16 July 2008

Awal & Akhir

Posted by iman under: KESEHARIAN .

Menyesal juga tidak bisa melihat upacara ngaben – terbesar dalam tiga dasawarsa terakhir – di Ubud kemarin. Padahal Tjokorda Anom sebagai salah satu keluarga Puri Ubud sudah jauh jauh datang membawa undangan ke Jakarta. Sebuah prosesi kematian bisa menjadi cermin diri kita sendiri. Bahwa selalu ada awal dan akhirnya. Alpha dan Omega. Secara manusiawi kita menolak ide besar awal dan akhir.
Kata akhir selalu berpretensi menggelisahkan. Sedih dan murung. Siapa yang mau berakhir ? Terlebih sebagian anggota parlemen yang masih memikirkan bagaimana bisa bertahan duduk di gedung rakyat.
Kata orang Perancis, perpisahan adalah kematian kecil. Begitu dikutip oleh Anton Rorimpandey dalam film Cintaku di Kampus Biru, ketika ia harus kehilangan kursi ketua senat sekaligus Ibu Yusnita, dosennya yang cantik. Tapi ia melihat juga hikmah sebuah perpisahan. Erika yang setia menunggu di pojok kampus.

Hari hari ke depan saya akan disibukan dengan memilih peran – anak, bapak, gadis, ibu -untuk film film iklan yang harus kejar tayang secepatnya, mulai dari produk perbankan, rokok sampai whitening gels. Saya telah banyak melihat perjalanan bintang bintang, yang diawali dengan peran peran remah. Karena pengalaman juga, saya umumnya bisa mengetahui akhir perjalanan mereka. Menjadi bintang atau terpuruk peran biasa biasa saja.

Tapi saya tak mungkin bisa menebak suatu akhiran slice of life. Apakah penting juga ?
Saya telah banyak mengalami banyak masa masa sulit. Kehilangan sahabat, ayahanda, dan orang orang yang saya cintai. Bahwa hidup tetap berjalan dan nglakoni sebaik baiknya dengan penuh perjuangan.
Kalau bisa memilih saya akan mengakhiri sesuatu dengan penuh keikhlasan dan kelegaan sebagaimana saya meneriakan di lokasi syuting. Its wrapped time !. Setelah pengambilan gambar selesai dihari terakhir. Semua bersalam salaman. Lewatnya masa masa menegangkan.

Siapa tahu juga siklus bisa berputar. Jika kematian adalah justru awal perjalanan. Bisa jadi perpisahan adalah awal sebuah kesadaran. Benar yang dikatakan pengembara
Dan pabila hari ini belum merupakan permohonan harapanmu. Belum menjadi perwujudan kasihku yang sempurna. Biarlah ini menjadi hari perjanjian antara engkau dan aku. Sampai suatu hari lain kita kan berjumpa.

58 Comments so far...

Parta Says:

19 July 2008 at 4:20 pm.

aah.., jadi ingat masa-masa lalu saya mas, kenagan pahit dan manis yang sudah lewat dan adalah sebuah awal saya melangkah ke hari depan dengan akhirnya mendapatkan harapan-harapan yang indah tentunya, postingan ini sekaligus pencerahan buat saya mas..
btw kalo baca postingan sampeyan malah saya jadi males posting, jadi pembaca yang baik aja deh.. 🙂

pedang.sakti Says:

19 July 2008 at 9:54 pm.

ngaji roso…….nang awak dewek….lah koe sopo???????halah halah………

wedhouz Says:

20 July 2008 at 10:37 am.

awal adalah akhir dan akhir adalah awal

moh arif widarto Says:

20 July 2008 at 7:25 pm.

Saya selalu berpegang bahwa semua yang memiliki awal akan memiliki akhir. Benar kata Mas Iman, bila tiba masanya, lebih baik melepas dengan keihklasan.

ngodod Says:

22 July 2008 at 4:23 pm.

terkadang, perpisahan bukanlah pilihan, tapi keniscayaan.

torasham Says:

22 July 2008 at 8:34 pm.

alfa-omega, kaf-nun….that’s a life….

ERIK SANG PENAKLUK HUJAN Says:

16 November 2010 at 8:10 pm.

akhir merupakan hak yang akan kita dapatkan

Susie Says:

25 November 2012 at 1:26 am.

ada awal ada akhir, tiada awal tiada akhir, cintaku tak berawal jadi takkan berakhir….. he he…

Leave a Reply

*

Mencari Jawaban

Artis tend to be dark, worried and superstitious creatures. This is not bad. It makes me perfectionist, it makes me care. Moreover the ability to see the darker side of life is an asset not just directing dramatic and tragic movies, but also for directing comedy, since comedy often has pain inside it. Do you believe that life and film tragically too close together ? I do ...
www.flickr.com
This is a Flickr badge showing public photos from Iman Brotoseno. Make your own badge here.


Categories

Archives

Hot Topics

Spice of Life


Why Blog ?

Why the BLOG will change the world ?The explosion of blogs throughout the world has been the biggest phenomenon since the rise of the Internet itself. Today, more people read blogs than newspapers. Blogs are just a tool, of course. It’s the bloggers behind the blogs that will make the difference. Here's Why

Blog lama saya masih dapat dilihat disini

( DISCLAIMER ) Photo dan Gambar Ilustrasi kadang diambil dari berbagai sumber di internet - GETTY IMAGES dan CORBIS selain photo teman dan milik saya sendiri. Kadang kala sulit untuk menemukan pemiliknya. Jika ada yang merasa keberatan bisa menghubungi untuk dicantumkan namanya.

Subscribe this blog

  Subscribe in a reader
Enter your email address:
  
Delivered by FeedBurner
May 2021
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31