Soeharto – Sejarah yang memihak

soeharto.jpgIbu saya sangat bangga menjadi seorang Soekarnois. Dalam ruang keluarga kami ada sebuah photo besar Bung Karno. Tersenyum gagah dan charming. Salah satu yang membekas untuk diceritakan pada anak anaknya adalah saat saat menjelang mangkatnya sang Proklamator. Melalui koneksi kenalan ‘ orang dalam ‘ orang tua saya bisa menjenguk Bung Karno, menembus karantina yang dilakukan penguasa orde baru di Wisma Yaso ( sekarang Museum Satria Mandala ).
“ Pak Karno disio sio …” ucapnya kala itu.
Artinya, Soekarno betul betul disia siakan, diasingkan dan tidak diurus selayaknya mantan pemimpin besar. Saat itu beliau sakit keras. Kamar tidurnya yang kotor dan suram. Sementara di ujung ada meja kecil berdebu, dengan aneka toples, kotak obat obatan serta termos. Padahal Bung Karno sangat menyintai kebersihan, kerapihan.
Rumah tahanan yang sangat luas itu terasa murung dan mencekam, demikian ibu saya mengingatnya.

Prof Mahar Mardjono – bekas rektor UI – juga dokter kepresidenan saat itu, mengakui betapa sulitnya menembus Komkamtib untuk meminta obat obatan dan bantuan alat alat kedokteran untuk dipasang di Wisma Yaso. Jangankan obat, lalatpun harus minta ijin untuk bisa memasuki area sangkar emas Bung Karno. Sehingga Guntur Soekarnoputra harus diam diam menyelundupkan kamera photonya untuk memotret ayahnya.
Seorang Soekarno juga diharamkan membaca koran, mendengarkan radio apalagi melihat televisi. Ia dilarang menerima kunjungan bahkan bercakap cakap dengan tukang kebunnya. Ia juga tak boleh jalan jalan di halaman atau taman yang luas disekitar Wisma Yaso, para polisi militer dengan serta merta memintanya untuk kembali ke dalam rumah.
Bung Karno pernah mengeluh, betapa kasarnya perilaku Letkol. Norman Sasono – kelak Pangdam Jakarta Raya – sebagai komandan POMAD ABRI ( Setelah Cakrabirawa dibubarkan ) yang bertugas mengawasi Soekarno.
Kata katanya tidak sopan dan sama sekali tidak menghargai orang tua.
Karantina politik itulah yang membunuh Soekarno. Perlahan lahan dan tragis.
Ibu saya bisa menangis jika menceritakan tentang itu. Suaranya bisa bergetar. Ia tidak bisa menerima pemimpin besarnya disio sio.

grafis1.jpg
Namun sejarah selalu memihak. Lebih dari dongeng. Penguasa orde baru saat ini juga tergolek kesakitan tak berdaya. Bedanya, adalah semua orang tiba tiba sangat concern padanya. Sejumlah alat alat kedokteran canggih didatangkan malam itu juga dari Singapura, ketika kondisinya semakin memburuk. Politisi, ketua partai, mantan pejabat, artis, jenderal, ulama, bergantian menengoknya.
Soeharto tiba tiba menyihir seluruh negeri. Ada yang meminta kesalahannya diampuni, tuntutan hukumnya dicabut, disamping doa doa kesembuhan dari pojok desa Kalitan Solo. Bahkan Presiden republik ini harus meluangkan waktu membuat konperensi pers menjelaskan kronologis kesehatan Soeharto.
Revolusi selalu memakan anak anaknya sendiri, termasuk dua tokoh ini. Soekarno terjebak dalam permainan ‘balancing’ kekuasaan antara komunis , nasionalis dan Islam. Meninggalkan hutang negara 2 milyar dollar yang sebagian besar berupa pembelian persenjataan dan pembangunan gedung dan proyek mercusuar. Menjadikan sebuah Indonesia yang besar di segani.

Soeharto menjadi Machiavelli, sebelum tergusur karena keserakahan. Meninggalkan hutang negara hampir 200 milyar dollar yang sebagian besar lari kepada kroni kroninya. Ironisnya membuat Indonesia menjadi bangsa paria, miskin dan terjajah kembali.
Soeharto sebenarnya kesepian. Hanya seorang prajurit asal Bali bekas anggota paspampres yang kini menemai hidupnya sehari hari.
Ia sesungguhnya berharap orang orang tidak bersusah payah mempertahankan hidupnya. Soeharto tahu semua ini hanya pura pura.
Menjelang akhir hidupnya, Soeharto merasa kekayaan yang melimpah ruah, dan rumahnya yang asri di Cendana hanya sebuah penjara dalam kesendirian. Kekuasaan dalam tingkat tertentu menjadi kesepian. Dalam kesendiriannya, anak anaknya berantakan kehidupan rumahtangganya , serta hujatan dimana mana. Ia justru bisa jadi ingin seperti pendahulunya, cepat cepat meninggalkan dunia yang fana.
Setidaknya dia tidak disio sio. Negeri ini tidak mau kehilangan orang tua itu.

You Might Also Like

97 Comments

  • evi
    January 14, 2008 at 10:54 am

    yeah…kita tunggu saja nanti.

  • funkshit
    January 14, 2008 at 12:15 pm

    kasian juga pak soeharto.. mau mninggal dunia dengan tenang aja susah

  • dewi
    January 14, 2008 at 2:20 pm

    semakin tinggi seseorang, memang akan semakin sendiri dia. hanya saja emang disayangkan perlakuan sejarah yang penuh dnegan manipulasi. btw, ibu saya juga sangat sukarnois. ada foto ganteng bapak itu yang sudah bulukan di rumah.

  • rievees
    January 14, 2008 at 8:20 pm

    “Negeri ini tidak mau kehilangan orang tua itu” -> lebih tepatnya kroni2 nya mas yang ga mau kehilangan ‘tapeng’ nya..

  • max
    January 15, 2008 at 11:34 am

    Soekarno – Soeharto berada di ruang waktu dan dimensi yang berbeda. Yang satu dihina dan dipuja, yang satunya lagi –diam2 ada– yang memuja, tapi lebih banyak yang menghina.

    Saya optimis, suatu saat kita pasti punya bapak bangsa yang sungguh berbeda dengan Bung Karno dan Pak Harto…. Tapi entah kapan, kita hanya bisa menunggu

  • neen
    January 16, 2008 at 2:04 pm

    Benarkah Soharto SAAT INI memang MENIKMATI perlakuan istimewa mulai dari presiden, pemimpin2 tetangga, pers, dokter2 handal hingga petani2 di desa kemusuk????
    Say miris saja jika harus membayangkan Pak Harto menahan sakitnya jauh di dalam sana, di alam tidurnya tanpa bisa mengungkapkannya kepada hiruk pikuk manusia2 disekelilingnya.
    Menurut Emil Salim, mantan menteri di jaman Suharo (dlm acara Indonesia Solution, metro tv), Pak Harto menerapkan pola militeristik dalam menjalankan roda kekuasaannya, beliau menetapkan garis yang jelas antara menteri (dalam istilah pak Harto PEMBANTU PRESIDEN) dengan presiden (majikannya). Menteri hanya membantu, memberi masukan dan segala keputusan ada di tangan Pak Harto. Untuk mengatasi suatu masalah negara, Pak Harto cenderung mengadopsi konsep militeristik, dan mungkin inilah yang membuat Pak Harto banyak dianggap “berdosa”, karena mencapai sebuah tujuan atau targetnya merupakan sebuah keharusan, entah apapun jalan yang ditempuh. Disamping perilakunya yang sayang keluarga dan setia kawannya yang terlampau bablas 😀

  • margatama
    January 17, 2008 at 10:38 am

    itulah hebatnya suharto, disegani lawan maupun kawan,suka atau tdk suka,hampir semua media menyajikan berita ttg kondisi kesehatan pak harto, betapa pak harto masih mempunyai pengaruh yg kuat. Semoga pak harto cepet sembuh dan tak menderita tak terlalu lama lagi.

  • Taufik
    January 18, 2008 at 1:56 pm

    Dear Semua yang memberi komentar tentang Pak Sukarna atau Pak Suharto. semua punya pendapat tentang pemimpin kita yang satu sama lain punya kelibehan dan kekuranganya karena mereka hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan benar.
    Jadi menuruk hemat saya kedua pemipin tersebut perlu kita berikan acungan jempol, karena merekalah yang telah menjadikan negara ini punya utang!!!!!!

  • arian9677
    January 18, 2008 at 2:00 pm

    saya pernah membaca tulisan yang mengatakan bahwa “sejarah memihak” maupun “sejarah itu milik yang menang” itu tidak benar. tapi terus terang saya lupa di mana saya pernah baca itu. ada yang bisa bantu?

  • Fadli Reza
    January 21, 2008 at 7:34 am

    salut kepada Kang Iman yang sudah menulis artikel ini untuk membuka wawasan orang lain.

    saya sendiri sudah muak dengan pemberitaan media yang berlebih tentang suharto. 😡

    Ketika seluruh alat canggih didatangkan untuk si harto, hanya vitamin yang didapat oleh Bapak Sukarno.
    Ketika semua mantan pejabat dalam dan luar negeri bisa menjenguk si harto, Bapak Sukarno hanya bisa bertemu 3 kali seminggu dengan keluarga² beliau 😥

    sungguh IRONIS dan kejam sekali si harto memperlakukan Pendiri Bangsa kita.. 👿

    terlepas akan kebaikan dan kesalahan yang dimiliki oleh Bapak Sukarno, beliau adalah founding father Indonesia yang pantas untuk dihormati.

  • c1p
    January 24, 2008 at 9:34 am

    Soeharto, adalah cerminan dan mewakili jiwa jamannya….

  • Hedwig™
    January 24, 2008 at 9:48 am

    setiap orang ada masanya.
    Mantan Presiden GusDur pun hanya dapat cuci darah di RSCM tanpa pengawalan dan pemberitaan yang ketat 😉

  • reza
    January 27, 2008 at 10:23 am

    saya senang membaca artikel ini.sangat menyenangkan dan menarik.

  • Lamsijan
    January 27, 2008 at 4:26 pm

    Dari semenjak SMP (1977) saya sudah mulai tidak suka dengan SOEHARTO dan GOLKAR,
    Hanya orang yang amat sangat normal yang memujanya.
    Tapi sekarang sungguh terbalik saya, isteri dan anak-anak sangat sering sekalai menunggu kedatangan pak harto penjual bakso keliling di komplex rumah saya . . . . .

  • Elang Jawa
    January 28, 2008 at 10:32 am

    terlepas dari masalah suka atau tidak suka…Soeharto tetap seorang Jendral Besar….Selamat Jalan Jendral…

  • Al Mumpe
    January 28, 2008 at 11:32 am

    Turut berduka cita atas berpulangnya Mantan Presiden RI. HM Soeharto. Semoga amal baiknya selama ini diterima disisi Allah SWT. Mari kita semua berdoa untuk para pahlawan kita yang telah mendahului kita tanpa terkecuali dari Pangeran Diponegoro, Soekarno ataupun Soeharto agar jasa-jasa bagi Republik ini diredhoi oleh Allah SWT dan bermanfaat bagi bangsa ini. Kedepan mari kita perbaiki diri kita dari kesalahan-kesalahan kita yang masih hidup ini, agar Negara kita ini dilindungi oleh Allah SWt. Amiin ya robbal alamin!!!!

  • bayu.an
    January 28, 2008 at 1:29 pm

    semoga kedepan bangsa kita lebih bisa dewasa……….
    maafkan soeharto
    dan lanjutkan kasus hukumnya….kembalikan uang rakyat yang sudah dicuri oleh dia, oleh keluarga dan kroni2nya…

  • ichanx
    January 30, 2008 at 12:45 am

    buat yang bilang “maafin suharto, trus memburu kroninya”, ya sama aja boong kali…. Dengan maafin suharto, i mean misalnya dengan ngasih gelar pahlawan ama dia, sama aja dengan bilang ke kroninya “heh!! elu-elu sama sekali gak berbuat salah untuk negeri ini. perbuatan lo kan legal dan dapet izin resmi dari pahlawan bangsa…. “

  • ndk
    February 20, 2008 at 12:17 pm

    suharto adalah pembangun indonesia terbesar sekaligus perusak terbesar!!!
    semoga negeri ini lekas mendapat pemimpin yang bisa membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.

  • ilyas
    February 25, 2008 at 4:38 pm

    Mari kita bersatu bagaimana bisa keluar dari krisis multidimensi saat ini, song song masa depan, masa lalu sebagai pelajaran yang berharga. saya yakin kalau pejabat INDONESIA lepas dari MENTAL KORUP, negara ini akan makmur rakyat akan sejahterah. saya sudah capek melihat pejabat & anggota dewan hanya bisa Obral janji, masa kampanye janji manis.

  • joyo boyo
    March 7, 2008 at 1:34 am

    SOEHARTO dan SOEKARNO memilii kharisma BAIK dan sama2 OKE
    JANGAN DIPERPANJANG
    SEMUANYA BERJASA !!!!!!!!!!!!!!!

  • paskibra
    March 7, 2008 at 1:35 am

    saya nggak terima Soeharto dijelek-jelekkan, dia orang baik dan sangat santun
    cobalah untuk menerima jasanya, cobalah,…cobalah buka hati

  • arthur
    March 14, 2008 at 12:44 pm

    Btw, apa kita mau mengulang sejarah yg sama, Pak Harto diasingkan trus dibuat susah seperti Pak Soekarno? Saya rasa sih tidak, soalnya sampai kapan kita mau jadi bangsa yang kecil, yg tidak menghargai jasa para Presidennya.

  • eni
    April 1, 2008 at 8:55 am

    Penelusuran dan pencarian tema yg keren banget ney!
    Ju2r saya juga salh satu pengagum para pemimpin Bangsa ini.
    Mereka semua pastilah punya kebaikan, maupun ksalahan.
    namanya juga manusia toh?

    Yah moga ajah kesananya Indonesia mnjdi Bangsa yg lbih baik…
    Amin…
    bangsa yg besar adalah Bangsa yg menghargai Bangasanya sendiri,,,,
    🙂

  • koprilia
    June 1, 2008 at 6:35 pm

    “bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarah” kata soekarno gitu mas..!!!

  • utuh
    July 14, 2008 at 1:48 pm

    SATU AYAT.

    Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan yang menimpa dirimu sendiri melainkan telah tertulis didalam kitab sebelum kami mewujudkannya.
    Sesungguhnya yang demikian itu mudah bagi Allah.
    “alhadid 22”

    Semua telah ditakdirkan di suatu data yang berisi catatan aksi reaksi sempurna. Data yang berisi ilmu pengetahuan yang terus kita coba singkap tabirnya. Mustahil ataupun logis telah ada jawabannya.
    Sample and simple, air yang turun dari langit karena malaikat yang diberi nama mikail diperintahkan untuk menurunkannya ataupun karena kita tahu itu hasil dari penguapan air di bumi ini dan element lainnya yang berkumpul diatas sana kemudian bereaksi menjadi air hujan.
    Maka, jika kita ingin hasil yang kita inginkan hasilnya. Tentunya kita harus berusaha dengan :
    end – pasrah dan ber doa kepada pencipta hasil yang kita inginkan itu ataupun start – tawakkal dan ber aksi dengan kemampuan kita yang ada untuk mendapatkan hasil ciptaan yang diinginkan.
    Ada apa dengan banjir yang yang melanda tempat kita berada yang membuat anda basah kuyup tersiram terendam air. semuanya tidak luput dari pengabulan doa, permintaan kita dengan usaha kita sendiri pada tindakan alam sekitar kita.

    What do you can, with what you have, where you are.

    KITA JADIKAN HARI ESOK LEBIH BAIK DARI BENCANA MASA LAMPAU YANG TAK KITA INGINKAN. “PERJUANGAN DAN DOA”.

  • Osy Nech
    August 15, 2008 at 2:23 am

    BANYAK BELAJAR ..!!!
    1.KLO YG KITA TAHU HANYA SEDIKIT JANGAN TERLALU BANYAK KOMENT, TAR JATUHNYA FITNAH.
    2.JADILAH BANGSA YANG BERSYUKUR..!!!
    3.JADILAH ORANG YANG PEMAAF,APAPUN KESALAHAN ORG ITU DAN BETAPAPUN BERATNYA UTK MEMAAFKAN, KRN MMG MEMAAFKAN ITU HAL YG SULIT! BAGINDA RASULULLAH SAW YG MENGAJARKAN.!
    4.SADARLAH….BHW JADI PEMIMPIN ITU TDK MUDAH,BAHKAN SANGAT BERAT!
    5.ANDA SALUT DAN SIMPATI PADA SOEKARNO,ALLHAMDULILLAH,KRN BELIAU JG BYK JASANYA,SBG PENDIRI BANGSA INI, BEGITU PULA HENDAKNYA SOEHARTO,SBG BPK PEMBANGUNAN YG DIAKUI INTERNASIONAL,BAHKAN BELIAULAH YG MENJADIKAN INDONESIA SBG SLH SATU NEGARA YG DISEGANI.
    – ANDA NGEJELK2IN SOEKARNO…ASTAGHFIRULLAAAAAHHHH!!!!
    – ANDA NGEJELEK2IN SOEHARTO…. EMG LOE GA PUNYA OTAK,KECIL,GA DIPAKE LG,DASAR
    ORG YANG GA TAHU DIUNTUNG,TOLOL,SETAN,OTAK DIDENGKUL! T-I-T-I-T AYAM LOE….!!!

  • Isnan
    August 24, 2008 at 7:11 am

    semoga ini pelajaran penting bagi bangsa indonesia.

  • Agill
    October 6, 2008 at 10:35 pm

    SEMUA ORANG PERNAH MELAKUKAN SALAH, TIDAK ADA ORANG YANG SEMPURNA DI DUNIA INI. SOEHARTO PUN TAK TERLEPAS. BAGI SAYA SOEHARTO ADALAH ORANG YANG GA PERNAH MARAH….!!!WALAUPUN DIA DIKECAM BANYAK ORANG, BANYAK BANGSA, TETAPI DIA TETAP TERSENYUM, DALAM WAFATNYA PUN TETAP TERSENYUM. BANYAK JASA YANG TELAH TERTOREH DI BANGSA INI. ORANG YANG BIJAK, PASTI MENGHARGAI JASA ORANG LAIN. DAN BANGSA INI, HARAP MENGACA PADA MASA LALU. HAI PARA PEMUDA…CAMKAN ITU…!!!!!!!!!!!MOGA DALAM TIDUR ABADIMU KAU SELALU TERSENYUM……AMIENNNN…………………

  • ditania loresarvent
    November 8, 2008 at 9:21 pm

    baguuuus2 fotonya mas…
    kira2 kpn ya aku bisa di foto…??

    keep the good work mas….

  • Chora
    April 24, 2009 at 4:54 pm

    Sebuah bangsa yang tidak bisa melihat sejarah masa lalu. wajar saja sebenarnya karena sejarah negeri ini telah dibelokkan oleh bapak yang kesendirian itu..

  • B l u r
    May 8, 2009 at 9:43 pm

    foto pak harto dengan bu tien sedang bersalaman dengan ibu dr,sardjito saat peresmian rsu dr.sardjito, yogyakarta. asli hitam putih. siapa mau??? sms 0853 280 57 4 58. ku tunggu.

  • Tenz 1589
    May 13, 2009 at 12:09 pm

    SESUNGGUHNYA SETIAP MANUSIA ITU TIDAK LEPAS DARI KEKURANGAN,,,DAN SETIAP YANG BERLEBIH YANG KITA MILIKI JUGA MEMPUNYAI KEKURANGANNYA.Jangankan kita,bak pepatah tak ada gading yang tak retak…..
    ap yang telah diperbuat seseoRANG DEMI BANYAK ORANG MERUPAKAN SUATU KEBERSAMAAN YANG TAK KITASADARI BAHWA SESUNGGUHNYA ORANG ITU MENGINGNKAN KITA JUGA BISA MERASKAN RASA SENANG YANG BELIAU BERIKAN WALAU KALIAN SELALU MENGHUJAMNYA DENGAN SEGALA PERIHAL YANG MEMBUAT BELIAU TERHENYAK DALAM KEKALUTAN YANG BELIAU HADAPI SENDIRI.
    SOEHARTO, ADALAH BAPAK BANGSA YANG TAK TERKIRA JASANYA..
    WALAU BANYAK GUNJINGAN YANG KALIAN LEMPARKAN PADANYA,IA TETAP MENGANGGAP KALIAN ADALAH MASYARAKAT YANG MESTI DIA GENGGAM DENGAN 10 JARI TANGAN YANG IA MILIKI…
    BAYANGKAN AJA 32 TAON CUYYYYYY…….
    SP YANG BISA MELEWATI DAN MENGEMBAN SEGALANYA…..
    HARGAILAH SEMUANYA…
    PAK SOEHARTO JUGA MANUSIA SEPERTI KALIAN!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  • farid
    September 6, 2009 at 5:28 am

    Kalo cuma mengumpat mencaci itu mudah. Sekarang buktikan generasi muda bisa apa….? Nggak usah caci maki segala. Apapun presiden Soeharto pernah berjaya dan sangat dicintai serta dihormati…..! Ayo…………….putra-putra pak harto……. Torehkan lagi tintah emas di republik ini

  • arief
    January 5, 2010 at 7:58 am

    tugas kita sekarang adalah :
    1. beres beres apa apa yang udah jadi berantakan di negara ini,
    2. jadi bangsa yang berani menghadapi masa depan dan berani untuk tidak melupakan masa lalu
    3. bangun indonesia ini mulai dari sabang sampai meroke, kita semua punya peran, asal kita yakin

  • panca holic
    June 9, 2010 at 3:55 pm

    hey kalian semua tidak terima soeharto dijelek”an , bagaimana dengan soekarno? dia seorang proklamator yang berjuang keras memerdekakan INDONESIA yang kalian injak tanahnya sekarang. dia dengan tabahnya menerima hukuman yang bukan kesalahannya karena si soeharto yang menjebaknya, coba kalian pikir sejenak ,jika kalian telah berjuang keras memerdekakan suatu bangsa dan pada akhirnya kalian hanya mendapat siksaan fisik dan nonfisik apa rela kalian,??
    seorang bapak proklamator di asingkan ke sebuah wisma dengan peralatan sederhana tanpa dokter ahli dan obat”an yang sederhana dan tempat yang kotor, apakah menurut kalian pantas ??tapi soekarno berhati besar dengan tabahnya ia menjalani’a, coba soeharto , rumah sakit oke,peralatan from singapura,dokter berpengalaman, bandingkan dengan soekarno dia pernah dirawat oleh dokter hewan!
    lagipula soekarnolah yg sebenarnya membangun indonesia, dia menantang seluruh negara” maju dengan berkata GO TO HELL WITH YOUR AID dan indonesia pun disegani oleh negara” barat karena soekarno menggunakan konsep BERDIRI DI ATAS KAKI SENDIRI!!
    beda dengan soeharto yang hanya membebankan hutang negara hingga 200 MILYAR DOLLAR!!!

    coba pikirkan itu sejenak ,mana yg salah dan yang benar!!

  • fakta nyata
    August 18, 2010 at 1:29 pm

    presiden soeharti , amat lah terkenal baiknya. umapanya merebut kekuasaan Presiden soekarno, melakukan pembantaiaan yg sangat binatang. kemudian membangun indonesia hanya dr bagian luar (artinya dalam segi pendidikan, tehnologi,pengaruh dan kedudukan indonesia terhadap dunia tidak ada sama sekali).melakukan korupsi. wah pak soeharti hebat deh sifat binatangnya. apa itu gelar bapak pembangunan? omong kosong. sebab hampir semua orang pandai indonesia di tahun 66 keatas di cap pki, di bantai, di siksa. makanya soeharto itu mati sengsara. karma………..dari Tuhan.

  • orbaSHIT
    August 23, 2010 at 9:22 am

    sedikit nyumbang “prestasi” s’HARTO:
    1. pra GESTOK 1965 adam malik mendapat info dari CIA bahwa waktu untuk bung karno sudah habis, adam malik melakukan gerilya politik untuk mencari celah menjatuhkan BK dia bersama “barkley mafia” balik ke indonesia secara diam2x dan menjalin link dengan “perwira2x AD yang anti commie”
    2. melalui beberapa “channel” akademisi (itb,unpad,ui) mereka menyusun rencana demo mahasiswa besar2x an dengan tujuan mengalihkan perhatian terhadap “creeping coup d’etat”
    3. suharto+ali murtopo++ melakukan manuver dengan cara memanfaatkan issue dewan jenderal dan angkatan ke v, membunuh jenderal2x anti commie tapi loyal terhadap BK dan memainkan kartu as “blame game” ke PKI
    4. menghembuskan propaganda mengerikan di koran2x pro AD bahwa ada mutilasi terhadap para jenderal dus…mengirim perwira2x intel ke JATENG,JATIM dan BALI untuk menghasut massa melalukan tindakan biadap (didampingi oleh RPKAD tentu dengan algojonya sarwo edhie)
    5. normalisasi hubungan diplomatik dengan MALINGSIA (berat sebelah tentunya), meneken kerjasama dengan korporasi INTERNASIONAL untuk menggelontorkan pinjaman “lunak”dan konsesi penghancuran kekayaan alam indonesia secara masif (kita liat “buahnya” skarang2x ini)
    6. membuat “mesin politik” GOLKAR sebagai legitimasi “demokrasi”, sensor ketat media massa, pembangunan yang “seimbang” dengan cara mengeruk kekayaan alam daerah dan membanjiri “pusat” dengan “icon2x” palsu kesejahteraan
    7. di nobatkan sebagai “bapak pembangunan” looool…, kontrol militer (AD) terhadap seluruh lapisan masyarakat..birokarasi yang “ketat dan terarah”
    8. swasembada *cough* pangan eh salah BERAS …dengan cara subsidi gila2x an dengan cara metransfer hutang luar negeri menjadi APBN (subsidi di segala bidang namun tanpa didasari perhitungan bahwa dalam jangka panjang ongkos sosial+ekonomi akan berlipat lipat)
    9. well the “achievement” will be looong to write in here so i guess anybody could care to add it rofl…

  • Putra Sang Fajar
    August 31, 2010 at 7:16 pm

    Next PEMILU, cari Presiden sekaliber SOEKARNO, HARGA MATII!!
    Cuma di masa Presiden SOEKARNO, Indonesia di hargai oleh bangsa lain, siapa yg pernah menggemparkan sidang PBB, SOEKARNO, siapa yg bikin USA ketar-ketir sampe perlu nugasin CIA utk nyingkirkan SOEKARNO, ya cuma Presiden SOEKARNO, INDONESIA = SOEKARNO, SOEKARNO = INDONESIA, SOEHARTO = KORUPSI, KORUPSI = SOEHARTO, betul gak? sorry kalo salah…tapi itu yg dipikiran gue…

  • nendi
    September 5, 2010 at 9:43 pm

    suharto iblis brkedok malaikat,……pak karno mnusia yg mncoba mnjadi mlaikat….hidup pak karno,matilah suharto….merdeka,psaN bwt esby…..ganyang aj tu malaysia….ap yg kau takutkan…ak brsedia jd relawan……aku cinta indonesia

  • Erick Elrois
    September 18, 2010 at 1:21 pm

    Tuhan memang adil orang jahat akan dpt ganjarannya

  • Bobby man
    January 12, 2011 at 12:49 am

    Tak ada manusia yang sempurna,katanya jaman reformasi,mana buktinya,lebih baik dan lebih bermartabat negara kita di mata dunia di jamannya almrhum soeharato tercinta,kakek dan ibu saya bilang soeharto itu lebih baik dari presiden sebelum atau sesudahnya.semoga beliu selamat dalam kubur.

  • orbaSHIT
    January 12, 2011 at 3:59 pm

    @Bobby man sekedar pencerahan gan jaman ORBA semua informasi difilter, yang nyampe ke rakyat cuman yang baek2x doang kagak percaya cari di google “kelaparan dijaman orde baru” atau “tidak efesiennya ekonomi orde baru” atau “pembunuhan aktifis buruh marsinah”pasti agan akan terguncyang 🙂 tapi kalo keluarga agan termasuk oligarkhi KKN nye si mbah seeh yah tau sama tau deh 😛

  • kasino
    October 9, 2011 at 10:00 am

    yang ku tau dan kurasakan dari keluaga petani……
    akoe dan keluargakoe merasa AMAN, NYAMAN, TENTRAM DAN BAHAGIA di era JENDRAL BESAR SOEHARTO…..
    gak nyangka listrik bs msk desaku klo gak progran beliau

  • radityo
    November 28, 2011 at 8:49 pm

    yang mengenaskan adalah menurut survei baru-baru ini rakyat menginginkan pemerintahan kembali seperti zaman Soeharto, dimana semua harga barang murah, sembako murah, bensin murah dsb…

  • orbaSHIT
    November 30, 2011 at 2:11 pm

    @radityo,…hari gini percaya SURVEI? OMFG!,hasil survei hanya untuk menggiring opini dan pembenaran terhadap topik yg disurvei gan…

  • sandy
    May 25, 2015 at 12:51 pm

    GO TO HELL SOEHARTO……Amin.

1 2

Leave a Reply

*