12 March 2008

Menggapai Impian

Posted by iman under: GAYA HIDUP .

ovy2Gadis orientalis ini bernama Ovy Wu. Saya mengenalnya beberapa tahun yang silam saat dia banting stir dari dunia model catwalk menuju dunia film. Rajin ikutan casting disana sini, sampai akhirnya terpilih film iklan KFC garapan saya. Sejak itu Ovy sering ikutan dalam produksi saya dan juga kadang kadang muncul dalam kegiatan social life saya. Sebagai artis ia memang harus sering membuka networking dengan sutradara dan produser lainnya. Dan Ovy selalu mengaku tidak punya pacar, sampai suatu saat ia menghilang.
Rupa rupanya ia sedang ikut sebuah kontes di Indosiar sejenis Akademi Fantasy yang versi gadis model. Dari sebuah tabloid saya juga membaca bahwa ternyata ‘ ada pacar ‘ Ovy sudah menghabiskan dana hampir 300 juta untuk urusan SMS menggenjot suara sang kekasih. Pada akhirnya Ovy memang juara satu.

Program SMS premium ini ternyata membuat banyak orang yang terjerat hutang dengan impian melihat keluarganya, anak atau kekasih menjadi bintang pujaan. Sebuah mimpi yang ironis saat melihat mereka berlomba dengan image gemerlap di atas panggung. Banyak orang tua yang menghabiskan uang sms untuk menaikan angka pemilihan bagi anak anaknya. Ini tidak main main. Beberapa diantara pemenang sudah menghabiskan angka ratusan juta mendekati satu milyar. Bisa jadi suara kemenangan kontes kontes ini bukan murni pilihan suara publik.
Ada seorang kontestan yang sudah tereliminasi – terherat hutang sampai 250 juta rupiah – tinggal dalam rumah kos yang sangat sederhana di sekitar Indosiar.

Ajang kontes kontes di berbagai televisi sebenarnya penuh dengan akal akalan dan vested interest antara pihak penyelenggara ( TV dan Bandar SMS ) dengan mereka yang tak sadar ditipu melalui ajang adu bakat untuk mencapai ketenaran dan kekayaan.

ovy
Pertama. Bisnis SMS Premium.
Ini bisnis yang sangat menguntungkan dan bisa berkedok mencari bibit artis. Katakanlah sekali kirim sms sebesar Rp 2000,- dengan jatah 60 % untuk provider dan 40 % untuk bandar. Jadi sebagai bandar ia mengantongi Rp 800,-. Jika ada sepuluh juta orang yang mengirim sms maka ia sudah mengantongi 8 milyar. Padahal bisa saja setiap orang mengirim sms berulang kali. Belum juga sms buat kontestan lainnya. Siapapun bisa jadi bandar, asal punya modal untuk menyewa server dan membuat program aplikasinya.
Kedua. Judi terselubung.
Selalu ada hadiah. Masyarakat selalu diminta mengirim berulang kali smsnya agar peserta pilihannya tidak tersisih dan kalau beruntung mendapat hadiah. Jika yang dipertaruhkan pulsa ( berarti uang ) untuk mendapatkan hadiah, maka ini bisa disebut judi.
Ketiga. Peserta atau orang tua yang tertipu
Sebagi contoh manajemen Indosiar mengikat kontrak eksklusif selama beberapa tahun tanpa ada jaminan hidup yang pasti. Mereka hanya dibayar kalau manggung, itupun kecil sekali dan tidak tentu jadwalnya. Dengan begitu banyaknya artis dalam manajemen mereka, jatah manggung tidak pernah merata. Selalu ada yang kelebihan job dan ada yang kekurangan job.

Kontes kontes seperti ini bisa jadi menjadi potret buram gambaran masyarakat kita yang begitu gampang terpikat dengan budaya tenar dan kaya. Jika kita sesekali berjalan disekeliling perkampungan sekitar Indosiar akan terlihat betapa ‘ dasyat ‘ perjuangan mereka dengan tinggal di kos kos yang sempit untuk menggapai sebuah mimpi .
Saya selalu melihatnya seperti laron yang berdatangan karena cahaya lampu, yang akhirnya berjatuhan mati karena panasnya lampu.
Beruntung Ovy tidak tinggal di kos yang sempit itu. Karena ia masih bisa syuting film iklan, layar lebar atau pemotretan billboard sebuah produk konsumer. Bisik bisik Ovy sudah tidak memiliki pacar lagi. Begitu katanya. Saya lagi jomblo kok mas.

93 Comments so far...

leksa Says:

12 March 2008 at 10:02 pm.

ada pacar,…
aaada SMS…
*Hayah,.. kayak iklan aja…*

Jalan Pintas memang mahal ya Mas..

antobilang Says:

12 March 2008 at 10:10 pm.

doh, kalo mau masup tipi aja sekarang ada cara instan mas, jadi bloger
*lirik leksa, trus kabur ke timbuktu*

Fadli Reza Says:

12 March 2008 at 10:14 pm.

Wah tumben Pak Iman ngebahas wanita cantik… :D

padahal saya lagi nungguin artikel sejarah yg lain hi hi hi :mrgreen:

cK Says:

12 March 2008 at 10:26 pm.

banyak orang yang berpikir masuk tipi berarti banyak duit, sehingga pada berlomba-lomba untuk masuk ke kotak elektronik tersebut.

emangnya masuk tipi gampang ya? :-?

*nyoba*

*ga muat*

Aris Says:

12 March 2008 at 10:34 pm.

Tidak mudah menggapai impian, tapi bermimpilah sebelum mimpi itu dilarang :)

rd Limosin Says:

12 March 2008 at 10:43 pm.

jrit, ratusan juta hingga milyaran! Gila.. kenapa gak pake SMS bomber aja yah??

venus Says:

12 March 2008 at 10:55 pm.

iya, saya juga denger soal anak2 kontestan talent search acara dangdut, ad yg keluarganya ngabisin 700 jutaan buat modalin sms. menang sih, jadi juara favorit ato juara tiga gitu. beuh, segitunya ya?

nita Says:

12 March 2008 at 11:04 pm.

sampai segitunya…popularitas memang menggiurkan

mbakDos Says:

12 March 2008 at 11:27 pm.

yah… kadang2 pengalaman gak enak yang udah dirasain juga kok kayanya belum cukup ngasih pelajaran. liyat sana-sini yang gak beruntung, pada akhirnya tetep melakukan hal yang sama, tapi dengan berharap bahwa apa yang terjadi pada dirinya akan lebih baik daripada si orang lain itu.
*dirinya: mengacu pada saya sendiri* :D

Mbah Sangkil Says:

12 March 2008 at 11:34 pm.

saya pernah ngerjain kayak gini mas, dulu banget, tapi untuk polling. Makanya begitu saya lihat ada pemilihan beginian langsung saja saya bilang “bayar aja operatornya voting nya” hahahahahha

Totok Sugianto Says:

12 March 2008 at 11:35 pm.

mas.. blognya ovy dimana? kalau belum punya biasanya mas iman yg ngajak ngeblog juga :D

liemz Says:

12 March 2008 at 11:47 pm.

kasihan aduh kasihan…mereka itu hanya dipermainkan.

Herman Saksono Says:

12 March 2008 at 11:55 pm.

Apa ndak mending kerja di Emperor’s Club VIP aja ya?

GuM Says:

13 March 2008 at 12:25 am.

“Saya selalu melihatnya seperti laron yang berdatangan karena cahaya lampu, yang akhirnya berjatuhan mati karena panasnya lampu.”

saya suka analoginya, pak.

berita tentang nasib bintang2 karbitan (maaf kalo kasar, redgum) yang disebutkan diatas pernah saya baca juga di salah satu koran nasional. memang, kalo ndak “mateng pohon” itu kualitasnya tetap saja dipertanyakan.

maaf, pendapat pribadi ini.

wieda Says:

13 March 2008 at 12:59 am.

walahhhh…..trus klo utangnya numpuk njur bayar make apa? make badan???? ihhhhhh….tragis amatttttt

yuki tobing Says:

13 March 2008 at 2:05 am.

menyedihkan memang, bener kata mas iman, udah bukan pilihan publik lagi, siapa yang duitnya kenceng dialah yang menang, padahal hasilnya nanti juga gak sebanding. pembodohan masyarakat yang berkelanjutan.

Mbilung Says:

13 March 2008 at 6:34 am.

pilihan sih mas. dan mereka memilih jalan itu. namanya “curang”, ya konsekuensi bantingannya keras.

rumahkayubekas Says:

13 March 2008 at 6:54 am.

Demi mimpi, apapun ditempuh.
Salam Mas Iman,

Dewie Says:

13 March 2008 at 7:25 am.

Sampe segitunya, Mas??
Serem ih….
Idih banget….

Ni anak tetangga ada yg anaknya lg ikutan gitu2-versi-anak di slh satu tipi.
Anak mBarepku: Gimana siy rasanya ikutan idola2an? Enak, nggak?
Anak Tetangga: Nggak enak. Aku jadi harus sering bolos sekolah, ketinggalan pelajaran, capek….

Duh….

Kasian kali kan?

lady Says:

13 March 2008 at 7:38 am.

postingan mas iman kali ini berada pada halaman ke 200? :)

saya dulu sering liat ovy jadi pembawa berita di indosiar, dengan suara khasnya yg serak2 basah. eh iya, poto yg bawah itu juga sempat saya liat waktu ajang kontes model di indosiar, jelas bgt tuh potonya dari samping kalo dia ga pake pakaian dalam (bra).

jangan2 tulisan saya ini memancing pembaca utk memelototi gambarnya :P

didut Says:

13 March 2008 at 7:38 am.

set dah jadi segitunya mas…mending ngeblog aja yah di rmh atau gratisan di kantor :P

jeng endang Says:

13 March 2008 at 7:48 am.

oh…..kayak email yg kuterima kmrn. Tapi cara begini, tipuan sms, masuk korupsi gak?

dian Says:

13 March 2008 at 8:11 am.

aku gak ngerti eh, mas. ratusan juta itu buat apa ? kirim sms ? masak sampe banyak gitu !? bisa keriting donk jari ?

providenrya yg kayak raya yak. apalagi kalo di indo bisa seharian buat vote. di amerika cuma 2 jam. kalo nelpon untuk ngevote malah gratis

iway Says:

13 March 2008 at 8:13 am.

dah lama dapet email tentang nasip para lulusan afi, ga berapa lama ada sanggahan dari mereka di koran, jadi sebenernya gimana mas?

stey Says:

13 March 2008 at 8:23 am.

kapan ya pake email premium?kan lebih murah..hehehe

didi Says:

13 March 2008 at 8:26 am.

mas iman mimpinya apa?

Nazieb Says:

13 March 2008 at 8:31 am.

Kalo punya duit banyak, jangan ikut kontes-kontesan… Kalo uda menang belum tentu duit bisa balik, ikut Pilkada / Pemilu sajah, kalo menang pasti Anda tambah kaya raya…

za Says:

13 March 2008 at 8:37 am.

serperti kesihir ya, rela ngorbanin jutaan, bahkan ratusan hanya untuk hal yang gak pasti. gak pasti masa depannya. Mending buat beli mobil trus jadiin omprengan deh…=))

edy Says:

13 March 2008 at 8:53 am.

kapan yg itu diajak kopdar, mas? :lol:

dewi Says:

13 March 2008 at 9:02 am.

coba klo yang dimimpikan spt acara negeri mimpi yah mas, pasti ad agunanya untuk negara kita.

adipati kademangan Says:

13 March 2008 at 9:14 am.

bayangan orang endonesah tenar berarti kaya (apalagi secara instan). dan itulah yang dikejar – kejar. cerita tentang kehidupan para selebriti -instan- itu sudah banyak beredar di milis, tetapi belum ada yang mengangkat ke media.
(di blog ini sudah diangkat yach)

annots Says:

13 March 2008 at 9:41 am.

ada dua pilihan Seleb di tipi sama seleblog, satu sibuk jumpa fans satu lagi sibuk kopdar :D

edratna Says:

13 March 2008 at 9:42 am.

Mungkin banyak orang yang tertarik meraih impian secara instant, melupakan bahwa untuk mencapai tangga teratas harus melalui proses tahapan, setapak demi setapak sampai tangga teratas, dengan segala suka dukanya di setiap anak tangga yang dicapainya. Tenar dalam sekejap juga kadang membuat seseorang gegar budaya…..kitalah orangtua yang harus bisa mendampingi anak-anak kita….untuk bisa menilai bagaimana berjuang untuk menggapai impian…dengan kerja keras

Jendral Bayut Says:

13 March 2008 at 10:29 am.

mengejar mimpi itu emang menyenangkan mas,
*lirik anto yg mimpi ngejar ….*

andrias ekoyuono Says:

13 March 2008 at 10:29 am.

kalo gak salah di American Idol hanya boleh 1 kali vote via ponsel, kalo disini mungkin susah karena memang salah satu keuntungannya adalah hasil SMS premium. Tapi saya rasa karir artis hasil kontes gitu tetep tergantung kualit yang as dan manajemennya. Siapa sih pemenang AFI yang masih eksis, paling cuman Tia kan ? Kalo masalah manajemen, saya lihat Idol lebih taktis dengan tidak mengontrak semua pemenangnya, tapi hanya me manage mereka2 yang potensial untuk “dijual”. Hasilnya memang para pemenang Idol lebih “kelihatan”, selain karena MNC juga punya banyak media dan perusahan2 saudara segrup bisnis yang bisa digunakan sebagai ajang “jualan”.

andrias ekoyuono Says:

13 March 2008 at 10:31 am.

tergantung kualit yang as dan manajemennya.

ralat typo, tergantung kualitas dan manajemennya.

mikow Says:

13 March 2008 at 10:45 am.

ah mirip lomba Indomie Jingle Dare kemarin, aku kampanyekan keseluruh orang yg kukenal ataupun ga kenal supaya sms dukung adek sepupuku, sementara aku nggak sms sekalipun :D

kenny Says:

13 March 2008 at 11:04 am.

aduh, segitunya ya makanya gak sedikit artis yg trus nekad yg penting hutang lunas

olangbiaca Says:

13 March 2008 at 12:17 pm.

Aslkm..mas Iman..piye kabare mas?

semua di mulai dengan IMPIAN….
lalu ikhtiar….

Hedi Says:

13 March 2008 at 12:20 pm.

BHI siap menerima tamu baru
btw, sms premium hitungannya misal Rp 2000, provider ngambil jatah dulu tarif sms biasa (rp 350), sisanya baru dibagi dua (selalu 50-50).

deeply Says:

13 March 2008 at 12:28 pm.

namanya juga idup di jaman instan, semua pengen serba cepet…cepet tenar..cepet kaya..dan cepet2 yang lainnya…hi3!

Brahmasta Says:

13 March 2008 at 1:02 pm.

Idealnya kan setiap orang ngirim satu SMS. Kalau dibatasi seperti itu televisinya yang rugi yak? :D

gempur Says:

13 March 2008 at 1:11 pm.

dari dulu saya paling anti nonton acara kontestan yang begitu itu.. dari afi hingga afi tetep aja males nonton.. apalagi disuruh kirim sms.. maaf ajah..

nuuii Says:

13 March 2008 at 1:50 pm.

kalo jadi juara satu atau paling nga masuk final mungkin bisa balik modal ya… tapi kira-kira berapa lama ya mas? SELIDIK *mode ON* lha kalo yang nga menang piye? :D

aprikot Says:

13 March 2008 at 1:52 pm.

jd klo sudah nda punya pacar mau diapain mas?

ow mas iman mau ndaftar tow? lho yang itu masih belum cukup?

*ngabur sebelum dilempar sandal*

Effendi Says:

13 March 2008 at 2:30 pm.

doh, kalo mau masup tipi aja sekarang ada cara instan mas, jadi bloger

Kapan undang MTV ntok? :lol:

nYam Says:

13 March 2008 at 2:37 pm.

pantesan kapan itu saya liat ada ex finalis AFI ikutan seleksi CPNS. ternyata emang ga jaminan ya

-may- Says:

13 March 2008 at 2:49 pm.

Quote “andrias ekoyuono Says: 13 March 2008 at 10:29 am.
Siapa sih pemenang AFI yang masih eksis, paling cuman Tia kan ?”

Hehehe.. malah kalau dilihat “di pasaran”, anak AFI yang paling exist bukan Tia sang pemenang, melainkan…. TIKA & TIWI yang nggak menang apa2 ;)

Terus.. soal kisah yang terjerat hutang itu.. mmm.. kalau dari junk-mail yang pernah mampir ke inbox saya, memang kabarnya ada yang hidup mengenaskan di sekitar studio Indos. Tapi.. kalau menurut suatu tabloid infotainment, beberapa artis yang “nggak dimanage” oleh manajemen yang “hanya memilih beberapa orang saja untuk dimanage” itu yang cari kerja serabutan :)

tukangkopi Says:

13 March 2008 at 3:58 pm.

ternyata begitu toh kenyataannya..
ternyata ovy itu masih jomblo.. :mrgreen:

iman brotoseno Says:

13 March 2008 at 3:59 pm.

gita,
asyem kowe jangan bersyakwasangka

zam Says:

13 March 2008 at 4:38 pm.

dukung leksa yang masup em ti pi..

meluncur ke TKP ovy..

extremusmilitis Says:

13 March 2008 at 5:25 pm.

persis seperti apa yang dulu aku pernah diskusi-kan dengan beberapa teman-ku mas, banyak orang yang tidak pernah melihat konsekuensi jangka panjang, meskipun ber-harap dan ber-mimpi juga sah-sah aja, tapi kan seharus-nya pake per-hitung-an juga, giliran sudah seperti yang mas cerita-in kan kacau :|

danalingga Says:

13 March 2008 at 5:51 pm.

Lah, gimana nasib pacarnya ovy itu mas. Apa dah bangkrut ya?

mr.bambang Says:

13 March 2008 at 6:02 pm.

Nomor hapenya berapa mas? Halah…. kapan nih diajak kopdar :lol:

yudhi Says:

13 March 2008 at 6:59 pm.

Jadi kapan om,itu dibawa ke bhi ? untuk dijilati rame-rame disana ?

*kekekkekeke*

Moh Arif Widarto Says:

13 March 2008 at 7:03 pm.

Mungkin mereka itu berinvestasi, Mas. Ya… namanya bisnis, bisa untung bisa rugi. Akan tetapi, saya kok dari dulu merasa kontes-kontes seperti itu sebenarnya semu saja ya, yang kemudian terbukti dengan sms-sms palsu seperti yang diceritakan di atas; kontestan atau backingnya mengeluarkan dana sampai ratusan juta rupiah untuk menggenjot sms kontestan ybs.

Sayang sekali.

Eitt… saya sudah langganan lewat email mulai hari ini, so, nggak akan ketinggalan lagi tulisan Sampeyan.

funkshit Says:

13 March 2008 at 7:19 pm.

” jelas bgt tuh potonya dari samping kalo dia ga pake pakaian dalam (bra).”
lady… mana poto dari samping nya ?? kok ngga nampak sesuatu yang seharusnya nampak seh :D :D

eh btw soal sms.. berarti percumah yang dengan tulus memberikan sms untuk vote.. karena jumlah terbesar adalah dari kerabat :D

funkshit Says:

13 March 2008 at 7:20 pm.

“*ngabur sebelum dilempar sandal*”
kasian sandal dijadiin lempar2 an

max Says:

13 March 2008 at 7:31 pm.

ckckckck, hanya demi ketenaran semu, rela buang uang jutaan? mending disumbangkan ke yang membutuhkan saja. Atau serahkan ke saya saja :D

tata Says:

13 March 2008 at 7:35 pm.

jadi cerita yang indosiar itu betul yah mas…saya sangka cuma gosip belaka

Ray Says:

14 March 2008 at 12:25 am.

Ironis memang, sebagian orang sibuk cari kerja dan menahan lapar serta makan seadanya, bahkan ada yg kelaparan, sebagian mereka malah sibuk menghabiskan uang dalam bentuk SMS untuk mendukung idol (berhala : http://www.thefreedictionary.com/idol )

Ya terkadang mata dan hati kita di butakan oleh gemerlapnya dunia.. sampai tidak sadar bahaya di balik itu semua. Wallahualam bisawab

merahitam Says:

14 March 2008 at 3:56 am.

Wah, ternyata gitu toh. Mesti sms sendiri biar bisa menang. Lah kalau menang apa ya untungnya sebanding sama ruginya tadi?

kw Says:

14 March 2008 at 5:19 am.

waduhhhhhhhhhhhhh mahalnya masuk tipi.

balibul Says:

14 March 2008 at 8:43 am.

lalu bagaimana mas yang baik disemua pihak itu.

-=«GoenRock®»=- Says:

14 March 2008 at 9:48 am.

Sudah lama saya denger cerita seperti ini. Tapi biarpun mereka mereka sukses dengan cara seperti itu, apa ya bakalan langgeng karir mereka. Segala yang instan itu ndak bakal bertahan lama, jarene.. Easy to get easy to lose

detnot Says:

14 March 2008 at 9:50 am.

ironis sekali kang.

saya suka malu liat artis modal menang sms, gayanya itu looooooo ngalah2in artis beneran :mrgreen:

Ghatel Says:

14 March 2008 at 9:51 am.

ooo, artis sing neng tipi itu pake duit ya, baru tau saya.. :D

bahtiar Says:

14 March 2008 at 10:57 am.

ntah mengapa …

kejadian ini selalu berulang tiap jaman

:(

Indahjuli Says:

14 March 2008 at 1:42 pm.

wah mas iman punya foto dadanya Ovy :)
klarifikasi aja mas (bukan membela), yang masalah peserta AFI, itu berita lama yang gak bener (berita udah 2 tahun, waktu AFI masih ada), karena si febri ngak merana begitu, wong bapak’e juragan batik di Pekalongan kok.

zaM Says:

14 March 2008 at 2:28 pm.

Program SMS premium ini ternyata membuat banyak orang yang terjerat hutang dengan impian melihat keluarganya, anak atau kekasih menjadi bintang pujaan. Sebuah mimpi yang ironis saat melihat mereka berlomba dengan image gemerlap di atas panggung

acara yang dijadikan “wajib toton” oleh ibu2 dan anak2 kecil, ternyata sudah seperti ini keaadaan negeri ini =(

buanaDara Says:

14 March 2008 at 3:35 pm.

Waaa….masa sampe segitunya yaa untuk bisa terkenal.
Eh…btw fotonya mas Iman ganti niiih… :D
Bagooess mas, cakep *memuji biar diajak ngiklan* :mrgreen:

Jessie Says:

14 March 2008 at 4:16 pm.

Memang sekarang banyak realitas seperti itu ya mas, menggunakan berbagai cara demi mencapai kepopuleran. Menyedihkan juga kasian ya.

yus Says:

14 March 2008 at 6:16 pm.

mending jadi caleg dong,mas. Caleg jadi di sejumlah parpol, biayanya tidak jauh berbeda dengan biaya mengkonsolidasi sms kontes2an itu.. mau? :D

iman brotoseno Says:

14 March 2008 at 8:42 pm.

indahjul,
khan tidak semuanya AFI..mungkin dari 1000 orang, ada 50 orang yang ‘ aman ‘ dan ‘ laris ‘ he he

eriek Says:

14 March 2008 at 11:42 pm.

Ajang kontes kontes di berbagai televisi sebenarnya penuh dengan akal akalan dan vested interest antara pihak penyelenggara ( TV dan Bandar SMS ) dengan mereka yang tak sadar ditipu melalui ajang adu bakat untuk mencapai ketenaran dan kekayaan.

saya setuju bagian yang mas iman sebutkan seperti di atas. banyak orang yang terjebak dengan ‘sihir’ acara televisi yang berformat macam AFI ini. terutama dari stasiun Indosiar ini. bahkan, dengan format acara yang berbeda (seperti Mamamia), tapi tetap saja tujuannya mencari untung dari menghimpun sebanyak-banyaknya jumlah sms yang masuk.

perusahaan untung, anda buntung. hehehe… mungkin begitu ya plesetan yang saya buat :D

-tikabanget- Says:

15 March 2008 at 8:35 am.

sayah penasaran.
gimana nasib para AFI-er ituh..

siska Says:

15 March 2008 at 5:29 pm.

wah ternyata ada bandar sms juga yah, hehehe….

hmm, segala sesuatu yg instan, biasanya menghilang dg cepat. kecuali ya di-maintain dg baik dan jangan cepat puas…

tapi ketenaran memang menyilaukan, hehehe…..

*pak iman, photonya ganti ya? hohoho kali ini ‘tampak depan’, biasanya kan posenya menyamping gitu…*

kutaraja Says:

15 March 2008 at 7:56 pm.

kejam sekali orang2 itu.. prihatin, bagaimana cara hentikan kegiatan pembodohan itu mas iman?

Dony Says:

15 March 2008 at 8:46 pm.

“Sebagi contoh manajemen Indosiar mengikat kontrak eksklusif selama beberapa tahun tanpa ada jaminan hidup yang pasti. Mereka hanya dibayar kalau manggung, itupun kecil sekali dan tidak tentu jadwalnya. Dengan begitu banyaknya artis dalam manajemen mereka, jatah manggung tidak pernah merata. Selalu ada yang kelebihan job dan ada yang kekurangan job.”

Benar sekali itu, mas. Saudara saya pernah ikut AFI, dia sampai 6 besar. Udah habis duit banyak, tapi setelah itu pemasukan dari manggung nggak sampai BEP, alias rugi. Dulu pas masih terikat kontrak eksklusif dia terpaksa nyolong2 kesempatan klo ada kerjaan dari luar, maklum job dari indosiar dikit.

Semoga saja masyarakat cepat sadar kalo sudah dibodohi….

kyai gantheng Says:

16 March 2008 at 10:59 am.

welwh weleh lagi jomblo yah …

Eep Says:

17 March 2008 at 3:52 am.

ironis sekali yaa…, sy jg sempat dengar katanya memang lulusan akademi ini banyak yang terjerat hutang, tetapi sekarang manggung jarang, dll..

kasian.., beginilah korban2 ingin hidup makmur atau tenar dg cara singkat..

sluman slumun slamet Says:

18 March 2008 at 12:46 am.

dari dulu saya gak serg dengan ajang pencarian bakat pake sms vote!
:d

kyai gantheng Says:

18 March 2008 at 7:36 am.

pro slamet : tapi kowe pantes met net melok ajang pencarian bakat mbandel. wes dadi dosen yo pancet mbeling. dasar wong edan

Nike Says:

18 March 2008 at 9:12 am.

Saya emang jarang nonton tv, jadi ndak pernah ikutan sms premium lagi setelah 2 kali vote for Haikal di AFI 2.

iwo Says:

20 March 2008 at 11:58 am.

weeddeeehhh Ovy….300 jt ?
Kok cuma buat sms, hare gene mending bagi2 ke we buat bikin film indie. heheeeehhheee

aAng Says:

23 March 2008 at 11:30 am.

ya begitulah
indo kebanyakan majang mimpi
rakyat kebanyakan pecinta mimpi
apapun dilakukan demi mimpi
begitu sadar, eh, mimpinya gak bisa diapa2in

elfa Says:

8 February 2009 at 10:01 pm.

Wah,kasihan banget ya anak afi yg nasibny kurang beruntung.tp ad jg yg sukses kan.walau cuma sedikit.ku pengin tau kabarny yonky afi.si pak dokter ganteng itu.mungkin sekarang udah jadi dokter ya.ap udah merried and punya anak?.Tia afi 1 moga bs sukses.

elfa Says:

8 February 2009 at 10:05 pm.

Wah,kasihan banget ya anak afi yg nasibny kurang beruntung.tp ad jg yg sukses kan.walau cuma sedikit.ku pengin tau kabarny yonky afi.si pak dokter ganteng itu.mungkin sekarang udah jadi dokter ya.ap udah merried and punya anak?.Tia afi 2 moga bs sukses.

Club Penguin Says:

14 February 2010 at 9:15 am.

Great Article it just helped me a ton

Club Penguin Says:

14 February 2010 at 10:27 am.

I’m glad this post was number 1 in bing so i didn’t have to look around forever

eco Says:

14 July 2010 at 4:10 pm.

sampai segitunya ya,,

LGDare hacks Says:

23 July 2010 at 4:07 am.

i imagine it was a bit rushed, and left out some options that not many people discuss about. Everybody is aware of that the majority new smartphones have internet, so why present that primary operate at its bear minimum. Scroll up scroll down zoom in zoom out. Really? which new phone doesnt do this? How bout discuss how the text rearranges itsself. Also the texting, very poor review. Why didnt you mention you should utilize the mic and textual content with your voice? Ignored ALOT of other more vital options

Chris Wenzel Says:

5 August 2010 at 1:25 am.

i should also add this i enjoyed the post!

Leave a Reply

Mencari Jawaban

Artis tend to be dark, worried and superstitious creatures. This is not bad. It makes me perfectionist, it makes me care. Moreover the ability to see the darker side of life is an asset not just directing dramatic and tragic movies, but also for directing comedy, since comedy often has pain inside it. Do you believe that life and film tragically too close together ? I do ...

Snap Shots

www.flickr.com
This is a Flickr badge showing public photos from Iman Brotoseno. Make your own badge here.


Categories

Archives

Hot Topics

Links

Spice of Life



Add to Technorati Favorites
Free PageRank Checker

Subscribe with Bloglines

Why Blog ?

Why the BLOG will change the world ?The explosion of blogs throughout the world has been the biggest phenomenon since the rise of the Internet itself. Today, more people read blogs than newspapers. Blogs are just a tool, of course. It’s the bloggers behind the blogs that will make the difference. Here's Why

Blog lama saya masih dapat dilihat disini

( DISCLAIMER ) Photo dan Gambar Ilustrasi kadang diambil dari berbagai sumber di internet - GETTY IMAGES dan CORBIS selain photo teman dan milik saya sendiri. Kadang kala sulit untuk menemukan pemiliknya. Jika ada yang merasa keberatan bisa menghubungi untuk dicantumkan namanya.

Subscribe this blog

  Subscribe in a reader
Enter your email address:
  
Delivered by FeedBurner

 

March 2008
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31