11 April 2008

Riders on the storm

Posted by iman under: KESEHARIAN .

Penerbangan Mandala dari Surabaya malam ini begitu menakutkan. Menjelang turun mendekati Jakarta, hujan badai dan petir menyambar nyambar tanpa peduli. Berkali kali pesawat diguncang guncang dan naik turun seolah berusaha melepaskan diri dari kabut tebal. Tiba tiba saja saya merasa kecil ditengah ketidakberdayaan.

Seorang wanita disebelah kanan saya, memejamkan matanya sambil mulutnya komat kamit. Mungkin berdoa. Saya melirik gadis berkacamata disebelah kiri yang mencengkram tangan saya erat erat. Kepalanya menunduk dan menahan nafas.

Badai memang identik dengan kegalauan dan mungkin juga kematian. Begitu dekat , begitu lekat.

Sekarang jam 9.30 malam. Hujan masih saja dicurahkan dari langit sambil menunggu mobil jemputan di terminal kedatangan. Besok pukul 3 pagi saya harus kembali lagi ke Airport, mengejar penerbangan jam 5 pagi menuju Ternate, Halmahera.

Berharap badai akan segera reda, untuk selama seminggu nanti menjelajahi Halmahera sampai Morotai. Tapi siapa yang tahu ? Karena badai bisa begitu dekat dan sekaligus melankolis.

Riders on the storm

Riders on the storm

Into this house were born

Into this world were thrown

( Jim Morisson )

Foto : Purwanto Nugroho

68 Comments so far...

olangbiaca Says:

15 April 2008 at 1:11 pm.

“Tiba tiba saja saya merasa kecil ditengah ketidakberdayaan.”

Ya benar sekali mas, situasi2 spt itulah yg membuat kita semakin dekat dgn Tuhan.

titiw Says:

15 April 2008 at 5:11 pm.

Indonesia.. negri dimana individunya sangat2 relijius jika berada di sebuah pesawat di tengah badai.. dan individu2nya menjadi serentak amnesia kepada Tuhan ketika pesawat itu sudah landing..

peyek Says:

15 April 2008 at 7:40 pm.

wah..ditangan sampean, badai jadi melow!

ebeSS Says:

16 April 2008 at 7:41 am.

yang terbaca memang lagu the doors , tapi kepasrahan dan pengakuan itu . . .
. . . mengalunkan Tuhanlah gembalaku . . . . . selamat bertugas mas . . . !

nuuii Says:

16 April 2008 at 1:18 pm.

met jalan-jalan mas..
ditunggu poto-poto dari halmahera nya ๐Ÿ˜€

mbakDos Says:

16 April 2008 at 1:19 pm.

komen saya keduluan simbok ๐Ÿ˜

BARRY Says:

16 April 2008 at 11:25 pm.

Saya jadi ingat saat terbang jarak jauh saat itu pesawat yang saya tumpangi masih jauh diatas awan suasana tampak cerah. Namun saat mau mendarat pesawat turun ke bawah awan suasana berubah drastis. Wah seram, apalagi saat didalam gumpalan awan rasanya ingin cepat-cepat mencapai landasan. Kadang pesawat goyang kiri-kanan karena angin. Sudah menjadi resiko jika mau terbang.

Selamat bertugas mas iman.

Angki Says:

17 April 2008 at 1:13 pm.

Kok judulnya g’ dikasih penyanyi ma tahunnya Om??

(*kayak saya dunk :mrgreen: *)

Fitra Says:

17 April 2008 at 2:48 pm.

Sebulan sebelum suami saya meninggal, saya mengalami keadaan spt ini ketika terbang ke Yogya bersama suami….rasanya waktu itu saya pikir sudah sampai disitu cerita kami berdua…karena pesawat betul2 seperti akan meledak, gesekan body pesawat sampe terdengar mengerikan….waktu itu pasrah sepasrahnya…total…..menunggu sang Malaikat Maut datang…..betul2 pengalaman diambang maut yang sangat berharga…..

iman Brotoseno Says:

17 April 2008 at 3:16 pm.

akhirnya dapat sinyal dan jaringan internet untuk ngeblog
..benar benar jaringan internet sangat berharga di area remote…

killy Says:

17 April 2008 at 4:11 pm.

raiders on the storm … kok jadi inget game NFS ya ๐Ÿ™‚
Tapi emang kejadiannya lumayan serem juga tuh.

mariskova Says:

17 April 2008 at 4:31 pm.

Hujan, badai, dan cahaya petir memang tempat romantisme bermukim.
Met jalan2, Mas!

Mbelgedez Says:

17 April 2008 at 5:22 pm.

Ke…ke…ke…
Itu penerbangan ndak seberapa jawuh, boss….

Nyang sayah alamin lebih syur lagee…
Sepulang dari Korea 2006 lalu, ketika berada di atas Philipina hujan sangat deras dengan petir jugak, hingga sampe di atas Brunei.
Sekitar tiga jam an lah perut dikocok, dibanting kiri kanan , atas bawah.
Ndak beda sama naek truk. Suerrr….
Semuawa pada sibuk berdoa, ada nyang sholat di pesawat, ada nyang menggemakeun sholawat, dan banyak nyang sibuk muntah….. ๐Ÿ˜‰

sayah sendiri cuman bismilah ajah,… ditemani satu cup Wh****y… ๐Ÿ˜ฏ

(Lha ndak pinter merapal mantra padang pasir….) ๐Ÿ˜‰

sluman slumun slamet Says:

17 April 2008 at 11:49 pm.

wah untung adam sudah kukut ya mas!
:d

Josh Says:

18 April 2008 at 10:22 am.

Mas Imam, sorry banget. Kayaknya photo yg dipasang itu saya kenal banget. Karena yg njepret itu kawan saya waktu di Balikpapan. Photo itu pemenang di ajang photo contest international 2006/2007.
Mungkin Mas Imam perlu memberi penjelasan atau semacam keterangan photo, biar nanti tidak dituntut sama photografernya. Bisa gawat kalo sampe kawan saya itu tahu kalo photonya dipampang di salah satu blog yg cukup laris ini tanpa diberikan keterangan gambar yang jelas.
Makasih mas.

iman Says:

18 April 2008 at 2:20 pm.

Rekan Riga & Josh,
terima kasih atas informasinya, memang saya mendapat dari internet sebagai ilustrasinya. Atas informasi ini, tentu saja saya sudah sampirkan nama photographernya.Sama sekali tidak ada intensitas negatif. Kadang saya juga selalu kesulitan mencari pemilik photo yang menjadi ilustrasi gambar seperti dalam situs saya lainnya, di http://ceritaindonesia.wordpress.com.
Namun saya selalu mencantumkan disclaimer disisi bar kanan kedua situs saya ini – yang mengatakan ”
Photo dan Gambar Ilustrasi kadang diambil dari berbagai sumber di internet, selain photo milik saya sendiri. Sehingga ada kesulitan untuk mencantumkan pemilik sesungguhnya. Jika ada yang merasa keberatan bisa menghubungi untuk dicantumkan namanya. “. Sehingga cukup menjelaskan alasan pemakaian foto foto atau gambar ilustrasi.
Tentu saja, sekali lagi terima kasih atas informasinya.
Salam

Josh Says:

18 April 2008 at 2:36 pm.

Mas Iman, terima kasih atas tanggapannya. Kelihatannya Om Riga sudah memberi tahu nama Fotografer-nya. Monggo Om Pur, siapa tahu mau kasih komen…;-))
Thanks.

perempuan Says:

18 April 2008 at 3:06 pm.

ikutan di blog nya bang iman aghh… ๐Ÿ˜€

Leave a Reply

*

Mencari Jawaban

Artis tend to be dark, worried and superstitious creatures. This is not bad. It makes me perfectionist, it makes me care. Moreover the ability to see the darker side of life is an asset not just directing dramatic and tragic movies, but also for directing comedy, since comedy often has pain inside it. Do you believe that life and film tragically too close together ? I do ...
www.flickr.com
This is a Flickr badge showing public photos from Iman Brotoseno. Make your own badge here.


Categories

Archives

Hot Topics

Spice of Life


Why Blog ?

Why the BLOG will change the world ?The explosion of blogs throughout the world has been the biggest phenomenon since the rise of the Internet itself. Today, more people read blogs than newspapers. Blogs are just a tool, of course. Itโ€™s the bloggers behind the blogs that will make the difference. Here's Why

Blog lama saya masih dapat dilihat disini

( DISCLAIMER ) Photo dan Gambar Ilustrasi kadang diambil dari berbagai sumber di internet - GETTY IMAGES dan CORBIS selain photo teman dan milik saya sendiri. Kadang kala sulit untuk menemukan pemiliknya. Jika ada yang merasa keberatan bisa menghubungi untuk dicantumkan namanya.

Subscribe this blog

  Subscribe in a reader
Enter your email address:
  
Delivered by FeedBurner
September 2021
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930