1 April 2014

Tentang Solar Lantern

Posted by iman under: BISNIS & PEMASARAN; ENERGI & PERTAMBANGAN; FILM .

Problem utama sebagai pekerja film, ketika harus blusukan dan mengambil gambar di pelosok negeri adalah urusan pasokan daya listrik. Bukan buat lampu penerangan di tenda atau pondok, karena kita bisa menggunakan lampu ‘ badai ‘ atau petromak. Justru yang penting untuk men-charge baterei ponsel atau kamera.
Ketika bermalam di perkampungan suku Boti di pedalaman Timor Tengah atau di rumah betang perkampungan dayak Kalimantan Tengah, saya harus meminta crew membawa generator kecil yang berkekuatan 1200 kva. Walau kecil, tapi tetap saja berat dan merepotkan kalau digotong menembus hutan. Belum lagi harus menyediakan bensin secukupnya.

Ini memang problem serius bagi negara besar seperti Indonesia yang masih menyimpan kantung kantung wilayah yang belum terjangkau listrik dan penerangan sehingga mempengaruhi sektor ekonomi, pendidikan dan kesehatan di wilayah tersebut. Menyadari kesenjangan tersebut, Panasonic memperkenalkan alternative penerangan mobile yang berbasis ramah lingkungan, Solar Lantern BG-BL03.

Ide pembuatan teknologi ini sebenarnya dari Menteri asal Uganda yang berkirim surat ke Panasonic, yang bercerita tentang sulitnya akses penerangan di pedalaman Uganda. Teknologi Solar Lantern BG-BL03 ini praktis, karena sumber pengisian daya ( charging source ) menggunakan sinar matahari. Tentu saja, pasokan sinar matahari buat negara tropis seperti kita, bukan masalah.

Dengan panel solar 3,5 W dapat mengisi kembali baterei dalam waktu 6 jam dalam kondisi cerah. Jika bateri terisi penuh, maka baterei akan bertahan selama 6 jam pada pengaturan tinggi. 15 jam pengaturan sedang dan sekitar 90 jam pada pengaturan rendah.
Lampu ini memiliki 5 LED yang dirancang memancarkan cahaya ke segala arah. Sudut yang lebar cocok untuk alat penerangan keluarga sampai saat anak anak belajar.

Jadilah dalam pengambilan gambar time lapse diatas bukit sikunir Dieng, saya menggunakan Solar Lantern untuk kebutuhan penerangan di malam hari. Saat itu saya harus menginap dari sore karena harus mengambil time lapse dari sore sampai pagi matahari terbit. Arak arakan awan yang bergerak dibalik semburat senja, berganti bintang bintang yang berjalan sampai kembali pada arak-arakan awan setelah matahari terbit. Megah dan mempesona.

Selain itu Solar Lantern Panasonic dilengkapi USB port yang dapat mengisi baterei perangkat elektronik kecil seperti ponsel. Sebuah ponsel berkapasitas 700 mAh dapat terisi penuh dalam waktu 2 jam. Lampu yang terisi penuh dapat memberikan daya cukup untuk satu atau dua kali pengisian ponsel.
Walaupun Solar Lantern aman digunakan ditengah hujan, karena dilengkapi pelindung air dan debu, namun lampu ini bukan untuk didisain terendam dalam air.

Solar lantern Panasonic bisa sekaligus menjadi sumber cahaya yang jernih dan aman. Menjadi lampu penerangan yang mobile. Bisa diletakkan di meja atau digantung dimana saja. Kembali ke pengambilan gambar di Bukit Sikunir, saya bisa beristirahat dalam tenda sambil menjalani ritual sebelum tidur. Membaca buku sambil menunggu tertidur. Tentu saja yang paling menyenangkan, saya tidak perlu membersihkan lubang hidung yang kotor setiap pagi, karena sisa debu asap lampu pelita yang menempel.

photo petromak di sini

4 Comments so far...

Bonek kesasar Says:

2 April 2014 at 2:54 am.

Alat ini gak dijual bebas ya?
Nyari di ebay gak ada.

annas Says:

2 April 2014 at 11:38 am.

Mas iman aku tertarik iklan kuku bima ener-g buatan mas iman yang versi wisata, itu pakek kamera pa ya? boleh minta data teknisnya? trims

ituCasino.com AGEN JUDI CASINO ONLINE SBOBET 338A INDONESIA TERPERCAYA Says:

7 April 2014 at 2:50 pm.

oww.. ternyata lampu petromax.. weleh.. weleh..

ituCasino.com AGEN JUDI CASINO ONLINE SBOBET 338A INDONESIA TERPERCAYA Says:

12 May 2014 at 8:02 pm.

Mantaaappp Artikel nya Gan…

Leave a Reply

*

Mencari Jawaban

Artis tend to be dark, worried and superstitious creatures. This is not bad. It makes me perfectionist, it makes me care. Moreover the ability to see the darker side of life is an asset not just directing dramatic and tragic movies, but also for directing comedy, since comedy often has pain inside it. Do you believe that life and film tragically too close together ? I do ...
www.flickr.com
This is a Flickr badge showing public photos from Iman Brotoseno. Make your own badge here.


Categories

Archives

Hot Topics

Spice of Life


Why Blog ?

Why the BLOG will change the world ?The explosion of blogs throughout the world has been the biggest phenomenon since the rise of the Internet itself. Today, more people read blogs than newspapers. Blogs are just a tool, of course. It’s the bloggers behind the blogs that will make the difference. Here's Why

Blog lama saya masih dapat dilihat disini

( DISCLAIMER ) Photo dan Gambar Ilustrasi kadang diambil dari berbagai sumber di internet - GETTY IMAGES dan CORBIS selain photo teman dan milik saya sendiri. Kadang kala sulit untuk menemukan pemiliknya. Jika ada yang merasa keberatan bisa menghubungi untuk dicantumkan namanya.

Subscribe this blog

  Subscribe in a reader
Enter your email address:
  
Delivered by FeedBurner
September 2017
M T W T F S S
« Aug    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930