Browsing Tag

bom

Bom itu lagi

Barang kali para penggemar MU adakah yang paling sewot dengan pemboman di sekitar Mega Kuningan kali ini. Kenapa juga tidak menarik pemicu bom minggu depan saja. Kebencian mereka terhadap pelaku terror dan bom bisa melebihi ubun ubun, karena bisa bisa pasukan Sir Alex Fergusson batal menuju Jakarta. Masih Mau ?
Tapi siapa peduli. Hari telah ditentukan dan tangis dan darah adalah taruhan perjuangan kami. Begitu mereka sang penyebar terror bersabda.

Penyair Israel, Agi Mishol menceritakan dramatisasi sebuah adegan wanita yang berpura pura hamil, dengan menyembunyikan bom bunuh diri di perutnya. Andaleeb Takatka nama wanita itu. Wanita itu baru berusia dua puluh tahun.
Sebuah nama yang mungkin dibayangkan sebagai tik-tak-tik bunyi jarum bom itu, yang akan memporak porandakan sebuah pasar di suatu sore.

Someone loosened the screws in your head
and launched you toward the city;
even though you come from Bethlehem,
the Home of Bread, you chose a bakery.
And there you pulled the trigger out of yourself,
and together with the Sabbath loaves,
sesame and poppy seed,
you flung yourself into the sky

Continue Reading

Teror dan Bom

Ketika Perdana Menteri Israel Ben Gurion membentuk Mossad pada tahun 1951. Ia mengatakan di depan Knesset – Parlemen Israel – bahwa ancaman terror akan menjadi perang baru. Sebuah perkembangan bermula dalam bentuk fanatisme aliran kepercayaan yang kemudian berubah menjadi pembunuhan, baik yang dilakukan secara perorangan maupun oleh suatu kelompok terhadap penguasa yang dianggap sebagai tiran.

Kata Terorisme berasal dari Bahasa Perancis le terreur yang semula dipergunakan untuk menyebut tindakan pemerintah hasil Revolusi Perancis yang mempergunakan kekerasan secara brutal dan berlebihan dengan cara memenggal 40.000 orang yang dituduh melakukan kegiatan anti pemerintah.
Pada pertengahan abad ke-19, Terorisme mulai banyak dilakukan di Eropa Barat, Rusia dan Amerika. Mereka percaya bahwa Terorisme adalah cara yang paling efektif untuk melakukan revolusi politik maupun sosial, dengan cara membunuh orang-orang yang berpengaruh.

Continue Reading