3 August 2014

Takut Kawin ?

Posted by iman under: CINTA DAN PERKAWINAN; GAYA HIDUP .

Carl Weisman, seorang bachelor yang kondang di lingkungannya agaknya lelah dijuluki playboy dan seseorang yang takut komitmen. Ia kemudian membuat sebuah survey sekian ribu lelaki bujangan , dalam sebuah buku yang ditujukan kepada wanita mengapa beberapa lelaki yang sukses dan pintar memilih opsi bujangan. Serta memberi pemahaman pada para lelaki itu mengapa mereka tetap memilih tidak kawin.

Buku itu ” So Why Have You Never Been Married? – Ten Insights into Why He Hasn’t Wed ” menyikapi trend masa kini ketika banyak orang memilih opsi tidak kawin.
Ternyata ia menyimpulkan, lelaki bukan takut dengan perkawinan. Tetapi mereka umumnya takut dengan perkawinan yang gagal.
Lelaki sepuluh kali lebih takut untuk kawin dengan orang yang salah daripada perkawinan itu sendiri.

Walau kondisinya agak berbeda dengan di Indonesia, namun gejala orang menunda perkawinan sebagai sebuah pilihan hidup juga. Banyak teman teman yang masih menikmati kehidupan membujang walau secara umur dan keuangan semestinya ia mampu untuk menikah. Generasi sekarang yang melihat trend trend perceraian dari infotainment maupun kenyataan hidup lainnya, bisa menyimpulkan bahwa perkawinan bisa berarti sebagai permainan judi. Bisa kalah dan bisa menang.
Pada akhirnya mereka akan berkata,” Saya belum siap “.

Walau pernyataan ‘ siap ‘ itu relative. Siap yang bagaimana. Memiliki rumah ? siap memiliki tabungan ? Siap mengambil keputusan ?
Apakah harus disikapi seperti ini ?
Bisa juga. Kita memang tak pernah tahu angka apa yang akan keluar dari buah dadu yang kita lemparkan.

Sebagian teman melihat perkawinan sebagai lembaga pemasungan kebebasan. Padahal bisa saja kita melihat dari sisi sebaliknya. Perkawinan sebagai pengatur kehidupan kita yang morat marit. Apalagi kalau ‘ susunya ‘ cocok.
Bagi saya perkawinan itu amanah. Harus dijalani dengan konsekuensi apapun. Jika kita gagal dalam perjalanan itu bukan berarti kita telah gagal dalam hidup. Masih banyak hal hal yang disyukuri, misalnya anak. Terus terang, menjalani masa tua tanpa anak dan keluarga bisa merupakan bencana. Sepi dan sendiri.
Jadi anda masih takut kawin ?

16 Comments so far...

kw Says:

3 August 2014 at 10:45 am.

bkn hanya takut mas tapi juga tidak nyamann 🙂

Kimi Says:

3 August 2014 at 10:58 am.

Sebenarnya saya juga agak2 takut dengan pernikahan, tapi memikirkan masa tua hidup sendirian juga saya tidak mau. 😀

AMYunus Says:

3 August 2014 at 11:28 am.

Bukan takut mas. Belum waktunya saja, saya sudah berencana menikah saat umur sekian. Jadi kalau ditanya kapan kawin/nikah, saya sudah punya jawaban.

MaNongAn Says:

3 August 2014 at 12:29 pm.

Hhhmmm anuw… Karena saia berkembang biak dgn cara membelah diri…
-he509x-

antyo Says:

3 August 2014 at 1:01 pm.

Kadang bukan perkawinannya yang ditakutuli tapi hilangnya kebebasan, dari sisi waktu untuk diri sendiri sampai keuangan.

Maka saya secara bergurau sering menasihati temen2 kaum adam: berpacaranlah dengan yang sebaya, atau lebih tua, dan menikahlah dgn yg lbh muda.

Teman2 yg ingin menikmati masa lajang (bkn antiperkawinan) sebaiknya begitu. Bayangin pacaran.lama lalu.pengin.pny anak ketika sdh pensiun, dan ajak pacar.nikah spy hamil, pst jadi cekcok. Bisa1 si wanita tanya, “Kenapa gak ajak.nikah aku ketika usia 25!”

Lah piye to, usia 25 bagi si cowok terlu muda jadi suami apalagi.bapak. kapam dong usia yg tepat? Ketika dia pengin. bisa usia 26 bisa 62 😀

nonadita Says:

3 August 2014 at 1:31 pm.

Duuuhh harus banget po? 😥

Tutorial Wordpress Pemula Says:

3 August 2014 at 4:35 pm.

Kalo udah kawin, pasti apa2 musti dibatasin .. tapi yg namanya jodo pasti ada, cuma belum ketemu aja..

wedwedwed Says:

4 August 2014 at 12:21 am.

kawin dulu mas baru nikah. *eh*

bangsari Says:

6 August 2014 at 8:52 am.

selamat menebak-nebak untuk yang belum pernah merasakah. hahahaha.

Ceritaeka Says:

6 August 2014 at 4:28 pm.

Menunda perkawinan itu fenomena yang makin menjamur sih sekarang, Mas. AKu setuju banget, kalo gagal berumah tangga bukan berarti gagal dalam hidup.
Btw aku nggak takut kawin dan puas dengan keputusan married di usia di atas 25 tahun waktu itu ^_^

mitra w Says:

7 August 2014 at 9:58 am.

Iya, takut gagal dan takut sendiri itu dilematis…

Alris Says:

16 August 2014 at 4:24 pm.

Orang yang takut nikah memang tidak punya keberanian mengambil tanggungjawab.

ipaytukik Says:

20 August 2014 at 9:30 am.

seperti apa yah yang “cocok” itu?

aprikot Says:

20 August 2014 at 10:16 am.

bukan takut mas, kadang2 ada faktor diluar itu yg kmudian menjadikan belum menikah sampai saat ini. *seriuscurhat*

titiw Says:

27 October 2014 at 10:44 am.

Hamdallah udah nikah meski di usia yang tidak muda lagi. Menurutku orang2 yang tidak mau menikah itu terkadang denial. Karena betul apa yang dikatakan mas iman. Saat tua dan sendiri, tidak ada orang yang menjadi saksi mata dalam kehidupan kita yang kita gadang2 sangat keren dan seru. 🙂

Utoyo Sugiarto Says:

29 October 2014 at 6:36 am.

saya menikah usia 21 pada tahun 1975 sekarang anak saya semua ada 7 lima perempuan dan dua laki2 semuanya sudah selesai kuliah dan berumah tangga, tinggal si bungsu yang masih lajang dan usianya sekarang sudah 22 tahun, saat menikah saya masih pengangguran. Jadi saya yakin behwa rejeki itu memang sudah ada jatahnya masing2 tinggal bgmn cara kita mencarinya. Jadi tidak aa alasan yang tepat utk takut menikah meskipun dalam usia muda daripada terjerumus dalam dosa krn tdk dpt mengendalikan syahwat kelamin.

Leave a Reply

*

Mencari Jawaban

Artis tend to be dark, worried and superstitious creatures. This is not bad. It makes me perfectionist, it makes me care. Moreover the ability to see the darker side of life is an asset not just directing dramatic and tragic movies, but also for directing comedy, since comedy often has pain inside it. Do you believe that life and film tragically too close together ? I do ...
www.flickr.com
This is a Flickr badge showing public photos from Iman Brotoseno. Make your own badge here.


Categories

Archives

Hot Topics

Spice of Life


Why Blog ?

Why the BLOG will change the world ?The explosion of blogs throughout the world has been the biggest phenomenon since the rise of the Internet itself. Today, more people read blogs than newspapers. Blogs are just a tool, of course. It’s the bloggers behind the blogs that will make the difference. Here's Why

Blog lama saya masih dapat dilihat disini

( DISCLAIMER ) Photo dan Gambar Ilustrasi kadang diambil dari berbagai sumber di internet - GETTY IMAGES dan CORBIS selain photo teman dan milik saya sendiri. Kadang kala sulit untuk menemukan pemiliknya. Jika ada yang merasa keberatan bisa menghubungi untuk dicantumkan namanya.

Subscribe this blog

  Subscribe in a reader
Enter your email address:
  
Delivered by FeedBurner
November 2017
M T W T F S S
« Oct    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930