecondcoming Says:

3 January 2014 at 12:58 pm.

Hey, para komunis goyim Yahudi, tahu tidak kenapa Rothschild menginginkan Inggris, Jerman, Amerika dan Uni Soviet saling berperang? Supaya menciptakan kehancuran total pada struktur sosial dunia saat itu dan kesempatan mengeluarkan propaganda bahwa Yahudi dizolimi di Eropa dengan holocaust, sehingga memunculkan simpati dan dukungan mendirikan negara Israel di Palestina sesuai rencana Max Nordau yang disampaikan di Swiss pada kongres kedua Zionis tahun 1911 bahwa dalam perang dunia yang sedang mereka rencanakan akan ada “pengorbanan” 6juta Yahudi demi mewujudkan rumah Yahudi di Palestina hehehehe..

Makanya Uni Soviet, Inggris dan Amerika, tiga negara yang dikuasai Rothschild adalah tiga negara pertama yang mengakui pendirian negara Israel di Palestina.

Pendirian Israel jelas tidak akan terwujud kalau Rusia tidak dikuasai komunis dan perang dunia kedua tidak terjadi. Hehehehe, pinter kan tuan para komunis?

PKIdibantaiorba Says:

3 January 2014 at 1:43 pm.

Terus terang ngajarin orang idiot itu membosankan, jadi kalau tidak ada tanggapan terhadap tiga pertanyaan ane di atas sampai jam 6 besok pagi, anggap aja kesimpulan di bawah ini hadiah perpisahan buat para komunis idiot hihihi…

Beberapa mitos ttg komunisme yang terbukti bohong:

1. Komunisme pro pekerja dan petani? Bohong.

2. Komunisme tidak identik dengan atheisme dan tidak anti Tuhan? Bohong.

3. Partai Komunis Indonesia nasionalis? Bohong.

4. Land reform berguna mensejahterakan petani? Bohong

5. PKI terlibat perjuangan kemerdekaan Indonesia? Bohong.

6. PKI dan komunis layak hidup di Indonesia? Bohong.

7. Pembantaian komunis oleh orba tidak berprikemanusiaan? Bohong.

8. Komunisme ajaran damai? Bohong

9. Komunisme dibuat oleh Karl Marx? Bohong

10. Komunisme bagus? Bohong.

orbaSUCK Says:

3 January 2014 at 3:53 pm.

Orba Orba kualitasnya cuma bisa cocotan thok! udah gitu mempolitisi, mengadu domba, memperkaya diri dan kroni. Enggak heran kalau orang yang kualitasnya kek begini sudah pasti anti Soekarno, Komunis apa jangan-jangan politsi orba juga anti Jokowi lagi haha.

orbaSUCK Says:

3 January 2014 at 4:08 pm.

Orang pandai seharusnya tahu kalau kapitalis itu jauh dari kata baik.
Orang pandai seharusnya tahu kalau Liberalis itu jauh dari kata adil.
Orang pandai seharusnya tahu kalau Kolonial itu jauh dari kata cukup.
Orang pandai seharusnya tahu kalau Nekolim itu sesungguhnya memonopoli.

Untuk itu KOMUNIS ada. Sampeyan kalau enggak paham Komunis jangan gemar nyampah di blog orang.

orbaSHIT Says:

3 January 2014 at 4:20 pm.

ngomongin sipilis mulu jangan2x lu2x pade langganan lokalisasi kali yak wakakakakak :D sama kek si tommy SOEHARTO sang pembunuh hakim agung…harto pun tidaklah selugu yg para orba pekok pikir medio tahun 70′an madame “TIEN PERCENT” menyiram rumah bom sex waktu itu rahayu efendi dengan aer tai dikarenakan sang permaisuri cendana memergoki harto sedang berasyik masyuk dengan sang artis LoL oh my godddd

orbaSUCK Says:

3 January 2014 at 4:37 pm.

Sampeyan yang mati-matian junjung nama Orde Baru agama nya apa? Islam apa yahudi? apa cuma hadir di blog ini untuk adu domba. Maka Celaka besar orang yang sejenis sampeyan ini.

Kalau memang betul beragama Islam kenapa harus benci dengan KOMUNIS yang memang terang-terangan menentang NEKOLIM yang sudah jelas-jelas dari awal menyimpang dari ajaran Islam.
Dedengkot nya NEKOLIM siapa? AMERIKA bukan? Amerika itu yahudi bukan sih? apa Israel aja ya yang yahudi? Tapi kenapa kedua negara itu kompak memerangi Palestina sampai sekarang?

Sampeyan simpatisan Orde Baru culas sekali mengatasnamakan agama Islam untuk mempengaruhi orang yang tidak tahu politik untuk menebar kebencian terhadap Komunis.

orbaSUCK Says:

3 January 2014 at 4:50 pm.

Mas @orbaSHIT kalau penembakan Ditje atas perintah siapa?

orbaman Says:

3 January 2014 at 4:58 pm.

Hihihi, tiga pertanyaan sederhana begitu aja tetap gak berani dijawab, malah dari kemaren pake jurus mabok alihin ke orba dan soeharto, kasian deh situ…..skak mat dong? Hihihi

Gampang bantai komunis, karena kalian memang bodoh dan sampah masyarakat..Hehehe..jgn tersinggung ya, itu fakta hihihihi

superorbaman Says:

3 January 2014 at 5:03 pm.

Ok, dgn membantai para komunis di sini maka tugas ane selesai, selanjutnya terserah ente-ente kalo mau terus dikibulin si anak haram muka peler hersri setiawan dan pereknya njoto si carmel budiardjo hihihihi..

Selamat membunuh Muslim sambil menjilat peler mayatnya Lenin atau Stalin seperti Muso dan Alimin hihihi..

Ciaaoo..

Heil Hitler! Wakakakaka…

orbaSHIT Says:

3 January 2014 at 5:39 pm.

^^satu pertanyaan gw ajah belon kejawab tuh :P komunis bodoh? kl begitu yuri gagarin bodoh dong? atau orang yg nyiptain sputnik juga bodoh??? dietje itu high class pussy dan dipake ama HARTO dan indra rukmana (aje gillleee mantu ama mertua make barengan SALOME kaliiii) namun keduanya enggk tau meniduri cewe yg sama…tadinya klan cendana berusaha menutupi aib tsb namun mbak tutut kgk kuat dan menyuruh “hit man” untuk menghabisi dietje :P

orbaSUCK Says:

3 January 2014 at 8:14 pm.

Astaga!!! jadi berita itu benar adanya, kalau penembakan Ditje, atas perintah Mba Tutut…

Mas @orbaSHIT mba TUTUT itu putri nya Soeharto kan ya?

orbaSHIT Says:

4 January 2014 at 8:11 am.

^^ya iyaa laah masbrooo tutut anaknya HARTO…..dulu waktu masih kuliah (entah di inggris apa di aussie) nih anak binal banget….maennya ama BULE ciing…setelah drop out dan balik ke pangkuan ibu pertiwi 8-) langsung doi pake jilbab dan baju yg menutup aurat uhuuuyyy…laen lagi ama tommy dan ari sigit dua2xnya terkenal sebagai MAFIA (dibantu oleh YAPTO PP sebagai manajer mereka melakukan bisnis narkoba,premanisme, money laundry dll) pernah suatu masa tommy kalah berjudi di LAS VEGAS dan disandera ama keamanan kasinonya….minta tebusan ke klan cendana (pemerintah indonesia) untuk melunasi utang si tommy kl enggk si tommy bakalan dikubur idup2x di tengah2x gurun nevada :P akhirnya klan cendana mengutus seorang jendral “berpengaruh” kesana untuk nego dan tommy dibebaskan hi3x

CALAVERA Says:

18 January 2014 at 7:07 pm.

bunuh org kok semena mena. gw jadi benci jadi org indonesia. krn org indonesia adalah org yg beragama tp kelakuan nya spt tdk punya agama.

CALAVERA Says:

18 January 2014 at 9:30 pm.

gw paling benci kekejaman dan kebiadaban berkedok agama atau kebenaran.

CALAVERA Says:

18 January 2014 at 9:39 pm.

PKI kejam, yg anti PKI juga kejam. apakah bangsa indonesia kejam semua?

orba666 Says:

29 January 2014 at 8:32 am.

justru orba lah yang lebih biadab..mungkin orang – orang orba terlahir dari janin anjing..yang bila besar nanti kelak tidak mengenal induknya….

orang RI Says:

2 February 2014 at 5:43 pm.

HAHAHAHA,lama-lama pada ngelantur semua…
orang indonesia emang kayak gini, dibalik keramahannya sebenarnya gampang terprovokasi, pendendam dan gampang ngamuk.Kata Amuk nggak ada padanannya dalam bahasa inggris sehingga masuk dalam kosa kata mereka (AMOK). sudah dari dahulu kala kita senangmengamuk dan membantai orang yg dianggap bersalah, maling motor dibakar, maling ayam digebukin, tahun1740 karena hasutan belanda 10.000 etnis tionghoa tewas, kita tahu berapa banyak kendaraan buatan jepang yg dibakar pada peristiwa Malari, 1998 berapa puluh toko di jakarta yg dijarah dan hangus terbakar? inilah kita orang Indonesia
WELCOME TO THE LAND OF AMOK!!!!!!!

orbaSHIT Says:

3 February 2014 at 1:57 pm.

@orang RI precisely bro :) indonesia is a shit hole

Manusia Biasa Says:

8 February 2014 at 12:19 pm.

Duh Gusti,
Debat kusir diatas mencerminkan betapa berhasilnya kekuatan asing mengadu-domba bangsa Indonesia dan bagaimana kekuatan itu sampai sekarang masih dengan gigih memelihara kebohongan.

Khusus bagi yang masih waras dan tidak melacurkan akal sehatnya pada kekuatan asing, MOHON MIKR dan INTROSPEKSI.

Coba cari tahu, kenapa proyek pesawat terbang Habibi distop? Apakah ada pihak asing yang tidak ingin Indonesia maju dan ada orang Indonesia yang bekerja pada pihak itu?

Coba pikir, kenapa transportasi masal di Indonesia sangat buruk? Karena pemerintah tidak becus? memang ada sabotase? atau ada orang Indonesia yang bekerja bagi kekuatan yang tidak ingin Indonesia maju?

Coba pikir, kita punya perguruan-tinggi yang hebat-hebat, tapi mengapa kiprah mereka sangat minim bagi kemajuan Indonesia?

Masih sangat banyak hal yang jika ditelaah akan ketahuan kejanggalannya. Ini bukan masah komunis atau bukan komunis, ini masalah berpihak pada Indonesia atau melacurkan diri pada kekuatan yang ingin melemahkan Indonesia.

alfiannur syafitri Says:

14 February 2014 at 7:41 pm.

film bohong semuanya! Bila sudah lihat film utuh(real cut) baru kelihatan bohongnya. Saat Anwar Kongo memerankan tokoh komunis (Jalaluddin) yang dijerat dengan kawat hingga tewas(Anwar tak mampu melanjutkan adegan karena keburu sesak nafas). Jalaluddin Yusuf Nasution, bersama tokoh lainnya, seperti Brigjen Ulung Sitepu, Letkol Maliki, Peris Pardede, Maruli Siahaan, divonis Mahmilub di Medan. Namun hukuman itu tak sempat mereka jalani, karena hukuman kemudian dikurangi menjadi hukuman seumur hidup. Dan para tokoh ini wafat karena sakit sekeluarnya dari penjara militer

FAJAR INSANI Says:

22 February 2014 at 9:36 am.

BETUUUULLLLL!!!!APA YANG DIKATA MANUSIA BIASA DIATAS,TIDAK SADAR KITA SUDAH MEWARISI SEMANGAT PERMUSUHAN DARI KELAMNYA SEJARAH MASA LALU! SADARLAH WAHAI, MEREKA YANG MEREKAYASA BERTEPUK TANGAN HINGGA KINI KARENA KEBODOHAN PERMUSUHAN BERLANGSUNG BERTURUN – TURUN!!

osteonituip Says:

3 March 2014 at 9:02 am.

いるよ驚くべき何かを言おうと周りつまずくアンドバンブルするチ [url=http://www.augenarzt-augenaerzte.net/category-17.html]http://www.augenarzt-augenaerzte.net/category-17.html[/url] アメリカでthemselves.Family生活に少しの時間 [url=http://www.ecoreva.net/category-55.html]http://www.ecoreva.net/category-55.html[/url] 、それは確かに私たちのために生涯のコミットメントであることが [url=http://www.kurdistanroad.com/jp/category/l2.html]ジミーチュウバッグ コピー[/url] .Giveあなたの友人ではなく、ものを愛と希望に満ちたクリス [url=http://www.moeko2007.com/coach1220l20.htm]コーチ キーケース 新作[/url] らが不安、恐怖の高い感覚を感じさせる、と心配することができま [url=http://www.sncmamarket.com/category-c-17.html]http://www.sncmamarket.com/category-c-17.html[/url] 予定のプロパティを検索する必要のある契約書に署名する前に、こ、他の弁護士を探します。 貧しい信頼性では、クライアントはあ

Penyambung Lidah Says:

9 March 2014 at 6:45 am.

di kali Brantas, Blitar, dulu menjadi tempat pembuangan mayat. saya ingat ayah saya bercerita, ketika beliau masih SD, beliau sering melihat banyaknya mayat manusia tanpa kepala terapung di kali Brantas, bahkan beliau menggambarkan bahwa kali brantas tersebut penuh mayat tak ada bedanya seperti kayu glondongan yang dialirkan lewat sungai, atau bagai sampah yang menumpuk di kali ciliwung di Jakarta…pemuda2 Ansor yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut, malam hari mereka sering berpatroli menggunakan sepeda berame-rame sambil membawa pedang2 panjang sambil mengumandangkan shalawat keras-keras, membuat warga ketakutan setengah mati, biasanya ketika mereka (pemuda2 ansor) seperti itu maka mereka habis membantai komunis di suatu tempat..

Penyambung Lidah Says:

9 March 2014 at 7:41 am.

pemuda masa kini dan pemuda masa lalu tidak ada bedanya, mereka mudah terpengaruh suatu ideologi yang ditulis secara meyakinkan, atau bahkan mendapatkan suatu pengetahuan yang menakjubkan tentang sesuatu, padahal dia tidak tahu bahwa itu suatu kebohongan yang ditulis diatas kebohongan, berlapis2 hingga membuat pikiran tidak jernih dalam mengamati suatu kejadian.
intinya yang anti orba dan yang suka orba sama2 terperdaya. ini mirip yang terjadi di Indonesia dahulu kala, komunis vs masyarakat…Indonesia hanya menjadi lahan pertempuran dua ideologi asing (amerika vs rusia), Soekarno memilih condong ke komunis karena Soekarno tahu akan kejelekan sifat yang dimiliki negara Amerika (penjajah berkedok liberalisme), namun Soekarno juga tahu kejelekan ideologi komunis yang radikal (marx), Soekarno takut pengaruh tersebut akan merusak generasi muda, sehingga Soekarno membentuk PNI sebagai partai tandingan PKI, PNI berorientasi kepada rakyat kecil, PNI mengambil sedikit pengaruh baik dari Komunis yaitu ekonomi kerakyatan, namun gagal membendung pengaruh kuat PKI..CIA yang saat itu kesulitan masuk untuk menanamkan pengaruh ke Indonesia, dan Freeport yang sedang ngiler melihat potensi tambang di Papua, akhirnya bekerjasama membuat suatu konspirasi yang terencana rapi, menggunakan win win solution, komunis lenyap, freeport kaya…saat itu Soeharto sedang tertarik dan tergiur dengan tawaran investor yang menjanjikan kemakmuran rakyat secara cepat, ia mengabaikan pemikiran Soekarno yang memikirkan agar pemuda2 di Indonesia bisa menguasai dan mengetahui potensi sumber daya alam di Indonesia terlebih dahulu.
Soeharto akhirnya terpaksa mengikuti konspirasi G30S dari CIA…dan jaman berganti CIA sukses menyingkirkan komunis dari bumi Indonesia, Freeport mulai mengeksplorasi Papua dengan bebas, Soeharto berkuasa dengan tenang dengan para tikus2 jendral dan pejabat yang ikut nimbrung menggerogoti negara dan memperkaya diri, sedang keluarga pak Soeharto dijamin kelayakan hidupnya (hidup mewah) asal para pejabat dan para jendral tersebut bisa terus mengkorupsi dan menanamkan budaya korupsi sampai saat ini, hingga budaya tersebut telah mengakar dengan kuat karena sekian lama tertutup oleh topeng kemakmuran dan kestabilan hidup rakyat….memang sangat enak hidup dijaman pak harto karena biaya murah dan terjamin, namun hutang semakin membebani karena subsidi memang tidak pernah berhenti dialirkan…dan reformasi yang membongkar semua itu akhirnya membuat Indonesia mengikuti alur ekonomi dunia sesuai kenyataan (harga melambung dan si miskin merajalela).
dua pemikiran kepala negara ini memang tidak salah.
Soekarno memikirkan swadaya Indonesia dalam mengelola SDA yang ada di alam Indonesia ini, sehingga Indonesia bisa tampil bersaing dengan negara2 maju lainnya dalam pengolahan SDA.
sedang Soeharto melihat Investor asing sebagai gerbang untuk menciptakan kemakmuran masyarakat secara cepat
namun politik kepentingan dari pihak asinglah yang akhirnya membuat Indonesia porak poranda hingga sekarang…….parah lagi Soeharto meneken kontrak untuk ikut perdagangan bebas sedangkan Indonesia belum mampu mengetahui dan menguasai sumber daya alamnya sendiri, sehingga Indonesia hanya bisa menjadi tempat transit pedagang2 asing.
siapa yang harus disalahan disini? kita sebagai orang Indonesia harusnya bersatu, bukannya terpecah karena perang pemikiran akan Ideologi asing yang bahkan bukan hasil pemikiran kita sebagai masyarakat Indonesia. saling menggoblok-goblokan satu sama lain, padahal sama2 terperdaya..AYO BERSATU DEMI MASA DEPAN INDONESIA LEBIH BAIK!

bajing Says:

16 March 2014 at 5:24 am.

edaaaaan….! obrolan ieu ti tahun 2011 sampe 9 maret 2014

bajing Says:

16 March 2014 at 5:25 am.

mulek keneh didieu

Dan Says:

7 April 2014 at 5:57 pm.

Tentara hanya dilatih jadi mesin pembunuh, tanpa punya hati nurani. Segala masalah diselesaikan dengan senjata, tanpa memikirkan berapa nyawa yang hilang, berapa orang yang menderita karena keluarga mereka meninggal dengan tidak wajar. Wajar jika US Army menyebut Dog Tag artinya peneng anjing/tanda pengenal anjing. Negara Amerika Serikat pun tau tentara mereka dididik jadi “Anjing” kenapa saya sebut seperti itu karena setiap apa yang dilakukan majikannya sang anjing pasti akan melakukannya. Itulah kenapa nanti saya berniat pelihara anjing saya akan pakaikan Dog tag & pangkat, karena itulah yang diajarkan dari US Army. Saya sebutkan tentara amerika serikat, saya tidak tau dinegara lain juga punya Dog Tag. Itulah tentara, mereka tidak peduli agama mereka, agama mereka adalah panglima perang. Lihatlah di Irak & Afganistan, perempuan disana diperkosa & dibunuh, begitu kejinya tentara itu, juga kasus di aceh, ketika masa DOM dilakukan berapa ratus ribu rakyat Aceh dibunuh dengan alasan menumpas GAM, apakah tidak ada cara lain selain dibunuh. kasus di Dili/eks timor timur. orang dili menguburkan orang mati pulangnya malah diberondong senjata oleh tentara. cukup muak saya mendengar pembunuhan oleh tentara dengan alasan tidak masuk akal. itulah didikan militer, kejam sangat kejam, nyawa manusia berusia puluhan tahun hanya dihargai 1 butir peluru harga 5 ribu. Saya dari dulu orang yang paling keras katakan Neraka buat tentara, saya sudah pastikan itu berjalan tanpa ada pengecualian. Inilah dunia yang penuh dengan kekejaman, manusia saling bunuh tanpa ada belas kasihan, hanya karena ideologi berbeda tapi dibunuh, dimanakah kasih yang setiap agama mengajarkan untuk mengasihi sesama manusia, sedangkan dengan pangkat & senjata otomasi tentara katakan ‘Saya adalah Tuhan yang bisa mencabut nyawa siapapun yang tidak tunduk kepada perintah saya” Buat tentara diluar sana, katakanlah dalam hatimu, Tuhan adalah pencipta langit & bumi, Tuhan tidak suka saya membunuh manusia dengan alasan apapun, pikirkanlah baik-baik sebelum membunuh orang, membunuh bukan kebanggaan, membunuh manusia adalah dosa, pelajari agamamu. Semoga manusia hidup rukun dengan mempelajari agama yang dianutnya dengan baik & benar. Amin.

Terry Scanlon Says:

11 April 2014 at 4:11 am.

Stunning story there. What happened after? Thanks!

Also visit my page Terry Scanlon

Ivan Says:

13 April 2014 at 5:51 pm.

Dear mas Imam,
Gwe stuju, dan saya sangat setuju dengan mas Imam, kepada orang orang yang nga ngerti mending gak usah ikut di sini, saya pernah baca dari beberapa literatur di library New Zealand tentang tentang genocide yang ada di indonesia, dan semua penuturan mas Imam bener, saya juga dapat buku tentang pki dari Russia terjemahan bahasa inggris, dari google saya dah baca semua, ya itu bener bahkan yang lebih kejam biar lo semua tau bahwa yang membunuh umat Islam saat itu bukan pki tapi tentara berkedok, dan pki juga sadar bahwa pki sendiri sudah di tunggangi saat itu, karena biar lo pada tau gwe sangat suka nih, saat itu Nikita kursyef, che guevara dan Fidel Castro bersahabat, gwe dah liat photo itu dan gwe sangat suka foto itu, bahwa pada tahun itu sebelum terjadi G30s kalau tidak salah mohon ralat , america, melihat menjamurnya pki di indonesia bukan berarti di pki itu tidak beragama mereka beragama paham mereka aja yang komunis, pada saat ktt saat itu soekarno berbicara tidak akan berpihak pada manapun, tapi bangsa indonesia mau bersahabat dengan russia, cuba dan negaranya Che guevara, sehingga melihat itu america yang sok itu kebakaran jenggot, karena america nga suka indonesia bersehabat dengan ke tiga negara itu, mangkanya terjadilah kudeta, pki bersama militer membrantas 7 jendral, dan lain lain lo tau kan kalau si untung itu adalah ajudan soeharto biar lo tau tuh dia ada di situ kenapa karena dia di suruh oleh soeharto, untuk apa agar suharto tuh bisa jadi raja menggantikan soekarno, biar lo tau yang pada nga tau silahkan cari literatur tersebut, di new zealand negara ini tau siapa soekarno karena mereka suka ideologinya, pki itu tidak semua bener ada yang salah, tapi yanng namanya negara kita saat itu jujur dan maaf masih bodoh, bisa di tunggangin oleh orang orang yang dianggap suci. dan setelah muncul gestok soeharto menyuruh melenyapkan pki agar apa soeharto tidak di bawa bawa, saya mau tau di mana kuburan untung dan aidit nga ada kan, karena apa dua orang tersebut tahu soeharto apa lagi untung. dan di era 1965 sampai tahun 1968 semua pki di bantai dan orang yang di tuduh ikut di bantai termasuk sorry maaf mau agama apa kek yang dekat pki pasti mati, mau tukang cendol , tukang tumpeng dll kalau ada orang pki yang beli makanan harus mati, saya dah baca kok. mas imam sekali lagi kalau ada yang salah mohon ralat, kapan era pembantaian berhenti? setelah soekarno tidak jadi presiden dan semua elite politik era soekarno di penjarakan, nah baru selesailah, pembantaian, walau sedikit juga ada, saya sudah bakar buku pspb dan lain lain termasuk sejarah indonesia yang berbau orba, itu adalah penipuan belaka, dan dari jaman belanda kitajuga sudah di bodohi bangsa sendiri dari mana, kenapa yang sekolah masa itu hanya orang orang dekat belanda bangsanya centeng, toke ( pedagang), bahkan kelas kerajaan, kalau saya boleh jujur saat itu memang Indonesia masih bodoh, belum tau baca tulis dan itu yang bilang orang orang tahun 66 dan Indonesia negara miskin walau sebenernya kaya. cam kan itu baik baik, saya bukan profakasi tapi itu relaita bahkan lebih kejam dari polpot, dan hitler, hitler bantai orang orang jahudi, dan orang yang mengaku bukan pki bantai bangsanya sendiri, salah ya salah tapi apa harus di bantai? gitu, saya dah baca juga cia punya perintah untuk pembatanian itu dan itu bener. bacalah buku sejarah bukan dari terbitan orba, baca di luar negri, bahkan saya liat national geographic tentang pki itu pun di akui, bahwa pembantaian 7 jendral dan lain lain termasuk genocide adalah benar adanya. so biar lo tau gwe lahir di tahun 1976 dan sedari kecil gwe suka baca sejarah biography, literature, apalagi mengenai bangsa ini. thx mas imam gwe suka bacaan ente, dan sekali lagi saya peroleh ini dari perpustakaan di luar negri, saya belum pernah ke moscow tapi teman teman dari sana yang kasih bacaan kepada saya. satu lagi sebenernya kalau kalian mau belajar banyak dengar dari orang bule mereka lebih tau sejarah bangsa kita dari pada kita sendiri.

Leave a Reply

Mencari Jawaban

Artis tend to be dark, worried and superstitious creatures. This is not bad. It makes me perfectionist, it makes me care. Moreover the ability to see the darker side of life is an asset not just directing dramatic and tragic movies, but also for directing comedy, since comedy often has pain inside it. Do you believe that life and film tragically too close together ? I do ...
www.flickr.com
This is a Flickr badge showing public photos from Iman Brotoseno. Make your own badge here.


Categories

Archives

Hot Topics

Spice of Life



Add to Technorati Favorites
Free PageRank Checker

Subscribe with Bloglines

Why Blog ?

Why the BLOG will change the world ?The explosion of blogs throughout the world has been the biggest phenomenon since the rise of the Internet itself. Today, more people read blogs than newspapers. Blogs are just a tool, of course. It’s the bloggers behind the blogs that will make the difference. Here's Why

Blog lama saya masih dapat dilihat disini

( DISCLAIMER ) Photo dan Gambar Ilustrasi kadang diambil dari berbagai sumber di internet - GETTY IMAGES dan CORBIS selain photo teman dan milik saya sendiri. Kadang kala sulit untuk menemukan pemiliknya. Jika ada yang merasa keberatan bisa menghubungi untuk dicantumkan namanya.

Subscribe this blog

  Subscribe in a reader
Enter your email address:
  
Delivered by FeedBurner

 

April 2014
M T W T F S S
« Mar    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930