24 April 2008

Antara Mbak Retno dan Miyabi

Posted by iman under: INDONESIANA .

Ada dua tempat dimana saya sering berburu buku buku tua. Pertama, sebuah toko buku bilangan Cinere, dimana saya mendapatkan kumpulan tulisan Bung Karno – dari masa mahasiswa sampai pidato kenegaraan setiap 17 Agustus – dalam bundel tebal “ Di bawah Bendera Revolusi “ terbitan tahun 1964. Kedua, sebuah toko kecil di pojokan Pasar Festival, dimana saya mendapatkan kalender tahun 1966, kaset Chicha Koeswoyo, buku terbitan LPES tahun 80an, Album Cerita dari lima Benua, sampai buku buku lama cerita Winnetou.
Konon kata orang, sebuah karya tulis novel, roman, sastra ( termasuk film ) menunjukan peradaban suatu bangsa pada jamannya. Kata orang juga, semakin maju dan modern kita, semakin tipis batasan antara moral dan budaya. Tapi saya justru meragukan di negeri ini. Justru novel dan film film jaman dahulu lebih vulgar dan erotis daripada apa yang kita temukan jaman sekarang.

Ada masanya tahun 70an dan 80an film film Indonesia lebih berani. Judulnya pun seram seram. ‘ Ranjang Siang Ranjang Malam ‘, ‘ Gairah malam ‘, ‘ Akibat pergaulan bebas ‘ dan macam macam lagi. Bintang filmnya lebih berani bugil dan berciuman.
Dalam Katalog Film Indonesia 1932 – 2006 lihat saja judul film yang memakai kata ‘ ranjang ‘ dan ‘ gairah ‘. Ini juga tercermin dari novel novel jaman dahulu yang sangat jauh berbeda pendekatan tulisannya dengan novel jaman sekarang.

Kemarin saya membeli 3 novel lama di pasar festival, “ Nick Carter – Penculikan Perdana Menteri Russia “, “ Mbak Retno “ karya Motinggo Busye “ dan “ Janda “ karya La Rose. Buku buku era 70an tersebut bisa sangat terbuka dan sensual dalam menyampaikan hubungan badan antara pria dan wanita.

Coba bayangkan salahsatu petikan dari Mbak Retno.
Retno dalam hiasan pengantin itu kelihatan seperti bidadari impian. O gugup sekali buatnya, lebih gugup daripada sewaktu pacaran. Dan Retno merengek rengek manja sekaligus menolak setiap elusan Ramses. Retno ingin sekali memagut Ramses. Gadis dua puluh enam tahun itu selalu teringat nasehat dukun pengantin untuk menolak jika dielus. Tapi nasehat dukun itu lenyap sewaktu Ramses mengecup dadanya, dan Retno merintih, memelintirkan tubuhnya dengan liat dan akhirnya dirangkulnya Ramses. Tidak , tidak nasehat dukun pengantin itu hirap lenyap dari kepala gadis duapuluh enam tahun itu. Dalam suatu amukan menerjang dan menggeliat, menggelinjang bermandi keringat. Meronta meringis geram.

Demikian juga Janda dari tulisan La Rose, seorang penulis yang cukup produktif pada masanya.
Belum lama aku melangkah dia sudah menuju ke arahku dan seketika aku sudah dalam pelukannya. Lengannya mengitari pinggangku.
“ Marina..lepaskan kancing kancing kemejaku ..”
Didi seperti biasa tidak suka mengenakan kaos dalam. Terasa sarung itu terlepas dan meluncur ke lantai. Kemudian lengan Didi mengelus ngelus pinggulku.
“ Lupa bawa baju..lupa bawa daster “ aku berbisik dengan suara terputus putus pada lehernya, sambil bibirku mencium ringan lehernya kemudian wajahnya. Didi lantas menggendong aku tempat tidur dan menekan bahuku. “ Please please Marina..”

Agak bingung apakah ini dikategorikan porno, karena itu hanya petikan kecil dari sebuah drama atau kisah kisah sehari hari. Dan jamannya novel novel seperti itu sangat lazim dan mudah ditemui. Sehingga disebut generasi Roman picisan.
Jaman memang selalu berubah. Tulisan – pada masanya – seperti itu sudah membuat liar imajinasi kita, dan mungkin membacanya sembunyi sembunyi di dalam kamar. Mungkin juga pendapat saya salah bahwa jaman sekarang less vulgar dari segi pornografi. Karena jaman dulu belum dikenal internet, dvd, 3G, dan juga Miyabi.

Mungkin juga saya malah ketinggalan jaman dan karena melihat film kewer Miyabi baru baru ini. Itu karena jasa baik para penggemar kewer Jepang yang berbaik hati mengemasnya ke Jakarta.
“ Wah Miyabi sudah ketinggalan jaman mas ” , demikian kata orang.
Terus terang tidak begitu menarik, Saya hanya sekali melihatnya dan secara fast forward. Kasihan melihat Miyabi selalu menjerit dan tersiksa. Demikian saya katakan ke seorang eksponen penggemar kewer.
” Itulah kelebihan JAV mas “.
Saya jadi bergidik membayangkan Jugun Ianfu .
Jika Miyabi yang imut sepertinya jadi obyek kekerasan. Lalu mana kesetaraannya ? bukankah semestinya mutual benefit seperti imajinasi kita menafsirkan rintihan Mbak Retno ?
Ah, ini khan menurut versi saya. Namanya juga produk generasi lama.
Mudah mudahan juga tulisan ini tidak dikategorikan sebagai penyebaran pornografi. Ini khan sekadar membuang kantuk sambil menunggu Barcelona vs MU.

87 Comments so far...

nico Says:

24 April 2008 at 1:19 am.

Inih pornoh!*sebar paku*

sluman slumun slamet Says:

24 April 2008 at 1:31 am.

ada gak yang mau neliti kenapa JAV kok mesti teriak-teriak githu…
eh, ini artinya apa ya…. itaaa…itaaaa…
:D

Aris Says:

24 April 2008 at 1:42 am.

Dukung siapa mas, MU atau Barcelona ?, kalau saya pilih mbak retno MU aja

*komen gak nyambung menjelang pertandingan MU vs Barcelona

sandal Says:

24 April 2008 at 1:42 am.

Miyabi emang udah out-dated mas.
Mending Sora Aoi atau Mihiro saja..
**sopo meneh kuwiiii**

satria Says:

24 April 2008 at 1:42 am.

emang miyabi udah basi..

leksa Says:

24 April 2008 at 3:11 am.

saya tidak pernah sreg dengan produk kewer jepang, apalagi produk eropa/amerika…

entah kenapa, melihat produk lokal beraksi, lebih menggugah selera :D ..
tapi durasinya pendek, dan susah dicari saat2 ini :D

didut Says:

24 April 2008 at 4:05 am.

miyabi juga punya blog loh om :P

Nayantaka Says:

24 April 2008 at 4:20 am.

Lionel Messiyabi vs Cristiano Retnoaldo ternyata 0 – 0 ya mas

yuki tobing Says:

24 April 2008 at 4:42 am.

Iya, betul itu mas Iman, saya lihat koleksi buku orang2 tua jaman dulu banyak yang isinya begitu. :lol: Ngomong2, bisa disebutkan dengan jelas lokasi toko-toko buku tua itu?Thanks

fahmi! Says:

24 April 2008 at 5:00 am.

wuih… banyak keyword yg asik asik di posting ini. pagerank blog sini bisa cepet terdongkrak mas hahahaaa :D

احمد شهيدة Says:

24 April 2008 at 5:01 am.

Ngomong-ngomong karya Motinggo Busye, saya teringat Fatimah Chen Chen yang dianggap karya terbaik novelis Indonesia ini.

Sebagai lelaki, saya tak tahan menahan sebak. Haru biru bercampur gundah. Ada banyak rasa membuncah.

Oh ya, saya juga nonton MU dan Barca, tapi sayang Ronaldinho tidak turun, sebab saya sebenarnya penggemar Brazil. Di manapun, pemainnya merumput, saya akan terus mendukungnya.

Anang Says:

24 April 2008 at 6:32 am.

miyabi? ah masih bagus bikin vidio sndiri… wkwkwkwk

Epat Says:

24 April 2008 at 6:37 am.

nick carter? wah…jadi inget jaman smp dulu, bacanya ngumpet-ngumpet kekeke

yudhi Says:

24 April 2008 at 7:54 am.

UUITE (TM) !!! :) )

tukangkopi Says:

24 April 2008 at 8:06 am.

saya jadi inget dulu waktu SD sama Bapak dilarang baca “Anak Bajang Menggiring Angin” karya Sindhunata, padahal setelah saya baca adegan vulgar-nya cuman pas Shinta lagi mandi aja.. :mrgreen:

eh, kalo mau yang lebih soft coba Sora Aoi, mas.. :lol:

iway Says:

24 April 2008 at 8:08 am.

ada yang tau website cerita seru yang dulu ada di 17tahun.com ? **pengen nostalgia mode** :D

mr.bambang Says:

24 April 2008 at 8:22 am.

* liat komen anang *
Wah, di indonesia mau ada bintang baru neh.

Hedi Says:

24 April 2008 at 8:46 am.

@Sluman Slumun Slamet

Ita…itaaa itu mirip sama kai…kai..kurang lebih artinya “enak”

snydez Says:

24 April 2008 at 9:02 am.

lebih tepatnya: erotis kali ya’ ;) khan gak ada gambarnya , kecuali dalam imajinasi ..
kalo miyabi mah beda lah :D

aprikot manis sekali Says:

24 April 2008 at 9:04 am.

nungguin antobilang koment :D

detnot Says:

24 April 2008 at 9:05 am.

Novel jaman jadul ada yg Vulgar juga kok kangmas.
apalagi bikinan anny arrow :mrgreen:

iman Brotoseno Says:

24 April 2008 at 9:11 am.

slamet & hedi,
oh itaaa itaa semacam yes oh no gitu ya…
yuki tobing,
di pojokan pasar festival , Jl HR rasuna Said di sebelah Hartz & Chicken restaurant kemudian yang di Cinere, dari arah Mall Cinere ke arah gandul, melalui perempatan pertama terus kira kira 100 meter sebelah kiri ada deretan ruko.
Anang,
wah..jangan nang, jangan buat sendiri..
Leksa,
Jadi suka yang lokal yang sedikit sedikit running timenya
Tukang Kopi, Sandal..
Sora aoi ?…

kyai gantheng Says:

24 April 2008 at 9:11 am.

… waktu kukecup dadanya … loh kok berbulu …

calonorangtenarsedunia Says:

24 April 2008 at 9:18 am.

Mas, tak tinggal 2 minggu kenapa jadi beginihh??

Memang yang sekarang sebenarnya lebih sopan ketimbang dulu. Apalagi pas SMP saya baca nobel “Ding Dong”. Parah betul itu buat saya. :D

andrias ekoyuono Says:

24 April 2008 at 10:05 am.

Jadi inget kalo jaman saya SD dulu ada perpustakaan persewaan buku, trus banyak novel2 gitu, lalu saya suka iseng2 baca di tempat :-D

Fitra Says:

24 April 2008 at 10:13 am.

Miyabi itu apa hubungannya sama Wasabi??? *bener2 pasang muka bodoh sambil makan sushi* :p

[H]Yudee Says:

24 April 2008 at 10:15 am.

he eh mas … MU vs Barca 0 – 0 tho ??
jan kasian bener yaa miyabinya ?? tapi kan, dia menjerit untuk mendapatkan berlian mas ….

suprie Says:

24 April 2008 at 10:44 am.

heh ,
Miyabi ?
ita ita ?
gak tau saya gak pernah stel miyabi keras – keras, jadi gak tau dia ngomong apa… lagi pula klo pun di stel biasanya cuman teriak – teriak doank …

itu beneran MU vs Barca 0-0 ?

Baja Says:

24 April 2008 at 10:47 am.

Mas, kapan-kapan boleh pinjem ga 3 buku ini ? Sudah 20 tahun lalu terakhir baca NC..hehe
Oh ya, menurut saya sih yang dilukiskan di novel-novel zaman baheula bukan sesuatu yang fulgar. Seingat saya selain Motinggo Busye, Mochtar Lubis juga beberap kali mendeskripsikan hubungan pria dan wanita di novelnya. Setelah masuk usia dewasa, terus terang membaca deskripsi di novel mereka lebih mendebarkan daripada membaca deskripsi di model EA (sengaja gak dipanjangin..hehe).

Ghatel Says:

24 April 2008 at 10:56 am.

Gairah malam, saya dulu sering nonton di layar tancap… :D

funkshit Says:

24 April 2008 at 11:04 am.

ngg.. klo ngga Sora.. takako kitahara juga ngga kalah kok
cuman sekarang udah pensiun dan membuat banjirair mata para penggemarnya
*avatar saya takako.. sayang disini ngga nongol :)

Wah nama retno lumayan sensual juga ya klo jaman dulu :D :D

rita nusa indah Says:

24 April 2008 at 11:34 am.

jadi kasian liatnya pasti kedinginan deh.. hikss.. lagian diantara para co… huhhhh malu bgt…..
oya mas Iman blognya ta’ add to my bolg ya

Tia Says:

24 April 2008 at 12:31 pm.

duh, pas lagi puasa, mau nikah…kemudian baca sekilas cuplikan adegan buku mbak retno….*dhuarrr*….

hehehe

Donny Verdian Says:

24 April 2008 at 1:02 pm.

Punya stensilan Eni Erow…
Bukan, saya bukan pengen ber mesum-mesum ria, tapi kalau ada saya mau beli satu buat koleksi mengenang kekonyolan saya SMP dulu :)

Silly Says:

24 April 2008 at 1:54 pm.

Masyaolohhh… itu cuplikan dikit aja bikin GELISAH, gimana banyak yach.. :-)

Bisa kirimin saya bukunya gak mas???… **kedip2 mata** ;-)

sandal Says:

24 April 2008 at 1:56 pm.

Kata orang juga, semakin maju dan modern kita, semakin tipis batasan antara moral dan budaya. Tapi saya justru meragukan di negeri ini.

Sepertinya keraguan perlu dihapus Mas, apa benar semakin maju negara kita ini? Atau sebenarnya malah mundur perlahan-lahan?

Nenek moyang kita pernah membuat mahakarya saru tapi seru, yaitu candi-candi yang dihiasi lingga dan yoni. Jika merujuk pada kutipan di atas, berarti kita malah mengalami kemunduran.

OOT:
Produk JAV lainnya yang cukup interaktif adalah Mihiro Taniguchi, Mas. Beberapa skrinsyut ada di Kineda.com.

Parta Says:

24 April 2008 at 2:01 pm.

nunggu mas iman yang bikin aja lah.. jangan bikin iklan terus sekali-kali bikin yang seger mas, suruh para bloggers ikut casting untuk cari peran utamanya mas… :)

gimana setubuuuh ?? :)

satpam p0rn0grafi Says:

24 April 2008 at 2:14 pm.

wah…postingan ini memancing! banyak kata-kata mesum disini. :twisted: eh gak mesum sih, cuma..ya…begitulah.. :lol:

btw nick carter itu kok mengingatkan saya sama personel bekstrit boi ya? :roll:

edratna Says:

24 April 2008 at 3:32 pm.

Buku karangan Motinggo Busye memang “agak seram”…to the point, jadi saya kurang menikmati, enthlah ada rasa nggak nyaman aja…dulu saya bacanya ngintip-ngintip, karena takut ketahuan orangtua. Juga novel karangan La Rose…kalau karya sastra yang berani saya lihat karangan Ayu Utami (Saman), dan NH Dini (pada sebuah kapal, La Barka).
Menurutku penulis Indonesia saat ini gaya penulisannya lebih halus, saya belakangan ini suka membaca karangan Clara Ng, menceritakan novel tentang lesbian dengan anggun. Juga buku lainnya yang lucu, sehingga menghibur.

Miyaki saya belum pernah lihat…..karena biasanya menonton menemani si sulung yang maniak film.

Indahjuli Says:

24 April 2008 at 4:59 pm.

toko kecil di pasar festival yang dilobby apa basement Mas ?
saya juga sering kesana, suka kalap liat buku2nya.
inget motinggo busye, inget saat SMP, nyolong2 baca :D

Setiaji Says:

24 April 2008 at 5:11 pm.

btw menang mana Mas ? Barcelona atau MU *sok hobby bola ….hehehe

Arif Says:

24 April 2008 at 5:15 pm.

Hayo, selain Motinggo Busye dan La Rose pasti pada suka baca novelnya Abdullah Harahap!

Ada yang punya Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk nggak? Saya kok lupa sudah baca atau belum karya Hamka yang satu itu. Merantau ke Deli dan Di Bawah Lindungan Ka’bah pernah baca, walaupun yang terakhir lupa ceritanya.

BTW, saya malas banget baca novel-novel Motinggo Busye dan Abdullah Harahap dan termasuk La Rose. Rasanya kok memang seperti roman picisan gitu. Masih mending baca Merahnya Merah, Atheis, Layar Terkembang, hahaha.

Saya rekomendasikan Cinta Bersemi di Seberang Tembok yang pernah disinetronkan, Mas. Yang ada cerita mengenai Poh An Tui (laskar Tionghoa pro Belanda). Saya mencari-cari lagi belum ketemu.

ikram Says:

24 April 2008 at 8:39 pm.

Kata Esutoru, dia menulisnya sampai ngilu. Emosional.

Agust Andy Says:

24 April 2008 at 9:23 pm.

Beda zaman beda standar ke-p0rn0-an kali ya?
Mungkin dulunya dianggap biasa, eh skarang malah dianggap parno.
Tapi kalo yg Miyabi mah….

theloebizz Says:

24 April 2008 at 9:57 pm.

nda mudeng….

*pura2 ga liat* :mrgreen:

mitra w Says:

24 April 2008 at 10:01 pm.

hahaha… saya jadi inget, dulu temenku pernah nyewa Vcd yg judulnya “ranjang bergoyang”, mbuh apa tepatnya…, trus pas diputer ternyata malah film silat-silatan Indonesia :D

fitra Says:

24 April 2008 at 10:27 pm.

Eh iya, buku2nya NH Dini juga mantab tuuhh!!! Sastra apik, tapi juga penuh dengan gelinjangan….hahahaha *duhh malem2 gini kok bahasa gw rada horrorr yaa* :D

Embun Says:

24 April 2008 at 10:53 pm.

Mas Iman, kayaknya topic yg seperti ini sangat cepat memanen komen… bikin forum aja deh..
Hwaakakkak…

Any Arrow, Mari Fransiska, Motinggo B, Bastian Tito, Abdulah Harahap, Iman Brotoseno adalah deretan pengarang-pengarang mesum Indonesia.

*ngilang…..!!*

antobilang Says:

24 April 2008 at 11:34 pm.

mas, kemarin terjadi salah koordinasi, sehingga yang terkirim ke jakarta adalah jenis hardcore.
moga2 saya ada jadwal ke jakarta lagi, tak bawakan edisi takako + nana chunk yang lebih cihuy.

:D hare geeeene miyabi?

Dony Says:

25 April 2008 at 2:07 am.

Kbetulan saya kmarin habis ntn ‘Opera Jawa’nya Garin Nugroho.Disitu ada juga tembang yg rusuh bin vulgar,kurang lebih kayak gini: ‘maniku nyembur nang surgo…’ dan ‘aku kangen nyucup payudaramu…’. Hihi,Nana chunk rintihannya lbh dahsyat ktimbang MYB!

Brahmasta Says:

25 April 2008 at 7:34 am.

Pornografi ga pernah mati mas. :D
Kok Ronaldo ga bisa nendang penalti sih?

venus Says:

25 April 2008 at 8:50 am.

nick carter! hyaaaaahhhh……masih ada buku itu ya? kikikiki…

iman Brotoseno Says:

25 April 2008 at 10:19 am.

Donny,
Ada beberapa syair dan pantun daerah justru berbicara tentang esek esek, senggama..jadi mengenai budaya wayang gitu mungkin biasa, Seperi relief yang kita lihat di candi Borobudur paling bawah, khan berisi adegan kamasutra melulu.
Anto,
* Menunggu…..

sluman slumun slamet Says:

25 April 2008 at 10:34 am.

itaaa itaaaa
:D

Vina Revi Says:

25 April 2008 at 1:13 pm.

Waduh, mas! Ngeri amat …
btw, soal Cincah Lawrah, niy. Klo dia sampe mau diajak kawin ama Ahmad Dhani, ya brarti CL yang stupid, kaleee. huhuhu …

evi Says:

25 April 2008 at 2:20 pm.

oh…namanya ruko bolk m klo ga salah yg di cinere itu, menghadap barat setelah bioskop dynasty.
aku yang dekat situ kok ga tau ya…?

kenny Says:

25 April 2008 at 2:58 pm.

ah..bacaan opo tho kuwi :D

EsTehTawar™ Says:

25 April 2008 at 3:22 pm.

antobilang udah bilang, selesai sudah. :D

lha kok malah jadi bahas pemain JAV. Kok banyak yang udah pensiun ya
Kok ga ada yang suka Yua Aida toh? Sayang udah pensiun pula :D

ika Says:

25 April 2008 at 8:42 pm.

rame banget mas. lebih rame komennya daripada postingannya heheh
mas aku sebetulnya pingin nunjukin film anakku nih mas
dia lagi getol2nya bikin film indie. siapa tau bisa berguru ke mas

Anang Says:

26 April 2008 at 12:02 am.

cakep mana sama pemeran iklan RONCARRRR :D

Anang Says:

26 April 2008 at 12:03 am.

kalau kata al amin nasution masih cakepan istri saya, kalau gitu ngapain juga haha

annots Says:

26 April 2008 at 4:11 am.

mbak retno disini buakan mbak wulan guretno kan, saya melewatkan perjumpaan dengan blio waktu shuting di kampus saya :(

iman brotoseno Says:

26 April 2008 at 6:59 am.

Ika Rahutami,
Boleh,..kapan saya ke Jogja kita ketemuan.
Anang,
Iklan Roncorr yang mana ? jangan jangan hanya siar di TV lokal surabaya he he

wigati Says:

26 April 2008 at 12:46 pm.

anggep aja mas … novel-novel jaduls itu representing suatu kemurnian, purity! Saking pure nya sampe yaa .. gitu deh!

Btw, RONCAR nongol jg di jkt kok hahahahahha! iklan yang …. *giggling*

yuki tobing Says:

26 April 2008 at 5:25 pm.

thankyou mas Iman, juni 2008: berburu buka tua. :D

yuswae Says:

26 April 2008 at 7:50 pm.

pemburu buku kuno? wah enak betul,mas…
kayak nyari harta karun.
Saya jadi ingat benedict anderson yang nemu buku langka ‘tjamboek berdoeri’ tanpa sengaja di kwitang..

reedler Says:

29 April 2008 at 8:49 am.

Iya pernah baca dulu Novel lama…
tapi bagus itu…
melatih imajinasi jadi bisa kritik2 kalo someday Mbakyu Retno dibuat The Movie . . . . . :D

phreakaholic Says:

30 April 2008 at 2:48 am.

sementara MU unggul 1-0 .. hehehehe

Ichank Says:

22 June 2008 at 10:02 pm.

Kayaknya orang-orang jepang emang suka yang versi gituan. Aq pernah baca malah ada film tema perkosaan di kereta api di festival-festival. Pokoknya yang aneh-aneh.

eron Says:

12 October 2008 at 1:55 am.

kayaknya maen seks itu enak banget yach….. koq sampe ketagihan kayak gitu???

Lucky Kusuma Says:

26 November 2008 at 5:06 pm.

Dear all,
Saya mau sedikit komentar ttg novel Abdullah Harahap. Saya pikir dia adalah salah satu novel terbaik yang dimiliki Indonesia. Jika novelnya dinilai picisan, tergantung dari sudut pandang mana. Dari Cover, jenis kertas atau isi. Saya termasuk pembaca novel2nya dan untuk saya masih yang terbaik dibanding yang lain. Realistis, tidak kampungan atau vulgar. Jadi saya pribadi tidak setuju kalau karya Abdullah Harahap di bilang novel2 picisan. Terima kasih

Dicky Says:

3 February 2009 at 11:57 pm.

Mas… Miyabi tuh tetangga saya… tapi pergi setelah mek Retno datang… ada yang punya no Miyabi? Jemurane 2 hari g diangkat…..

Saya Says:

5 March 2009 at 11:33 am.

Berarti kita mengalami kemunduran yah ?

Lha kalau gak ada “ah uh oh” nya kaya film bisu dong.

wawan Says:

24 April 2009 at 3:01 am.

hahahhahahha,….

bole juga tuch cwek?

ndafender Says:

11 October 2009 at 10:37 am.

miyabi adalah manusia. dia mempunyai hack menjalani kehidupannya dengan batas hukum dalam hidupnya… apa batas hukum yang sia pakai dalam terapan kehidupannya ???
hanya dia lah yang tahu… jangan hujat miyabi berikan pertolongan iman yang kuat kedalam dirinya dalam konteks islami… dia adalah hamba allah yang terpeluk dalam jeratan iblis terasuki hatinya oleh iblis laknatullah… terperdaya oleh iblis untuk menjerat manusia yang lainnyauntuk menuju neraka menemani iblis. sayangi miyabi sayangi dirinya… wahai para muslimin sayangilah miyabi…

STEPHANIE Says:

22 October 2009 at 8:35 pm.

APA’AN TUCH ??????????????????
SEXSI BANGET !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
MARIA OZAMA YUO OHHHHHHHHHHHH NOWWWWWWWWW!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

STEPHANIE Says:

22 October 2009 at 8:41 pm.

MARIA OZAWA !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
KOk GUAG PUNYA MALUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUU CIH ?????????
PDHAL KM TUCH CANTIK,TPI KOK GAG DIMANFAATIN !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
MUNGKIN SEBAIKNYA KM JDI MODELLLLLLLLLLLLLLLL ADJA DUECHHHHHHHHHH?????????????????

CANTIKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKK LHO !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
OUKEY,YOU IS BEAUTIFUL,I LOVE U FULL,HA……HA….HA….HA

LESSA KHARISSA Says:

7 November 2009 at 11:40 pm.

bayangaiin ja 13 thn udah berani ngelakuiin … gimane kaga ketagihan, cowoknya becibun parah ?

LESSA KHARISSA Says:

7 November 2009 at 11:41 pm.

muka cantik …. kelakuan bejat …. !!!!!!!!!! cuma jadi pemuas nafsu iiiiiiiikk … jijik x yach ????

LESSA KHARISSA Says:

7 November 2009 at 11:43 pm.

mau ja kaya sapiiii perahan ?????????? kasihan …….. pa ngk, mau insaf dasar …….. psk x ya …

LESSA KHARISSA Says:

7 November 2009 at 11:47 pm.

hiiiiiidup manyos ……. hiduup ml ayo …tancep … nyos … nyos … maria osawa … miyabi zzzzzzzz

LESSA KHARISSA Says:

7 November 2009 at 11:51 pm.

miyabi mah mbk retno apa bedanya yach ??? sama cewek. pa moralitas bejat %%%%% wah…
……………….. iiiiiihhhhhhhhhhh uanek abiz ……….. iiihk wwwwwwwwqqqq wwwwwwwww

slamet Says:

7 January 2010 at 9:48 am.

apa itu miyabi kalah manis ama tukang rujak he he he tapi banyakan flmnya yang kurang seger

KANG NUNGKI Says:

8 March 2010 at 8:42 pm.

Gue stuju kalo dibilang karya sastra mencerminkan peradaban suatu bangsa. Kalo ngomongin novel, tentunya kita enggak bisa lepas dari ngomongin tentang karya sastra, karena novel itu sendiri adalah bagian dari sastra. Kalo menurut gue seeh, ya beda jauh novel dulu ama sekarang. Kl dulu, cerita erotis cuma ditulis “kulitnya doang”, untuk isinya, penulis menyerahkan pada imaji pembacanya, pembaca boleh dan bisa ngebayangin dari hanya sekedar yang tertulis sampai yang paling vulgar. Kl sekarang penulis langsung ngasiin “isinya”, jd pembaca g usah ngelebarin imaji, bayangin aja sesuai yang ditulis. Kesimpulannya, penulis dulu lebih beretika tapi lebih terbuka pada pembaca, kl sekarang (ada) penulis kurang beretika dan memasung kebebasan pembaca untuk berimajinasi pada yang dibacanya.

KANG NUNGKI Says:

8 March 2010 at 8:48 pm.

Ya jangan dibandingin dong antara karya sastra Motinggo Busye, La Rose atau penulis lainnya dengan Miyabi. Miyabi itu kan cuma sampah jepang yang di ekspor ke indonesia. gak Relevan tuh…!!!!!!!

adek Says:

3 August 2010 at 4:00 pm.

saya pengagum matinggo busye dan la rose,saya baca umur 10 tahun ini novel papa(curi curi baca),bedanya jelas saya tahu sekarang bahwa dulu untuk mendapatkan novel seperti ini sangat sulit dan sangat jauh terjangkau dari anak anak beda sekali dengan sekarang mudah di dapatkan.

sampai saat ini saya sangat ingin membaca karya karya mereka walaupun deras bacaan cabul lainya

heni johan Says:

12 October 2013 at 10:39 pm.

ijin sedot novelnya….
tambah terrus koleksinya…….sukses

Leave a Reply

Mencari Jawaban

Artis tend to be dark, worried and superstitious creatures. This is not bad. It makes me perfectionist, it makes me care. Moreover the ability to see the darker side of life is an asset not just directing dramatic and tragic movies, but also for directing comedy, since comedy often has pain inside it. Do you believe that life and film tragically too close together ? I do ...
www.flickr.com
This is a Flickr badge showing public photos from Iman Brotoseno. Make your own badge here.


Categories

Archives

Hot Topics

Spice of Life



Add to Technorati Favorites
Free PageRank Checker

Subscribe with Bloglines

Why Blog ?

Why the BLOG will change the world ?The explosion of blogs throughout the world has been the biggest phenomenon since the rise of the Internet itself. Today, more people read blogs than newspapers. Blogs are just a tool, of course. It’s the bloggers behind the blogs that will make the difference. Here's Why

Blog lama saya masih dapat dilihat disini

( DISCLAIMER ) Photo dan Gambar Ilustrasi kadang diambil dari berbagai sumber di internet - GETTY IMAGES dan CORBIS selain photo teman dan milik saya sendiri. Kadang kala sulit untuk menemukan pemiliknya. Jika ada yang merasa keberatan bisa menghubungi untuk dicantumkan namanya.

Subscribe this blog

  Subscribe in a reader
Enter your email address:
  
Delivered by FeedBurner

 

April 2014
M T W T F S S
« Mar    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930