15 September 2008

Nasionalisme sampai Ratu Adil

Posted by iman under: 100 Tahun Kebangkitan Nasional; BERBANGSA; REFLEKSI; SEJARAH .

Jauh ratusan tahun sebelum para founding father bangsa kita berbicara tentang nasionalisme. Raja Kartanegara dari Singasari telah membuktikan tanpa banyak bicara, dengan memotong kuping Meng Chi – utusan Kaisar Kubilai Khan dari Dinasti Mongol – dan mengusirnya pergi. Jelas jelas ia tidak mau tunduk pada permintaan maharaja dari Asia tengah. Singasari adalah negara berdaulat dan tidak mau memberi upeti kepada bangsa asing.
Tindakan ini membangkitkan kemarahan Kubilai Khan. Ia mengutus Shih-pi, Ike Messe dan Kau Hsing memimpin armada 1000 kapal dan tentara sebanyak 20.000 orang untuk menekan Jawa. Armada mereka yang gagah, memenuhi pelabuhan Tuban, tidak membuat gentar Raden Wijaya. Lagi lagi mereka tertipu oleh muslihat pangeran jawa ini, membantu menggulingkan Raja Jayakatwang dari Kediri.

Di tengah pesta pora kemenangan, pasukan Raden Wijaya membantai tentara mongol dan Cina. Ribuan tentara mongol tewas, dan tidak sedikit ditawan atau memutuskan sukarela tinggal di tanah Jawa. Daripada menempuh pelayaran yang keras dan berbahaya ke tanah Tiongkok.
Sejarah ini menunjukan bahwa nusantara adalah bangsa yang besar dan juga pintar. Majapahit menguasai perdagangan dan martim kepulauan nusantara bahkan sampai merambah ke tanah melayu, siam, karena pintar menggunakan komunitas Cina – Mongol yang tertinggal. Mereka adalah pelaut pelaut, nakhoda yang hapal rute rute pelayaran di Asia tenggara.

Itu dulu. Seberapa penting nasionalisme itu. Apakah hanya diukur dengan jumlah saham mayoritas Indosat yang dikuasai asing, atau reog ponorogo yang mati matian dipertahankan dari klaim Malaysia ?
Kita mempertahankan Industri baja Krakatu Steel dari caplokan konglomerat baja dunia, asal India, Laksmi Mittal , yang memulai bisnisnya dari sebuah pabrik baja kecil di Sidoarjo tahun 70an. Padahal kita tahu betapa carut marut dan tidak efisiennya pengelolaan di perusahaan plat merah itu. Sementara negara kecil Luxembourg di Eropa tengah, kehilangan kebanggan ketika perusahaan nasionalnya Arcelor di akuisisi oleh Mittal . Namun disatu sisi menerima pemasukan hampir 1 milyar dollar setahun dari keuntungan perusahaan baja dunia itu.

Kesakralan nasionalisme menjadi bahan ejekan karena justru semakin kita mengepalkan tangan kebanggaan nasional, justru semakin terlihat bodoh. Lebih bodoh lagi, sudah dikuasai asing tetapi justru tidak memberikan manfaat atau keuntungan kepada rakyatnya.
Ini mungkin karena kita sudah terlalu malas untuk bernegoisasi. Belajar transfer of knowledge dari bangsa asing. Selalu ada take and give. Tidak melulu dilihat dari sisi nasionalisme yang kerdil.
Jika sekarang arus globalisasi menyerbu industri film di Indonesia. Banyak sutradara asing – layar lebar, iklan, sinetron – membuat film di Indonesia. Padahal mereka hampir tidak bisa berbahasa atau mengerti budaya lokal. Apakah kita serta merta tidak menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Jawabannya relatif. Tapi yang jelas kita bisa belajar dari profesionalisme dan etos disiplin yang mereka miliki.

Korea justru membangkitkan nasionalisme lewat olahraga bulutangkisnya dengan belajar pada pelatih asal Bandung, Olih Solichin awal tahun 80an. Saat itu kita sudah malang melintang di All England dan Piala Thomas.
Sekarang gantian kita yang ngos ngosan mengejar bangsa Korea di lapangan bulutangkis.

Menakjubkan, Pramudya Ananta Toer bisa menelusuri surat negarawan India, Jawahral Nehru kepada puterinya Indira Gandhi. Dalam Glimpses of World History ia mengakui “ Sesungguhnya ekspedisi Tiongkok justru membuat kemaharajaan Jawa ( Majapahit ) menjadi besar. Karena mereka belajar membuat senjata api yang mendatangkan kemenangan berturut turut pada Majapaphit “.
Jadi sejarah – dan diakui oleh bangsa lain – kalau dari dulu kita memang sudah pintar dan mau belajar dari bangsa asing untuk membuat nasionalisme kita berdiri megah. Gagah perkasa.

Tak ada yang salah dengan nasionalisme, karena urat urat nadi itu yang mempersatukan bangsa kita. Yang salah karena kita tak pernah memupuknya membuat menjadi besar, dengan jalan apapun. Ketika Bung Karno dan Bung Hatta dituduh sebagai kolaborator Jepang, ia mengatakan, ‘ dengan setanpun saya akan bekerja sama asal bisa membawa Indonesia merdeka ‘.
Kalau dulu nasionalisme dibutuhkan untuk meruntuhkan imperaliasme dan kolonialisme, kini nasionalisme dibutuhkan untuk memakmurkan rakyatnya sendiri.

Walhasil nasionalisme hanya ditemui dalam jargon jargon kampanye parpol atau iklan iklan layanan masyarakat. Diam diam kita merindukan kemandirian diatas kaki sendiri , sehingga mudah tertipu oleh bungkus bungkus kebesaran semu. Blue Energy sampai padi ajaib yang bisa panen 3 kali dalam satu batang.
Sampai kapan kita harus menunggu hari baik itu, Kedatangan sang Ratu adil ?
Sang Ratu yang bukan tinggal glanggang colong playu . Menyerah, meninggalkan terbenam lumpur di tanah tarik Sidoarjo. Ditanah yang sama ketika Raden Wijaya dan Laksmi Mittal membangun dinasti kebesarannya.

76 Comments so far...

Ray Says:

16 September 2008 at 12:50 am.

Ahhh.. aku merasa tertusuk dan terajam menjadi berkeping keping membacanya.
Tapi biarlah, akan kubuktikan bahwa aku cinta tanah air dan bangsa ini. Tentunya dengan caraku sendiri.

Dan Nabi Muhammad SAW pun bernah bersabda, belajarlah meski harus sampai ke negeri china.

Kita tentu akan sangat malu dan tak mau kalo sampai negeri ini hancur, dijajah mentah mentah oleh oranglain tanpa kita sadari.

Mari mas, kita bangun semangat ini.

Hedi Says:

16 September 2008 at 2:59 am.

nasionalisme kini disembunyikan di balik perut dan hawa nafsu manusia Indonesia

Anang Says:

16 September 2008 at 3:23 am.

ratu adil belum dateng pak, yg udah dateng baru ratu atut di banten wkwkwk….

nasionalisme inilah yg membangkitkan semangat kemerdekaan jaman dulu, sekarang nasionalisme hanyalah bahan pelajaran pspb.. eh sejarah ding… hihi… yg ada kan partaisme, individualisme, dll

Anang Says:

16 September 2008 at 3:25 am.

nambah super OOT, ternyata yg ada skrg ratu ngebor, ratu kopdar, ratu grup musik, ratu apa lagi ya :”>

omoshiroi_ Says:

16 September 2008 at 3:56 am.

nasionalisme,tidak cukup hanya sebuah identitas,namun sepaket dengan tujuan dan kemanfaatan yang ingin dicapai..jika hanya identitas belaka,nasionalisme itu belum sempurna..begitu pun sebaliknya..

+salam3jari+

Epat Says:

16 September 2008 at 5:40 am.

Ada loh mas seseorang yang gencar mengiklankan diri untuk jadi orang nomer satu itu, namun saat diisengin oleh salah satu acr televisi saat ditanya pancasila secara mendadak dianya enggak hapal :-D

ngodod Says:

16 September 2008 at 6:27 am.

nasionalisme sempit hanya akan mengerdilkan. nasionalisme yang cerdas akan membuat kita semakin besar. namun yang terjadi sekarang, yang banyak malah politikus dan pemimpin yang suka pake egrang dan pake kacamata kuda. argh…

silly Says:

16 September 2008 at 7:04 am.

Sampai saat ini, detik ini, saya merasa belum ada satupun sosok dinegri ini yang layak disebut “Ratu Adil”. Bahkan SBY yang dulunya saya pikir bakalan membawa bangsa ini kepada kesejahteraan dan kemakmuran, justru malah membuat rakyat semakin menderita dan miskin, daya beli menurun dan harga2 melonjak. Pertamina yang katanya tidak akan naik, oh juga tetap menaikkan harga gas, dsb. Masih banyak kebijakannya yang kurang membela kepentingan rakyat kecil.

Saya sebetulnya mendambakan seorang calon pemimpin wanita… katakanlah yang punya kharisma cinta seperti Hillary… dan punya kecerdasan dan aura seperti Sarah Palin (ini salah satu artikel yg saya tulis kemarin tapi hilang karna bugs sialan itu). Rasanya Indonesia akan benar2 sejahtera…

Tapi sepertinya belum ada perempuan yang punya power didalam dirinya, at least yg mirip2 dgn salah satu dari kedua org itu.

Kalaupun pada akhirnya SBY lagi yang akan menjadi pilihan terakhir kita… well, at least, He is the Best from the Bad. :D

Yoyo Says:

16 September 2008 at 7:10 am.

Nasionalisme yang tersisa hanyalah kalau team nasional sepakbola atau team bulutangkis kita sedang tournament, baru terasa…….inilah Indonesiaku !

mantan kyai Says:

16 September 2008 at 7:12 am.

nambahin OOT: orang tuban memang huebattttt …. *kaburrr*

evi Says:

16 September 2008 at 7:21 am.

Mas…mas…. dulu nilai sejarahnya berapa? apal banget! hehehe…. :)

danalingga Says:

16 September 2008 at 7:40 am.

Saat ini kelihatannya nasionalisme hanya sekedar menjadi penutup borok.

DLF Says:

16 September 2008 at 7:45 am.

Jiwa nasionalisme bangsa kita memang semakin pudar, mas..
Liat aja daftar antrian BUMN yang mau diprivitasasi. Untungnya pemerintahan SBY tidak ‘senekat’ pemerintahan Mega yg main ‘jual’ kepemilikan sahamnya di BUMN hanya demi mengejar reputasi belaka agar ‘mendapat rapor’ yg bagus di mata masyarakat. Tentunya dengan dalih “berhasil menambah cadangan devisa negara”… Yg vital aja mo dikuasai asing, bagaimana dengan sektor yg non vital?? Bisa-bisa rakyat terabaikan.. Hiks..hiks..

iway Says:

16 September 2008 at 8:04 am.

sisi yang lain dari nasionalisme, makasih mas

bangsari Says:

16 September 2008 at 8:10 am.

jadi ingat pidato bung karno: “…Malaysia adalaha negara tanpa konsepsi. Indonesia memberikan konsepsi-konsepsi pada dunia…”

tapi sekarang sepertinya… ah, sudahlah…

contradictiveminds Says:

16 September 2008 at 8:28 am.

Menurut saya, mungkin dongeng akan kemenangan yang gegap gempita, kecerdikan serta sifat dasar orang Indonesia -pemalas- yang membuat kita seperti kehilangan identitas sebagaimana terasa saat ini.

Bagi saya, sejarah adalah sejarah, dan tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenaran dan akurasinya, karena sejarah, selalu ditulis oleh sang pemenang.

Ratu Adil tidak akan datang, dan tidak sepantasnya kita menunggu.

Pernahkah terpikir oleh kita, bahwa sebenarnya kita mampu menjadi “Ratu Adil” itu? masing-masing individu dari kita bisa menjadi bagian dari “Ratu Adil”? tanpa harus berpangku tangan menunggu “Ratu Adil”? bagaimana kalau “Ratu Adil” itu hanya jargon? jargon yang diletakkan oleh penjajah kita, yang secara tidak sengaja tertanam di pendahulu kita, dan terteruskan sampai dengan saat ini? Bagaimana kalau “Ratu Adil” justru adalah pelemah bangsa kita? yang membuat kita terus menunggu akan datangnya dia?

Bagi saya, sejarah adalah sejarah.

Bagaimana kita penerus bangsa membuat bangsa ini kembali berani. Bila perlu, dengan keringat dan tangan saya sendiri. Pergumulan yang saya tau tidak akan saya menangkan. namun, bagi saya, demi Indonesia, saya siap untuk tersungkur paling depan. dan menjadi contoh untuk yang dibelakang, bagaimana mereka menyungkurkan saya, sehingga mereka tidak tersungkur seperti saya.

Bagi saya, bagaimana membuat bangsa ini menjadi pintar. Bila perlu dengan pikiran dan perbuatan sendiri. pergumulan yang tidak akan saya menangkan. namun, bagi saya, demi Indonesia, saya siap untuk diteriaki bodoh paling depan, dan menjadi contoh untuk yang dibelakang, kenapa mereka meneriaki saya bodoh, agar mereka tidak menjadi sebodoh saya.

Ratu Adil? isapan jempol!

Nasionalis? ACUNGAN JEMPOL!

Rystiono Says:

16 September 2008 at 10:20 am.

Menurut pak Iman…gimana bisa membuat diri kita jadi nasionalis? Bukankah semua bisa dimulai dari individu masing-masing?

manusiasuper Says:

16 September 2008 at 10:35 am.

“Saya manusiasuper, membawa pesan dari blogger Indonesia, mari bersama saya membangun indonesia yang lebih baik…”

*Kerasukan calon presiden di iklan tipi*

kenny Says:

16 September 2008 at 10:49 am.

mas iman klo cerita ttg sejarah enak, gampang masuk, coba klo dulu guruku ke’ mas iman gak bakalan remidi terus :D

Gempur Says:

16 September 2008 at 12:57 pm.

Banyak yang menjual mimpi seperti sinetron-sinetron mas! Jangan-jangan panjenengan juga bikin iklan yang jual mimpi pula????!!!

*kabuuuuuuuuuuuuuuuuurrrr…. takut dilempar kamera*
hehehehehe

Setiaji Says:

16 September 2008 at 1:28 pm.

Sudah saatnya kita melupakan angan-angan mengharapkan Ratu Adil datang. Saatnya kita melupakan ketidakmampuan para pengendali pemerintahan ini. Saatnya kita sendiri yang harus merenung dan bertindak untuk sebuah karya nyata yang mungkin saja ‘hanya’ berguna untuk keluarga dan lingkungan terdekat kita. Buat saya itu lebih baik daripada melamun dan selalu berharap ‘keajaiban’ akan datang untuk mengangkat bangsa ini menjadi apa yg kita harapkan bersama.

klan wijaya Says:

16 September 2008 at 2:08 pm.

OOT mas. To aLe, raden.wijaya.web.id masih kosong ga?:D

Seagate karuniaw Says:

16 September 2008 at 2:56 pm.

“ Sesungguhnya ekspedisi Tiongkok justru membuat kemaharajaan Jawa ( Majapahit ) menjadi besar. Karena mereka belajar membuat senjata api yang mendatangkan kemenangan berturut turut pada Majapaphit “.

wahhh…gak da dasarnya nih…mana buktinya????

Iman Says:

16 September 2008 at 3:05 pm.

seagate karuniaw,
Saya juga nggak minta bukti ke Pramudya ketika ia menulis ini kok…Lagian di blog kok diminta bukti he he…Kata orang bijak penulisan diblog bukan masalah benar atau salah,tapi orang yang membacanya percaya atau tidak. Anda percaya ?

afwan auliyar Says:

16 September 2008 at 3:45 pm.

sebuah harapn tentunya mash ada ….
tinggal sekarang pemuda yg akan menggantikan generasi mendatang spt apa !?!?!
semoga saJA… jargon nasionalisme tidak hanya manis dimulut saja … :D

edratna Says:

16 September 2008 at 4:37 pm.

Saya malah berpikir, bahwa kekuatan blogger sangat besar untuk mendorong dan menumbuhkan nasionalisme…
Sebetulnya adanya orang asing, hendaknya membuat kita makin tertantang dan belajar dari mereka…. coopetition (Coordination and competition)……tak selalu yang berkolaborasi jelek, jika dapat mengambil manfaatnya.

Donny Verdian Says:

16 September 2008 at 6:43 pm.

Membaca tulisan ini, apalagi sesudah menyimak berita memedihkan betapa orang bisa saling injak gara-gara uang 20 ribu membuat saya berdebar-debar.

Bangsa kita adalah memang bangsa yang hebat dan besar, tapi tanpa negara yang bagus?
Ah sudahlah…

Robert Manurung Says:

16 September 2008 at 7:17 pm.

Glimpses of World History (Terjemahan Indonesia : Lintasan Sejarah Dunia), itu buku yang dahsyat; namun sekaligus pula menggambarkan bagaimana Jawharlal mempersiapkan Indira (mainan mataku) jadi pemimpin dan negarawan; semenjak masih gadis ingusan.

Terima kasih sudah mengingatkan, jadinya aku pengin cari buku lawasku itu ada di mana gerangan sekarang.

Btw “glimpse” mengenai nasionalisme yang Anda tulis ini sangat “seksi”. Aktual dan menohok.

paman tyo Says:

16 September 2008 at 8:27 pm.

mesianisme memang bisa melenakan ketika kita dibuai kepasrahan.

negosiasi? saya kurang tahu duduk perkaranya, tapi beberapa orang menyebut ibnu sutowo sebagai negosiator ulung (pada zamannya).

lantas nasionalisme hari ini yang kayak apa? yah orang2 yang selama masih warga indonesia masih mau meperbaiki sesuatu yang dari yang kecil agar jika membesar menjadi maslahat bagi orang banyak. seperti bikin jalan setapak itulah, kalo banyak yang melalui kan akhirnya jadi jalan raya…

bagaimana kalo seseorang tak pernah puas dengan indonesia lantas beremigrasi ke jiran atau lainnya? saya tidak menyebutnya sebagai bukan nasionalis. hak setiap individu untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

genthokelir Says:

16 September 2008 at 11:04 pm.

salut
membaca postingan Mas Iman saya menjadi tersadar bahwa selama ini nasional dalam pengartian saya masih jauh dan melenceng ,seperti fenomena yang terpampang,nasionalisme selama ini semu dan sekedar menatap bendera menenteng cerita sejarah yang tak saya mengerti sementara yang kongkrit sebagai nasionalisme saya masih terkabur karena kedunguan saya
mungkin tak banyak memang yang memaknai yang tertulis oleh mas iman namun saya tak belajar dari sini
Terima kasih Salam penuh Hormat

aditya sani Says:

16 September 2008 at 11:41 pm.

apik tenan mas..:D
gmana ya negaranya ini mas ya, tidak bermasalah sebenernya.. manusianya yang mau makmur sendiri-sendiri mungkin yang bermasalah..betul kata kang hedi, nasionalismenya bersembunyi dibalik perut dan hawa nafsunya manusia Indonesia..

mbah gundul Says:

17 September 2008 at 5:02 am.

ratu adilnya seseronok ratu felisha gak yah ??? maun doung :D

ershad Says:

17 September 2008 at 9:38 am.

nasionalisme adalah salah satu karya terbesar bung karno. seperti apa yang telah saya baca dalam buku dibawah bendera revolusi, konsep nasionalisme lah yang membuat pergerakan menjadi satu, timbul rasa persatuan.
namun sekarang, sepertinya rasa nasionalisme itu telah pudar. bangsa ini telah kehilangan jiwanya, banyak sekali intervensi dari pihak asik, entah itu barat ataupun timur.

sapimoto Says:

17 September 2008 at 10:07 am.

Mulai dari diri sendiri untuk belajar apapun, yang bermanfaat tentunya, natinya mungkin bsia berguna bagi negara ini.
Ah, saya hanya bisa ngomong, untuk belajar tetap aja rasanya berat….
Potonya keren, Pasir Gunung Bromo…

andrias ekoyuono Says:

17 September 2008 at 2:39 pm.

Selalu ada perpaduan kepentingan dalam negosiasi. Tapi saya kok merasa bangsa ini selalu kalah dalam negosiasi pengelolaan kekayaan alam, sepertinya kita sebagai pemilik malah tidak berani berkata “take it or leave it”

Indah Sitepu Says:

17 September 2008 at 3:10 pm.

beberapa hari yang lalu nonton tv sambil setengah tidur..

ditanyakan si reporter kepada seorang pemimpin partai yang iklannya yang santer di tv belakangan ini.

“Pak.. apakah iklan itu untuk meningkatkan popolaritas bapak sebagai calon presiden nantinya?”

Jawab si bapak itu ” ohh tidak, itu hanya mengajak bangsa Indonesia untuk lebih nasionalis, dan mencintai bangsa inibla..bla..bla….”

huueeekkk cuuiihhhhh saya langsung ganti saluran tv, mo muntah, jijikkkkkkk dengernya..

Gimana mau mimpin bangsa ini, belum apa2 udah ga jujur….. aarhhhhggggg gemes buanget…

sok ngajak nasionalis, padahal hanya untuk kepentingan politik ato pribadinya

Tyas Says:

17 September 2008 at 5:25 pm.

hmmmm menurut saya si kita bisa membangun nasionalisme kita dan juga bangsa kita salah satunya dengan belajar pada sejarah…

tapi…berapa banyak si manusia indonesia kita sekarang, terutama generasi muda, yang benar2 mau untuk belajar pada sejarah bangsa ini??

zen Says:

17 September 2008 at 11:04 pm.

Kalo liat cara Gajah Mada menyempurnakan janji palapa-nya, ya…. Majapahit itu sebenarnya bentuk arkaik dari Nekolim. Pasukan berlabel Operasi Seroja yang menganeksasi Timor itu kurang lebih samalah dg serdadu berlabel Jaladi Mantry-nya Gajah Mada. Bagi Pajajaran, misalnya, Majapahit pastilah bukan pemersatu :P

Tapi, panjenengan benar, nasionalisme memang tak sepenuhnya salah. Ia pernah berjasa besar mempersatukan, kendati –dalam kasus yang berbeda dan jaman yg berbeda– ideologi nasionalisme banyak juga yg berlumuran darah. Pertanyaannya: Nasionalisme model mana lagi yg masih mungkin untuk kita kembangkan?

Postingan Mas Iman berikutnya, mungkin, akan memberikan jawaban!

*menunggu….*

iman Says:

17 September 2008 at 11:46 pm.

Menarik sekali tantangan zen,..
nasionalisme model mana yang kita kembangkan..
* menyiapkan

Lance Says:

18 September 2008 at 3:34 am.

nasionalisme konon seharga uang di dompetmu
ya khann

shelly Says:

18 September 2008 at 8:53 am.

salam kenal,
really good blog

^_^

ari Says:

18 September 2008 at 10:29 am.

Mas, salut sama blog-nya. Gak tau mau bilang apa.. mungking cuma “terima kasih”

RMY Says:

18 September 2008 at 1:45 pm.

lagi lagi nyeri di hati kalo berbicara tentang Nasionalisme di Indonesia kita ini….
kalo baca Tulisan Mas Iman, rasanya terbakar hati ini..
kok para pemimpin gak bisa “terketuk´´ sewaktu membaca atau melihat berita tentang apa yang terjadi di Negara kita ini dan Negara lain..
kita sudah ketinggalannn jauhhhh, sudah terpurukkk jauhhh..
:(

ario saja Says:

18 September 2008 at 7:29 pm.

iya… jadi ingat, dulu katanya Jepang sepak bolanya ga kaya sekarang… karena nasionalisme yang kuat dan gak pernah menyerah akhirnya sekarang bener2 menggegerkan dunia. Kapan kita bisa mencontoh (yang baik) dari mereka

kyai slamet Says:

22 September 2008 at 1:16 am.

masih banyak yang percaya akan munculnya sang ratu adil….
mungkin sang ratu kini sedang menyamar sebagai blogger:D

arifudin Says:

24 September 2008 at 10:31 am.

wow aku suka motonya tuch

azwar Says:

24 September 2008 at 4:13 pm.

salam kenal mas iman … tulisan2nya membuka mata hati saya untuk melihat lg sejarah bangsa yang terkoyak. mas referensi2 tulisannya mantap banget neee…

BloGendeng Says:

25 September 2008 at 10:10 am.

Jadi inget-inget pelajaran sejarah waktu sekolah dulu. Refresh nih,mas biarpun sedikit bingung.
Bingung karena dulu suka nggak dengerin guru dan belajar sejarah dengan baik hehe..
Btw ntar aku baca lagi postingan ini. Masih mumet karena dalem nilai historisnya. Pulang rumah dulu,mas..hehe

Tato Says:

3 October 2008 at 7:10 am.

ratu adil sudah datang sejak awal masehi, yaitu Yesus Kristus, yang akan memerintah dalam hati kita dengan damai, hati masyarakat indonesia sebenarnya sudah dirasuki DIA, tetapi tidak secara penuh, karena mengeraskan hati dan menyangkal dengan mulutnya. mau bukti? pertama, kita cinta hidup berdamai dengan siapapun dan apapun latar belakangnya dan terus berusaha mempertahankannya, kedua kita mau dan terus berusaha mengampuni semua kesalahan orang lain, kita hidup saling hormat-menghormati dan tanpa keinginan sedikitpun untuk menciptakan kekerasan, kita sama-sama membulatkan tekad untuk damai dan menebarkannya dengan kasih, kita sama-sama menyuarakan stop untuk narkoba, kemerosotan moral, ketidakadilan, penganiyaan, diskriminasi dan gejala sosial buruk lainnya. maka mulai sekarang biarlah Ia memerintah dalam hati kita, dan jangan keraskan hati kita, biarkan Ia mengajarkan kita, dan kita siap menerima berkat dan anugrahnya! semoga TUHAN memberkati. amin

Seth Says:

18 October 2008 at 1:12 pm.

Nasionalisme adalah api dalam jiwa yang tidak akan pernah hilang, muncul saat sebuah bangsa dibangun, berkembang saat sebuah bangsa tumbuh, meredup saat bangsa itu hancur. Tapi ia akan bangkit kembali pada bangsa baru yang memiliki akar leluhur yang sama. Beruntunglah bagi para nasionalis karena tidak akan pernah menyesal di lahirkan di Indonesia dan dengan rasa nasionalisnya dapat membuat Indonesia lebih baik.
Waktu terus berlalu, dunia berkembang dengan pesat, bangsa-bangsa lain telah maju, tidak ada waktu menunggu ratu adil! Buat Indonesia jaya sekarang juga!

“Ingin menjadi ultranasionalis dan menunjukan pada dunia bahwa Indonesia masih ada”

coretanpojok.blogpsot Says:

27 October 2008 at 10:18 pm.

gabung ke coretanpojok.blogspot.com

laranti Says:

7 November 2008 at 7:52 am.

Nasionalisme tidak lekang dimakan usia en jaman, betul itu, seratus. Pertanyaannya adalah, apakah masih ada Nasionalisme di negeri dan bumi tercinta Indonesia. Atau seberapa besarkah atau seberapa banyakkah rasa nasionalisme bangsa Indonesia ini.

Lah wong untuk bangga memakai produk negeri sendiri aja ga ada, mau ngomong nasiolisme.
aduh biyung…. biyung…biyung… ampun deh.

Tapi saya percaya en yakin, masih ada orang Indonesia yang bangga menjadi bangsa Indonesia. Dan saya salah satunya. Karena biar bagaimanpun, saya lahir di bumi Indonesia, saya besar di bumi Indonesia, saya menjadi pintar di bumi Indonesia, dan sanya mencari nafkah juga di bumi Indonesia dan apapun kata orang tentang Indonesia, saya bangga menjadi orang Indonesia. Hidup Indonesia !!!

Ga usah nunggu nunggu ratu adil datang, keburu tua kita. Tapi menjadilah ratu adil bagi lingkungan sendiri. Walaupun hanya dalam lingkupan kecil, tapi kalau bisa menjadi ratu adil dilingkungannya dan menbawa kesejahteraan bagi lingkungannya wlaupun kecil, sudah akan sangat sangat berarti. Dan bayangkanlah bila ada banyak ratu-ratu adil disetiap lingkungan kecil, akan sebanyak itulah kesejahtraan keadilan yang ada. edan bila dikumpulkan akan jadi banyak dan besar juga kan. Hidup Ratu Adil.

Jadi ga usahlah banyak bicara, tapi berkaryalah, bekerjalah, semangat, bangun negeri kita. Hidup Indonesia.

byan Says:

13 December 2008 at 10:11 pm.

Sebenarnya Ratu Adil Bukan Merupakan sosok manusia, akan tetapi regulasi atau tatanan yang ditaati semua sehingga mendatangkan rasa keadilan menempatkan sesuatu pada tempatnya dari sinilah semua kejayaan akan bermula

meifeni Says:

17 February 2009 at 2:27 pm.

yth.penulis

tolong diceritakanmimpi anda telah bermimpi 7 kali dengan si ratu adil,
mengapa anda yakin ttg mimpi tsb
apakah ciri2 fisiknya
laki-laki/perempuan

Bejo di Surabaya Says:

8 April 2009 at 3:10 pm.

Ratu Adil = Satrio Piningit = Avatar Kalki = Mesiah = Mahdi = Majapahit 2 = Tatanan dunia baru = Indonesia Mercusuar Dunia = Kerajaan Surga, Tidak lama lagi akan terwujud secara nyata, karena ghaibnya sudah muncul. Berbahagialah orang-orang yg telah lama mempersiapkannya!

kanjeng Says:

26 April 2009 at 6:44 pm.

Mbok belajar dari sejarah,bukan belajar moco thok,pahami makna,hikmah!Bangsa kita tidak merasa bangga, kurang pedhe, otaknya hanya duit,duit,duit,najis!Wis dhemen duwit eh eh seneng pura-pura!munafik,najis!Sok tahu,keminter,seneng kawannya susah seneng lihat kawannya susah,bangga bisa nyusahkan kawan,norak,kurang budi pekerti

kascaras Says:

2 May 2009 at 10:53 pm.

saya percaya ratu adil akan datang dari indonesia tidak tahu kapan hanya waktu yang akan menuntun kita, selain dari itu seperti kata “contradictiveminds ” sejarah adlah sejarah , say tidak setuju karena dari sejarah itukah kita tahu riwayat kita, dari sejarah itulah kita kita berasal, dari sejarah itulah kita belajar untuk kedepan , seperti kata presiden I kita : ” bangsa yang besar adlah bangsa yang dapat menghargai sejarah bangsanya “, selain dari itu seperti yang tertulis di al’quran kalau kita sbaca secara keseluruhan juga menceritakan sejarah bangsa bangsa sebelum kita yang didalamnya tersirat berbagai ilmu allah, apakah kita masih kurang percaya kepada sejarah.
ratu adil walaupun merupakan mitos khususnya untuk masyarakat jawa sejak jaman runtuhnya majapahit 500 th yang lalu sampai sekarang tetap tidak akan pernah hilang terutama terhadap masyarakat jawa, bahkan say juga telah menghubungkan dengan berbagai ramalan dari jangka jaya baya, ronggowarsito, ramalan nosdaramus dari prancis, suku bangsa maya ( 3000 sm ), dan yang terakhir nabi muhamad juga meramalkan akan datangnya pemimpin dunia yang datang dari timur ( bani tammin )
kita hidup dari pertama manusia diciptakan sampai sekarang dan sampai kiamat semua peristiwa sudah ada dalam jadwal allah pencipta alam semesta beserta isinya, kita sebagai manusia hanya menjalani yang sudah dijadwalkan, seperti kalau kita sadar dan kalau sita akan timbul pertanyaan salah satu contoh kenapa islam di indonesia merupakan islam terbesar kenapa para wali para pedagang dari arab , dari persia menyebarkan agama islam sampai mati matian kenapa mereka kalau hanya untuk berdang sampai jauh – jauh ke indonesia kenapa tidak yang dekat dengan negara mereka, kemudian kalau untuk menyebarkan agama islam kenapa tidak ke negeri seperti asia eropa amerika australia, mereka para wali lebh menekankan penyebaran agama islam di indonesia, menurut saya karena mereka sadar para wali sudah mengetahui dengan kemampuannya untuk mengintip jadwal allah sehingga mereka mempersiapkan dasarnya ajarannya jauh jauh hari sebelum datangnya ratu adil/satrio paningit/imam mahdi/bani tammin sang pemimpin dunia dan umat manusia, kemudian dalam salah satu pidatonya presiden soekarno juga pernah berkata ” jadikan indonesia sebagai mercusuar dunia ” dia berbisara seperti itu bukan tidak punya dasar/ hanya asal ngomong aja karena dia percaya suatu saat indonesia akan menjadi mercusuar dunia.
semua tergantung dari diri kita masing – masing percaya atau tidak hanya kita tinggal tunggu waktu yang tepat akan kemunculannya terima kasih

DODI Says:

4 July 2009 at 2:16 pm.

TIDAK ADA YANG DAPAT MENCAPAI KEMAJUAN KETIKA DILAKUKAN TIDAK DENGAN KEMAUAN SENDIRI HANYA BERHARAP DARI ULURAN TANGAN, INDONESIA JIKA TIDAK BERANI PROKLAMASI TGL 17 AGUSTUS 1945 TIDAK AKAN PERNAH MERDEKA, MESKIPUN ADA JANJI DARI JEPANG. PARA PEJUANG SUDAH SERING DITIPU JANJI, TINGGAL RAKYAT SEKARANG MAU ATAU MENUNGGU JANJI.

faisal.b.wainda Says:

6 August 2009 at 3:30 pm.

Bagaimana kita kembali kumpulkan para pemuda dan seluruh elemen bangsa untuk kembai bersumpah demi bangsa dan negara pada tanggal 28 oktober 2009…..kia buat kepanitiaan…tanapa campur tangan pemerintah…

Dennis Tampubolon Says:

24 August 2009 at 12:38 pm.

Saya yakin Ratu Adil pasti akan datang. Tinggal menunggu waktunya tepat saja ! Melihat kondisi ALAM saat ini. Sudah “MENGGELORA” !

nurkalakalidasa Says:

5 October 2009 at 1:36 am.

setujuuuuuuu :D

Sahrudin Says:

31 January 2010 at 4:51 pm.

KEBENARAN TELAH DATANG

Ini saya sedikit menyampaikan pandangan. Banyak orang/golongan mengistilahkan/menyebut nama macam2 dengan istilah/nama: “Al Mahdi/Imam Mahdi/ Isa Almasih ke-2/ Satrio Piningit/ Ratu Adil/ Avatar,dan lain sebagainya. Tetapi yang sebenarnya dari macam-macam nama dan istilah itu, orangnya hanya ada satu.

Data pribadi beliau:

1. Nama : MUHAMMAD GATOT HARYANTO (MGH)
2. Tanggal lahir : Jakarta, 10 Nopember 1954
3. Hari : Rabu Pon

Beliau adalah sosok manusia mulia yang selalu mengajarkan tentang KEBENARAN yang sejati, yaitu HIDUP YANG BENAR dan HUKUM YANG BENAR.

HIDUP YANG BENAR

1. Jujur.
2. Sholat.
3. Yakin, sabar, sadar, tekun, ihklas.
4. Jangan punya niat jelek dengan siapapun termasuk setan sekalipun.
5. jangan merasa apapun.

Tanggal 6 Juni 2009
ttd
MUHAMMAD GATOT HARYANTO

HUKUM YANG BENAR

1. Yang benar hanyalah Allah.
2. Saya hanya punya hak mengatakan benar dan salah.
3. Saya tidak punya hak mengadili, menghukum, membunuh.
4. Marah saya karena sayang.
5. Walaupun disakiti saya tidak punya hak untuk meyakiti.

Minggu pagi jam 10.00
Tanggal, 10 Januari 2010
ttd
MUHAMMAD GATOT HARYANTO

Demikian pandangan singkat saya ini, semoga dapat bermanfaat bagi anda, agar selamat dunia akhirat.

jika anda ingin tahu lebih detail, silahkan tanya langsung ke beliau atau dapat menghubungi saya di 081386480007 atau ke E-mail: sahrudin.cipayung@gmail.com

Sahrudin Says:

10 February 2010 at 3:03 pm.

Kalau anda pahami tentang ayat-ayat Allah, anda akan mengerti.

Ayat-ayat Allah itu ada yang tersurat, maupun yang tersirat (hati/qolbu & alam ini)

Tanda-tanda itu sudah nampak

Inilah akan kemunculan sosok manusia kekasih Allah.

Indonesia akan jadi Mercusuar Dudia.
dalam kata-kata jawa “nanti akan datang jaman keemasan “gemah ripah lonjenawi” (sy tdk bisa bahasajawa).

Tetapi yang menikmati zaman itu hanya orang-orang yang sudah “Benar”,

Karena sebelumnya Allah mau bersih-besih dulu, karena sebagian orang yang diciptakan sudah banyak yang tdk bener bahkan selalu membangkannya Contoh:

Para manusia Sontoloyo, yaitu para Presiden di seluruh dunia rapat untuk membahas tentang pemanasan global, karena es mulai mencair dikutub.
Inilah akal-akalan orang umumnya, kehendak tuhan mau dilawan.
Inilah tanda-tandanya “Jahiliah Moderen”, Sok tahu!
Bahkan merasa dirinya tuhan, mampu untuk merubah segalanya dengan tehnologi yang ada.
Es mencain tidak akan bisa dibendung, banjir pasti akan terjadi dimana-mana
Zamannya seperti Nabi Nuh!!!!!!!!!!!!!
Dulu Nabi nuh dibilang orang gila, Bikin perahu besar.
Yah maklum orang-orang yang tidak tahu petunjuk Allah.
Kalu kata Joyoboyo “Nanti di akhir jaman pulau jawa tenggelam tinggal separo”.

Merasa punya agama tetapi tidak mengerti agama, mengaku punya tuhan (Allah) bahkan mengabaikan tuhannya sendiri.
Buat apa ngaku beragama kalau anda tidak tau agama?
Buat apa Sholat/berdo’a kalau kamu tidak tau kepada siapa sholat/berdo’a?
cape deh, sia-sia amalannya, ngirim surat tidak pake alamat.!
“Kenalilah dirimu yang nyata baru kamu mengenal tuhanmu yang nyata”
“Kalau kamu tidak pernah mengenal dirimu yang nyata kamu tidak akan pernah kenal tuhanmu yang nyata”.
Apakah diri ini Manusia seutuhnya? lihat bentuk2 patung di mesir kenapa seperti itu? itulah ungkapan kepada orang pada umumnya.

Kiamat/ajab Allah akan terjadi bagi orang-yang belum benar.
Manusia yang benar pasti selamat.

Apa anda ingin selamat??????????????????

Hidup yang benar pasti selamat!

Itu saja penyampaian saya,
Jalan menuju. “KESELAMATAN DUNIA AKHIRAT”

Bois Says:

17 March 2010 at 3:59 am.

Mari bersatu mengubah dunia menjadi lebih baik

Assalamu’alaikum… (Ucapan salam khusus untuk saudaraku yang muslim)

Pemuda Bani Tamim Perintis Jalan
(Pentingnya Peranan Pemuda Bani Tamim)

“Dari Abdullah bin Mas’ud r.a. dia berkata, ketika kami berada ‘disisi Rasulullah SAW tiba-tiba datang sekelompok anak-anak muda dan kalangan Bani Hasyim. Apabila terlihat akan mereka, maka kedua mata Rasulullah SAW berlinang air mata dan wajah beliau berubah. Aku pun bertanya, “Mengapakah kami melihat pada wajahmu sesuatu yang tidak kami sukai?” Beliau menjawab, “Kami ahlul bait telah Allah SWT pilih untuk kami akhirat lebih utama dari dunia. Kaum kerabatku akan menerima bencana dan penyinggkiran sepeninggalku kelak sampai datangnya suatu kaum dari sebelah timur yang membawa bersama mereka panji-panji berwarna hitam. Mereka meminta kebaikan tetapi tidak diberikannya. Makamereka pun berjuang dan memperoleh kemenangan lalu diberikanlah apa yang mereka minta itu, tetapi mereka tidak menerimanya, hingga mereka menyerahkannya kepada seorang lelaki dan kaum kerabatku yang memenuhi bumi dengan keadilan. Sebagaimana bumi dipenuhi dengan kedurjanaan. Siapa diantara kamu yang sempat menemuinya maka datangilah merekawalaupun merangkak di atas salji. Sesungguhnya dia adalah Al Mahdi.(riwayat Abu Daud, Al Hakim At Tarmidzi, Ibnu Majjah, lbnu Hibban, AbuNu’aim, lbnu ‘Asakir, Ibnu‘Adli, Adh Dhahabi, Abu Asy Syeikh)”Dan Ibnu Umar r.a. bahwa Nabi SAW sambil memegang tangan Sayidina Alitelah bersabda: “Akan keluar dan sulbi ini seorang pemuda yang akanmemenuhi bumi ini dengan keadilan (Imam Mahdi) . Maka apabila kamu menyakini yang demikian itu, hendaklah kamu bersama pemuda dari BaniTamim. Sesungguhnya dia datang dari sebelah timur dan dialah pemegang panji-panji Al Mahdi.”(Riwayat At Thabrani)Berdasarkan hadits di atas jelaslah bahwa kebangkitan Islam di akhirzaman terjadi di tangan seorang pemuda dan Bani Tamim. Bani Tamim adalah salah satu cabang dan kabilah Quraisy. Yakni pemuda yang dikatakan akan menyerahkan panji-panji hitam kepada Imam Mahdi. Dengankata lain perjuangan Pemuda Bani Tamim dan Imam Mahdi berkait erat dan sambung-menyambung. Pemuda Bani Tamim ibarat switch, sedangkan Imam Mahdi sebagai lampunya. Apabila switch tidak ditekan, maka lampu tidak akan menyala. Artinya Imam Mahdi belum akan ‘zahir’ bila Pemuda Bani Tamim belum membuat tapaknya. Pemuda Bani Tamim merintis jalan kemudian disambung oleh Imam Mahdi yang akan menegakkan Ummah. Perjuangan dua orang pemimpin ini seperti perjuangan Nabi Harun as. dan Nabi Musa as, yakni berjuang bersamadalam satu zaman dengan mind dan metode yang sama. Kalau diibaratkan orang yang sedang membangun rumah, maka Pemuda Bani Tamim adalah orangyang membangunkan pondasi rumah itu. Untuk membangun rumah yang kokohtentulah pondasinya harus kuat. Imam Mahdi bertugas membangun rumahtersebut, melengkapinya dengan dinding, atap, pintu, jendela, lantai dan sebagainya. Sedangkan Nabi Isa berperan untuk menyempumakan rumah itu, mengisi dengan perabot, menata, serta menghiasinya dengan seindah mungkin. Demikianlah gambaran peranan tiga orang pemimpin besar kurun ini.

Mengingat pentingnya peranan Pemuda Bani Tamim sudah sepatutnya umatIslam berusaha mencarinya agar dapat dalam kebenaran serta ikut berperan dalam perjuangannya. Bersamanya kita akan mendapat keselamatandan kejayaan di dunia dan di akhirat. Tetapi tidak tertutup peluang bagi setiap pemimpin yang memiliki cita-cita Islam yang tinggi atau pun bagi para ulama yang merasa dirinya mampu, yang dapat berusaha menjadikan dirinya Pemuda Bani Tamim, siapa tahu dia adalah Pemuda yang disabdakan. Seperti halnya para sahabat berlomba-lomba untuk membuktikan sabda Rasulullah SAW bahwa konstantinopel akan jatuh ditangan pemimpin yang baik, dengan harapan di tangan merekalah terjadinya janji itu. Oleh kerana itu, siapa pun dipersilakan untuk merebut peluang ini. Tidak salah dan tidak keterlaluan bila seseorang berlomba-lomba membuktikan dirinya sebagai Pemuda Bani Tamim selagi tanda-tanda besarnya belum terjadi. Bahkan sepatutnya begitu supaya kita sensitif dan serius terhadap setiap janji-janji Allah. Namun sekiranya kita mampu untuk mencapai cita-cita yang amat tinggi itu kita mesti melihat dan mencari kalau ada orang lain yang mampu dan memang sedang bersungguh-sungguh merintis jalan. Bila ternyata ada seseorang pemimpin dan jemaahnya yang telah mampu membuat model masyarakat Islam, maka bergabunglah dengan perjuangannya dan jangan tunda-tunda lagi.

Duhai saudaraku, marilah kita berjihad bersama-sama guna membuka jalan Sang Imam yang akan memenuhi dunia ini dengan keseimbangan dan keadilan.

Bagi anda yang ingin mengetahui panduan jihad silakan kunjungi http://www.benderahitam.wordpress.com

Bagi anda yang ingin main-main ke blog saya silakan kunjungi http://www.bangbois.blogspot.com

Wassalamu’alaikum… (Ucapan salam khusus untuk saudaraku yang muslim)

Peace V ^_^
===================================================
Alhamdullilah… Para pemikir… Mujahid pena… kian bersemangat dan terus bergandengan tangan melawan kaum materialis dan setanis dengan untaian kata, yang dengan ikhlas dilakukan demi ridha Allah semata, walaupun hanya satu ayat. Berbahagialah Orang Islam Sedunia, Insya Allah dalam waktu dekat, mungkin satu, tiga, delapan, atau sebelas tahun lagi, terhitung mulai tahun 2008, Wallahu’alam. Akan datang seseorang dan berkata, “Hai umat manusia, mulai saat ini pemimpinmu adalah Al Mahdi.”

Padjajaran Says:

17 May 2010 at 4:40 pm.

Ratu adil = imam mahdi,nabi Isa as,akan jadi mamumnya imam mahdi,nabi Isa menggenapi Nabi Muhammad,memerangi Dajjal dan udah ituu. Qiamat aguung deech ,hiii taaaatuuut.

sandip Says:

20 December 2010 at 8:48 am.

Cerita tentang Raden Wijaya diatas menurut pendapat saya bukan merupakan tindakan patriotik tapi merupakan tindakan yang memalukan, melakukan tindakan yang tidak terpuji, dia mencapai tujuannya dengan akal-akalan licik , tipu-tipu, kebohongan, culas, menikam dari belakang tanpa mempertimbangkan apakah tindakannya terpuji atau tidak, jelas dia menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya. Pertanyaan saya apakah tindakan seperti itu merupaakan tindakan patriotik (heroik) yang merupakan tindakan yang menjadi ciri seorang patriot, pejuang, pahlawan atau seorang Hero?
Kalau kita membaca sejarah nasinal kita dari cerita Ken Arok, Raden Wijaya, Raden Patah,Jaka Tingkir, sejarah kerajaan Kartasura, Yogyakarta, Presiden Pertama sampai Presiden kita yang terakhir , kita belum menemukan seorang yang dapat kita teladani hidupnya sebagai seorang pahlawan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Akibat dari contoh-contoh kelakuan pemimpin-pemimpin sejarah kita yang tidak terpuji membuat kita tidak dapat menilai tindakan yang benar.

Pemikiran Bung Imam jelas sekali menyatakan keadaan kita sekarang, beliau ingin bangsa kita mencapai kemakmuran tapi hanya melihat pada hasil rupiahnya saja , tidak mempertimbangkan akibatnya bagi pendidikan moral bangsa. Menurut saya bangsa yang besar adalah bangsa yang dapat menjadi teladan bagi bangsa lain, dicintai, dihormati, dipuji, disegani dan dibanggakan oleh bangsa sendiri maupun bangsa-bangsa lain. Jadi bila kita ingin sampai pada keadaan seperti yang Bung Imam inginkan maka kita harus memperhatikan prosesnya agar kita dapat menjadi bangsa yang kuat, kokoh dan dapat eksis sepanjang jaman.

gadhan thalib Says:

17 June 2011 at 7:52 pm.

SELAMAT TINGGAL KALABENDU / KEBANGKITAN INDONESIA BERSAMA RATU ADIL ( WALI ALLAH )
Ratu Adil sudah berada di lingkungan masyarakat Indonesia, Ratu Adil hanya menunggu masyarakat enerima apa yang dibawanya untuk keselamatan ummat di dunia khususnya di Indonesia.
Dan orang – orang yang tiada beriman itu akan mendapat kerusakan dan Tuhan menjadikan pekerjaan mereka terbuang percuma. Itu disebabkan mereka menolak ( wahyu ) yang diturunkan Allah dan Allah menjadikan pekerjaan mereka tiada berguna. QS. MUHAMMAD 8 & 9.
Dan apa bila dikatakan kepada mereka : Turutlah apa yang diturunkan Allah!, Mereka menjawab : Tidak ! kami hanya menuruti apa yang Kami dapati dari bapak – bapak Kami, biarpun bapak – bapak mereka tidak mengerti dan tidak pula menururti pimpinan yang benar “Q.S. AL BAQARAH 170.
Kehancuran dunia, khususnya Indonesia ( bermacam bencana dan musibah ) disebabkan menolak WAHYU. Hanya WAHYU yang dapat menyelamatkan dunia, khususnya Indonesia dari kehancuran / keterpurukan. Tidak ada agama baru, islam agama terakhir dan tidak ada kitab suci lain bagi ummat islam selain AL QUR’AN.
Indonesia tanah airku
Tanah tumpah darahku
Disanalah aku berdiri
Jadi pandu ibuku
Indonesia kebangsaanku
Bangsa dan Tanah Airku
Marilah kita berseru
Indonesia bersatu
*courtesy of LirikLaguIndonesia.net
Hiduplah tanahku
Hiduplah negriku
Bangsaku Rakyatku semuanya
Bangunlah jiwanya
Bangunlah badannya
Untuk Indonesia Raya
…………………..engkau mengira mereka bersatu sedang hati mereka terpech belah, semua itu disebabkan karena mereka kaum ( bangsa ) yang tidak mengerti. QS. AL HASYIR 14. Dan orang – orang beriman itu tidak terpecah belah setelah datang kepada mereka keterangan yang jelas. QS. AL BAYYINAH 4.

Pertanyaan saya pada para Elite Politik, Tokoh – tokoh agama dan Tokoh – Tokoh masyarakat mau dibawa kemana bangsa ini ? segerakan perubahan ( kembalikan bangsa Indonesia pada Pancasila, U.U..D.45, NKRI, BINEKA TUNGGALKAN dan AL QUR’AN. Mari kita timggalkan kemusrykan ( perpecahan ) kembali pada PANCASILA, U.U.D.45. NKRI, BINEKA TUNGGAL IKA dan AL QUR AN, Mari kita satukan kembali hati dan ucapan kepada asyhadualla illa ha illallah wa asyhadu anna Muhammad darasulullah.Tidak ada Tuhan selain Allah, tidak satu pun ummat manusia boleh menyekutukan Allah dengan apapun, siapapun dan dengan cara apapun, Muhammad tetap utusan Allah, maka dengan hati dan ucapan kembali bersatu dalam iman dan islam, syari’ah Allah ( hokum Allah ) kembali tegak dimuka bumi ini.
Rakyat sudah lelah, karena negeri ni tidak dapat dibangun hanya dengan materi ( harta ) tetapi pokok utama adalah iman dan takwa, beriman dan bertakwa kepada agama, bangsa dan Negara. Jika penduduk negeri itu beriman dan bertakwa niscaya Kami bukakan pintu – pintu rahmat dari atas langit dan dari bawah bumi, namun mereka mendustakan kebenaran ( yang dating ) maka Kami siksa mereka karena kesalahannya. QS AL ARAAF 96. Kebangkitan ditangan kita, jangan tunda lagi demi Indonesia kembali JAYA di muka bumi ini bersama PANCASILA, U.U.D.45. NKRI, BINEKA TUNGGAL IKA dan AL QUR AN

KALABENDU : Bencana dan musibah datang tiada henti, manusia menjadi lupa diri. Dimana – mana mereka bertengkar dan adu kekuatan dan kekuasaan. Para Elite politik pun tak punya lagi rasa malu. Hati mereka sudah dirasuki oleh roh kejahatan, sehingga lupa akan penderitaan rakyat. Hanya kepentingan sedirilah yang dipentingkan. Moral para pemimpin masyarakat meluntur pudar. Sementara rakyat bertambah sengsara, mereka lapar, susah dan bingung menghadapi keadaan sekelilingnya. Pemimpin yang tadinya diharapkan dapat menjadi pelindung, justru pemimpin berlindung kepada rakyat dan melupakan tugas sebagai wakil rakyat.

Menurut Dr. J. Holander, kekacauan akan diredakan oleh Ratu Adil, yang berasal dari Wali Allah, bila Ratu Adil itu muncul maka negeri ini akan menjadi sejahtera lagi, tak ada lagi perselisihan, yang ada hanyalah ketetapan agama yang dibicarakan. Tak ada lagi saling salah menyalahkan, fitnah memfitnah yang ada hanya saling mengasihi.

Bila kalabendu tiba saatnya, akan terjadi pergantian zaman. Dengan datangnya kalabendu, manusia sedang berada diambang zaman baru. Dan inilah hukum yang berlaku dizaman kalabendu. Makin penderitaan menghebat semakin cepatlah datangnya sang pembebas. Sang pembebas itu adalah Ratu Adil, yang akan meringankan penderitaan rakyat.
Sebelum kemuliaan itu datang alam pun iktu bingung, banyak gerhana bulan dan angin, gempa bumi, angin dan hujan salah waktunya, banyak perang dan kerusuhan tak jelas mana kawan dan lawan, pada saat itulah munculnya Ratu Adil yang akan membebaskan rakyat.

Pada saat itulah munculnya Ratu Adil yang membawa kedamaian dan kesejahteraan rakyat. Semua kembali kepada hukum – hukum Tuhan Ratu Adil membawa keadilan Allah untuk seluruh umat manusia. Kedatangan Ratu Adil (wali Allah) adanya perubahan bisa dikatakan REVOLUSI.

Kedatangan Ratu Adil ( Wali Allah) sangat ditunggu – tunggu masyarakat jawa khususnya, mereka yakin bahwa Ratu Adil pasti datang atas kehendak Allah untuk menyelamatkan kaum yang tertindas.

Tidakkah mereka perhatikan kerajaan langit dan bumi dan segala sesuatu yang dijadikan Allah ? boleh jadi telah dekat waktu kebinasaan yang telah ditentukan buat mereka ? maka berita manakah lagi sesudah AL QUR’AN itu yang akan mereka percayai. ? QS. AL ARAAF 185. Akan Kami perlihatkan bukti – bukti Kami diseluruh penjuru dunia dan pada diri mereka sendiri, sampai mereka dapat merasakan, bahwa Al qur’an itu suatu kebenaran. Tidakkah kamu percaya bahwa Allah itu menyaksikan segalanya ? Q.S. HA MIM AS SYAJADAH 53. Tidakkah mereka melihat Kami datang mengurangi bumi dari tepinya ? dan Allah menghukum ( memberi peringatan) dan tiada seorangpun dapat menolak hukum Allah itu dan Allah cepat membuat perhitungan.QS.AR RAD 41. Masing – masing Kami siksa karena dosanya diantaranya ada yang Kami kirim angin kencang kepadanya, sebagiannya Kami siksa dengan suara keras, sebagiannya Kami benamkan ke dalam bumi dan sebagiannya Kami karamkan. Dan Allah tiada menyiksa mereka tetapi mereka menyiksa dirinya sendiri.QS. AL ANKABUT 40.

Potret kehidupan bangsa Indonesia saat ini semakin terpuruk, perang antar suku, antar kampung, antar agama, menetang kebijakan pemerintah, kemiskinan / kemelaratan semakin parah dengan terjadinya bermacam bencana dan musibah ( gempa bumi, Tsunami, Lapindo dls ) yang terus menurus ( pemandangan kacau balau, baik dalam bidang Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, pribadatan, dls ), apa yang diramalkan Pangeran JAYABAYA dan apa yang dituliskan nabi Muhammad dalam Al Qur’an menjadi kenyataan

Bumi itu terang menderang dengan cahaya ( keadilan ) Tuhannya. Kitab ( Al Qur’an ) Diletakkan dimuka. Utusan dan saksi – saksi didatangkan, perkara diantara mereka diputuskan dengan adil dan mereka tidak ada yang dirugikan. QS. AZ ZUMAR 69. Saatnya keadilan Allah dibentangkan seluas – luasnya bagi seluruh ummat manusia tidak memandang golongan, pangkat, drajat, suku, bangsa maupun agama.

Hai orang – orang yang beriman ! Turutlah Allah dan turutlah Rasul dan yang mempunyai kekauasaan diantara kamu. Dan kalau kamu berlainana pendapat tentang sesuatau kembalikanlah kepada Allah dan Rasul, jika kamu beriman kepada Allah dan hari kemudian. Iturlah yang lebih baik dan lebih bagus kesudahannya. QS. ANNISA 59.

KIAMAT : Mereka bertanya : Bilakah hari kiamat ( kebangkitan ) itu ?. Pada hari kiamat pemandangan kacau balau.QS AL QIAMAH 6 & 7. Pada hari kiamat ( kebangkitan ) mereka ( manusia ) bergolong – golongan. QS. AR RUM 14. Pemandangan kacau balau itulah yang telah terjadi, kacau balau baik dalam bidang Politik, Sosial, Eklonomi, Budaya peribadatan dls, serta ummat manusia, khususnya ummat Muslim terpecah belah menjadi beberapa golongan / kelompok / Ormas, menandakan bahwa inilah hari kiamat / akhir zaman ( hari kebangkitan ) bagi ummat islam khususnya. Mereka mencerai beraikan urusan mereka sesamnya., tetapi semuanya akan kembali kepada Kami.QS. AL ANBIA 93. Ummat yang satu agama ( agama islam ), satu nabi ( nabi Muhammad ) dan satu kitab ( kitab Al Qur’an ) itu berpecah belah menjadi beberapa golongan yang bertentangan satu sama lain, hal itu disebabkan karena mereka telah melupakan pokok – pokok dan dasar – dasar pelajaran agamanya tapi semua itu akan kembali pada hukumNya yang telah tertulis dalam Ayat – ayat Al Qur’an yang haq ( benar ). Sabda Rasulullah : Akhir zaman ( hari kiamat ) ummatku akan terpecah belah menjadi beberapa golongan yang saling berbeda pendapat.

Langit dan bumi bergoncang dengan hebatnya ( gempa bumi, Tsunami, bermacam bencana ) yang dialami bangsa Indonesia yang berpenduduk muslim terbesar didnuia saat ini, bertanda kiamat ( kebangkitan ) akan terjadi, dengan kedatangan utusan Allah / Wali Allah membawa perubahan bagi bangsa Indonesia, perubahan dalam segala hal, baik kepercayaan, peribadatan, Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, dls.

REVOLUSI adalah perubahan yang cepat dalam mengubah suatu tatanan yang sudah solid/ kuat, kalau semua usulan, masukan dan kritikan yang baik (untuk membangun) sudah tidak mempan pada suatu tatanan yang kuat jalan pintas yang masuk akal adalah REVOLUSI. ( REVOLUSI tidak perlu diawali dengan perbuatan anarkis, REVOLUSI yang dilandasi dengan keimanan saya yakin tidak akan terjadi anarkis).
Menggantikan tatanan / pemerintahan yang baru, harus dilakukan karena itu satu satunya jalan untuk membawa bangsa Indonesia dalam kehidupan yang lebih baik / meninggalkan keterpurukan.
REVOLUSI bukan system yang mengejutkan, karena REVOLUSI bukan cerita baru dalam sejarah manusia berbangsa dan bernegara, dan pasti terjadi dimana suatu bangsa sudah terlihat nyaris rusak total baik dalam segi Ekonomi, Politik, Sosial maupun Budaya dls.

Jalan yang tepat untuk mengembalikan KEJAYAAN INDONESIA REVOLUSI ( merubah untuk kembali pada PANCASILA, U.U.D.45, NKRI, BINEKA TUNGGAL IKA dan AL QUR’AN, karena PANCASILA, U.U.D.45, NKRI, BINEKA TUNGGAL IKA dan AL QUR’AN adalah sisi yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan bangsa Indonesia yang berpenduduk muslim terbesar didunia, PANCASILA, U.U.D.45. NKRI, BINEKA TUNGGAL IKA adalah pedoman hidup agi bangsa Indonesia sedang AL QUR’AN pedoman hidup bagi seluruh ummat islam didunia.
REVOLUSI bukan system yang mengejutkan Karena REVOLUSI bukan cerita baru dalam sejarah manusia berbangsa dan bernegara dan pasti terjadi dimana suatu bangsa sudah telihat nyaris rusak baik dalam segi Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, peribadatan dls. REVOLUSI satu – satunya jalan untuk menyelamatkan bangsa dan Negara dari kehancuran.

Naik dan turunnya suatu bangsa sudah sunnah Allah yang tetap berlaku bagi bangsa – bangsa. Allah menyuruh memperhatikan sunnahNya yang tetap berlaku dalam riwayat dunia. Sejarah cukup menjadi saksi bagaimana besarnya pengaruh Al Qur’an bagi kebangkitan umat yang mengambilnya sebagai pedoman hidup. Bangsa Arab pada zaman Jahiliyah yang terpecah belah dan berperang – perangan satu sama lain dan jauh terbelakang dalam ilmu dan kebudayaan berubah seketika menjadi bangsa yang bersatu dan besar membangunkan kebudayaan yang menakjubkan dalam sejarah dunia. Dan juga cerita – cerita yang ada dalam Al Qur’an itu adalah untuk pendidikan batin, terutama dalam memperteguh hati menghadapi berbagai rintangan dan cobaan serta menetapkan keyakinan bahwa kemenangan itu dipihak yang benar. Karena Al Qur’an itu satu pimpinan yang membawa perubahan dalam lapangan kepercayaan (peribadatan ) dan soal – soal masyarakat ( Sosial, Politik, Budaya Ekonomi dls)
Sunnah (aturan yang tetap berlaku ) artinya, jalan yang biasa ditempuh, contoh – contoh yang patut diambil pelajaran dan peraturan yang berlaku yaitu aturan – aturan Allah yang sudah tetap berlaku, tentang kehancuran bangsa – bangsa yang melakukan kejahatan dan penganiayaan di suatu negeri serta menolak kebenaran. Kemakmuran, hidup kebendaan yang tidak sejalan dengan ketinggian kerohanian sering menyebabkan kemewahan atau hidup berlebih –lebihan sampai merusak budi dan akhlak, melupakan manusia kepada Tuhan dan ajaranNya, dikala itulah mereka menemui kebinasaannya. Kejahatan dan pelanggaran kesopanan, jika dibiarkan merajalela dalam masyarakat, akan menimbulkan bencana dalam negeri, yang membahayakan seluruh tubuh masyarakat dan tidak terbatas bahayanya untuk orang –orang yang melakukan kesalahan saja. Lenyapnya suatu bangsa dan timbulnya bangsa yang baru adalah sunnah Allah yang senantiasa berlaku dalam riwayat manusia di dunia ini atau tentang bangun dan rubuhnya bangsa – bangsa. Bagaimana kemewahan hidup dan kesenangan dapat membawa bangsa itu kepada kehancuran, dan bagaimana pula bangun dan naiknya angkatan baru.

Sabda Rasulullah : jangan kau lihat siapa yang membawanya tapi lihatlah apa yang dibawanya. HR. BUKHARI & MUSLIM.

Ratu Adil ( wali Allah ) membawa wahyu ( petunjuk dari Allah ) untuk melepaskan dunia, khususnya Indonesia dari kehancuran, karena hanya wahyu yang dapat menyelamatkan bangsa Indonesia dari keterpurukan / kehancuran. Nama Ratu Adil hanyalah sebuah simbul dan itu tidak penting, yang terpenting adalah wahyu ( petunjuk ) keselamatan bagi bangsa Indonesia terlepas dari kehancura, petunjuk itu ada dalam Al Qur’an, Kepada setiap manusia itu Kami ikatkan perbuatan dikuduknya. Pada hari kiamat ( kebangkitan ) Kami keluarkan baginya sebuah kitab djumpainya terkembang.QS. AL ISRA 17. AL QUR’AN TERKEMBANG INDONESIA CEMERLANG.Tidak akan terjadi kebangkitan bagi bangsa Indonesia yang berpenduduk muslim terbesar didunia saat ini kecuali kembali pada pada ayat – ayat Al Qur’an yang haq dengan MEMBACA DUNIA DENGAN AL QUR’AN.

Gelar Wali Allah bukan hal yang baru bagi bangsa Indonesia, (Wali songo / sembilan wali diantaranya ) jadi jangan terlalu berlebihan. Sabda Rasulullah diantaranya : Sesungguhnya agama itu mudah, jika suatu kaum ( bangsa ) memberatkan agamanya, maka agama itu akan menyiksanya. HR DAWUD. Jauhilah dirimu dari berlebihan dalam beragama ( ibadah ) karena umat dahulu binasa ( terpuruk ) akibat berlebihan dalam beragama. HR AKHMAD, memang kehdipuan manusia beragama, berbangsa dan bernegara tidak terlepas dari bobot, bibit dan bebet.

Mari kita intropeksi diri, hentikan saling salah menyalahkan, fitnah memfitnah, tuduh menuduh sesat, kafir, Musryk terhadap pihak – pihak lain ( golongan lain, kelompok lain, bangsa lain maupun agama lain ), untuk bangkit dari keterpurukan bagi bangsa Indonesia yang berpenduduk muslim terbesar didunia saat ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah ( Presiden ) yang mempunyai rakyat, tapi juga tanggung jawab kita semua sebagai ummat beragama, berbangsa dan bernegara.

Sekali lagi mari kita kembalikan bangsa ini kepadaNya dengan mengembalikan bangsa Indonesia pada PANCASILA, U.U.D.45. NKRI. BINEKA TUNGGAL IKA DAN AL QUR’AN.

Satria Adil Says:

12 October 2011 at 12:52 am.

waspadalah (dgn ratu adil versi bule! / DajjaL!) jgn terjebak dgn usaha membentuk new world oder = freemanson & illuminati ala bule! konon e-ktp / ktp dgn chip (model kartu kredit), adalah salah 1 usaha yahudi untuk menguasai dunia dgn menerobos jg ke Indonesia! logo mereka pyramid dgn mata diatasnya!
-
konon nanti lama kelamaan chip tsb akan ditanamkan didahi setiap orang!
-
dan mereka yg tidak mempunyai tanda tsb (chip didahi) akan dieliminasi! tdk bisa belanja, dll!

-
dia itu Dajjal (الدّجّال al-dajjāl) / anti-kris, konon akan muncul mendahului sblm munculnya ratu adil yg asli!

Kalfatar Says:

18 February 2012 at 6:42 pm.

SISTEM RATU ADIL EKONOMI SUNDA GLOBAL STAMO~3012
———————————————————————-
MANDALAJATI NISKALA Seorang Filsuf Sunda Abad 21
Menjelaskan Dalam Buku SANG PEMBAHARU DUNIA DI ABAD 21,
Mengenai Ekonomi Global Stamo~2013
Dan Kesejahteraan Umat Manusia
———————————————————————-
Inilah cuplikannya:
———————————————————————-

Kelengkapan pemahaman dalam berbagai cabang ilmu hanyalah merupakan dampak logis dari pendalaman filsafat yang fitrah dan wiwitan. Demikian sebuah istilah “Weruh disewu anu saestu” merupakan kompetensi yang digambarkan Sang Prabu Siliwangi terhadap manusia yang dikaruniai aneka macam kecerdasan alam .
Kondisi seperti itu hampir melekat pada sosok Mandalajati Niskala .
Sebuah teori ekonomi Sunda “STAMO 2013” ditemukan dan digali oleh beliau pada tahun 2002. Ini tak lain berupa sistem ekonomi global yang akan dihadirkan bagi peruntukan abad 21 ke depan.
Digali oleh Mandalajati Niskala untuk dipersembahkan kepada “Sang Khalifah Ratu Adil” dalam mewujudkan kesejahteraan umat manusia diseluruh Dunia.
Lagi-lagi ini bisa membuat para ekonom tercengang, karena beliau begitu cemerlang merekonstruksi kesalahan cara berfikir. Melalui Stamo 2013 nampaknya Mandalajati Niskala akan membatalkan seluruh teori ekonomi yang saat ini berjalan dipermukaan Bumi.
Stamo 2013 yang tadinya sangat dirahasiakan karena waktunya belum tiba, di tahun 2008 beliau memprintout dalam jumlah cukup, berupa Selayang Pandang STAMO 2013 dan menyebarkannya kepada banyak pihak, dengan maksud, beliau hendak mengecek kepekaan para tokoh dan para akhli, yang skaligus beliau menghadirkan stimulasi kearah berfikir mendeka.
Sayang para tokoh Sunda, yang notabene banyak para akhli tak mampu mengejar ketertinggalan dari melesatnya sulur buah fikiran Mandalajati Niskala.
Jujur saja saat ini banyak yang mencuplik Stamo 2013 dan ada indikasi dijalankan orang, namun nampaknya pada takut karena Mandalajati Niskala mengeluarkan peringatan keras berupa ancaman Tuhan.
STAMO 2013 merupakan Sistem Ekonomi Global yang dilahirkan oleh Sunda bagi kepentingan umat manusia.
Banyak hal yang mendasari dilahirkannya system ekonomi ini, sebab system ekonomi baik kapitalis maupun sosialis telah gagal mewujudkan amanah kehidupan dalam menghadirkan keadilan ekonomi yang mengakomodir semua kepentingan terutama masyarakat dunia.
STAMO 2013 disusun berdasarkan rasa kemanusiaan dengan mempertimbangkan hal yang fitrah dan sangat esensi dalam tuntutan kehidupan manusia itu sendiri. Banyak faktor yang menjadikan pertimbangan logis bahwa STAMO 2013 tersebut harus dilahirkan oleh Sunda, untuk kepentingan seluruh umat manusia.
Dibawah ini adalah cuplikan dari Selayang Pandang STAMO 2013 yang dikeluarkan oleh Mandalajati Niskala tahun 2009:
………………………………………………………………………
……………………………………………………………………dst.
Pertama: Manusia Sunda menyadari; bahwa dirinya diberkati cara berfikir benar yang terpatri pada setiap diri; bahwa Tuhan YMK-lah yang menjadi penyebab segala sesuatu menjadi ada. Demikian pula menjadi tujuan Sang Pencipta; keberadaan, kesetimbangan, keadilan dan kesejahteraan kehidupan Bumi dapat terwujud. Manusia sebagai khalifah diberi mandat untuk mengelola keberadaan kesetimbangan, keadilan dan kesejahteraan Bumi sesuai dengan tujuan Tuhan YMK menciptakannya.
Semuanya dimaksudkan agar seluruh kehidupan di Bumi ini, menghamba dan bersyukur kepadaNya.
Kedua: Sunda menyadari bahwa dalam mengelola kehidupan selalu mengawali dengan cara berfikir filosofi sampai pada titik akar masalah. Cara berfikir yang demikian akan menemukan sesuatu, mencapai titik fitrah sesuai dengan yang ditetapkan Tuhan YMK. Cara berfikir fitrah seperti ini dipandang oleh Sunda; Bahwa segala sesuatu itu, telah melalui ”pertimbangan hakekat” hingga mencapai titik benar sebagai sebuah keputusan yang maslahat bagi kehidupan seluruh manusia dan alam sekitarnya.
Ketiga: Pada prinsipnya bahwa Tuhan YMK memberikan segala kekayaan yang ada di Bumi ini untuk seluruh manusia. Para pemimpin dimanapun di Bumi ini memiliki tugas memberdayakan dan mengatur sistem keadilan dan kesejahteraan untuk dinikmati oleh seluruh manusia sesuai keinginan Sang Pencipta. Sunda memiliki akar filsafat yang mengacu pada prinsif ini.
STAMO 2013 singkatan dari ”Sistim Tribanda Aset Masyarakat Otomatis 2013”. Merupakan sebuah sistem keadilan ekonomi yang disusun berdasarkan hal-hal di atas.
Kita semua mengetahui, walaupun secara hakekat bahwa seluruh kekayaan bumi diperuntukan dan menjadi milik seluruh masyarakat atau seluruh manusia, namun secara syariat dibutuhkan sebuah Sistem pemanfaatan yang mendekati rasa keadilan.
STAMO 2013 melahirkan sebuah sistem keadilan dengan membagi aset ekonomi kepada tiga pihak secara otomatis dengan pembagian aset yang sama besar. Seluruh ketentuan dan rincian yang mengatur ketiga pihak ini tertuang dalam KITAB STAMO 2013.
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………dst.
Kegiatan ekonomi tidak bisa terlepas dari kebutuhan yang menjadi tuntutan kehidupan manusia; STAMO 2013 akan menimbulkan loyalitas pasar dan Solidaritas pasar yang datang dengan sendirinya; sebab sistem ini dianggap oleh masyarakat Dunia merupakan sebuah sistem keadilan ekonomi yang akan memberi jaminan kasetimbangan kekayaan kepada seluruh manusia di bumi ini.
Sisi lain bangkitnya sentimen pasar seperti ini tidak akan bisa dicegah, sebab seluruh manusia menyadari bahwa haknya terfasilitasi oleh STAMO 2013. Ini menjadi alasan logis bahwa seluruh produk yang menggunakan lebel STAMO 2013, akan dikonsumsi oleh masyarakat Dunia, sebab masyarakat menyadari bahwa pada produk-produk tersebut terdapat sepertiga aset yang menjadi milik masyarakat.
Walaupun STAMO 2013 tidak akan mengatur sebuah sistem pasar, namun sentimen pasar yang berpihak kepada STAMO 2013 akan tercipta dengan sendirinya dan STAMO 2013 otomatis akan menjadi ”Brand Image” atau ”Legal Brand” milik pasar atau milik masyarakat yang tidak akan tergoyahkan oleh sistem pasar manapun.
Beberapa pihak mencoba menterjemahkan Ratu Adil namun tidak pernah berhasil. Sistem sosialis pasca Kemerdekaan RI tidak berhasil menterjemahkan makna Ratu Adil, sekalipun Soekarno sebagai Presiden pertama sering mendengungkannya; Demikian pula bersamaan dengan itu sistem kapitalis melalui Westerling merebut gelar Ratu Adil dengan mendeklarasikan Angkatan Perang Ratu Adil; Juga tidak berhasil. Sebab kesemuanya menterjemahkan Ratu Adil dalam kepentingan politik dan kekuasaan, yang saling menghancurkan antara Kapitalisme dan Sosialisme.
Ratu Adil yang benar adalah sebuah sistem yang mampu memfasilitasi atau mengakomodir seluruh kepentingan bagi keadilan yang tidak ada batas. Itulah yang dimaksud oleh KITAB STAMO 2013.
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………dst.
Kendati kita memahami bahwa Sunda dengan Sistem Tri Tangtu Di Buana yang merupakan Tatanan Fitrah telah menemukan titik akhir dari tiga cita-cita perjalanan hidup manusia di alam Dunia, yaitu:
Keluhuran Derajat Kehidupan sebagai wujud dari nilai-nilai LOGIKA ,
Kelungguhan Martabat Kemanusiaan sebagai wujud dari nilai-nilai ETIKA dan
Keluhungan Adat Budaya sebagai wujud dari nilai-nilai ESTETIKA .
Kini semua itu hanya menyisakan cerita dan manuskrif-manuskrif yang sarat akan Sandi Rahasia dan tidak gampang untuk dibaca serta dipetakan kembali dalam kehidupan (Sunda = Sandi yang terpetakan).
Kunci kunci untuk melakukan pemetaan atau merekonstruksi ketiga nilai di atas diselimuti oleh Rahasia Rasa yang terpetakan dalam Filsafat Puragabasa, yang senantiasa hidup pada fitrah setiap diri manusia namun sulit untuk disadari.
Ini menjadi sebuah keunikan tersendiri dimana Sunda yang sangat fitrah ini, secara system memiliki apa yang disebut Logika Rasa .
Sangat dibutuhkan beberapa aspek penting dan kompetensi khusus dimana seseorang mampu menyeruak Sandi Rahasia dan menemukan apa yang menjadi hasanah kekayaan Sunda; Selain dibutuhkan kecukupan waktu, pemahaman Filsafat Puragabasa, juga metoda lainnya yang berhubungan dengan Logika Rasa mutlak dibutuhkan.
Disiplin ini sangat berbeda dengan metodologi umum lainnya yang kita kenal sebagai metoda ilmiah seperti yang sekarang banyak dilakukan orang.
Esensi dari STAMO 2013 merupakan hasil penjelajahan memasuki Rahasia Rasa yang merupakan hasanah kekayaan Sunda yang ditemukan kembali; yang sebelumnya diawali dengan sebuah statement diri bahwa: Segala temuan hasanah kekayaan Sunda, bagi para pelaku penjelajah Rahasia Rasa seperti saya, tidak boleh memiliki niatan apa yang ditemukannya itu untuk dikuasainya.
Untuk hal tersebut di atas sejak tahun 2002, temuan STAMO 2013 saya selamatkan sebagai amanah Sunda dan tidak tergiur dengan bujukan uang puluhan miliar untuk dijual ke Negara Tetangga. Di sisi lain sayapun tidak khawatir muatan-muatan STAMO 2013 akan dijiplak Negara lain; karena ternyata berbagai system yang dimiliki oleh Sunda telah dilengkapi oleh sebuah Proteksi Rahasia yang Sakral dan sangat ampuh, yaitu yang namanya Supata Sunda atau Supata Indung.
Kesimpulannya siapapun yang menjiplak STAMO 2013 untuk kepentingan sendiri dan keserakan, pasti tidak akan bisa mulus, karena Sistem ekonomi ini sangat fitrah mengikuti hukum-hukum alam yang mendapatkan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Kuasa.
STAMO 2013 adalah sebuah hasanah kekayaan Sunda, yang merupakan Sistem Ekonomi Fitrah; memiliki kesanggupan untuk mewujudkan keadilan ekonomi Dunia, yang manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh umat manusia di seluruh Dunia.
Keadilan yang “maha besar” ini dilakukan serta merta secara otomatis, dan hanya merupakan dampak dari keadaan bahwa Sistem Sunda hakekatnya; MENGGUMULUNG dalam KOKOPAN sifat-sifat Sang Pencipta Yang Maha Besar dan Maha Adil.
Dari keadaan seperti ini tak heran manusia Sunda berenang-renang dalam hasanah kekayaan filsafat kehidupan, kemudian yang ditemukannya juga selalu orsinil pada kadar yang sangat esensial, integral, universal dan sistemik yang holistik mengikuti sifat-sifat Qudrat dan Irodat Tuhan.
……………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………… dst.

————————————————————-
Naskah ini dicuplik dari Editing Penulis.
Judul Buku: SANG PEMBAHARU DUNIA DI ABAD 21
Sub Judul: “SERIBU JABANGTUTUKA SUNDA”
Serial: “Jabangtutuka 1 Mandalajati Niskala”
Tebal Buku 200 Halaman, Jilid Lux, Harga Rp 30.000,-
Mulai beredar di toko buku bulan Maret 201
————————————————————-
Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Amin.
Naskah ini dikirim oleh : Kalfatar

Helmi Adam Pramudya Says:

27 February 2012 at 3:19 pm.

MANDALAJATI NISKALA MENEMUKAN
SISTEM EKONOMI SUNDA GLOBAL STAMO~2013
Oleh: Helmi Adam Pramudya
———————————————————

KATA PENGANTAR SELAYANG PANDANG
SISTEM EKONOMI SUNDA GLOBAL STAMO~2013

Dengan perasaan gembira saya diberi kepercayaan oleh Mandalajati Niskala untuk menyajikan “Sajorelat Ngenaan STAMO~2013”. Sebenarnya sejak akhir tahun 2007 beliau telah banyak bercerita kepada saya mengenai sebuah Sistem Ekonomi Sunda, yang mampu melahirkan kesejahteraan kepada seluruh umat manusia di dunia ini; Sistem Ekonomi ini beliau beri nama STAMO~2013.- Setelah saya baca dan pelajari dengan teliti, kemudian pertanyaan bertubi-tubi dari berbagai sudut pandang saya lontarkan kepada beliau; terutama yang berhubungan dengan sebuah Sistem Ekonomi; Aneh bahwa STAMO~2013 tidak termasuk Sistem Ekonomi Kapitalis juga bukan Sistem Ekonomi Sosialis. Bukan Koperasi, juga bukan Ekonomi Kerakyatan. Tadinya saya memandang bahwa STAMO~2013 adalah sebuah Sistem Ekonomi Baru yang lahir di penghujung peradaban manusia. Lebih aneh lagi bahwa Mandalajati Niskala mengatakan; “Ini bukan Sistem Ekonomi Baru tapi sebuah Sistem Ekonomi Sunda yang merupakan ‘Sistem Ekonomi Fitrah’ dan memiliki kemampuhan untuk menciptakan kesejahteraan bagi seluruh umat manusia di Dunia ini, serta pernah hidup dalam tatanan masyarakat Sunda dahulu kala”. Saya melihat begitu tajam dan mengakar Mandalajati Niskala menyoroti berbagai Sistem Ekonomi; sampai kepada sebuah kesimpulan bahwa system-system tersebut akan hancur digilas oleh kesalahan dan kejahatannya sendiri. Saya yakin betul bahwa STAMO~2013 adalah sebuah Sistem Ekonomi Fitrah, Perfect, Holistik, Universal dan Rasional yang dihadirkan oleh Sunda dan akan disambut oleh umat manusia di seluruh Dunia ini.
Bahwa yang dimaksud STAMO~2013 oleh beliau adalah sebuah singkatan dari Sistem Tribanda Aset Masyarakat Otomatis; dan 2013 adalah titik awal STAMO mendengungkan suaranya diseluruh Dunia; kemudian yang dimaksud unsur Tribanda Asset pada STAMO~2013 adalah:

1)Sepertiga bagian Aset Otomatis Milik Negara
2)Sepertiga bagian Aset Otomatis Milik Rakyat dalam suatu Negara
3)Sepertiga bagian Aset Otomatis Milik Pengusaha STAMO~2013 di suatu Negara

Mandalajati Niskala memberikan gambaran bahwa SUNDA adalah pemilik Hak Cipta & Hak Paten STAMO~2013. Dalam pengelolaannya diserahkan kepada 120 orang PEMEGANG KUASA SEBAGAI PENGELOLA YANG BERKEDUDUKAN DI INDONESIA. Sesuai Kitab STAMO~2013 bahwa PEMEGANG KUASA SEBAGAI PENGELOLA, mengelola royalty 10 % dari keuntungan bersih di setiap aktivitas STAMO~2013 di seluruh dunia.
Royalty yang Masuk dari seluruh dunia itu tersebut akan dipakai untuk membiayai Sistem Organisasi & Perbankan STAMO~2013 diseluruh Dunia, kemudian sisanya akan dipecah kepada tiga bagian, yaitu:

1)Sepertiga bagian akan diberikan kepada Negara Republik Indonesia
2)Sepertiga bagian akan diberikan kepada Seluruh Rakyat Indonesia
3)Sepertiga bagian akan dibagikan secara merata kepada PEMEGANG KUASA SEBAGAI

PENGELOLA Hak Cipta dan Hak Paten STAMO~2013, yang berjumlah 120 orang.
Dapat dibayangkan betapa akan jadi kaya raya Negara kita mendapatkan sepertiga bagian royalty yang mengucur terus menerus secara permanent dari nilai ribuan triliun transaksi ekonomi yang terjadi setiap hari di dunia ini. Demikian pula seluruh masyarakat Indonesia akan hidup sejahtera dan berkelebihan harta lebih awal, karena mendapatkan sepertiga bagian royalty yang mengucur terus menerus secara permanent.
Mandalajati Niskala menjelaskan kepada saya mengenai Kitab STAMO~2013 yang SELURUHNYA BERADA DI DALAM MEMORI OTAK MANDALAJATI NISKALA, akan disusun oleh PEMEGANG KUASA SEBAGAI PENGELOLA. Kitab STAMO~2013 yang dilahirkan harus memiliki kriteria sempurna, selain memuat BAB, Pasal, Ayat dan Poin secara rinci, juga harus memperhatikan unsur penting lainnya, diantaranya;

1)BERSIFAT UNIVERSAL;
Kitab ini harus menjelaskan bahwa STAMO~2013 dapat diberlakukan dimanapun di seluruh Dunia, untuk dapat dirasakan manfaat kesejahteraannya oleh seluruh manusia di seluruh Dunia.

2)BERSIFAT INTEGRAL;
Kitab ini harus menjelaskan bahwa STAMO~2013 memiliki KAITAN INTEGRAL yang jelas dan tidak terlepaskan dari seluruh kompleksitas kehidupan, yang terintegrasi sampai pada variable terkecil BAHWA SELURUH MANUSIA DI SELURUH DUNIA MUTLAK HARUS MERASAKAN KESEJAHTERAAN SESUAI RENCANA TUHAN YANG MAHA KUASA, serta harus mampu menggambarkan hubungan-hubungannya secara rinci dan detail. Hal ini penting untuk menghindarkan munculnya PENYALAHGUNAAN STAMO~2013 yang diarahkan bagi kepentingan “SISTEM EKONOMI DESTRUKTIF”.

3)BERSIFAT NATURAL HUMANIORA;
Kitab ini harus menjelaskan bahwa STAMO~2013 merupakan fitrah kemanusiaan dalam beraktifitas ekonomi yang berkeadilan, bersumber dari Sunda untuk kesejahteraan umat manusia di Dunia.

4)BERSIFAT SPIRITUAL HOLISTIK;
Kitab ini harus menjelaskan bahwa STAMO~2013 semata-mala untuk menyempurnakan persembahan manusia Sunda kepada Tuhan YMK, dalam menjalankan amanah kehidupan di alam Dunia ini

5)BERSIFAT PERMANEN & MANDIRI;
Kitab ini harus menjelaskan bahwa STAMO~2013 bersifat permanent tidak ada pihak manapun yang berhak merubah baik Bab, Pasal, Ayat maupun Poin, karena STAMO~2013 ini merupakan Hak Cipta Sunda, yang tidak perlu dikompromikan kepada pihak manapun. STAMO~2013 MENYATAKAN MANDIRI & MELEPASKAN DIRI TEORI EKONOMI MANAPUN.

6)BERSIFAT ORIGINAL;
Kitab ini harus menjelaskan bahwa STAMO~2013 merupakan SISTEM EKONOMI ORIGINAL SUNDA yang membebaskan diri dari; SISITEM EKONOMI KAPITALIS, SISTEM EKONOMI SOSIALIS, SISTEM EKONOMI KOPERASI, SISTEM EKONOMI KERAKYATAN, SISTEM EKONOMI SYARIAH dan lain sebaginya. STAMO~2013 adalah REKONOMI SUNDA sebagai SISTEM EKONOMI SANG KHALIFAH RATU ADIL.

7)BERSIFAT TERPADU;
Kitab ini harus menjelaskan bahwa STAMO~2013 mengikat hubungan terpadu antara PEMEGANG KUASA SEBAGAI PENGELOLA Hak Cipta / Hak Paten Sunda dengan Negara Negara yang memberlakukan STAMO~2013 diseluruh dunia; yang di dalam Negara tersebut ada para pengusaha STAMO~2013 dan rakyat STAMO~2013, yang terfasilitasi dalam wadah organisasi yang bersifat PERBANKAN MODERN.

8)PERBANKAN MODERN;
Kitab ini harus menjelaskan bahwa STAMO~2013 menyelenggarakan SISTEM PERBANKAN MODERN diseluruh Dunia. Bahwa yang dimaksud Perbankan Modern adalah SISTEM PERBANKAN YANG DIKEMBALIKAN KEDUDUKANNYA KEPADA FITRAH, yaitu sebagai LEMBAGA NIRLABA YANG BERTUGAS “MERUPAKAN PENGABDIAN” UNTUK MEMBERIKAN LAYANAN BAGI TERCIPTANYA KESEJAHTERAAN UMAT MANUSIA DI SELURUH DUNIA. STAMO~2013 menghilangkan BISNIS PERBANKAN.
Tiga Sistem Perbankan Stamo~2013 akan diselenggarakan di seluruh Dunia sebgai berikut:

i)BANK NEGARA STAMO~2013
adalah Bank yang diselenggarakan di setiap Negara untuk mengamankan SEPERTIGA ASET DARI KEUNTUNGAN STAMO~2013 yang menjadi HAK MILIK NEGARA.
ii) BANK NIAGA STAMO~2013
adalah Bank yang diselenggarakan di setiap Negara untuk mengamankan SEPERTIGA ASET DARI KEUNTUNGAN STAMO~2013 yang menjadi HAK MILIK PARA PENGUSAHA DI SETIAP NEGARA.
iii) BANK RAKYAT STAMO~2013
adalah Bank yang diselenggarakan di setiap Negara untuk mengamankan SEPERTIGA ASET DARI KEUNTUNGAN STAMO~2013 yang menjadi HAK MILIK SELURUH RAKYAT YANG BERADA DI SUATU NEGARA.

9)BERSIFAT TUNTAS;
Kitab ini harus menjelaskan bahwa STAMO~2013 merupakan LEMBAGA EKONOMI DUNIA yang memuat segala permasalahan kemanusiaan yang berhubungan dengan KEADILAN DAN KESEJAHTERAAN KEHIDUPAN LAHIR BATIN yang harus diselesaikan oleh STAMO~2013 secara TUNTAS.

Aneh dan tidak terbayangkan sebelumnya oleh saya; Bahwa Mandalajati Niskala menjelaskan begitu detail sebuah kitab yang akan lahir dipenghujung peradaban umat manusia, yang mampuh memberikan jawaban konkrit kepada seluruh system dan “isme-isme kehidupan” dalam permasalahan kemanusiaan yang menyangkut ekonomi sebagai alat kesejahteraan hidup dan kehidupan umat manusia diseluruh dunia.
Sisi lain menyoroti figur Mandalajati Niskala lebih aneh lagi, sebab beliau tergolong manusia Multi Talenta yang sanggup berpikir dan berhipotesa secara orisinil dan mandiri dalam banyak disiplin ilmu, sehingga produk-produk berfikir beliau sangat fitrah, logis, konstuktif, holistik dan alami. Beliau bukan termasuk manusia yang suka membaca buku, tapi saya yakin beliau berpotensi untuk melahirkan banyak buku dalam berbagai ilmu pengetahuan. Saya sendiri banyak belajar pada beliau mengenai, Filsafat Sunda, Filsafat Pendidikan, Filsafat Diri Manusia, Puragabasa dan Ruh Bahasa Sunda, Tasauf, Ilmu Kepemimpinan, Ilmu Metafisika, Spiritual, Ilmu Intelejen, Ilmu Terapi, ilmu bela diri dan banyak lagi ilmu yang “rada-rada aneh dan menakjubkan”.

Mandalajati Niskala bukan produk akademik, tapi saya yakin cara berfikir beliau bisa jauh lebih melesat; beliau menemukan dan menguasai metoda bagaimana menghubungkan diri terhadap diri sendiri juga terhadap sesuatu di luar diri di alam ini; yang beliau katakan sebagai Kesadaran Raga, Kesadaran Sukma, Kesadaran Kusumah, Kesadaran Samasta, Kesadaran Nitis dll. Dari penguasaan metoda ini beliau dapat menemukan berbagai khazanah kekayaan ilmu pengetehuan yang menakjubkan; kemudian beliau katakan: “Inilah Ilmu Sunda yang tidak dimiliki pihak lain”. Beliau menjelaskan pula gelombang Sir, Budi, Cipta, Rasa dan Karsa yang berhubungan dengan; Devinisi, Karakteristik serta Indikasinya; juga menjelaskan mengenai “Lima Hak AZASI Potensi Makhluk” (jadi bukan hak AZASI manusia saja); yang sangat mengherankan saya, beliau katakan bahwa dalam Sunda kata AZASI itu sebenarnya merupakan singkatan dari urutan yang sangat konstruktif tersusun secara KRONOLOGIS MENURUT URUTAN WAKTU yaitu: Asma, Zat, Af’al, Sifat dan Iradat yang disingkat menjadi AZASI. Beliau menambahkan bahwa para Cerdik Cendikia ilmu Tasauf/Tarekat, baik para Kyai maupun para Akademik hanya mengenal “Empat Potensi Makhluk”, demikian pula yang umumnya kita ketehui, dengan susunan yang tidak konstruktif, acak-acakan seperti; Zat, Asma, Af ‘al, Sifat.

Yang cukup mengherankan saya bahwa buku tidak pernah ia jadikan sebagai acuan atau rujukkan atau referensi dalam mendapatkankan ilmu pengetahuan. Beliau begitu yakin bahwa alam jagat raya ini adalah gudangnya ilmu pengetahuan. Pengetahuan apa pun yang ingin beliau ketahui, cukup dengan menghubungkan diri terhadap sesuatu di luar diri di alam ini yang metodanya telah ia kuasai; yang tergambar dalam ungkapan; “NYUKMA NGUSUMAH NITIS LAJU NITIS DIPINDA SUKMA”. Pada saat nitis dipinda sukma itulah beliau telah mampu menangkap folder-folder pengetahuan yang dikehendakinya. Untuk mendapatkan Definisi, karakteristik, dan indikasi dari pengetahuan yang baru didapat, beliau cukup memanfaatkan gelombang Sir, Budi, Cipta, Rasa, dan Karsa, seperti yang dikatakannya. Beliau juga mengatakan kepada saya dengan tatapan mata yang sangat jauh: “Tahu Tidak…., bahwa Manusia Sunda adalah manusia “teraneh” di Dunia ini. Dazal dan Kaum Yahudi merasa takut, karena tidak akan mampu bertipu daya terhadap Manusia Sunda”.
Ini sebuah gambaran bagaimana cara berfikir Mandalajati Niskala, hingga kita dapat memaklumi bahwa STAMO~2013 bukan hal yang sepele dan ecak-ecek. Hal ini saya sadari karena selama dua kali penyebaran naskah ini dikalangan para tokoh Sunda bahkan para Sarjana Ekonomi; Mandalajati Niskala mendapatkan kesimpulan sementara, bahwa ternyata yang dikatakan para akhli baik di kalangan akademisi maupun politisi rata-rata mempunyai cara berfikir yang sangat “Terbelakang”, ditinggalkan oleh Sistem Sunda itu sendiri yang Adi Luhung.

Di atas dalam tulisan ini telah dikatakan bahwa, Mandalajati Niskala menyerahkan kepada 120 orang Tokoh Sunda PEMEGANG KUASA SEBAGAI PENGELOLA Hak Cipta / Hak Paten Sunda, yang kemudian mendapatkan Hak Royalty secara Internasional dari pemberlakuan STAMO~2013 di seluruh Dunia. Tetapi beliau telah menetapkan diri untuk tidak menerima sepeser pun dari semua hak yang akan didapat dari STAMO~2013 ini. Hal demikian dilakukan oleh beliau bukan atas dasar takabur atau apapun, tapi atas dasar perjanjian dan sumpah dirinya kepada Tuhan. Karena hanya satu yang beliau inginkan, yaitu Pertolongan dan Perlindungan Tuhan YMK agar STAMO~2013 BISA BERJALAN MEWUJUDKAN KEADILAN EKONOMI BAGI KESEJAHTERAAN UMAT MANUSIA DI SELURUH DUNIA; oleh karena itu apa yang beliau temukan akan diberikan bagi kepentingan kehidupan kemanusiaan dan alam sekitarnya.
T
ugas kita sekarang adalah Tong Talangke, memicu diri, sama-sama berjuang untuk melahirkan Kitab STAMO~2013, agar yang menjadi cita-cita dan perjuangan Mandalajati Niskala dalam menggali hasanah kekayaan Sunda bagi terciptanya kesejahteraan umat manusia dapat segera terwujud.
Tentu saja yang mampu menyelenggarakan dan mengaping keselamatan ekonomi STAMO~2013 hanyalah “Manusia Suci Sang Khalifah Ratu Adil”.
Jangan heran kalau dalam SELAYANG PANDANG STAMO~2013 akan terlihat gaya bicara dan cara berbahasa yang fenomenal dan sepertinya ringan dalam menghadapi resiko. Memang Mandalajati Niskala seorang yang aneh, segala yang beliau susun hanya merupakan implementasi dari penyempurnaan diri dihadapan Sang Pencipta dan yang ditemukannya untuk “dipersembahkan” kepada “Manusia Suci Sang Khalifah Ratu Adil”. Apa yang menjadi kemampuannya tidak menjadi kebanggaan diri dan keluarganya, demikian pula kelima orang anaknya tidak merasa bangga atas temuan orang tuanya.
Beliau mengatakan bahwa ilmu bukan turunan tapi sebuah proses intelektualitas pada setiap diri manusia bersama Tuhannya. Satu sisi keanehan beliau karena namanya banyak; Jatisukma Dewaruci, Jagatpati Lasykar Langit, Gelap Nyawang, Gurat Bumi, Sandekala Siliwangi, Sri Palasipati, Kalfatar Garbakala dll. Itu semua sebenarnya bukan nama asli beliau. Cag.

Bral Sunda Tandang Makalangan
Nambak Ngabalerante Para Pasakten Leber Wawanen
Hayu Turun Gunung Muru Bandung
Prung Padungdung Lawung Ka Ahung Buana Gembrung
Demikianlah Kata Pengantar saya semoga mendapatkan sekilas gambaran mengenai Mandalajati Niskala maupun STAMO~2013.

Bandung Bandawasa Banda Indung, September 2009
HELMI ADAM PRAMUDYA.
(Helmi Adam Pramudya adalah Wartawan Sunda yang memberikan support moril kepada Mandalajati Niskala, sebagai penyaji naskah “Sajorelat Ngeunaan STAMO~2013”)

zshoya Says:

28 February 2012 at 9:12 pm.

Siiiiiiiiiiiiiiiiiiip Imam Brotoseno
dikunjungi komentar yang MANTAAAAAAAAAAP
Kalfatar dan Helmi Adam Pramudya kirim materinya BAGUS SEKALI.

SEMAKIN MEMFOKUS.
Terima Kasih.

Buat Imam Brotoseno terus gali potensi SDM kaya MANDALAJATI NISKALA.

SIP MAJU TERUS PARA PEMBAHARU.
SELAMAT & SEMOGA DALAM PERLINDUNGAN ALLOH SWT. AMIN.

Sandi Kaladia Says:

30 December 2012 at 11:04 am.

Welcome to the world reformers.
I tried updating from the other side.
I will give a warning to countries giant, who committed the crime world.

TRISULA WEDA is SUPER STRENGTH, to PARALYZE GIANT STATE CRIME.
STATE SUPER POWER, HAVE ANY ASSUMPTION CAN DO.
DO NOT BE AFRAID. I AM COMING TO CANCEL THE THEORY OF SUPER POWER COUNTRIES.
THIS CONCEPT “TRISULA WEDA” WILL OPEN A NEW WORLD.

Open the human mind to understand the nature of life that is inseparable from the existence of the universe is the duty of the “New Man”.
Sandi Kaladia come stunned World. I was a “New Man”

That might be a big surprising news, that the universe, in the body of God.
All life is in God’s body, therefore the Lord able to feel everything that happens in the body.
Sure. Excavation of Philosophy, from Sandi Kaladia: It is shocking the World.
You think having the distance with God? You think life outside the body of the Lord? Be careful to kufr.

2013 will be universally understood, that our lives are in God’s body.
If we have been convinced that life is in God’s body, then all the lies would be revealed.
On human beings full of mystery. It was there that God’s many secrets.
If someone has found itself, it will be understood the existence of God.

TRY TO THINK, THE SECRET OF THREE ELEMENTS of DEVINITY JOIN TO BE ONE (Trisula Weda):
1)Water comes from “ACINING~CAI” is a supernatural element. Element of divinity.
2)Land comes from “ACINING~TANEUH” is a supernatural element. Element of divinity.
3)Fire comes from “ACINING~SEUNEU” is a supernatural element. Element of divinity.
1+2+3) The air is “SAJATINING~HUDARA” is a supernatural authenticity. Divine authenticity.

All forecasts are engineering science capabilities. This situation can be realized by anyone who has reached such dimensions. It is unfortunate that they stigmatize natural disaster, when in fact it is a super engineering. But do not be arrogant I will thwart all prophecy.

I say to everyone, that everyone in the body of God, therefore, must be safe and not get hurt, but if it’s a kind of disorder cancer, I would definitely destroy, to be a lesson.
I will alert the giant state and its crimes against humanity. Hurry up you’re all doing good, and abstain from evil.
Do not until you receive a fatal consequence of your crime. We will forgive you.

Please wake peace with love.
PLEASE, FIX THIS LIFE WITH LOVE ::

‘Bridge of Love’ will be a liaison trip, meeting someone with God.
‘Bridge of Love’ can enhance meaning: From the ‘Sense of Humanity’ to the ‘Taste of Divinity’.
‘Bridge of Love’ can enhance meaning: From the ‘Sense of Caring’ to the ‘Sense of Belonging’.
‘Bridge of Love’ can enhance meaning: From the ‘Sense of Belonging’ to the ‘Sense of Maintaining’.
‘Bridge of Love’ can enhance meaning: From the ‘Sense of Maintaining’ to the ‘Sense of Glorifying’.
‘Bridge of Love’ can enhance meaning: From the ‘Sense of Glorifying’ to the ‘Sense of Devotion’.
‘Bridge of Love’ can enhance meaning: From the ‘Sense of Devotion’ to the ‘Sense of Truth’.
‘Bridge of Love’ can enhance meaning: From the ‘Sense of Truth’ to the ‘Sense of Absolute’.

Bandung
Sandi Kaladia

Sandi Kaladia Says:

1 January 2013 at 1:39 am.

‘RATU ADIL’ IS A WORLD LEADER, APPEARS IN THE CENTER OF THE EARTH, ‘PARAHYANGAN’
‘RATU ADIL’ FROM WHERE, DO NOT BE A PROBLEM.

RATU ADIL║True Leader, came up with the approval of God. spoke very “magical” and energetic.
RATU ADIL║True Leader, came very confidential, as presented by the power of God
RATU ADIL║True Leader, came to fix the lives of the people, who have been ravaged.
RATU ADIL║True Leader, arrived with a certainty, for justice and the welfare of his people.
RATU ADIL║True Leader, arrived with the symbol of philosophy, in accordance with the provisions of his Lord.
RATU ADIL║True Leader, arrived with a secret philosophy, unloaded to a value of nature, becomes a true consciousness.
RATU ADIL║True Leader, came not from the crowd and the arena of power ambitions.
RATU ADIL║True Leader, comes to dealing with serious obstacles, but it will be passed without getting hurt.
RATU ADIL║True Leader, came out from the conspiracy and engineering imaging.
RATU ADIL║True Leader, arrived with his own system, to change the existing system, towards a system of nature.
RATU ADIL║True Leader, came very surprising, because the leader was not understood by many people.
RATU ADIL║True Leader, came itself naturally, now present, but not known who it was.
RATU ADIL║True Leader, came gild force for every human being, for the sake of nation and state.
RATU ADIL║True Leader, came with terrible force, which is respected by the whole world.
RATU ADIL║True Leader, came to quell the feud due to incitement.
RATU ADIL║True Leader, came without an opponent, because no one could beat him.
RATU ADIL║True leader, came to conquer wrath, without people feeling defeated.
RATU ADIL║True leader, came up with did not have enemies, because not to seek the enemy.
RATU ADIL║True leader, arrived with a message of motherhood, to fulfill the longings and hopes of its people.
RATU ADIL║True leader, came to liberate the individual citizens of the difficulties of life.
RATU ADIL║True leader, arrived with the divine blessing, to liberate people from exploitation.
RATU ADIL║True leader, did not come to judge the result, but to fix the cause.
RATU ADIL║True leader, comes then back away, after the entire plan can be realized.
RATU ADIL║True leader, came and went, accompanied by longing and happiness of all mankind.
RATU ADIL║True leader, is a long-awaited leader of the past until now and they believe, will now be present.

Bandung, 1/1/2013
Sandi Kaladia

Sandi Kaladia Says:

5 January 2013 at 7:31 am.

RATU ADILKAH ANDA?

Ratu Adil secara personal akan sulit ditemukan oleh siapapun dan sampai kapanpun, sbb kemunculan figur ini hanya merupakan dampak logis dari seluruh rentetan perjuangan hidupnya dalam melakukan aplikasi dari sistem fitrah bagi kehidupan RAHMATAN LIL ALAMIN atau MAMAYU HAYUNING BUWANA dalam cakupan GLOBAL, yang dikenal dengan istilah TRI TANGTU DIBUANA.
Tri Tangtu di Buwana meliputi:
1)TIGA SISTEM FITRAH; a)Sistem Sastra Jendra, b)Sistem Hayu Ningrat, c)Sistem Pangruwating Diyu, disebut “WAHYU CAKRA NINGRAT”
2)TIGA SISTEM ENERGI, disebut TRISULA WEDA.
3)TIGA ZAT ABADI, disebut JAWAHAR AWAL, DLL.

Ciri Khas Ratu Adil berjuang merekonstruksi seluruh sistem kembali kepada SISTEM FITRAH bukan bagi CAKUPAN LOKAL atau NASIONAL. Ratu Adil adalah RATU DUNIA. Dia adalah PEMIMPIN DUNIA. Dia adalah SANG KHALIFAH. Dia adalah “TANGAN TUHAN” yang mendapatkan otoritas dari Sang Rabbul’alamin Penguasa Semesta Raya untuk memperbaiki kehidupan DUNIA. Sang Khalifah Ratu Adil ini otoritinya melebihi Nabi dan Rasul.
Sang Rabbul’alamin memberikan otoritas untuk memimpin Bumi “HANYA KEPADA SANG KHALIFAH”, bukan kepada Nabi dan Rasul (QS,2:30); sedangkan Nabi dan Rasul adalah “figur pinunjul” yang diutus untuk MEMBAWA RISALAH pada kewilayahan lokal. Arti RASUL sendiri adalah yang MEMBAWA RISALAH (resultant, resultante)

Sebuah contoh sempurna SANG RATU ADIL KHALIFATULARD adalah Muhammad SAW. Beliau adalah seorang FIGUR YANG PALING SEMPURNA, karena beliau telah menempati ketiga jenjang kesempurnaan dalam melaksanakan amanah, sbb:
1)Pangkat Nabi, usia 25 th dgn gelar “Al’amin” (Raja).
2)Pangkat Rasul, usia 40 th dgn gelar “AS” (Sultan).
3)Pangkat Khalifatulard, usia 51 th dgn gelar “SAW” (Maha Raja).

SEBUAH TERMINOLOGI YANG PAS DAN SEPADAN, sbb:
1)Nabi = BUDAK ANGON = SATRIA PININGGIT = RAJA
2)Rasul = BUDAK JANGGOTAN = SATRIA PINANDITA = SULTAN
3)Khalifatulard = RATU ADIL = IMAM MAHDI = MAHA RAJA

BERBICARA MENJADI PEMIMPIN DUNIA:
SUDAH PANTASKAH menjadi RATU ADIL?
Atau SUDAH PANTASKAH menjadi IMAM MAHDI?
Atau SUDAH PANTASKAH menjadi KHALIFATULARD?
Atau SUDAH PANTASKAH menjadi MAHA RAJA BUMI?

RATU ADIL HARUS MELALUI JENJANG sbb:
Sudahkan anda menempati setingkat PEMBAWA RISALAH?
Atau anda menempati setingkat BUDAK JANGGOTAN?
Atau anda menempati setingkat SATRIA PINANDITA?
Atau anda menempati setingkat SULTAN?

UNTUK MENEMPATI KEDUDUKAN SETINGKAT Pembawa Risalah atau Budak Janggotan atau Satria Pinandita atau Sultan, tentu harus melelui jenjang sebelumnya, sbb:
Sudahkan anda menempati setingkat NABI?
Atau anda menempati setingkat BUDAK ANGON?
Atau anda menempati setingkat SATRIA PININGGIT?
Atau anda menempati setingkat RAJA?

Sungguh Ratu Adil BUKAN SEBUAH KHAYALAN, tapi Ratu Adil adalah PENCAPAIAN KOMPETENSI DIRI dihadapan TUHAN SANG RABBUL’ALAMIN, sehingga Dia diberi otoritas UNTUK MENJADI RAHMAT BAGI ALAM SEMESTA.

Saran saya bagi siapapun JANGAN BERMAIN-MAIN DENGAN ISTILAH RATU ADIL, padahal kita sebenarnya tidak memahaminya.

Terima kasih semoga bermanfaat serta menjadi bahan tafakur & perjuangan bagi pihak-pihak yang mempunyai cita-cita mulia menjadi Sang Maha Raja Ratu Adil.

Bandung, 5/1/13
Mandalajati Niskala Cakra

Mandalajati Niskala Says:

5 January 2013 at 7:31 am.

RATU ADILKAH ANDA?

Ratu Adil secara personal akan sulit ditemukan oleh siapapun dan sampai kapanpun, sbb kemunculan figur ini hanya merupakan dampak logis dari seluruh rentetan perjuangan hidupnya dalam melakukan aplikasi dari sistem fitrah bagi kehidupan RAHMATAN LIL ALAMIN atau MAMAYU HAYUNING BUWANA dalam cakupan GLOBAL, yang dikenal dengan istilah TRI TANGTU DIBUANA.
Tri Tangtu di Buwana meliputi:
1)TIGA SISTEM FITRAH; a)Sistem Sastra Jendra, b)Sistem Hayu Ningrat, c)Sistem Pangruwating Diyu, disebut “WAHYU CAKRA NINGRAT”
2)TIGA SISTEM ENERGI, disebut TRISULA WEDA.
3)TIGA ZAT ABADI, disebut JAWAHAR AWAL, DLL.

Ciri Khas Ratu Adil berjuang merekonstruksi seluruh sistem kembali kepada SISTEM FITRAH bukan bagi CAKUPAN LOKAL atau NASIONAL. Ratu Adil adalah RATU DUNIA. Dia adalah PEMIMPIN DUNIA. Dia adalah SANG KHALIFAH. Dia adalah “TANGAN TUHAN” yang mendapatkan otoritas dari Sang Rabbul’alamin Penguasa Semesta Raya untuk memperbaiki kehidupan DUNIA. Sang Khalifah Ratu Adil ini otoritinya melebihi Nabi dan Rasul.
Sang Rabbul’alamin memberikan otoritas untuk memimpin Bumi “HANYA KEPADA SANG KHALIFAH”, bukan kepada Nabi dan Rasul (QS,2:30); sedangkan Nabi dan Rasul adalah “figur pinunjul” yang diutus untuk MEMBAWA RISALAH pada kewilayahan lokal. Arti RASUL sendiri adalah yang MEMBAWA RISALAH (resultant, resultante)

Sebuah contoh sempurna SANG RATU ADIL KHALIFATULARD adalah Muhammad SAW. Beliau adalah seorang FIGUR YANG PALING SEMPURNA, karena beliau telah menempati ketiga jenjang kesempurnaan dalam melaksanakan amanah, sbb:
1)Pangkat Nabi, usia 25 th dgn gelar “Al’amin” (Raja).
2)Pangkat Rasul, usia 40 th dgn gelar “AS” (Sultan).
3)Pangkat Khalifatulard, usia 51 th dgn gelar “SAW” (Maha Raja).

SEBUAH TERMINOLOGI YANG PAS DAN SEPADAN, sbb:
1)Nabi = BUDAK ANGON = SATRIA PININGGIT = RAJA
2)Rasul = BUDAK JANGGOTAN = SATRIA PINANDITA = SULTAN
3)Khalifatulard = RATU ADIL = IMAM MAHDI = MAHA RAJA

BERBICARA MENJADI PEMIMPIN DUNIA:
SUDAH PANTASKAH menjadi RATU ADIL?
Atau SUDAH PANTASKAH menjadi IMAM MAHDI?
Atau SUDAH PANTASKAH menjadi KHALIFATULARD?
Atau SUDAH PANTASKAH menjadi MAHA RAJA BUMI?

RATU ADIL HARUS MELALUI JENJANG sbb:
Sudahkan anda menempati setingkat PEMBAWA RISALAH?
Atau anda menempati setingkat BUDAK JANGGOTAN?
Atau anda menempati setingkat SATRIA PINANDITA?
Atau anda menempati setingkat SULTAN?

UNTUK MENEMPATI KEDUDUKAN SETINGKAT Pembawa Risalah atau Budak Janggotan atau Satria Pinandita atau Sultan, tentu harus melelui jenjang sebelumnya, sbb:
Sudahkan anda menempati setingkat NABI?
Atau anda menempati setingkat BUDAK ANGON?
Atau anda menempati setingkat SATRIA PININGGIT?
Atau anda menempati setingkat RAJA?

Sungguh Ratu Adil BUKAN SEBUAH KHAYALAN, tapi Ratu Adil adalah PENCAPAIAN KOMPETENSI DIRI dihadapan TUHAN SANG RABBUL’ALAMIN, sehingga Dia diberi otoritas UNTUK MENJADI RAHMAT BAGI ALAM SEMESTA.

Saran saya bagi siapapun JANGAN BERMAIN-MAIN DENGAN ISTILAH RATU ADIL, padahal kita sebenarnya tidak memahaminya.

Terima kasih semoga bermanfaat serta menjadi bahan tafakur & perjuangan bagi pihak-pihak yang mempunyai cita-cita mulia menjadi Sang Maha Raja Ratu Adil.

Bandung, 5/1/13
Mandalajati Niskala Cakra

Embah Jambrong Says:

8 January 2013 at 10:58 pm.

█▀█▀█░█░█▀▀▀░▀█▀░█▀▀▀░█▀█░░█
█░█░█░█░▀▀▀█░░█░░█▀▀▀░█▀▀█░█
▀░▀░▀░▀░▀▀▀▀░░▀░░▀▀▀▀░▀░░▀░▀
█▀▀▀░█░░█░█▀▀█░█▀▀▄░█▀▀█
▀▀▀█░█░░█░█░░█░█░░█░█▄▄█
▀▀▀▀░▀▀▀▀░▀░░▀░▀▀▀░░▀░░▀
▀▀▀█░█▀▀█░█░▀▀▀█
█▀▀▀░█░░█░█░▀▀▀█
▀▀▀▀░▀▀▀▀░▀░▀▀▀▀

Leave a Reply

Mencari Jawaban

Artis tend to be dark, worried and superstitious creatures. This is not bad. It makes me perfectionist, it makes me care. Moreover the ability to see the darker side of life is an asset not just directing dramatic and tragic movies, but also for directing comedy, since comedy often has pain inside it. Do you believe that life and film tragically too close together ? I do ...
www.flickr.com
This is a Flickr badge showing public photos from Iman Brotoseno. Make your own badge here.


Categories

Archives

Hot Topics

Spice of Life



Add to Technorati Favorites
Free PageRank Checker

Subscribe with Bloglines

Why Blog ?

Why the BLOG will change the world ?The explosion of blogs throughout the world has been the biggest phenomenon since the rise of the Internet itself. Today, more people read blogs than newspapers. Blogs are just a tool, of course. It’s the bloggers behind the blogs that will make the difference. Here's Why

Blog lama saya masih dapat dilihat disini

( DISCLAIMER ) Photo dan Gambar Ilustrasi kadang diambil dari berbagai sumber di internet - GETTY IMAGES dan CORBIS selain photo teman dan milik saya sendiri. Kadang kala sulit untuk menemukan pemiliknya. Jika ada yang merasa keberatan bisa menghubungi untuk dicantumkan namanya.

Subscribe this blog

  Subscribe in a reader
Enter your email address:
  
Delivered by FeedBurner
July 2014
M T W T F S S
« Jun    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031